Tagged: air mata Toggle Comment Threads | Pintasan Keyboard

  • erva kurniawan 9:08 pm on 23 September 2009 Permalink | Balas
    Tags: air mata   

    7 (Tujuh) Keajaiban Air Mata 

    AIRMATANurul Ulfah – detikHealth

    Jakarta, Siapa bilang menangis tak ada gunanya? Kelamaan menangis memang bisa bikin mata merah dan bengkak. Tapi jangan salah, menangis dan mengeluarkan air mata ternyata bisa jadi obat ajaib yang berguna bagi kesehatan tubuh dan pikiran. Apa saja?

    Dikutip dari Beliefnet, Jumat (21/8/2009), ini dia 7 keajaiban yang bisa Anda dapatkan setelah menangis dan berair mata.

    1. Membantu penglihatan

    Air mata ternyata membantu penglihatan seseorang, jadi bukan hanya mata itu sendiri. Cairan yang keluar dari mata dapat mencegah dehidrasi pada membran mata yang bisa membuat penglihatan menjadi kabur.

    2. Membunuh bakteri

    Tak perlu obat tetes mata, cukup air mata yang berfungsi sebagai antibakteri alami. Di dalam air mata terkandung cairan yang disebut dengan lisozom yang dapat membunuh sekitar 90-95 persen bakteri-bakteri yang tertinggal dari keyboard komputer, pegangan tangga, bersin dan tempat-tempat yang mengandung bakteri, hanya dalam 5 menit.

    3. Meningkatkan mood

    Seseorang yang menangis bisa menurunkan level depresi karena dengan menangis, mood seseorang akan terangkat kembali. Air mata yang dihasilkan dari tipe menangis karena emosi mengandung 24 persen protein albumin yang berguna dalam meregulasi sistem metabolisme tubuh dibanding air mata yang dihasilkan dari iritasi mata.

    4. Mengeluarkan racun

    Seorang ahli biokimia, William Frey telah melakukan beberapa studi tentang air mata dan menemukan bahwa air mata yang keluar dari hasil menangis karena emosional ternyata mengandung racun.

    Tapi jangan salah, keluarnya air mata yang beracun itu menandakan bahwa ia membawa racun dari dalam tubuh dan mengeluarkannya lewat mata.

    5. Mengurangi stres

    Bagaimana menangis bisa mengurangi stres? Air mata ternyata juga mengeluarkan hormon stres yang terdapat dalam tubuh yaitu endorphin leucine-enkaphalin dan prolactin.

    Selain menurunkan level stres, air mata juga membantu melawan penyakit-penyakit yang disebabkan oleh stres seperti tekanan darah tinggi.

    6. Membangun komunitas

    Selain baik untuk kesehatan fisik, menangis juga bisa membantu seseorang membangun sebuah komunitas. Biasanya seseorang menangis setelah menceritakan masalahnya di depan teman-temannya atau seseorang yang bisa memberikan dukungan, dan hal ini bisa meningkatkan kemampuan berkomunikasi dan juga bersosialisasi.

    7. Melegakan perasaan

    Semua orang rasanya merasa demikian. Meskipun Anda didera berbagai macam masalah dan cobaan, namun setelah menangis biasanya akan muncul perasaan lega.

    Setelah menangis, sistem limbik, otak dan jantung akan menjadi lancar, dan hal itu membuat seseorang merasa lebih baik dan lega. Keluarkanlah masalah di pikiranmu lewat menangis, jangan dipendam karena Anda bisa menangis meledak-ledak.

    Jadi, tidak apa-apa kalau Anda menangis sesekali.

    ***

    Iklan
     
    • navoleon 6:07 am on 24 September 2009 Permalink

      kenapa hanya ada 7 keajaiban air mata..???
      bukannya ada 8 keajaiban air mata..!!!

    • untung Handoyo 1:42 pm on 17 Maret 2010 Permalink

      brtai bagus dong…… slama ini AKU SUKA NANGI S… Heheheheh

  • erva kurniawan 9:42 am on 7 August 2009 Permalink | Balas
    Tags: air mata, menangis, takut kepada Allah   

    Airmata Keinsafan, Airmata Kebahagiaan 

    tearJika Muhammad bin Munkadir menangis, dia mengusap wajah dan janggutnya dengan airmatanya, lalu berkata, “Aku mendengar bahwa api neraka tidak akan membakar tempat yang terbasuh oleh airmata.”

