Updates from Januari, 2011 Toggle Comment Threads | Pintasan Keyboard

  • erva kurniawan 1:03 am on 31 January 2011 Permalink | Balas
    Tags: , , , , , ,   

    Keutamaan Abu Bakar Ash Shiddiq 

    Keutamaan Abu Bakar Ash Shiddiq

    Anas meriwayatkan dari Abu Bakr bahwa ia berkata: “Saya pernah berkata kepada Rasululloh ketika kami berdua berada dalam gua: ‘Sekiranya salah seorang melihat ke arah telapak kakinya pasti dapat melihat kita!’ beliau bersabda: ‘Bagaimana perkiraanmu wahai Abu Bakr jika ada dua orang sedang Alloh yang ketiganya.’” (HR. Bukhori dan Muslim)

    ‘Aisyah meriwayatkan bahwa Rasululloh pernah berkata kepadanya saat beliau sakit: “Panggilah Abu Bakr kemari, ayahmu, dan saudara laki-lakimu agar aku menulis sebuah pesan, sebab aku khawatir akan muncul orang yang berharap lalu berkata: ‘Aku lebih berhak.’ Sesungguhnya Alloh dan segenap kaum mukminin hanya rela menerima Abu Bakr.” (HR. Muslim)

    Jubeir bin Mu’thim meriwayatkan: “Seorang manusia datang menemui Rasululloh. Kemudian Rasululloh menyuruhnya agar datang di lain hari. Wanita itu bertanya: ‘Bagaimana jika nantinya aku tidak menemuimu lagi?’ Maksudnya bagaimana bila beliau telah wafat? Rasululloh menjawab: ‘Jika engkau tidak menemuiku maka temuilah Abu Bakr.’” (HR. Bukhori dan Muslim)

    Ketiga hadis di atas cukuplah menjadi bukti kuat bahwa Rasululloh mengangkat Abu Bakr menjadi khalifah sepeninggal beliau. Sebagaimana juga Rasululloh mengangkatnya menjadi imam sholat sewaktu beliau masih hidup. Demikian juga kaum muslimin telah sepakat mengangkat Abu bakr menjadi khalifah dan membaiatnya.

    Di antara hadis yang menjelaskan keutamaan Abu Bakr adalah hadis: “Andaikata aku akan mengangkat seorang khalil (kekasih) dari umatku niscaya aku angkat Abu Bakr, tetapi cukuplah sebagai saudara dan sahabatku. Sungguh Alloh telah mengangkat sahabat kalian ini (maksudnya diri beliau sendiri) menjadi khalil-Nya.” (HR. Bukhori dan Muslim)

    Dalam sebuah riwayat disebutkan salah satu keutamaan beliau yakni beliau masuk surga dari kedelapan pintunya. Disebutkan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, ia berkata “Ayah dan ibuku menjadi tebusannya wahai Rasululloh, cukuplah seseorang dipanggil dari salah satu pintu tersebut, lalu adakah yang dipanggil dari seluruh pintu?” Rasululloh menjawab ”Ada, dan saya berharap engkau termasuk orang yang dipanggil dari seluruh pintu wahai Abu Bakr!”

    Diantara keutamaannya adalah beliaulah yang menginfakkan seluruh hartanya fisabilillah. Oleh sebab itu Rasululloh bersabda “Sesungguhnya yang paling besar jasanya padaku dalam persahabatan dan hartanya adalah Abu Bakr.” (HR. Bukhari dan Muslim)

    Bahkan beliau termasuk sahabat yang paling banyak mengerjakan amal kebajikan dan termasuk yang terdepan daripada sahabat lainnya. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah bahwa Rasululloh bersabda, “Siapakah diantara kalian yang berpuasa pada hari ini?” Abu Bakr menjawab ”Saya!” Rasul bertanya lagi ”Siapakah diantara kalian yang mengiringi jenazah pada hari ini?” Abu Bakr menjawab ”Saya!”. “Siapakah yang memberi makan fakir miskin pada hari ini?” tanya Rasul lagi. “Saya!” jawab Abu Bakr. “Siapakah diantara kalian yang menjenguk orang sakit pada hari ini?” tanya Rasul pula. “Saya!” jawab Abu Bakr. Kemudian Rasululloh bersabda “Tidaklah terkumpul perkara tersebut pada seorang hamba kecuali pasti masuk surga.” (HR. Muslim)

    Itu hanya sebagian dari keutamaan beliau. Beliau adalah penghulu para sahabat, yang paling utama dan paling disayangi oleh Rasululloh. Dalam Shahih Al-Bukhori diriwayatkan bahwa ketika para sahabat berkumpul di aula Bani Sa’idah, Umar berkata “Justru kami akan membaiatmu! Engkau adalah penghulu kami, orang terbaik diantara kami dan yang lebih dicintai oleh Rasululloh daripada kami semua.” Lalu Umar meraih tangan Abu Bakr dan membaiatnya. Lantas kaum muslimin pun membai’at beliau.

    Rasululloh telah mendoakan ampunan untuk Abu Bakr, beliau berdoa: “Semoga Alloh mengampunimu wahai Abu Bakr!” beliau megucapakan tiga kali. Lalu beliau bersabda “Sesungguhnya Alloh telah mengutusku kepada kalian namun kala itu kalian katakan ‘Engkau berdusta!’ Sedang Abu Bakr berkata ‘Engkau benar!’ Ia mengorbankan jiwa dan harta bendanya untuk membelaku. Lalu apakah kalian hendak meninggalkan sahabatku itu?” beliau mengucapakan ucapan itu dua kali. Maka tidak ada yang berani mengganggu Abu Bakr setelah itu. (HR. Bukhori)

    Beliau adalah sebaik-baik hamba yang pernah menjadi khalifah. Al-Ajjuri meriwayatkan dari Abdullh bin Ja’far At Thayyar, ia berkata “Saat Abu Bakr memimpin kami, beliau adalah sebaik-baik khalifah, kasih sayang kepada kami dan yang paling lemah lembut kapada kami.” (HR. Bukhori)

    Imam Al-Laaikaai meriwayatkan dari Zaid bin Ali bin Al-Husein bin Ali bin Abi Tholib, ia berkata: ”Abu Bakr Ash-Shiddiq adalah imam para syakirin” kemudian beliau membaca ayat “Dan Alloh akan memberi balasan kepda orang-orang yang bersyukur.” [Ali-Imron:144]” (Syarah Ushul I’toqod karangan Al-Laaikaai).

