Tagged: fenomena alam Toggle Comment Threads | Pintasan Keyboard

  • erva kurniawan 9:02 pm on 21 January 2009 Permalink | Balas
    Tags: fenomena alam, fenomena aneh, fenomena gravitasi, gravitasi, gravitasi aneh, gravitasi misterius, gravitasi newtom, hukum alam, ilmu pengetahuan, misterius, santa cruz, titik misterius   

    Fenomena Alam, Gravitasi yang Aneh 

    gravitasi-aneh-5Di wilayah Santa Cruz, California terdapat suatu fenomena alam yang sangat menakjubkan, dimana ditempat itu banyak terjadi kejanggalan yang mungkin membuat kita clingak-clinguk kebingungan dan keheranan jika mengunjungi tempat tersebut. Pasalnya, ditempat yang merupakan hamparan hutan subur itu hukum gravitasi seakan-akan sudah tidak ada artinya sama sekali, semua pepohonan berdiri miring dengan arah kemiringan yang sama bahkan bisa dibilang hampir tumbang. Banyak orang yang menyebut tempat ini “titik misterius”. Jika manusia berada disekitar “titik misterius” sekalipun, seluruh badannya tanpa dikehendaki juga ikut-ikutan miring, walaupun berusaha untuk berdiri dengan tegak, hasilnya akan sama saja.

    Anehnya, walaupun dalam keadaan posisi yang miring dalam sekala yang besar,seluruh benda yang ada tidak akan terjatuh atau kehilangan keseimbangannya. Jika mencoba berjalan, langkah kita tetaplah stabil dan berjalan tanpa kesulitan walaupun dalam posisi miring. Bila berkunjung ketempat ini, kita bisa melihat keanehan-kenehan seperti rumah yang terlihat hapir roboh (padahal sebenarnya masih kokoh), sapu yang bisa berdiri sendiri dalam keadaan yang miring, manusia yang dapat berdiri ditembok, dan keanehan-keanehan lainnya. Parahnya lagi,dengan adanya fenomena ini, hewan-hewan hutan ngga’ ada yang mau nongkrong dan mencari makan disekitar “titik misterius”, meraka mungkin ketakutan atau bagaimana?

    gravitasi-aneh-1“Mystery Spot” bisa membuktikan akan kelemahan teori Gravitasi, Sir Issac Newton dengan hukum gravitasinya menyatakan bahwa semua benda akan ditarik kearah semua benda lainnya oleh kekuatan gravitasi.

    Kekuatan ini tergantung pada seberapa banyaknya zat yang tergantung dalam benda dan pada jarak diantaranya. Hukum itu menerangkan mengapa orbit planet dan bulan berbentuk elips. Hukum itu menerangkan juga gerak semua benda dalam alam semesta yang mahaluas. Dengan adanya fenomena ini, hukum gravitasi Newton yang bertahan kurang lebih selama 4 abad mungkin sudah saatnya untuk direvisi. Namun sampai saat ini, para Ilmuwan belum dapat menjelaskan bagaimana fenomena ini bisa terjadi, mungkin masih menunggu beberapa waktu lagi untuk memecahkan misteri ini, atau mungkin teman-teman sudah mempunyai sebuah teori atau argumen untuk memberi pencerahan bagaimana fenomena ini bisa terjadi?

    Sebenarnya, fenomena-fenomena seperti ini tidak hanya terjadi diwilayah Santa Cruz, California saja, tetapi ditempat lain juga bisa ditemukan,berikut ditampilkan listnya:

    Gravity Hill, Sylacauga, Alabamagravitasi-aneh-2

    Spook Lights, Gurdon, Arkansas

    Gravity Hill, Helena, Arkansas

    Gravity Hill, La Jolla, California

    Mystery Spot, Santa Cruz, California

    Confusion Hill, Piercy, California

    Spook Hill, Lake Wales, Florida

    Gravity Hill, Cumming, Georgia

    Gravity Hill, Mooresville, Indiana

    Big Mike’s Mystery House, Cave City, Kentucky

    Gravity Hill, Greenfield, Massachusetts

    Gravity Hill, Burkittsville, Maryland

    Mystery Hill, Irish Hills, Michigan

    Mystery Spot, St. Ignace, Michigan

    Paulding Lights, Watersmeet, Michigan

    Spook Lights, Hornersville, Missouri

    Tri-State Spooklight, Neosho, Missouri

    House of Mystery, Hungry Horse, Montana

    Gravity Hill, Franklin Lakes, New Jersey

    Mystery Hill, Blowing Rock, North Carolina

    Mystery Hill, Marblehead, Ohio

    Oregon Vortex, Gold Hill, Oregon

    Gravity Hill, New Paris, Pennsylvania

    Cosmos Mystery Area, Rapid City, South Dakota

    Mystery Lights, Marfa, Texas

    Ghostly Gravity Hill, San Antonio, Texas

    Wonder World, San Marcos, Texas

    Gravity Hill, Salt Lake City, Utah

    Mystery Hole, Ansted, West Virginia

    Wonder Spot, Lake Delton, Wisconsin (closed 2006)

    Teton Mystery Spot, Jackson, Wyoming (reported closed again, 2005)

    Magnetic Hill, Chartierville, Quebec

     

    Memang kebanyakan berada di USA,tapi di wilayah Eropa juga gravitasi-aneh-4dapat ditemui tempat seperti ini, contohnya disekitar Warsawa, Polandia.

    Oh iya,aq baru ingat, hal serupa juga ada disebuah wilayah di China, namun yang ini berupa tanjakan jalan raya. Uniknya ditempat itu seluruh benda beroda/yang mudah menggelinding akan tertarik menuju keatas tanjakan, padahal jika dipikir secara logika hal tsb sangatlah tidak masuk akal.

    Seru kali ya seandainya kita rame-rame berkunjung kesana.

    gravitasi-aneh-3

    ***

    Iklan
     
    • sabdalangit 3:11 am on 24 Januari 2009 Permalink

      salam kenal..
      banyak info menarik, krn fenomena misterius

      1. Sebenarnya kejadian itu hal biasa,di mana medan magnet bumi kadang tidak rata kekuatannya atau beda tebal tipisnya.

      2. Kedua Kutub bumi (utara-selatan) menjadi pusat medan magnet. Tetapi di belahan bumi tertentu daya magnet bisa terganggu oleh distorsi gaya gravitasi.

      Di atas bukit TIDAR MAGELANG juga ada high risk bagi pesawat maupun burung melintas di atasnya. sampai2 dipasang mercusuar ntuk peringatan agar pesawat jgn melintas persis di atasnya. krn gravitasinya sangat besar. istilah Jawa disebut ebagai “puser bumi”. Sudah banyak korban manusia dan binatang. Bahkan pernah beberapa kali memakan korban manusia, maupun pesawat latihan sejenis cessna.

      sabdalangit’s web
      jalan setapak menggapai spiritualitas sejati”

    • T-Rex 12:24 pm on 1 Oktober 2009 Permalink

      Wah dr kumpulan2 artikel yg qdapat, kemungkinan di segitiga bermuda jg mempunyai medan magnet yg tdk merata.
      Dan kmungkinan diameter spot nya sngat lebar.

    • astri 6:34 pm on 10 November 2009 Permalink

      gravitasi yang sangat aneh yang pernah saya tahu.
      cepaet diselidiki deh apa penyebabnya.

    • ricky 1:00 pm on 28 Desember 2009 Permalink

      di wilayah asia setahu saya juga ada yang seperti ini. tepatnya di wilayah jazirah arab namanya jabal rahman kalo ngga salah. sebuah jalur yang menyusuri bukit, kalo pas tanjakan, kendaraan apapun walau dalam keadaan mati akan tertarik ke atas, sedangkan saat menurun justru injak gas keras-keras..

    • Rizal Aditya 6:09 pm on 8 Februari 2010 Permalink

      di Blitar juga ada… di lereng gunung kelud.. persisnya aq lupa… :D

    • williams 9:48 pm on 9 Februari 2010 Permalink

      saya pernah baca artikel ttg gravity hill dimana meski dijalan menurun sekalipun benda apa pun akan bergerak ke arah sebaliknya.
      Saya lupa situsnya,tp menurut artikel hal itu gak ada hubungannya dengan gravitasi,tp sperti sebuah ilusi maha karya alam..sebuah jalan bisa terlihat menanjak,padahal sebenarnya menurun.
      Ya apapun itu yg jelas fenomena alam sangat menarik untuk di explore..