    Hasan al-Bashri berkata, “Sungguh kedua mata ini menangis, meskipun ada hati yang bersaksi atas kebohongan keduanya. Dan jika seorang hamba menangis di tengah-tengah orang banyak, maka orang-orang yang ada di sekelilingnya itu akan dirahmati tangis hamba itu.”

    Ja’far bin Sulaiman adh-Dhab’i berkata, “Suatu ketika Malik bin Dinar memberi nasihat, maka dia mulai berbicara. Hausyab bin Muslim pun menangis, lantas Malik menepuk pundaknya dan berkata, “Menangislah wahai Abu Bisyr! Sesungguhnya kami mendengar kabar, bahwa seorang hamba akan selalu menangis hingga dia dikasihi oleh Tuhannya, maka dibebaskanlah dia dari api neraka.”

    Abdullah bin Sarraj berkata, “Suatu hari kita sedang berada di majelis al-Hasan, ketika itu dia sedang memberi nasihat. Dari pojok majelis terdengar dengan jelas suara tangis seorang lelaki. Maka al-Hasan berkata, “Wahai orang yang menangis, keraskanlah! Sesungguhnya kita telah mengetahui, bahwa seorang yang menangis karena takut kepada Allah akan menjadi orang yang dikasihi pada hari kiamat.”

    Hamzah al-A’ma berkata, “Suatu kali aku masuk rumah al-Hasan. Saat itu aku dapati dia sedang menangis. Pada kesempatan yang lain aku dan beberapa orang mendatanginya, kita pun mendapatinya sedang menangis. Terkadang aku datang pada saat dia sedang shalat, kemudian aku mendengarnya sedang menangis. Suatu ketika aku tanyakan hal ini kepadanya, ‘Wahai Abu Sa’id (panggilan al-Hasan), sungguh engkau orang yang banyak menangis?’ Maka dia pun menangis lagi, dan berkata, ‘Wahai anakku, lalu apa yang dapat dilakukan oleh seorang mukmin jika dia tidak menangis? Wahai anakku, sesungguhnya tangis adalah sebab turunnya belas kasih Allah. Jika engkau bisa menangis sepanjang umurmu, maka lakukanlah, semoga Allah melihatmu saat engkau menangis, lalu engkau dikasihi oleh-Nya karena tangisanmu itu, dan tanpa kau sadari, kau dapati dirimu telah selamat dari api neraka.”

    Abdu Rabbih bin Ubaid al-Azdi berkata, “Dulu kita pernah bersama Mu’awiyah bin Qurah. Lalu dia bercerita sedikit, maka seorang lelaki terdengar jelas sedang menangis di sisi majelis. Mu’awiyah berkata kepadanya, ‘Semoga Allah menjadikanmu kaya atas apa yang kau tangisi’. Setelah itu majelis penuh dengan tangisan.”

    Khalid bin Ma’dan berkata, “Tidak ada seorang hamba yang menangis karena Allah, melainkan anggota badannya menjadi khusyu’ karenanya.”

    Sahabatku, demi penyegaran batin kita, cobalah sesekali kita mengikuti acara muhasabah. Saat itu akan terasa keinginanmu untuk menangisi dosa-dosamu semakin kuat. Mendengar suara tangisan orang lain, engkaupun bertanya, mengapa orang itu menangis. Kemudian engkau dengarkan untaian kata-kata penuh hikmah yang disampaikan seorang penceramah. Engkau resapi. Engkau dalami. Engkau terpekik sadar. Hatimu remuk oleh rasa penyesalan yang mendalam. Akhirnya airmata meleleh membasahi pipi. Mulutmu berbisik, “Rabbighfirli. ..”

    Subhanallah! Ini bukan cerita tentang kesedihan, tetapi inilah kebahagiaan sesungguhnya. Ini bukan cerita tentang kesakitan, tetapi kesegaran! Ini bukan cerita tentang orang yang akan mati, tetapi banyak pemuda menangis juga! Bagaimana mungkin airmata keinsafan dipandang sebagai airmata kesedihan dan kesakitan, sedangkan orang-orang saleh dari dulu hingga sekarang telah mewarisi tangisan?

    Sahabatku, mereka adalah orang yang paling bahagia di dunia dan akhirat! Mereka adalah orang yang paling produktif beramal dan paling bersih hatinya. Justru orang-orang yang berakhlak buruk, jauh dari agama, adalah orang-orang yang sakit, gelisah dan keras hatinya.

    ***

    Daarut Tauhid

     
c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Balas
e
Sunting
o
Show/Hide comments
t
Pergi ke atas
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Batal
%d blogger menyukai ini: