Dzikrullah (Bagian 3)


dzikir 2Dzikrullah (Bagian 3)

Sawaluddin Ukkas

Keutamaan Mengucapkan La Ilaha Illallah Dengan Ikhlas

Diterima dari Abu Hurairah bahwa Nabi saw bersabda: Artinya: “Setiap seorang hamba mengucapkan La ilaha illallah dengan ikhlas, akan dibukakan baginya pintu-pintu langit hingga ia akan tembus ke ‘arasy, selama dosa-dosa besar dijauhinya”. (Riwayat Turmudzi).

Juga diterima dari Abu Hurairah bahwa Nabi saw, bersabda: Artinya: “Baru-baruilah keimanmu!” Ditanyakan orang: “Ya Rasulullah, bagaimana caranya kami membaru-barui keimanan kami itu?” Ujarnya: “Perbanyaklah membaca La ilaha illallah!”

Dan diterima dari Jabir bahwa Nabi saw bersabda: Artinya: “Dzikir yang paling utama ialah La ilaha illallah, sedang do’a yang paling utama ialahAlhamdulillah”. (Diriwayatkan oleh Nasa’i dan Ibnu Majah, juga oleh Hakim yang mengatakan isnadnya sah).

Keutamaan Membaca Tasbih, Tahmid, Tahlil, Takbir dan Lain-Lain.

Diterima dari Abu Hurairah ra. bahwa Rasulullah saw bersabda: Artinya “Ada dua kalimat yang ringan diucapkan lisan, tetapi berat timbangan dan disukai oleh Allah Yang Rahman, Yaitu: “Subhanallahi wa bihamdihi, Subhanallahir azhim”, artinya Maha suci Allah dan puji-pujian untukNya, dan Maha suci Allah yang Maha Besar”. (Riwayat Bukhari, Muslim dan Turmudzi).

Juga dari Abu Hurairah ra. bahwa Nabi saw, bersabda: Artinya: “Bahwa mengucapkan “Subhanallah, walhamdu lillah, wala ilaha illallah, wallahu akbar”, (Maha suci Allah dan bagi Allah puji-pujian itu, tiada Tuhan melainkan Allah dan Allah Maha Besar), lebih kusukai dari apa yang disinari matahari. (Riwayat Muslim dan Turmudzi).

Diterima dari Abu Dzar ra. bahwa Nabi saw bersabda: Artinya: “Maukah kamu saya terangkan perkataan yang lebih disukai Allah?” Kata Abu Dzar: “Terangkanlah kepadaku, ya Rasulullah!” Sabdanya: “Subhanallahi wabihamdihi” (Maha suci Allah dan puji-pujian itu untukNya).

Diterima dari Jabir ra. bahwa Nabi saw, bersabda: Artinya: “Barangsiapa yang mengucapkan “Subhanallahil ‘azhimi wabihamdih” (Mahasuci Allah Yang Mahabesar dan puji-pujian itu untukNya), akan ditanamkan untuknya sebatang pohon kurma dalam surga”. (Riwayat Turmudzi )

Diterima dari Abdullah ra. bahwa Nabi saw bersabda: Artinya: “Pada malam saya diisrakkan saya ketemu dengan Ibrahim, Katanya “Hai Muhammad! Sampaikan salamku kepada ummatmu!, Dan terangkanlah kepada mereka bahwa surga itu subur tanahnya dan manis airnya, dan bahwa merupakan padang-padang yang terhampar luas, sedang kayu-kayu tanamannya ialah “Subhanallah walhamdulillah, wala ilaha illallah, wallahu akbar”. (Diriwayatkan oleh Turmudzi dan juga oleh Thabrani).

Sumber: Fikih Sunnah, Sayyid Sabiq

Wassalam Syawal

Iklan