Keutamaan Ramadhan


ramadhan 2

Bismillahir rahmanir rahiem,

Dari Salman (ra), dia berkata bahwa pada hari terakhir bulan Sya’ban, Rasulullah (saw) berkhutbah pada kami.

Wahai manusia, kini telah dekat kepadamu satu bulan yang agung, bulan yang sarat dengan berkah, yang didalamnya terdapat satu malam yang lebih baik (nilainya) daripada seribu bulan.

Inilah bulan yang Allah tetapkan puasa di siang harinya sebagai fadhu dan sholat malam (tarawih) di malam harinya sebagai sunnah. Barang siapa ingin mendekatkan dirinya kepada Allah (swt) di bulan ini dengan suatu amalan sunnah, maka pahalanya setara dengan ganjaran apabila dia melakukan amalan fardhu pada bulan2 yang lain. Dan barang siapa yang melakukan amal fardhu pada bulan ini, maka dia akan dibalas dengan pahala yang setara dengan ganjaran apabila dia melakukan tujuh puluh amalan fardhu pada bulan2 yang lain.

Inilah bulan kesabaran dan ganjaran bagi kesabaran adalah surga. Bulan ini juga bulan simpati terhadap sesama. Pada bulan ini rezeki orang2 beriman ditambah. Barang siapa yang memberi makan (untuk berbuka puasa) kepada orang yang berpuasa, maka kepadanya dibalas dengan keampunan terhadap dosa2-nya dan dibebaskan dari api neraka jahannam dan diberikan ganjaran yang sama sebagaimana orang yang berpuasa tadi tanpa sedikitpun mengurangi pahala orang yang berpuasa itu.

Kami pun berkata, “Ya Rasulullah (saw), tidak semua orang diantara kami memiliki sesuatu yang dapat diberikan kepada orang yang berpuasa untuk berbuka.”

Rasulullah (saw) menjawab, Allah (swt) akan mengaruniakan balasan kepada seseorang yang memberi (untuk berbuka puasa) walaupun hanya dengan sebiji kurma atau seteguk air atau seisap susu.

Inilah bulan yang pada sepuluh hari pertamanya Allah (swt) menurunkan rahmat, sepuluh hari pertengahannya Allah (swt) memberikan keampunan, dan pada sepuluh hari yang terakhir Allah (swt) membebaskan hamba-Nya dari api nerka jahannam.

Barang siapa yang meringankan beban hamba sahayanya (atau pekerja2-nya) pada bulan ini, maka Allah (swt) akan mengampuninya dan membebaskannya dari api neraka.

Perbanyaklah di bulan ini empat perkara. Dua perkara dapat mendatangkan keridhaan Tuhanmu dan yang dua lagi pasti kamu memerlukannya. Dua perkara yang mendatangkan keridaan Tuhanmu adalah (dakwah & dzikir) la ilaha illallah dan istighfar. Dan dua perkara yang kamu pasti memerlukannya adalah masuk ke surga dan bebas dari neraka.

Dan barang siapa memberi minum kepada orang yang berpuasa (untuk berbuka puasa), niscaya Allah (swt) memberinya minum dari air telagaku (Haudh) yang sekali minum saja dia tidak akan merasakan dahaga lagi sesudahnya sehingga dia memasuki surga. (HR Ibnu Khuzaimah) [1]

Atau perkataan Rasulullah saw yang maknanya serupa dengan itu. Subhanallah.

Catatan kaki:

[1] Sebagaimana dalam Fadhilah Amal oleh Maulana Muhammad Zakariyya, edisi Bahasa Indonesia, Pustaka Ramadhan hal. 449-450.

http://www.imanyakin.modblog.com/

Iklan