    • nisa 3:18 pm on 3 Maret 2010 Permalink

      saya cuma bisa ngomong satu kata ;
      Subhanallah..- Allahu Maha Besar dan dan Maha segala Sesuatu..
      artikel yang menarik ttg fenomena alam…

    • afif 1:25 pm on 24 Oktober 2010 Permalink

      subanakalaa’ilmalana illamaallamtana innaka antal ‘alimul adzim, itulah tanda ke-aguna an Allah

    • PDF Manual 5:28 pm on 30 November 2010 Permalink

      Hehehe . . .
      Subhanalloh . . .
      Andaikan di Indonesia juga terjadi seperti itu . . . :D

    • hannahluve 2:11 pm on 30 Desember 2010 Permalink

      sweetnyaa !!
      love it !

    • dentbagus 9:52 pm on 24 April 2011 Permalink

      astaghfirullah, ya masyaAllah, subhanAllah,

      Alhamdulillah………..?

  • erva kurniawan 8:37 pm on 23 December 2008 Permalink | Balas
    Tags: alam semesta, black hole, fenomena alam, fenomena alam semesta, fusi nuklir, galaksi, galaksi bima sakti, geosentris, geosentris ptolomeus, heliosentris, heliosentris copernicus, , luar angkasa, matahari, pencipta alam semesta, sistem tata surya, tata surya, teleskop, teori big bang, teori black hole   

    Fenomena Alam Semesta, Siapa Si Pencipta? 

    messiergalaxy1Sebelum muncul pemikiran heliosentris dari Copernicus, gereja mengadopsi pemikiran Geosentris dari Ptolomeus, yang menganggap bumi sebagai pusat peredaran benda langit. Setelah pengembangan dan penjelajahan lewat teleskop dan segala perangkat observasi astronomi yang lebih canggih maka kita kagumi bahwa tata surya kita dengan matahari sebagai pusat revolusinya hanyalah satu dari 100 milyar sistem tata surya serupa!

    Bahkan Galaxy Bima Sakti tempat tata surya kita hanyalah serupa piring super mungil yang mengapung di gelap gulita angkasa raya. Bagaimanakah juga bumi, tempat kita berdomisili dibandingkan dengan semesta alam itu, perumpamaan bagaikan sebutir pasir dibanding seluruh gurun, atau bagaikan setetes air yang menempel dijemari saat kita mencelupkannya di laut dibandingkan seluruh samudera itu sendiri, perumpamaan ini belumlah mencukupi.

    Teleskop yang lebih canggih dengan daya tangkap lebih kuat dan lebih jauh ditambah dengan satelit2perhitungan- perhitungan fisika astronomi menyajikan kepada kita gambaran semesta yang maha raksasa ini. Sebesar apakah sebenarnya raksasa alam semesta kita ini? Mari kita bandingkan dengan bumi, diameter bumi hanya kira-kira 12.500 km! Bandingkan dengan pulau Java yang membentang sepanjang hanya 1000 km. Dengan pesawat kecil saja bisa ditempuh kurang dari 2 jam dari ujung ke ujung. Diameter bumi kita hanya 12.5 kali panjang pulau Java! Bila seberkas sinar harus melintasi jarak sepanjang diameter itu, hanya diperlukan waktu kira-kira seperdua puluh lima detik, jadi satu detik sinar dapat melintasi diameter bumi sebanyak 25 kali, sebab kecepatan cahaya adalah 300.000 km/detik.

    • Jarak bumi ke matahari hanya 9 menit cahaya.
    • Jarak matahari ke planet terluar sistem tata surya matahari kita, Pluto, adalah 5,5 jam cahaya.
    • Diameter galaksi Bima Sakti adalah 100.000 tahun cahaya.
    • Jarak benda terjauh dari bumi yang dapat terdeteksi hasil observasi saat ini? Milyaran tahun cahaya!

     

    Wahai, berarti cahaya saat observasi itu adalah gambaran kejadian milyaran tahun yang lalu, jauh sebelum munculnya “manusia pertama”. Bahkan berkas cahaya yang menghasilkan gambar citra galaksi Bima Sakti yang kita nikmati saat ini yang berasal dari ujung galaksi Bima Sakti adalah lebih tua umurnya daripada usia “manusia pertama” yang kita percayai.

