Dengki


Dengki

“Ugh, kenapa sih dia yang dapat”, “Aalah, baru segitu aja udah sombong”, “Pantesan aja dia yang keterima, lha wong….”, dan ungkapan – ungkapan senada lainnya, yang mungkin tanpa sengaja atau tidak, pernah terucap oleh lisan atau hati kita. Sifat dengki atau iri hati inilah yang menyebabkan perasaan ‘tidak suka atau tidak rela’ jika melihat orang lain mendapatkan sesuatu yang tidak kita punyai atau lebih ‘wah’ dari milik kita. Sesungguhnya sifat iri ini hanyalah akan ‘menyiksa’ hati kita sendiri.

Pada hadits : Dari Abu Hurairah ra, bahwasanya Nabi SAW bersabda : “Jauhilah oleh kalian sifat dengki,karena sesungguhnya sifat dengki itu dapat menghabiskan amal-amal kebaikan, sebagaimana api itu dapat menghabiskan kayu bakar.” atau beliau bersabda : “Dapat menghabiskan rumput.” ( HR.Abu Dawud )

Alangkah meruginya kita, jika amal – amal yang telah kita kerjakan selama ini akan terkikis hanya karena sifat iri. Jika kita menyadari bahwa Allah memberi rezeki kepada setiap hamba-Nya, menurut kehendak-Nya, bisa jadi memang itulah yang terbaik. Jika seseorang mendapatkan sesuatu sedang kita tidak, mungkin memang itulah yang baik bagi kita.

“Ataukah mereka dengki kepada manusia (Muhammad) lantaran karunia yang Allah telah berikan kepada manusia itu ?” – An Nisaa : 54.

Semoga kita terjaga dari sifat ini, amin.

***

Rujukan: riyadhus shalihin.

Iklan