Berita Alam Kubur: Doa Untuk Ruh


Berita Alam Kubur

06: “ DOA untuk RUH “

Segala puji semata hanya bagi Allah SWT, Dzat Yang Menunjukkan kita pada kebenaran agama-Nya, Yang Menyempurnakan serta Meridhai agama-Nya, Yang membukakan pandangan hati orang yang dicintai-Nya, Yang menguasai takdir, Yang menjadi tempat kembali segala urusan. Semoga rahmat dan salam tetap tercurahkan pada nabi Muhammad SAW, yang telah dipilih oleh Allah SWT dari sekian banyak makhluk-Nya, yang dijadikan oleh-Nya sebagai yang terpilih dari yang terbaik. Semoga terlimpah pula kepada keluarga dan keturunannya, kepada semua nabi, semua keluarga mereka,  dan kepada hamba-hamba-Nya yang salih.

Ibnu Abbas ra meriwayatkan bahwa: Pada hari Raya, hari Asyura, hari Jum’at yang pertama pada bulan Rajab, malam pertengahan bulan Sya’ban, malam Lailatul qadar, serta setiap malam Jum’at, keluarlah ruh-ruh orang yang sudah mati.

Mereka lalu berdiri di pintu rumahnya masing-masing seraya berkata: “ Kasihanilah kami di malam ini yang penuh berkah dengan bersedekah, atau memberikan sesuap makanan pada orang miskin yang pahalanya ditujukan kepada kami , sebab kami sangat membutuhkan sdekah. Jika kalian bhakil, tidak mau memberi sedekah, maka ingatlah kepada kami dengan banyak membaca fatihah di malam yang penuh berkah ini. Apakah ada salah seorang dari kalian yang mengasihi kami?. Apakah ada salah seorang diantara kalian yang masih ingat pengembaraan kami?. Wahai orang yang berdiam di rumah kami, wahai orang yang menikahi istri kami, wahai orang yang menempati luasnya gedung kami, kami sekarang dalam kesempitan kubur. Wahai orang yang membagi harta kami, wahai orang yang masih ingat pengembaraan kami, buku kalian masih digelar. Tidak ada pakaian bagi mayit dalam kuburnya, maka kalian jangan lupa kepada kami dengan sepotong rotimu untuk bersedekah dan doamu. Sesungguhnya kami masih membutuhkan kalian untuk selamanya “.

Kalau ruh-ruh orang yang sudah mati mendapatkan sedekah dan doa dari keluarganya, maka ia akan kembali dengan penuh kegembiraan. Sebaliknya, jika ia tidak mendapatkan sedekah atau doa dari keluarganya, maka ia akan kembali dengan bersedih hati, seperti putusnya hubungan dengan keluarganya.

***

Dikutip dari buku “ Daqa’iqul Akhbar “ yang ditulis oleh Imam Abdur Rahman bin Ahmad Al-Qadli dan diterbitkan oleh Pustaka Hikmah Perdana – Jakarta.

Iklan