    Orang Eropa yang mempercayai idea “manusia pertama”, semula memperkirakan bahwa alam semesta baru berumur 6000 tahun. Ketika mereka mengembangkan analisa dan mengetahui bahwa perkiraan mereka salah, maka mereka memperbaiki perkiraan itu dan mengatakan bahwa bumi (juga termasuk alam semesta) telah muncul 20 juta tahun yang lalu, namun kemudian pandangan ini berubah lagi menjadi 100 juta tahun, terus berubah melalui tingkat-tingkat hingga menjadi 6000 juta tahun yang lalu! Argumentasi ini hanya menggambarkan tiada lain daripada spekulasi yang berubah-ubah, tidak lebih.

    Bila jarak bumi dengan benda terjauh yang dapat teramati adalah milyaran tahun dan jarak itu dapat dianggap sebagai jari-jari alam semesta (r) maka dapat diketahui volume alam semesta, yaitu 3,14 x r x r. Dapatkah akal kita membayangkan betapa besar dan luasnya alam semesta ini? Bagaimanakah juga kita yang telah mengimani bahwa ada sesuatu yang lebih besar dan kuasa dari alam semesta ini, bagaimanakah agungnya Dia? “Super Jenius” yang yang telah menciptakan kita. Maha Suci Allah, Maha Besar Allah!permataterbesar1

    Bumi kita beserta matahari dan planet-planetnya hanya merupakan satu tata surya diantara seratus milyar tata surya yang berada di galaksi Bima Sakti. Ada bermilyar-milyar galaksi di seluruh alam semesta. Sebesar itukah alam semesta? Belum, karena perhitungan di atas hanya berlaku untuk alam semesta yang teramati sesuai dengan teknologi yang ada sekarang ini. Karena sebenarnya alam semesta jauh lebih luas dari itu. Milyaran galaksi yang tampak di alam semesta ini pun hanya merupakan satu persen dari jumlah seluruh materi yang teramati di alam semesta hingga kini.

    Proses kehancuran/kiamat parsial Salah satu proses alam semesta yang teramati yaitu pada proses fusi nuklir di matahari, yaitu penggabungan dua buah atom hidrogen menjadi sebuah atom helium. Dalam prosesnya membentuk unsur atom helium yang lebih besar, memancarkan energi dalam bentuk sinar dan gelombang elektromagnetik. Energi yang dipancarkan pada proses fusi nuklir ini akan dipancarkan tak terhingga jauhnya, hingga keluar dari batas jangkauan pengamatan kita.

    Materi alam semesta kita akan menangkap energi yang dipancarkan dari alam semesta yang berada diluar jangkauan pengamatan kita. Yang dimaksud batas jangkauan pengamatan kita adalah, batas jangkauan teleskop yang paling canggih saat ini. Energi yang berasal dari luar jangkauan membentuk ikatan atom kembali, hukum kekekalan energi tetap berlangsung. Hal inilah yang terjadi pada masa setelah kehancuran suatu galaksi. Perlu diketahui baha di angkasa luar sana selalu terjadi proses bintang baru lahir/terbentuk (Nova) atau bintang mati / hancur, demikian juga galaksi, dalam jangka waktu tertentu mengalami proses penghancuran yang relatif teramati. Setelah terjadi akhir kehancuran galaksi/kiamat parsial, maka tidak ada bentuk yang tersisa padat maupun cair, semua berubah bentuk menjadi ion-ion dan gas, (ion adalah unsur atau molekul yang bermuatan listrik).

    Kemusnahan galaksi ini bisa digambarkan sebagai pemusnahan alkohol atau minyak yang terbakar tanpa meninggalkan banyak jelaga. Jelas kita ketahui bahwa kemusnahan seperti itu hanyalah perubahan fisik (hukum kekekalan massa). Minyak terurai kembali menjadi senyawa-senyawa dan unsur-unsur penyusunnya.

    Dalam proses habis terbakarnya galaksi, gas-gas dan ion-ion sisa pembakaran berputar dalam kecepatan tinggi dan menyebabkan daya tarik magnetik di pusat lingkaran menjadi sangat tingi. Ini mudah menjadi perangkap sinar, pusat lingkaran yang mempunyai daya tarik magnezik sangat tingi ini menyebabkan bahkan berkas sinar / cahaya pun tertarik kearah dinding-dinding pusat lingkaran yang bergerak menyedot ini. Oleh karena sinar yang masuk terperangkap maka sebagai akibatnya tentu saja daerah yang berada disekitar pusat gas yang merupakan sisa kehancuran galaksi nampak sangat gelap. Teori Black Hole.

