Rasulullah Bendahara Yang Baik


harta karunRasulullah Bendahara Yang Baik

Assalamualaikum Wr. Wb.

Setelah bertahun-tahun perjuangan dan penderitaan, misi suci Nabi Muhammad SAW. akhirnya meraih kejayaan di semenanjung Arab. Panji-panji Islam berkibar di wilayah-wilayah yang luas meliputi cakrawala Persia dan Syria. Harta yang berlimpah-limpah mengalir ke Madinah dari berbagai negeri-negeri Persemakmuran Islam.

Di antara putra-putri Nabi Muhammad, hanya Fatimah yang masih hidup saat itu. Setiap kali Fatimah datang, Rasulullah selalu menerimanya dengan penuh kasih sayang. Demikian juga Fatimah, setiap kali datang ia selalu merebahkan dirinya dalam dekapan sang ayah. Kemudian Rasulullah mendudukkan Fatimah disamping beliau sembari menyeka peluh yang membasahi wajah putri beliau dengan tangannya atau meraba dahinya dan mengecek kesehatan sang putri.

Suatu hari Fatimah datang menemui Nabi. Setelah saling menanyakan kabar dan kesehatan masing-masing, Fatimah berkata kepada sang ayah dengan nada mengeluh, “Ayah, terlalu banyak mulut yang harus disuapi di rumahku. Aku dan suamiku, tiga putra kami, empat keponakan, seorang pembantu, belum lagi tamu-tamu yang datang silih berganti. Aku harus memasak sendirian untuk mereka semua. Aku merasa sangat letih dan kecapekan. Aku mendengar banyak tawanan wanita yang baru saja datang dari Madinah. Jika ayah bersedia memberiku salah satu dari mereka untuk membantuku, itu akan menjadi pertolongan yang sangat berharga bagiku.”

” Sayangku, semua kekayaan dan tawanan perang yang engkau lihat adalah milik masyarakat muslim. Aku hanyalah bendahara; tugasku adalah mengumpulkan mereka dari berbagai wilayah dan membagi-bagikan mereka kepada orang-orang yang berhak. Dan engkau bukan termasuk yang memiliki hak, anakku, oleh karena itu aku tidak bisa memberimu sesuatupun dari aset negara ini.” jawab Rasulullah dengan suara parau.

Kemudian melanjutkan, ” Dunia adalah tempat untuk beramal. Lakukan tugas-tugasmu dengan baik. Jika engkau merasa lelah, ingatlah Allah dan mintalah pertolongan kepada-NYA. Dia akan memberimu ketabahan dan kekuatan.”

***

Sumber : (diambil dari Hikayah Al-Bukhari- Kisah-kisah Teladan Rasulullah, Para Sahabat dan Orang-orang Saleh Karya M. Ebrahim Khan).

Wassalam

Kiriman: Siti Nurjannah

Iklan