    Diriwayatkan dari Muhammad bin Ali bin Husein ia berkata, “Seorang laki-laki datang menemui ayahku lalu berkata: ‘Ceritakan padaku perihal Abu Bakr!’ Ayahku berkata: ‘Apakah engkau bertanya tentang Ash-Shiddiq?’, ‘Apakah engkau menyebutnya Ash-Shiddiq?’ Ayahku berkata ‘Celaka engkau, hamba yang lebih baik dariku telah menyebutnya Ash-Shiddiq, yakni Rasululloh, kaum Muhajirin dan Anshor. Barangasiapa tidak menyebutnya Ash-Shiddiq niscaya Alloh tidak akan membenarkan ucapannya. Pergilah dan cintailah Abu Bakr dan Umar serta berikanlah loyalitasmu kepada keduanya. Apa yang terjadi setelah itu maka dirikulah menjadi tebusannya!’”

    Demikianlah sekilas keutamaan Abu Bakr. Beliau adalah sahabat yang paling utama, paling berani, paling taat, dan paling mulia. Selayaknyalah beliau mejadi suri teladan bagi setiap muslim setelah Rasululloh.

    (Disarikan dari terjemahan: Al-Ibanah Lima lish Shahabah minal Manzilah wal Makaanah)

    ***

    Dari Sahabat

     
  • erva kurniawan 1:56 am on 30 January 2011 Permalink | Balas
    Tags: , , , , , ,   

    Abu Bakar Ash Shidiq Khalifah Rasulullah 

    Abu Bakar Ash Shidiq Khalifah Rasulullah

    Penulis: Al-Ustadz Ahmad Hamdani Ibnu Muslim

    Siapa yang tak mengenal Abu Bakar Ash-Shiddiq radiallahuanhu, seorang khalifah besar pengganti Rasulullah, manusia paling mulia dari umat Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam. Bukan hanya kaum muslimin yang mengenalnya, bahkan orang-orang kafir pun mengenalnya. Panglima besar yang berhasil menundukkan kekuatan dan kecongkakan negara super power Romawi. Dialah Abdullah bin ‘Utsman bin ‘Amir bin Ka’ab bin Sa’d bin Taim bin Murrah bin Ka’ab bin Luai yang lebih dikenal dengan sebutan Abu Bakar Ash-Shiddiq radiallahuanhu.

    Ibunya menjelaskan, suatu saat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melihat Abu Bakar lalu menjulukinya ‘atiiqullah minan nar, orang yang dibebaskan Allah dari api neraka. Ibunya bernama Ummul Khair As-Sahmi binti Shakhr bin ‘Amir, wafat dalam keadaan memeluk Islam.

    Keagungan dan kemuliaan Abu Bakar bukan karena ketampanan dan kegagahannya, akan tetapi karena keimanan yang kokoh di hati yang membuahkan pembenaran terhadap semua apa yang dikabarkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Secara fisik ia seorang yang berbadan kurus, berdahi menonjol, berpundak sempit, berwajah cekung dan pinggang kecil.

    Di saat semua orang meragukan dan mendustakan apa yang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sampaikan, dia seorang diri membenarkannya. Ia rela merobek habis robekan demi robekan bajunya untuk menyumbat setiap lubang yang ada di dalam gua di malam hari karena takut binatang penyengat yang bersembunyi di dalamnya keluar mengganggu Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam ketika orang-orang musyrik mengepung keduanya. Pagi harinya, Rasulullah menanyakan di mana pakaiannya. Setelah tahu apa yang terjadi, Rasulullah mendoakannya menjadi orang yang mempunyai derajat tinggi di jannah.

    Ia memiliki beberapa anak. Dari perkawinan dengan Qutaibah dihasilkan Abdullah yang ikut perang di Thaif dan Asma’, istri Az-Zubair. Qutaibah kemudian dicerai dan wafat pada usia 100 tahun. Perkawinannya dengan Ummu Ruman melahirkan ‘Aisyah x (istri Rasulullah) dan Abdurrahman. Sebelum masuk Islam, Abdurrahman masuk dalam barisan kaum musyrikin yang memerangi Rasulullah. Namun dalam perang Badr ia baru masuk Islam.

    Dari istrinya yang lain yang bernama Asma’ binti ‘Umais melahirkan Muhammad dan dari Habibah binti Kharijah bin Zaid melahirkan Ummu Kultsum x yang dinikahi shahabat Thalhah bin Ubaidillah z.

    Dari sisi keilmuan, Abu Bakar radiallahuanhu melebihi shahabat lainnya. Banyak fatwa yang ia keluarkan di hadapan Rasulullah dan beliau menyetujuinya. Diangkatnya Abu Bakar menjadi imam shalat pengganti Rasulullah r, ditambah adanya hadits yang memerintahkan kaum muslimin untuk kembali kepada “dua bulan” (Abu Bakar dan ‘Umar) bila mengalami suatu perselisihan, menjadi saksi atas ketinggian ilmunya. Karenanya, sewaktu Rasulullah wafat orang-orang Muhajirin dan Anshar sepakat membaiatnya menjadi khalifah.

    Ia seorang khalifah yang adil, tidak bergaya hidup mewah dan rendah hati. Tak lama setelah diangkat jadi khalifah ia berkata, bahwa ia bukanlah orang yang terbaik, memerintah rakyatnya mengikuti syariat dan tidak mengadakan bid’ah. Bila ia baik minta diikuti dan bila menyimpang ia minta diluruskan.

    Abdullah bin ‘Umar c mengabarkan bahwa Abu Bakar radiallahuanhu sakit karena wafatnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam hingga menyebabkan kematiannya. Ahli sejarah menulis Abu Bakar z wafat antara waktu Maghrib dan ‘Isya pada hari Rabu bulan Rabi’ul Awwal tahun 13 H, dalam usia 63 tahun.

    Wallahu a’lam.

    ***

    Bacaan: Shifatush Shafwah, Al-Imam Ibnul Jauzi

    sumber : http://www.asysyariah.com

     
  • erva kurniawan 1:43 am on 29 January 2011 Permalink | Balas  

    Budaya Malu Sebagai Obat Bangsa 

    Budaya Malu Sebagai Obat Bangsa

    Di sebuah jalan sunyi yang menghubungkan ibu kota sebuah propinsi dengan kabupaten penunjangnya kerap dilakukan operasi lalu-lintas. Beredar prasangka bahwa operasi ini tidak dinaungi aspek legal yang mencukupi. Hingga suatu hari muncul sebuah kehebohan. Di tembok rendah pembatas jalan serta di sebuah baliho iklan real estate yang berukuran cukup besar, terlihat grafiti bertuliskan, “Bawa pulang uang haram tidak malu, tanya kenapa?” Tulisan ini rupanya “bertuah”. Sejak itu tidak ada lagi operasi lalu-lintas yang digelar di sana.

    Fenomena ini sungguh menarik untuk diperdebatkan. Apakah budaya malu masih mendapat tempat dalam proses penyembuhan bangsa yang tengah sakit? Sebagai gambaran, saat ini bangsa Indonesia tengah terjebak dalam pusaran arus involutif. Di mana ciri-ciri kemunduran akhlak telah menggejala dan merasuki hampir semua proses kehidupan. Perilaku dan budaya instan tidak hanya terjadi di lembaga-lembaga formal saja melainkan sudah menjalar ke dalam institusi rumahtangga dan keluarga.