    Luas areal gas sisa pembakaran galaksi ini bisa mencapai radius jutaan tahun cahaya. Bandingkan dengan diameter galaksi yang kurang lebih 100.000 tahun cahaya.alberteinstein

    Einstein pernah memperkirakan bahwa jalannya cahaya dalam alam semesta tidaklah benar-benar lurus, namun membentuk suatu garis lengkung. Hal ini pernah dicemooh kalangan fisikawan saat itu. Namun kini lewat perangkat observasi yang canggih hal ini terbukti bahwa bekas sinar dalam alam semesta adalah membentuk kurva, karena adanya medan magnet yang dihasilkan benda-benda langit.

    Pembentukan Kembali Sifat benda-benda yang gelap cenderung menyerap sinar, sisa-sisa galaksi yang telah berubah bentuk menjadi ion dan gas pun kembali menyerap sinar yang dipancarkan oleh obyek-obyek lain yang berada di alam semesta. Energi yang telah dipancarkan oleh galaksi kita diserap pula oleh galaksi-galaksi lain dan demikian juga sebaliknya. Gas-gas dan ion-ion yang ada di lokasi bekas kehancuran galaksi, dengan bantuan energi yang terperangkap akan kembali saling mengikat dan membentuk massa yang bertambah lama bertambah besar. Gravitasi antara dua buah massa, cenderung saling tarik-menarik. Setelah selang waktu yang sangat lama sekali maka massa yang bertambah besar tersebut dengan bantuan energi yang terperangkap membentuk ikatan yang bertambah lama bertambah membesar dan akhirnya berubah menjadi serupa kabut.

    Dalam astronomi kabut ini disebut Nebula yang merupakan cikal-bakal pembentuk tata-surya. Pada fase ini kabut Nebula belum memancarkan sinar, tetapi setelah mulai memancarkan gelombang elektromagnetik (gelombang radio) bisa diidentifikasikan sebagai radio galaksi. Untuk melacak keberadaan galaksi yang tidak memancarkan gelombang cahaya, tetapi memancarkan gelombang radio bisa menggunakan Teleskop Radip, contohnya seperti yang ada di Mt. Antero yang terletak di Puerto Rico. (Teleskop ini dapat anda lihat di film spionase James Bond, Golden Eye. Parabola raksasa statis yang anda saksikan di film tersebut adalah teleskop radio raksasa terbesar di dunia berdiameter 300 meter).vla_telescope

    Gelombang radio dari galaksi bisa juga dideteksi dengan bantuan VLA (Very Large Array) Telescope yang terletak di dekat Socorro negara bagian New Mexico di Amerika Serikat. (Bagaimana bentuk teleskop VLA? cukup melihat film “Contact” yang dibintangi oleh Jodie Foster, yang nampak seperti antena parabola kita namun berderet banyak, sebenarnya adalah deretan teleskop radio yang menggunakan teknik interferometri) .

    Partikel-partikel kabut oleh karena kohesi bergabung menjadi partikel yang lebih besar dan mulai membentuk kelompok-kelompok yang lebih besar, seperti kondensasi yang terjadi pada uap air, sehingga massa materi yang lebih kecil ditarik ke arah massa yang lebih besar. Pada saat massa yang lebih besar terbentuk, massa yang lebih kecil yang ada di sekitarnya oleh karena gaya gravitasi akan tertarik oleh massa yang lebih besar ini. Para ahli astronomi pada fase ini belum menemukan mengapa awan debu dan gas antar bintang ini collapse dan membentuk bintang, karena awan-awan ini dingin dan kerapatan molekulnya rendah (kurang lebih satu atom per cm3).

    Mungkin banyak di antara pembaca yang pernah menyaksikan tingkah laku para astronot di ruang hampa udara, ruang -hampir- tanpa gaya gravitasi, yang menuangkan air tetapi air itu tidak tumpah, lalu air membulat bagai bola dan melayang, demikian juga setiap benda cair yang berada di luar angkasa, termasuk cairan yang berkumpul dari uap nebula. Pada pemampatan oleh gravitasi dan rotasi maka cairan yang sangat besar ini menjadi bagian yang lebih kecil dan padat, dimulailah pemebentukan benda-benda langit serta planet-planet. Hingga kini pun bumi kita hanyalah bagian luarnya / keraknya yang padat. Sedangkan di dalam kerak bumi masih bersifat cair. Setelah proses pendinginan yang sangat lama ini, ratusan juta tahun, mulailah beberapa materi kehidupan, tumbuhan, binatang dalam bentuknya yang paling sederhana mulai muncul.

