Hubungan antara Taqwa dan Kemudahan Rezeki


Hubungan antara Taqwa dan Kemudahan Rezeki

By: agussyafii

Insan Mulia ketika menghadapi kesulitan dalam hidupnya niscaya berusaha mencari jalan pemecahannya (problem solving). Dalam hal ini ada yang tetap memperhatikan nilai-nilai moral, tetapi ada juga yang menghalalkan segala cara. Menurut Alquran, sesulit apapun keadaan, jika dalam pemecahan masalah itu mengikuti jalan takwa, niscaya Alloh SWT akan memberikan jalan keluar yang aman, dan bahkan ditanggung akan memperoleh rezeki dari jalan yang tidak diperhitungkan; wa man yattaqillah yaj’al lahu makhraja wa yarzuqhu min haytsu la yahtasib (Q / 65:2).

Ayat ini berhubungan dengan problem keluarga. Dalam problem bangsa atau masyarakat luas, sumberdaya alam menjadi tidak relevan dengan kemakmuran, jumlah senjata menjadi tidak relevan dengan kelancaran pekerjaan. Menurut Alquran hal ini disebabkan dicabutnya keberkahan dari masyarakat atau bangsa itu.

Berkah adalah terkumpulnya kebaikan ilahiyyah pada sesuatu, pada seseorang, pada suatu waktu, pada suatu tempat, sehinggga nikmat Alloh SWT terdayaguna secara optimal. Menurut Alquran, hilangnya keberkahan itu berkaitan dengan perilaku masyarakat yang tidak lagi mencerminkan iman dan taqwa adalah kejujuran, tanggung jawab, amanah dan keadilan. Jika nilai-nilai tersebut diabaikan oleh masyarakat maka sumberdaya alam, sumberdaya manusia, dan sumberdaya lainnya tidak akan fungsional bagi kesejahteraan hidup manusia.

Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertaqwa, pastilah kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi; tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat kami) itu; maka, kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.