    Sebagai makhluk sosial, Allah SWT telah mengaruniakan kemampuan kepada manusia untuk membangun komunikasi serta interaksi. Dalam kedua proses tersebut terjalin suatu mekanisme pendistribusian tanggung jawab. Ada hal-hal yang secara aklamasi disepakati menjadi bagian tanggung jawab bersama (social obligation). Dalam konteks agama biasa disebut fardhu kifayah. Social obligation ini adalah keniscayaan yang dikaruniakan Allah dalam rangka fastabiqul khairaat, atau berlomba untuk menyebarkan kebajikan bersama. Dan, rasa malu merupakan salah satu parameter untuk mengukur seberapa besar kontribusi seseorang dalam menjalankan kewajiban sosialnya.

    Peran seseorang dalam masyarakat dapat ditentukan melalui tingkat asertifitas, atentifitas dan empatifitasnya. Budaya malu yang bersifat inter dan transpersonal ini akan menempatkan seseorang untuk berkontemplasi dan melakukan introspeksi diri, apakah dirinya sudah cukup berkontribusi? Apakah dirinya sudah cukup kooperatif dan tidak menjadi ganjalan dalam perputaran roda kehidupan umat? Apakah dirinya sudah berada dalam posisi yang tidak mempermalukan dirinya sendiri melalui pengaburan dan pembonsaian potensi?

    Efektifitas budaya malu dan penanaman benih rasa malu sebagai bagian dari iman kiranya tepat dijadikan sebagai salah penangkal budaya korupsi, baik yang bersifat sistemik-struktural-kultural, maupun yang bersifat legal-formal.

    Adakah korupsi yang legal dan formal? Ada, yaitu korupsi yang secara syariat benar tetapi diinisiasi oleh niat yang keliru (tidak lurus). Misalnya, sekelompok eksekutif berkolaborasi dengan sekelompok legislator untuk menghasilkan regulasi yang bersifat menguntungkan secara sementara. Keuntungan yang diperoleh sudah ditaksir dan diperhitungkan akan mendatangkan keuntungan bagi daerah dan kelompoknya di waktu mereka masih berkuasa serta beberapa waktu sesudahnya. Hanya itu saja. Niat ini jelas sedari awal sudah mengelimininasi kemungkinan terciptanya multiplier effect yang akan bergulir secara perlahan tapi pasti. Bahkan dapat menjamin kesejahteraan banyak orang secara berkesinambungan (continuity and sustainable).

    Upaya konstruktif untuk menghilangkan kesempatan munculnya multiplier effect yang menguntungkan ini tentu akan dihisab sebagai proses yang tergolong ke dalam penyakit hati (serakah, rakus, atau tamak). Banyak kebijakan yang bisa menjadi contoh kasus. Pengenaan biaya yang tinggi dan proses birokrasi perizinan yang rumit misalnya. Lalu pengenaan pungutan dan pajak daerah yang hanya berorientasi pada peningkatan pendapatan daerah tanpa disertai adanya regulasi tata ruang, peruntukan wilayah dan penyediaan infrastruktur penunjang lainnya.

    Bila terakumulasi, kondisi ini akan melahirkan iklim bisnis tidak kondusif. Banyak perusahaan akan buka-tutup, dan tidak langgeng dalam menjalankan poses bisnisnya karena overhead cost yang tinggi. Dampak lanjutannya adalah tidak terserapnya tenaga kerja lokal dan juga tidak bergulirnya efek dan dampak mutual benefit dari sebuah lingkungan usaha (business environment). Pendapatan asli daerah memang akan berkontraksi sesaat, di mana pendapatan dari sektor pungutan, bea, dan pajak akan meningkat, tapi setelah itu akan terjadi deselerasi atau perlambatan dalam proses investasi.

    Bila kita masih memiliki budaya malu, maka kebijakan dan pengkondisian instan seperti ini akan segera kita hindari. Mengapa? Sebab kita malu karena tidak mensyukuri nikmat Allah berupa akal budi. Kita pun akan malu bila dikenal sebagai generasi perompak oleh anak cucu. Generasi yang menguras harta negara yang seharusnya dimiliki bersama serta dioptimalkan pemanfaatannya secara berkesinambungan. Dalam kondisi kita memiliki rasa asertif, atentif dan empatif, maaliyah ijtima’iyah (harta karun sosial) ini akan menjadi kunci pembuka gerbang makhroja, gerbang yang mengawali sebuah jalan keluar dari berbagai macam kebuntuan dalam hidup. Wallaahu a’lam.

    ( tauhid nur azhar)

    Sumber: Republika

     
  • erva kurniawan 1:50 am on 28 January 2011 Permalink | Balas  

    Bisakah Manusia Bertahan dari Kepunahan? 

    Teknologi bisa berarti bencana bagi manusia — menggiring manusia ke kepunahannya sendiri.

    Manusia mampu bertahan di zaman es (ice age) dan pandemi penyakit berbahaya — hingga mampu menjadi spesies dominan di Bumi.

    Manusia juga mampu beradaptasi hampir di mana saja di muka Bumi, dan memanfaatkan kekuatan alam, memecah atom dan menyambungkan DNA untuk membuat spesies baru. Namun, para ilmuwan memperingatkan, teknologi bisa berarti bencana bagi manusia — menggiring manusia ke kepunahannya sendiri.

    Manusia harus belajar bijak menggunakan teknologi, misalnya untuk mencegah bencana alam seperti tumbukan asteroid. Juga bijak menghindari kemusnahan diri sendiri dengan berhati-hati menggunakan bioteknologi dan nanoteknologi.

    “Saat sebuah peradaban memiliki kekuatan luar biasa dalam mengendalikan alam, memanipulasinya, dan semakin kuat dalam hal peralatan dan kemampuan, risikonya makin besar,” kata antropolog sosial dan direktur Global Warming Policy Foundation di London, Inggris, seperti dimuat laman LiveScience.

    Teknologi membuat manusia menjadi superior dalam jangka panjang, namun sejarah membuktikan ini bisa jadi bencana. Misalnya, perang nuklir di era perang dingin antara Amerika Serikat dan Uni Soviet. Atau saat Hiroshima dan Nagasaki luluh lantak akibat bom atom. Namun, nuklir bukan satu-satunya teknologi bermata dua.

    ***

    “Tantangan terbesar yang kita miliki adalah bahwa teknologi berkembang dengan kecepatan eksponensial. Artinya, kemampuan mempengaruhi dunia dan masyarakat secara keseluruhan beralih, dari entitas pemerintah ke sekelompok orang, bahkan individu,” kata Peter Diamandis, Ketua dan CEO X Prize Foundation.

    Teknologi memungkinkan hampir semua orang untuk mengubah dunia dalam waktu dekat, untuk lebih baik atau justru lebih buruk.

