Puasa Hanya Dapat Lapar dan Haus


Puasa Hanya Dapat Lapar dan Haus

Assalamu’alaikum wr wb,

“Berapa banyak orang yang puasa, tapi tidak dapat apa-apa kecuali haus dan lapar.” (Hadits Riwayat Bukhari-Muslim)

Banyak di antara kita yang menganggap puasa itu cukup menahan diri dari sex, makan, dan minum. Namun tidak mampu menjaga lisan/tulisan mereka sehingga menyakiti orang lain.

Kadang ketika kita mengkritik orang kita berniat amar ma’ruf nahi munkar. Tapi ketika orang yang kita kritik “ngeyel” dan membantah kita, kita kerap terpancing emosi dan mengeluarkan ucapan/tulisan yang menyakitkan. Padahal jangankan kita, Nabi saja tugasnya hanya menyampaikan. Tidak lebih.

Rasulullah SAW bersabda : “Puasa adalah perisai (tabir penghalang dari perbuatan dosa). Maka apabila seseorang dari kamu sedang berpuasa, janganlah ia mengucapkan sesuatu yang keji dan janganlah ia berbuat jahil.” (Hadits Riwayat Bukhari – Muslim)

“Lima hal yang dapat membatalkan puasa: berkata dusta, ghibah (menggunjing), memfitnah, sumpah dusta dan memandang dengan syahwat.” (Hadits Riwayat Al-Azdiy)

“Barangsiapa yang tidak dapat meninggalkan perkataan kotor dan dusta selama berpuasa, maka Allah S.W.T tidak berhajat kepada puasanya.” (Hadits Riwayat Bukhari)

“Orang yang menggunjing dan mendengarkan gunjingan , keduanya bersekutu dalam perbuatan dosa.” (Hadits Riwayat Ath-Thabrani)

Kiranya hadits itu cukup bagi kita untuk menahan diri dari debat-kusir yang mengakibatkan kita melontarkan ucapan/tulisan yang menyakitkan.

Wa’alaikum salam wr wb

***

Dari Sahabat

Iklan