    Big Bang, Teori Ledakan Besar Mengenai awal mula alam semesta terbentuk ini, sebagian besar ilmuwan mendukung teori Big Bang. Teori ledakan besar. Melihat bahwa semua proses kelahiran dan kehancuran bagian alam semesta ini pun yang saat ini dapat diamati merupakan proses serupa yang diperkirakan para saintis. Dari ketiadaan, hingga adanya satu massa materi yang memiliki kepadatan maha padat (mis. bermilyar-milyar ton massa dalam 1 mm3), kemudian meledak serupa proses ledakan nuklir. Hingga kini ledakan itu terus berjalan, dan seperti diketahui para saintis pun mengakui bahwa alam kita ini tetap dalam proses mengembang. Seperti bila sebuah balon ditiup, dan balon tersebut memiliki kemampuan mengembang yang tidak terbatas. Alam semesta kita ini pun dalam keadaan proses demikian. Belum berhenti.

    Apakah orang-orang kafir tidak mengetahui bahwa langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah satu yang padu, kemudian Kami (Allah) pisahkan keduanya, dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapa mereka tidak juga beriman? (QS Al-Anbiya’ 21: 30).

    “Dan langit itu Kami bangun dengan kekuasaan (kekuatan) Kami, dan sesungguhnya Kamilah yang meluaskannya.” (QS Adz Dzariyat : 47.)

    QS Ali-’Imran 3 : 190-191: Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi ulil albab. Yaitu mereka yang berzikir (mengingat) Allah sambil berdiri, atau duduk atau berbaring, dan mereka yang berpikir tentang kejadian langit dan bumi

    … Maka maha benar, maha esa Allah-ku yang maha tinggi.

    ***

     
    • puja 8:25 pm on 27 Januari 2010 Permalink

      maha besar allah yang telah menciptakan alam semesta beserta isinya dan dengan keindahannya.subhanallah……….

    • ari kurniawan 8:29 pm on 26 April 2010 Permalink

      tulisan yg sangat menggugah fikiran bahwa kemampuan kt tiada sedikitpun dapat menyamai kemampuan sang pencipta. subhanallah. aku berlindung kepadaMu ya Allah Tuhan Pencipta Alam semesta

    • ari kurniawan 8:35 pm on 26 April 2010 Permalink

      tidak ada alasan bagi siapapun untuk mendustai kebenaran kebesaran Allah. terima kasih ya Allah Tuhanku dan Muhammad Rasulullah telah Engkau berikan Islam sebagai Agamaku

    • khaerunnisa trisna 6:55 pm on 4 Desember 2010 Permalink

      sungguh merugi orang yang tidak mempercayai kebenaran al qur’an

    • baturhitam 8:28 am on 1 November 2012 Permalink

      ???????

  • erva kurniawan 9:28 pm on 13 December 2008 Permalink | Balas
    Tags: fenomena alam, keindahan bawah laut, rahasia alam   

    Rahasia Bertemunya Dua Laut Yang Berbeda Jenis 

    pic077721“Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan) ; yang ini tawar lagi segar dan yang lain masin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi. “ (Q.S Al Furqan:53)

     Jika Anda termasuk orang yang gemar menonton acara TV `Discovery Chanel’ pasti kenal Mr. Jacques Yves Costeau , ia seorang ahli Oceanografer dan ahli selam terkemuka dari Perancis. Orang tua yang berambut putih ini sepanjang hidupnya menyelam ke berbagai dasar samudera di seantero dunia dan membuat film dokumenter tentang keindahan alam dasar laut untuk ditonton oleh seluruh dunia.

     Captain Jacques Yves Costeau, saat menemukan patung-patung perunggu peninggalan kapal romawi kuno yang karam.

    image0032

    Pada suatu hari ketika sedang melakukan eksplorasi di bawah laut, tiba-tiba ia menemui beberapa kumpulan mata air tawar-segar yang sangat sedap rasanya karena tidak bercampur/tidak melebur dengan air laut yang asin di sekelilingnya, seolah-olah ada dinding atau membran yang membatasi keduanya.

     Captain Jacques Yves Costeau, saat melakukan pendakian di Gunung Alpine. Saat itu terjadi kecelakaan fatal yang menyebabkan dirinya hampir mati.