    Sebagai contoh, peta digital sekuens DNA dan peralatan laboratorium yang  lebih murah  memungkinkan individu mendesain organisme sintetis baru yang bisa merevolusi dunia pengobatan atau era baru energi bersih.

    Sebaliknya, itu bisa memberi ruang para individu untuk menyebarkan penyakit baru yang mematikan — versi rekayasa ulang virus influenza 1918 yang menewaskan 50 juta orang.

    Menurut Diamandis, tantangan terbesar datang dari bioteknologi. Menyusul, perkembangan nanoteknologi, dan kecerdasan artifisial (artificial intelligence atau AI) — mahluk buatan manusia bisa menyaingi kecerdasan penciptanya.

    Jika di masa depan, AI — dalam bentuk robot misalnya — menjadi makin cerdas dan tak terkendali, manusia mungkin menghadapi situasi yang sama berbahayanya dengan gempuran mahluk luar angkasa.

    Soal ancaman dari luar planet Bumi, astrofisikawan Stephen Hawking bahkan telah mengeluarkan peringatan agar manusia tidak melakukan kontak dengan para alien — meski eksistensi mahluk luar angkasa belum dipastikan.

    Namun, ancaman nyata dari laur angkasa bisa datang dalam bentuk yang lebih ‘masuk akal’ — asteroid raksasa bisa sewaktu-waktu menghantam Bumi. Manusia bisa saja bernasib sama dengan Dinosaurus, punah.

    ***

    Salah satu tantangan terbesar yang juga dihadapi manusia saat ini adalah perubahan iklim. Para ilmuwan bahkan memperkirakan dengan perubahan iklim yang tak terkendali, manusia akan punah hanya dalam waktu 100 tahun.

    Frank Fenner, ahli mikrobiologi  Universitas Nasional Australia (ANU) —  yang membantu melenyapkan penyakit cacar — mengatakan pada  The Australia bahwa ia percaya kelebihan penduduk, perusakan lingkungan dan terutama perubahan iklim akan ‘mengunci’ nasib manusia.

    Para ilmuwan mendorong manusia untuk bertindak mengurangi dampak perubahan iklim.

    Menurut ahli geokimia dan ilmuwan iklim dari Columbia University Lamont-Doherty Earth Observatory,  New York mengatakan solusi teknologi perubahan iklim sudah ada. Tapi Broecker skeptis pemerintah atau industri akan berusaha memperlambat naiknya kandungan karbon dioksida (CO2) ke atmosfer.

    “Kenaikan CO2 tidak akan membunuh banyak orang.”Tapi itu akan mengubah ekologi planet ini, mencairkan gunung es, mengasamkan lautan, mengubah ketersediaan air dan hasil budidaya pangan.” (umi)

    ***

    teknologi.vivanews.com/news/read/165680-bisakah-manusia-bertahan-dari-kepunahan-

     
  • erva kurniawan 1:50 am on 27 January 2011 Permalink | Balas  

    Khasiat Bawang Putih untuk Kerontokan Rambut 

    Khasiat Bawang Putih untuk Kerontokan Rambut

    Banyak cara untuk mengatasi kerontokan rambut. Selain menggunakan tonik, ternyata bawang putih juga bisa jadi solusi.

    Hal ini disebabkan oleh kandungan sulfur pada bawang putih. Sulfur yang terdapat pada bawang putih dipercaya dapat menyuburkan rambut.

    Seperti yang dikutip medic magic, sebuah teori mengatakan bahwa jumlah sulfur yang cukup pada rambut akan meregenerasi folikel rambut. Regenerasi ini efektif untuk merangsang pertumbuhan rambut kembali.

    Oleh sebab itu, penambahan ekstrak bawang putih dalam shampo bisa membantu untuk menjaga rambut untuk tetap kuat, mencegah kerusakan dan kerontokan rambut. Bagi mereka dengan rambut kering atau kulit kepala gatal, shampo dengan tambahan bawang putih juga memberikan solusi untuk gejala menjengkelkan tersebut.

    Selain dicampurkan dalam shampo, Anda juga bisa melakukan perawatan sebelum tidur dengan bawang putih. Potong satu siung bawang putih menjadi dua, lalu gosokkan pada kulit kepala dan rambut. Tunggu selama satu jam kemudian pijat kulit kepala dengan minyak zaitun.

    Dengan rajin melakukan perawatan tersebut, rambut akan lebih bervolume. Lakukanlah perawatan satu atau dua kali seminggu.

    (kik/kik)

    ***

    Kiki Oktaviani – wolipop

    http://www.wolipop.com/read/2010/10/29/091242/1478377/234/khasiat-bawang-putih-untuk-kerontokan-rambut?w992201835

     
  • erva kurniawan 1:01 am on 26 January 2011 Permalink | Balas  

    Mengasuh Anak Bikin Wanita Hidup Lebih Lama Ketimbang Pria 

    Merry Wahyuningsih – detikHealth

    Jakarta, Jumlah penduduk wanita di dunia terhitung lebih banyak ketimbang pria. Hal ini salah satunya karena wanita bisa bertahan hidup lebih lama di planet ini. Mengapa demikian?

    Alasan utama yang membuat wanita hidup lebih lama adalah kepeduliannya terhadap kesehatan dan anak.

    Hal ini berdasarkan pada teori care-giving (pengasuhan), yang menyatakan bahwa orang akan bertahan hidup lebih lama bila dapat mementingkan kesejahteraan dan mengasuh anak-anaknya.

    Hampir sama dengan manusia, pejantan dari beberapa jenis primata lain yang terlibat dalam perawatan dan pengasuhan anak memiliki harapan hidup yang sebanding dengan betina, contohnya dalam spesies siamang (sejenis monyet).

    Mengapa teori care-giving dapat berisiko pada pada harapan hidup?

    Berdasarkan penelitian, pria biasanya lebih nekat dan sembrono ketimbang wanita, sehingga kaum adam cenderung tidak telaten untuk mengasuh dan merawat anak. Perbedaan tersebut dijelaskan karena adanya paparan testosteron pralahir di otak.

    “Perbedaan gaya hidup yang berisiko pada gender sangat berpengaruh pada harapan hidup, sedangkan perbedaan biologis seperti tingkat metabolisme, kromosom-Y, testosteron dan estrogen juga berpengaruh tapi tidak terlalu besar,” ujar Dr Will Courtenay, peneliti dan penulis The Journal of Men’s Studies, seperti dilansir dari PsychologyToday, Selasa (17/8/2010).

    Hal ini membuat pria lebih suka melakukan tindakan yang berisiko dan ekstrem, sedangkan wanita lebih cenderung menghindari risiko terutama bila sudah memiliki keluarga dan anak.

    Tindakan berisiko lebih mungkin membuat pria mengalami kekerasan, kecelakaan atau risiko lain yang membuatnya tak bisa bertahan hidup lebih lama.

