Kisah Seorang Penunda Zakat


zakatKisah Seorang Penunda Zakat

Oleh: Yopi BurhanJul

Assalamu’alaikum,

Insya Allah saya akan menceritakan pengalaman seorang temanku, sebut saja namanya Fulan. Kisah ini terjadi di Batam.

Sebenarnya Fulan bukan tipe orang yang tidak mau mengeluarkan zakat. Bulan-bulan sebelumnya dia selalu mengeluarkan zakat dari gajinya. Tetapi satu bulan terakhir dia menunda-nundanya.

Pada suatu saat Fulan bersama istrinya pergi ke kota. Sampai pada saat pulangnya mereka naik taxi. Setelah membayar, turun taxi dan jalan kaki beberapa langkah, baru diketahui bahwa istrinya merasa kehilangan dompet. Dengan segera Fulan mengejar taxi tadi yang diduga kuat dompetnya tertinggal di taxi. Telah beberapa lama mengejar, tidak ditemukan juga. Pulanglah Fulan dengan perasaan sedih.

Sampai di rumah baru terpikir oleh batinnya, “astaghfirullahal ‘adziimm, mungkin ini akibat menunda-nunda zakatku..” Dengan segera besoknya Fulan membayarkan zakatnya.

Apa yang terjadi selanjutnya? Tanpa disangka-sangka besoknya tertempel pengumuman di perusahaan tempat istrinya bekerja: DITEMUKAN DOMPET, YANG MERASA KEHILANGAN HARAP MENGHUBUNGI SECURITY” dengan tertulis dompet itu atas nama istrinya.

Segera Fulan menghubungi alamat si penemu ke rumahnya. Setelah di uji sebentar oleh si penemu, diberikanlah dompetnya. Diperiksanya isi dompet tersebut. Alhamdulillah…..isinya tidak ada yang berkurang sedikitpun, baik ATM, kartu sampai uangnya.

Subhanallah, Allahuakbar, Laailaahaillallah, Muhammadurrasuulullah

Betapa meruginya orang yang menahan zakatnya. Mereka mengira itu bisa mengekalkan kebahagiaannya. Mungkin bisa jadi Allah tidak langsung mengambilnya secara langsung. Mungkin bisa dari kesehatannya, selalu membengkak kebutuhannya, bahkan keluarganya. Belum lagi panasnya setrika akhirat sudah menunggu kelak. Sungguh Allah maha mengetahui apa di balik hati manusia.

Saya mohon maaf kalau ada kesalahan dalam penyampaian.

 

Iklan