Jauhi Siksaan Kematian


berapa-lama-kita-dikuburJauhi Siksaan Kematian

Written by Taufikmalin.

Allah yang Mematikan dan menghidupkan. Allah meminta pertanggung jawaban atas tugas-tugas yang diberikan oleh Allah kepada manusia. Al Qur’an adalah buku petunjuk untuk  menjalankan tugas-tugas. Nabi Muhammad saw adalah seorang manusia biasa  sebagai teladan.  Manusia demikian asyiknya dengan kehidupannya sehingga ia lupa bahwa dari hari kesehari,dari saat ke saat, ia makin mendekati MAUT.

Maut tidak mengenal besar kecil, tua muda,miskin kaya, pangkat tinggi rendah, semua akan didatangi maut, kalau ajal sudah tiba. Inilah suatu kepastian yang tidak dapat diingkari, bahwa pada suatu hari, besok atau lusa, sebulan atau setahun, atau beberapa tahun lagi tiap diri yang hidup harus merasakan MATI.

Dari Al Qur’an kita dapat tahu, bahwa “tiap2 yang bernyawa akan merasakan mati” (QS 29:57). Tidak mungkin dapat diperlambat atau di percepat dengan jalan apapun, sebagaimana dijelaskan dalam Al qur’an (QS.4:78).

Kita disuruh untuk datang melayat kerumah keluarga atau teman yang meninggal dengan maksud , selain hubungan silaturrahmi, juga untuk mengingatkan bahwa kita suatu waktu akan mati.

Kita melihat mayat terhantar didepan kita, masih cukup lengkap dengan anggota badannya, lengkap dengan panca indra di kepalanya, tetapi semua itu sudah tidak bergerak lagi, semua sudah sunyi, walaupun ia diseru oleh orang yang dikasihinya.

Keluarga tidak hendak bercerai dengan dia, tetapi sebentar lagi badannya akan menjadi busuk, tidak mau disimpan lagi, harus lekas lekas dikuburkan.

Inilah akhir dari perjalanan hidup manusia dan tidak akan pernah kembali !

Dengan melayat ketempat orang meninggal,diharapkan timbul Keinsyafan dan kesadaran, agar sisa hidup yang masih tinggal supaya kita pergunakan sebaik baiknya, semanfaat faatnyauntuk manusia disekeliling kita. dengan berbuat baik, menolong, dan berkarya yang bermanfaat, serta sering beristigfar kepada Allah atas dosa 2 yang disengaja tau tidak sengaja.

Janganlah!.kita seperti binatang korban; kambing atau lembu waktu hari Raya Haji, kitika kita melihat kambing disembelih, merintis kesakitan, tapi teman2nya yang berada  disampingnya, acuh tidak acuh saja dan tidak takut, sedangkan sebentar lagi giliran mereka mau di sembelih.

Mereka tidak sedikit merasa takut akan disembelih dan tidak berusaha untuk menghindari malapetaka kesakitan yang akan menimpanya.

Apakah kita yang berakal demikian pula…? Apakah tidak merasa takut akan sikasaa mati..?

Sarat untuk dapat berjumpa dengan Allah di  syurga adalah;

“beriman dan berbuat baik,berkarya bermanfaat, untuk orang banyak, serta tidak sirik dalam berbuat baik. Berhati bersih. Dan terakhir mohon maaf dan mohon rahmat Allah swt.

Kalau punya kekayaan harta dan uang, lebih baik digunakan untuk menolong orang, akan menjadi pahala untuk keakhirat, dari pada menyimpan dan menumpuk harta dirumah dan di Bank.

Sebab Al quran mengatakan bahwa harta dan anak istri mu tidak akan dapat menolong mu untuk masuk syurga.

Kalau tidak punya harta, tapi mempunyai  pemikiran dan tenaga lebih baik dipergunakan untuk menolong famili dan orang banyak sebagai amal saleh yang dapat untuk menolong kita ke syurga. sebab ilmu dan kesehatan baik kalau tidak dimanfaatkan untuk kebaikan orang banyak tidak akan menjadikan pahala.Ilmu akan ikut bersamanya kekubur.

APAKAH YANG AKAN TERJADI SETELAH MANUSIA MATI.?

Jasmani atau tubuh yang sudah ditinggalkan “ROH” akan kembali ke tanah. Jasmani yang terdiri dari CEL CEL sudah tidak berarti apa apa lagi, akan membusuk dalam udara terbuka, oleh sebab itulah Islam menentukan jenazah harus lekas di kuburkan. Cel cel yang terdiri dari zat2 kimia,akan kembali dan bergabung ke-masing2 zat. Zat Ca. kembali ke zat Ca, zat asam kembali ke zat asam, air akan bergabung kembali ke air dst.

Roh yang sudah berpisah akan kembali ke alam “Barzach” menunggu sampai hari kebangkitan, dimana “sangkala dibunyikan” dan semua bangkit dari kubur.(QS.36:51).

Apa yang terjadi sewaktu Roh berpisah dari tubuh..? Waspadalah apabila nyawa telah sampai mendekati kerongkongan…! Keluarga berkata; siapakah yang dapat menolong nya dari sensara kematian ini…??? Diapun yakin bahwa peristiwa itu adalah sa’at perpisahan dengan dunia dan kemewahan.

Maka bertautlah betis kanan dan betis kira.. Pada hari itu kamu dihalau menghadap Tuhan mu..! (QS 75:26-30)

Dari Al Quran kita dapat mengetahui bahwa manusia2 yang dhurhaka dan tidak mengikuti paraturan Allah swt, Malaikat datang memukul mukul muka dan punggung mereka dan mengatakan; tanggunglah siksaan hukum Allah kepada diri mu. (QS 8:50).

Orang orang yang melawan akan peringatan2 Tuhan, sejak dari dunia sudah disiksa, dan waktu roh berpisah juga sudah disiksa dengan pukulan pukulan keras dari Malaikat.Apalagi siksaan2 dikubur dan di Neraka.

Inilah peringatan Allah kepada manusia yang menentang Allah.

  1. Quran memberitahukan, bagaimana tersiksanya isi Neraka dengan buah buah panas, dan berduri,minuman air mendidih dam kotor, duduk diatas api yang menyala, setiap kulit yang terbakar dan terkupas diganti dengan kulit baru yang lain..(terjemahan umum.) (QS 4:56) (74:29)

2.”Pada hari penyesihan (hari pertanggungan jawaban) itu adalah suatu waktu tertentu, pada hari ditiupkannya “sangka kala, kamu akan datang ketempata perhentian secara berkelompok kelompok dan langit pun dibuka, makaterdapatlah beberapa pintu.

Sedangkan gunung2 digusur sampai jadi fata morgana sesungguhnya Jahanam itu adalah pos-jaga tempat melakukan pemeriksaan oleh penjaganya dan untuk tempat kembali bagi orang orang yang dhurhaka (melampaui batas).mereka tinggal didalamnya ber abad abad lamanya.

Mereka tidak merasakan kesejukan di dalamnya dan tidak pula mendapat minuman selain air yang mendidih dan nanah sebagai balasan yang setimpal.!!

3…Dalam kubur kamu akan melihat dengan yakin akan neraka jahanam yang panas, yang kemudian kamu akan ditanya akan perbuatan2 kamu dengan harta,pangkat dan anak2 istri yang kamu miliki sementara. (QS. 102:1-8) (terjemahan umum)

4.Sesungguhnya orang orang yang takut kepada Allah (mematuhi aturan2 Allah ) mendapat keberuntungan berup kebun-buah2an dan anggur pilihan dll.(QS.78 :31-33).

  1. Adapun bagi orang yang takut akan kebesaran Tuhannya dan mampu menahan dirinya dari hawa nafsunya.(QS79:40)

Perlu kita renungkan peringatan2 Allah di atas, seharusnyalah kita merasa insyaf dan sadar,bahwa kita akan mati dan berpisah dengan sanak famili dan harta di dunia untukselama lamanya.

Hendaklah kita merasa takut akan azab Allah yang pedih, baik waktu mati,waktu dalam kubur dan Neraka. Janganlah kita seperti binatang Domba yang mau disembelih  yang acu tidak acu saja akan kematian yang menimpa diri sendiri.

Marilah kita berdoa kepada Allah swt

Yaa Allah yaa Tuhan kami, ampunilah dosa dosa kami, baik yang kecil maupun yang besar, sengaja atau tidak sengaja, kelalaian dan ketaktahuan kami, berilah kami kekuatan bimbingan agar kami dapat melakukan perbuatan2 baik , pembicaraan-  pem bicaraan yang bermanfaat, jauhilah kami dari siksaan kematian,siksaan dalam kubur dan neraka yaa Allah. Kami takut yaa Allah, kepada siapa lagi kami mohon pertolongan kalau bukan kepada Mu, yang Berkuasa dan Maha Penyayang. yaa Allah yaa Tuhan kami. Amin.

Terimakasih, semoga ada manfaatnya, kalau ada kesalahan mohon dimaafkan dan kalau ada yang benar itu datang dari Allah swt.

Wabilahit taufik walhidayah

Wassalamu’alaikum wr wb

Iklan