    Sebenarnya memiliki anak juga dapat berpengaruh pada pria. Terbukti bahwa pria yang menikah dan memiliki anak cenderung menghindari kegiatan yang berisiko ketimbang pria lajang. Pria menikah juga dilaporkan memiliki harapan hidup lebih lama ketimbang pria lajang.(mer/ir)

    ***

    health.detik.com/read/2010/08/17/123049/1421855/764/mengasuh-anak-bikin-wanita-hidup-lebih-lama-ketimbang-pria?l993306763

     
  • erva kurniawan 1:59 am on 25 January 2011 Permalink | Balas
    Tags: manfaat buah sirsak, obat kanker, sirsak   

    Ini Dia Keistimewaan Sirsak Sebagai Obat Kanker 

    Ini Dia Keistimewaan Sirsak Sebagai Obat Kanker

    Banyak herbal yang bisa digunakan untuk mengobati kanker. Dari banyak herbal tersebut sirsak punya keunggulan dibanding yang lain. Sifatnya yang istimewa ini yang membuat penemuan khasiat sirsak untuk kanker disembunyikan bertahun-tahun oleh perusahaan farmasi.

    Sirsak diketahui bisa mencegah dan juga ampuh untuk mengobati beberapa jenis kanker. “Untuk sirsak sendiri telah diteliti dapat mengobati kanker usus besar (colon), kanker paru-paru, kanker pankreas, kanker prostat dan juga kanker buah dada (payudara),” dr Hardhi Pranata, SpS selaku Ketua Umum Perhimpunan Dokter Herbal Medik Indonesia (PDHMI), saat dihubungi detikHealth, Senin (25/10/2010).

    Bagian sirsak yang bermanfaat untuk obat kanker yaitu batang, daun dan juga buahnya atau dalam bentuk jus. Buahnya bisa dimakan langsung, dibikin jus, atau daunnya direbus kemudian hasil rebusannya diminum.

    “Bisa dengan cara minum jus buah sirsak, atau dengan cara merebus 9 lembar daun sirsak dan minum air rebusan tersebut lalu dimonitor keadaannya. Biasanya nafsu makan akan meningkat dan pertumbuhan sel-sel kankernya akan terhambat,” ungkapnya.

    Apa keistimewaan sirsak?

    dr Hardhi menungkapkan sirsak mengandung senyawa saponin, polifenol dan juga bioflavonoid yang memiliki khasiat sebagai antioksidan. Nah, cara membunuh sel kanker oleh sirsak inilah yang berbeda dengan herbal lainnya. Sirsak hanya membunuh sel-sel yang tumbuhnya abnormal atau sel-sel spesifik seperti radikal bebas yang ada sel-sel kankernya. Tapi sirsak tidak merusak sel-sel yang sehat.

    Selain memiliki rasa yang enak, buah sirsak ini juga membantu memelihara kesehatan, mencegah penyakit serta mengobati penyakit. Hal ini karena buah sirsak juga bisa menurunkan tekanan darah, anti parasit, obat penenang yang berfungsi mengatasi depresi, meningkatkan kekebalan tubuh, radang sendi dan juga untuk asam urat.

    “Konsumsi buah sirsak ini harus digalakkan lagi agar tidak punah, karena banyak manfaat yang bisa didapatkan dengan mengonsumsi buah ini,” ujar dokter yang praktik di RSPAD Gatot Subroto ini.

    Untuk di Indonesia sendiri penelitian mengenai khasiat sirsak dan tanaman obat lainnya ini akan dilakukan dalam waktu dekat. Dalam studi ini RS Kanker Dharmais akan bekerja sama dengan Nanjing University of Chinese Medicine yang difasilitatori oleh PDHMI. Dalam penelitian ini akan dilakukan terapi kombinasi antara obat-obatan dan juga herbal.

    “MoU kerja sama ini sudah ditanda tangani dan diperkirakan mulai bulan Desember sudah mulai dilakukan penelitian di Indonesia,” imbuhnya.

    dr Hardhi menuturkan di Nanjing University sendiri sudah dilakukan terapi kombinasi ini, dan didapatkan pasien-pasien kanker di sana tidak mengalami mual, rambut rontok, berat badan menurun dan bisa tetap berjalan-jalan seperti biasa.

    Diharapkan dengan adanya terapi kombinasi ini bisa mengurangi efek samping dari terapi standar kanker yang dilakukan seperti kemoterapi, radiasi atau operasi, serta dapat mengurangi jumlah kemoterapi yang seharusnya dilakukan oleh si pasien.

    Selain sirsak, ternyata masih banyak lagi tumbuhan dan buah-buahan yang diketahui memiliki efek anti kanker, seperti:

    1. Tomat diketahui dapat mengobati kanker prostat, dengan cara mengonsumsi tomat yang sudah direbus.
    2. Cabe merah diketahui dapat mencegah kanker usus besar jika dikonsumsi dalam jangka waktu lama.
    3. Biji anggur juga diketahui memiliki senyawa anti kanker, karenanya kalau mengonsumsi anggur cari yang memiliki biji dan makan bersama kulitnya.
    4. Daun sirih merah diketahui sebagai anti kanker payudara dengan cara direbus.
    5. Temulawak diketahui memiliki zat aktif cursil yang bersifat sebagai anti inflamasi, anti liver dan juga anti kanker.

    “Sebagian tumbuhan obat di Indonesia mengandung obat anti kanker, seperti sitotoksin yang memiliki kemampuan untuk membunuh dan mendeteksi sel-sel yang tumbuhnya tidak normal. Senyawa-senyawa di dalam tumbuhan ini bisa berfungsi dalam bentuk gabungan tapi ada juga yang single,” ujarnya.

    ***

    http://www.detikhealth.com/read/2010/10/25/170814/1474420/763/ini-dia-keistimewaan-sirsak-sebagai-obat-kanker?l993306763

     
    • Abdul Mujib Al-Asyqiya 11:54 am on 2 Februari 2011 Permalink

      Subhanallah walhamdulillah wa laailaha illallaahu Wallahu Akbar…btapa bnyk karunia dariMU yaa RABB !! tetapkan hati kami dalam iman dan Islam^ ana dahulu suka mengkonsumsi buah sirsak yg udh masak tapi gak tahu apa manfaatnya..skrg ana akan mngembangkan sbg tanaman OBAT insya Allah^

    • sarifuddin arafah 10:56 pm on 18 Mei 2011 Permalink

      terimakasih atas artikel ini, semoga segala kegiatan kita dapat bernilai ibadah disisi-Nya

    • aisah 6:10 pm on 11 Agustus 2011 Permalink

      alhamdulillah, sy suka jus sirsak dan kebetulan dirumah tumbuh dg sendirinya, ternyata manfaanya besar sekali. terimakasih infonya semoga menjadi sehat semuanya.

  • erva kurniawan 1:26 am on 24 January 2011 Permalink | Balas  

    Masjid Megah Tapi Kosong 

    Pada saat ini ada beberapa orang yang membangun masjid yang mewah. Berbagai peralatan seperti sound system yang mahal juga ada di dalamnya.

    Namun karena mewah dan mahalnya barang-barang yang ada di dalamnya, akhirnya orang tidak bisa leluasa sholat di masjid tersebut. Sering masjid berada dalam posisi terkunci sehingga orang tidak bisa sujud di dalamnya. Pengurus masjid takut kalau-kalau barang-barang yang ada di masjid dicuri!

    Rasulullah SAW bersabda:”Akan datang suatu masa yang menimpa manusia; tidak ada Islam kecuali tinggal namanya saja, tidak ada Al Qur’an kecuali tinggal tulisannya saja, masjid-masjid mewah tetapi kosong dari petunjuk serta ulama’nya adalah orang yang paling jahat yang berada di bawah langit …” (HR. Al Baihaqi).

    Masjid jadi sarana untuk mempertontonkan kemewahan di tengah-tengah mayoritas rakyat yang hidup dalam kemiskinan. Itu adalah dosa besar. Belum lagi jika orang tidak bebas beribadah di dalamnya.

    Oleh karena itu hendaklah tidak membangun masjid mewah. Tapi bangunlah masjid seperti masjid Nabawi di mana di sana tersedia suffah tempat orang-orang miskin bernaung dan beribadah serta menuntut ilmu.

    Masjid yang didirikan dengan dasar takwa agar di dalamnya orang-orang bisa beribadah jauh lebih baik ketimbang masjid mewah yang kosong:

    “Sesungguhnya masjid itu yang didirikan atas dasar takwa (Masjid Quba) sejak hari pertama adalah lebih patut bagimu (Hai Muhammad) bersembahyang di dalamnya. Di dalamnya terdapat orang-orang yang ingin membersihkan diri……..”(At Taubah, 108).

    ***

    Dari Sahabat

     
    • radit20 8:29 pm on 24 Januari 2011 Permalink

      Saya juga heran…sewaktu sya jalan-jalan saya sempatkan di sebuah tempat masjid agung di ibukota jawa tengah. Saya coba sempatkan solat dhuhur disana… dari perjalanan Purwodadi. Ketika Adzan berkumandang… saya sedang berwudhu di area selatan dekat kantin / toko kecil. sekitar 2-3 menit adzan Qomat untuk segera melaksanakan solat sudah berkumandang. Dan sesaat saya bergegas menuju masjid dan masyaalloh… yang saya herankan dalam hati “cepat sekali adzan untuk segera solat…” dan yang kedua… di siang2 yg panas… keramik diluar ppun terasa panas… hingga saya sedikit berjalan cepat karena takut tidak keburu untuk solat jamaah….dalam hati saya berkata “Ya Alloh… jauh amat jaraknya di masjid yang megah ini, padahal hanya untuk solat dhuhur….”butuh waktu 3-4 menit untuk melaksanakan solat di dalam masjid ini dari jarak tempat wudhu yang dirasa terlalu jauh…
      wallahu’alam.

    • cheomi 9:37 pm on 29 Januari 2011 Permalink

      Emang semua hadis yg di katakan kanjeng nabi udah nampak dan udah kita rasakan sekarang.,.,.,
      akhir zaman udah banyak tanda-tandanya, kebanyakan manusia sekarang gak terlalu memikirkan hal semacam itu,.,.,!!!! tersibukkan oleh hal yang sia-sia saja,.,.,.!!!
      Allahumma ‘ighfirlana dunubana.,.,.,.,

  • erva kurniawan 1:10 am on 23 January 2011 Permalink | Balas  

    Si Bibi 

    Sudah hampir 1 bulan ini, di rumahku ada Si Bibi, yang membantu istriku dalam membereskan rumah dan mengerjakan ini-itu termasuk pekerjaan rumah seperti mencuci dan memasak.

    Si Bibi berasal dari golongan kurang mampu, tinggal di dan mengontrak 1 kamar ukuran 3x3m. Si Bibi tinggal bersama ketiga anaknya, sedangkan suami Si Bibi sudah meninggal sekitar 10thn lalu. Anak yang paling kecil SD dan anak yang kedua SMP, anak pertama di STM. Alhamdulillah setelah Si Bibi ngurus ke RT-RW dan lembaga yang terkait akhirnya anak kedua dan ketiga mendapatkan bebas biaya sekolah. Kadangkala (atau seringkali?) anak-anak Si Bibi memilih untuk berjalan kaki menuju sekolah agar bisa mengirit pengeluaran atau memang karena tidak punya uang, padahal jarak rumah sampai ke sekolahan cukup jauh.

    Si Bibi datang ke rumahku dari jam 7 pagi dengan berjalan kaki dari rumahnya, sekitar setengah jam. Si Bibi pulang setelah kerjaan nya dirumahku selesai, biasanya sampai jam 2an. Dan biasanya istriku membekali Si Bibi dengan makanan seadanya, senang sekali hati kami ketika Si Bibi tersenyum senang ketika menerima bekal yang istriku berikan.

    Pernah kami datang ke rumah kontrakannya untuk melihat langsung kondisi Si Bibi dengan anak-anaknya. Yah ternyata kondisi Si Bibi memang seperti yang Si Bibi ceritakan, bahkan kami ditawarkan untuk makan bekal yang kami berikan pada hari itu.. yah mungkin memang karena tidak ada makanan yang lain yang bisa Si Bibi tawarkan.

    Beberapa hari setelah itu, istriku bertanya ke Si Bibi, biasanya Si Bibi+anak-anaknya makan sama apa, ternyata hanya dengan garam. Kalo dibawain bekal dari istriku, ya saat itulah mereka makan dengan lauk.

    Si Bibi cerita bahwa Si Bibi pernah didatangi oleh seorang pastur yang menawarkan uang 2juta dan komputer untuk anaknya dengan syarat Si Bibi dan anak-anaknya mau pindah ke agama si pastur… ternyata Si Bibi menolak tawaran si pastur itu, ckckckc.. itu adalah sesuatu yang mengagumkan untuk orang dengan kondisi seperti Si Bibi yang bisa menolak tawaran yang cukup menggiurkan seperti itu.

    Sejak awal Januari ini, ibunya Si Bibi masuk rumah sakit, rumah sakit immanuel, ibunya Si Bibi mesti dirawat di rumah sakit dikarenakan ada masalah dengan ginjalnya, dan kemarin Si Bibi bilang kepada kami untuk meminjam sejumlah uang untuk digunakan untuk pembayaran rumah sakit dan Si Bibi bilang akan bekerja di rumah kami tanpa dibayar, Si Bibi memperlihatkan photocopy-an struk dari rumah sakit dimana biaya rumah sakit memerlukan dana 7,5juta, dengan berbekal photocopy-an struk dari rumah sakit itu juga, Si Bibi mendatangi jamaah shalat jum’at mengharapkan bantuan dari mereka, informasi terakhir, Si Bibi cerita kalo dokter rumah sakit menawarkan kepada Si Bibi untuk tidak membayar biaya rumah sakit alias gratis tidak perlu membayar biaya 7,5juta tersebut dengan syarat Si Bibi mau di baptis dan ternyata diluar perkiraan, Si Bibi dengan tegas menolak tawaran pihak rumah sakit tersebut, Si Bibi bilang “ngga..ngga.. ngga mau saya.. saya akan berusaha melunasi biaya rumah sakit!!…”

    Aku dan istriku hanya bisa memberikan sejumlah uang walaupun tadinya uang itu aku alokasikan untuk membantu adikku yang akan menikah, belum lagi tabungan ku yang tak seberapa tidak cukup untuk persiapan kepindahanku ke Jakarta.

    Dengan bekal sejumlah uang dari kami dan tambahan uang yang Si Bibi peroleh dari meminta sumbangan dan kumpul2 dari sumber lainnya yang kami yakin tidak sampai 7,5juta, Si Bibi akan mencoba agar pihak rumah sakit mau menerima uang seadanya untuk membayar semua biaya rumah sakit tersebut.

    Sampai saat ini Si Bibi masih terus berusaha untuk mendapatkan tambahan bantuan, segala cara Si Bibi lakukan kecuali sampai pindah agama.

    teman-teman..

    Kami hanya mengharapkan minimal do’a dari teman-teman untuk Si Bibi, semoga Si Bibi dapat terus istiqamah dalam iman nya kepada Allah swt. Dan semoga Si Bibi diberikan kemudahan dalam menghadapi berbagai kesulitan yang Si Bibi dan anak-anaknya hadapi.

    Ada satu pernyataan Si Bibi yang mungkin akan selslu terngiang dibenak kami, Si Bibi bilang, “yah ngga apa-apa saya susah hidup di dunia, asal ngga susah di akhirat”.

    ***

    Dari Sahabat

     
    • saeful hasan 6:42 am on 23 Januari 2011 Permalink

      luar biasa trmaksih artikelnya kata kata anda sangat berguna sekali buatku amin semoga si bibi bisa istiqomah

    • hilmi 9:46 am on 24 Januari 2011 Permalink

      terima kasih mas atas artikelnya. Saya menjadi tergugah atas hidup ini. Ijin share biar yang lain bisa memetik hikmahnya

  • erva kurniawan 1:34 am on 22 January 2011 Permalink | Balas
    Tags: , indikator global warming,   

    10 Indikator Kesehatan Bumi 

    Jakarta, Adanya pemanasan global tentu saja membuat planet bumi mengalami perubahan. Banyak teori yang menyatakan bahwa planet ini sudah tidak sehat. Ada beberapa indikator yang bisa menjadi penentu yang menyatakan status kesehatan bumi.

    Dilansir dari LiveScience, Selasa (20/7/2010), berikut 10 tanda yang menentukan apakah bumi sehat atau tidak:

    1. Melelehnya es di Arktik (Kutub Utara)

    Studi terbaru memperkirakan bahwa perairan Arktik bisa meleleh dan bebas dari es pada musim panas minimal 30 tahun lebih cepat dari perkiraan sebelumnya. Melelehnya es di Kutub Utara ini bisa memperkuat kecenderungan pemanasan global dan membahayakan penghuni Kutub Utara sendiri, dari manusia hingga beruang kutub.

    2. Runtuhnya lapisan es Antartika (Kutub Selatan)

    Wilkins adalah salah satu dari sembilan lapisan es Antartika yang telah surut atau runtuh dalam beberapa dekade terakhir. Lapisan es yang runtuh paling dramatis adalah Larsen A dan B, yang runtuh secara tiba-tiba pada tahun 1995 dan 2002.

    3. Lubang di lapisan ozon

    Lapisan ozon melindungi penghuni bumi dengan menyerap sinar ultraviolet berbahaya. Tapi banyaknya penggunaan bahan kimia dan polutan dapat membuat lubang besar di lapisan ozon. Dibutuhkan waktu hingga puluhan tahun untuk dapat memulihkan lapisan ozon seperti semula.

    4. Meluasnya zona laut mati

    Zona laut mati adalah kantong laut yang mana oksigen habis sehingga banyak ikan, kerang dan spesien lain yang tidak dapat bertahan hidup, seperti terdapat di Teluk Meksiko. Zona ini terbentuk ketika pupuk tercecer dari sungai dan membuat banyak alga (tumbuhan laut yang memproduksi oksigen) mati dan membusuk.

    5. Krisis karang laut

    Terumbu karang adalah habitat laut yang penting bagi kebanyakan spesies laut. Tapi beberapa dekade terakhir, banyak terumbu karang yang mengalami krisis karena adanya penangkapan ikan yang berlebihan, polusi laut, penyakit, pemanasan dan pengasaman air laut. Perairan samudera menjadi lebih asam karena menyerap karbon dioksida dari atmosfer. Artinya, semakin banyak polusi udara, makin asam air laut.

    6. Penebangan hutan

    Kawasan hujan, khususnya hutan hujan merupakan bidang utama keanekaragaman hayati, hutan juga menyerap karbon dioksida dan menghasilkan oksigen. Tapi laju penebangan hutan secara global bisa mencapai sekitar 32 juta hektar per tahun. Selain itu, kekeringan yang disebabkan oleh pemanasan global dapat memperburuk situasi hutan di beberapa daerah.

    7. Pencemaran air

    Dua per tiga dari planet bumi ditutupi dengan permukaan air. Bila air tercemar, tentu saja dapat menyebabkan makhluk hidup di bumi tidak bisa hidup. Dampak pemanasan global juga mengubah pola ketersediaan air untuk minum dan pertanian.

    8. Penumpukan gas rumah kaca di atmosfer

    Karbon dioksida dan gas penangkap panas lainnya adalah polutan yang dapat meningkatkan emisi gas rumah kaca. Banyaknya gas buangan pabrik dan kendaraan akan memperbanyak jumlah emisi gas rumah kaca ini.

    9. Hewan terancam punah

    Ketika habitatnya berubah dan terancam, hewan-hewan yang ada di dalamnya juga mendapat tekanan. Daftar Merah 2008 dari spesies langka yang diterbitkan oleh World Conservation Union mengidentifikasikan hampir 45.000 spesies yang terancam punah.