    Fenomena ganjil itu membuat bingung Mr. Costeau dan mendorongnya untuk mencari tahu penyebab terpisahnya air tawar dari air asin di tengah-tengah lautan. Ia mulai berpikir, jangan-jangan itu hanya halusinansi atau khalayan sewaktu menyelam. Waktu pun terus berlalu setelah kejadian tersebut, namun ia tak kunjung mendapatkan jawaban yang memuaskan tentang fenomena ganjil tersebut.

    Sampai pada suatu hari ia bertemu dengan seorang profesor muslim, kemudian ia pun menceritakan fenomena ganjil itu. Profesor itu teringat pada ayat Al Quran tentang bertemunya dua lautan ( surat Ar-Rahman ayat 19-20) yang sering diidentikkan dengan Terusan Suez . Ayat itu berbunyi “Marajal bahraini yaltaqiyaan, bainahumaa barzakhun laayabghiyaan. ..” Artinya: “Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu, antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui masing-masing. “ Kemudian dibacakan surat Al Furqan ayat 53 di atas.

     Selain itu, dalam beberapa kitab tafsir, ayat tentang bertemunya dua lautan tapi tak bercampur airnya diartikan sebagai lokasi muara sungai, di mana terjadi pertemuan antara air tawar dari sungai dan air asin dari laut. Namun tafsir itu tidak menjelaskan ayat berikutnya dari surat Ar-Rahman ayat 22 yang berbunyi “Yakhruju minhuma lu’lu`u wal marjaan” Artinya “Dari keduanya keluar mutiara dan marjan.” Padahal di muara sungai tidak ditemukan mutiara.

    Terpesonalah Mr. Costeau mendengar ayat-ayat Al Qur’an itu, melebihi kekagumannya melihat keajaiban pemandangan yang pernah dilihatnya di lautan yang dalam. Al Qur’an ini mustahil disusun oleh Muhammad yang hidup di abad ke tujuh, suatu zaman saat belum ada peralatan selam yang canggih untuk mencapai lokasi yang jauh terpencil di kedalaman samudera.

     Benar-benar suatu mukjizat, berita tentang fenomena ganjil 14 abad yang silam akhirnya terbukti pada abad 20. Mr. Costeau pun berkata bahwa Al Qur’an memang sesungguhnya kitab suci yang berisi firman Allah, yang seluruh kandungannya mutlak benar. Dengan seketika dia pun memeluk Islam.

     Subhanallah… Mr. Costeau mendapat hidayah melalui fenomena teknologi kelautan. Maha Benar Allah yang Maha Agung. Shadaqallahu Al `Azhim. Rasulullah s.a.w. bersabda:

     “Sesungguhnya hati manusia akan berkarat sebagaimana besi yang dikaratkan oleh air.” Bila seorang bertanya, “Apakah caranya untuk menjadikan hati-hati ini bersih kembali?” Rasulullah s.a.w. bersabda, “Selalulah ingat mati dan membaca Al Quran.”

     Waullahu a’lamu bishawab..

    ***

     
    • Amel 5:35 pm on 24 April 2009 Permalink

      Dimana letak lautan tersebut????Tolong kasih tau, kirim ke email saya, orgbruntung@yahoo.co.id.
      Al-Quran bukan kebenaran yang absolut ataupun relatif, tetapi mutlak.
      Terima kasih banyak atas artikelnya

    • Rizal Aditya 6:39 pm on 8 Februari 2010 Permalink

      seingatq terletak di selat gibraltar, antara spanyol dan maroko.. klo ndak salah … Antara laut tengah dan samudera Atlantik.

    • hajar 4:11 pm on 11 Maret 2010 Permalink

      subahanauluh maha suci allah dangan segalafirmanya yang menciptakan kedualautan yang menyatu

    • indra 7:55 pm on 25 Maret 2010 Permalink

      mudah”an kalian semua n saya jga msuk surga amien…

    • Risa Rosyidah 7:10 am on 16 Juni 2010 Permalink

      syukron sudah diberi izin untuk dicopy dan di sebarluaskan..

    • Fitri 8:19 pm on 29 Februari 2012 Permalink

      subhanaAllah!
      Amazing!let’s kept going our Du’a
      Alhamdullilah
      Thanks the info!

c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Balas
e
Sunting
o
Show/Hide comments
t
Pergi ke atas
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Batal
%d blogger menyukai ini: