Daging Apa Saja Yang Haram


daging-putih2Daging Apa Saja Yang Haram

arsip fiqh

Daging Hewan Amfibi (yang hidup di dua alam).

Umumnya ulama memang mengharamkan kita untuk memakan hewan yang hidup di dua alam, meski pendapat itu tidak sepenuhnya disepakati.

Para ulama dari kalangan Al-Hanabilah berpedapat bahwa semua hewan laut yang bisa hidup di darat tidak halal dimakan kecuali dengan jalan menyembelihnya. Seperti burung air, kura-kura dan anjing laut. Kecuali bila hewan itu tidak punya darah seperti kepiting.

Kepiting menurut Imam Ahmad bin Hanbal boleh dimakan karena sebagai binatang laut yang bisa hidup di darat, kepiting tidak punya darah, sehingga tidak butuh disembelih. Sedangkan bila hewan dua alam itu punya darah, maka untuk memakannya wajib dengan cara menyembelihnya.

Silahkan periksa kitab Al-Mughni jilid 8 halaman 606 dan kitab Kasysyaf Al-Qanna` jilid 6 halaman 202.

Daging Harimau, ular, buaya, beruang, orang utan/monyet, komodo, kalajengking.

Sedangkan harimau, buaya, ular, beruang, komodo adalah termasuk jenis hewan buas pemakan daging. Sehingga secara tegas bisa dimasukkan ke dalam kelompok hewan yang haram dimakan dagingnya.

Yaitu hewan yang memiliki taring dan digunakan untuk berburu mangsanya. Seperti anjing, kucing, singa, macan, srigala, beruang, musang dan sejenisnya. Dalilnya adalah sabda Rasulullah SAW :

Dari Abi Hurairah ra bahwa Rasulullah SAW bersabda,”Memakan hewan yang punya taring (buas) adalah haram”.

Begitu juga kalajengking yang berbisa dan beracun, bukan termasuk jenis yang halal dimakan. Contohnya lainnya adalah lipan, ular berbisa, lebah dan sejenisnya. Termasuk apa yang dihasilkan dari hewan itu bila beracun.

Dalilnya adalah firman Allah SWT : Dan janganlah kamu membunuh dirimu sendiri.

Namun Al-Malikiyah dan Al-Hanabilah menjelaskan bahwa keharaman hewan yang beracun ini terbatas kepada mereka yang memang bisa keracunan atau memberi mudharat. Karena ada jenis hewan yang memang punya racun namun justru racunnya itu bermanfaat buat pengobatan manusia. Dan tentu saja dalam hal ini tidak diharamkan.

Sedangkan hewan liar yang tidak punya taring seperti kijang, banteng liar, keledai liar atau unta liar semuanya adalah halal dimakan secara ijma umat islam. Karena semua itu dianggap hewan yang baik.

Belalang, jerapah, gajah, kuda dan kelelawar.

Sedangkan jerapah, gajah dan kuda adalah termasuk hewan jinak yang pada dasarnya tidak ada larangan untuk memakannya. Meski ada juga yang melarangnya berdasarkan bahwa hewan seperti kuda itu lebih bermanfaat bila ditunggangi dan bukan disembelih.

Sedangkan belalang termasuk binantang halal dimakan sebagaimana telah disebutkan di dalam hadits Rasulullah SAW.

Rasulullah SAW bersabda,”Telah dihalalkan untuk kita dua bangkai dan dua darah. Dua bangkai itu adalah ikan dan belalang. Dua darah adalah hati dan limpa. (HR. )

Wallahu a`lam bishshowab.

***

sumber : syariahonline.com

Kiriman Sahabat Arland

Iklan