    10. Pesatnya laju pertumbuhan penduduk

    Pada tahun 2007, populasi dunia melebihi 6 miliar. Tahun itu juga menandai pertama kalinya dalam sejarah lebih banyak orang tinggal di perkotaan daripada daerah pedesaan. Enam miliar penduduk ini terus bersaing untuk mempertahankan hidup dengan sumber daya alam yang sebenarnya terbatas, seperti air, makanan dan bahan bakar. (mer/ir)

    ***

    health.detik.com/read/2010/07/20/175049/1403187/766/10-indikator-kesehatan-bumi?l991101755

     
    • saldy 11:47 am on 22 Januari 2011 Permalink

      wah mantap nih artikelnya…kasihan anak cucu kita dapat warisan bumi dalam keadaan sakit

    • arfah 4:15 pm on 24 Januari 2011 Permalink

      bumi harus dilestarikan…

    • said sohcay 4:09 pm on 25 Januari 2011 Permalink

      mestinya kita pandai- pandai merawat bumi

  • erva kurniawan 1:25 am on 21 January 2011 Permalink | Balas  

    Energi Pelukan 

    Oleh Azimah Rahayu

    Suatu hari di gua Hira, Muhammad SAW tengah ber’uzlah, beribadah kepada Rabbnya. Telah sekian hari ia lalui dalam rintihan, dalam doa, dalam puja dan harap pada Dia Yang Menciptanya. Tiba-tiba muncullah sesosok makhluk dalam ujud sesosok laki-laki. “Iqra!” katanya.

    Muhammad SAW menjawab, “Aku tidak dapat membaca!” Laki-laki itu merengkuh Muhammad ke dalam pelukannya, kemudian mengulang kembali perintah “Iqra!” Muhammad memberikan jawaban yang sama dan peristiwa serupa pun terulang hingga tiga kali. Setelah itu, Muhammad dapat membaca kata-kata yang diajarkan lelaki itu. Di kemudian hari, kata-kata itu menjadi wahyu pertama yang yang diturunkan Allah kepada Muhammad melalui Jibril, sang makhluk bersosok laki-laki yang menemui Muhammad di gua Hira.

    Sepulang dari gua Hira, Muhammad mencari Khadijah isterinya dan berkata, “Selimuti aku, selimuti aku!”. Ia gemetar ketakutan, dan saat itu, yang paling diinginkannya hanya satu, kehangatan, ketenangan dan kepercayaan dari orang yang dicintainya. Belahan jiwanya. Isterinya. Maka Khadijah pun menyelimutinya, memeluknya dan mendengarkan curahan hatinya. Kemudian ia menenangkannya dan meyakinkannya bahwa apa yang dialami Muhammad bukanlah sesuatu yang menakutkan, namun amanah yang akan sanggup ia jalankan.

    **

    Suatu hari dalam sebuah pelatihan manajemen kepribadian. Para instruktur yang jugapara psikolog tengah mengajarkan berbagai terapi penyembuhan permasalahan kejiwaan. Dari semua terapi yang diberikan, selalu diakhiri dengan pelukan, baik antar sesama peserta maupun oleh instrukturnya.

    Namun demikian, mereka mempersilakan peserta yang tidak bersedia melakukan pelukan dengan lawan jenis untuk memilih partner pelukannya dengan yang sejenis. Yang penting tetap berupa terapi pelukan. Menurut mereka, pelukan adalah sebuah terapi paling mujarab hampir dari semua penyakit kejiwaan dan emosi. Pelukan akan memberikan perasaan nyaman dan aman bagi pelakunya.

    Pelukan akan menyalurkan energi ketenangan dan kedamaian dari yang memeluk kepada yang dipeluk. Pelukan akan mengendorkan urat syaraf yang tegang. Saya yang saat itu menjadi salah satu peserta, memilih menggunakan pilihan kedua ini. Pelatihan itu, di kemudian hari memberikan perubahan besar dalam stabilitas emosi dan kejiwaan saya.

    **

    Apa yang saya inginkan pertama kali ketika saya sedang bersedih, marah atau apapun yang secara emosi mengguncang perasaan saya? Dipeluk suami. Pelukan itu akan menenangkan saya, membuat saya nyaman dan tenang kembali. Apa yang kami berdua lakukan setelah berantem? Saling memeluk.

    Pelukan itu akan menurunkan tensi emosi di antara kami. Pelukan itu akan merekatkan kembali ikatan cinta di antara kami setelah luka dan kecewa yang sempat tertoreh. Pelukan itu, akan membuat kehidupan rumah tangga kami menjadi makin mesra. Segala sedih, segala marah, segala kecewa, dan segala beban hilang oleh kehangatan pelukan.

    Pelukan itu, kemudian tidak hanya berlaku ketika saya terguncang secara emosi. Setelah setahun lebih kami menikah, pelukan telah menjadi satu kebiasaan dalam hari-hari kami. Hal pertama yang saya lakukan ketika tiba di rumah sepulang dari kantor atau dari bepergian adalah memeluk suami. Memeluknya erat-erat. Itu saja. Tak Lebih. Hal pertama yang saya inginkan ketika saya bangun dari tidur adalah memeluk dan dipeluk suami saya. Memeluknya kuat-kuat. Itu saja.

    Bukan yang lainnya. Jika kami bangun pada jeda waktu yang tak sama, maka ‘utang’ kebiasaan itu dilakukan setelah shalat lail atau shalat subuh. Jika kami tidur di kamar yang berbeda, biasanya jelang subuh atau habis shubuh, salah satu dari kami akan menyusul yang lainnya. Hanya untuk satu hal saja: memeluk dan dipeluk.

    Saat malam menjelang tidur, kami terbiasa tiduran dan saling memeluk, berlama-lama sambil berbincang tentang aktifitas kami seharian. Ada kata-kata yang minimal tiga kali sehari saya ucapkan kepada suami saya, “I Love U” dan “Minta peluk!” Rasanya ada yang kurang jika kekurangan pelukan dalam sehari. Pelukan memberiku rasa aman dan nyaman. Pelukan, saya rasakan memberikan kehangatan yang tak tergantikan oleh apapun.

    **

    Berdasarkan hasil penelitian, kita butuh empat kali pelukan per hari untuk bertahan hidup, delapan supaya tetap sehat, dan dua belas kali untuk pertumbuhan. Jika ingin terus tumbuh, kita butuh dua belas pelukan per hari. Pelukan berkhasiat menyehatkan tubuh. Pelukan merangsang kekebalan tubuh kita. Pelukan membuat kita merasa istimewa. Pelukan memanjakan sifat kekanak-kanakan yang ada dalam diri kita. Pelukan membuat kita lebih merasa akrab dengan keluarga dan teman-teman.

    Riset membuktikan bahwa pelukan dapat menyembuhkan masalah fisik dan emosional yang dihadapi manusia di zaman serba stainless steel dan wireless ini. Bukan hanya itu saja, para ahli mengemukakan bahwa pelukan bisa membuat kita panjang umur, melindungi dari penyakit, mengatasi stress dan depresi, mempererat hubungan keluarga dan membantu tidur nyenyak. (The Aladdin Factor, Jack Canfield & Mark Victor Hansen.”)

    Helen Colton, penulis buku The Joy of Touching juga menemukan bahwa ketika seseorang disentuh, hemoglobin dalam darah meningkat hingga suplai oksigen ke jantung dan otak lebih lancar, badan menjadi lebih sehat dan mempercepat proses penyembuhan. Maka bisa dikatakan bahwa pelukan bisa menyembuhkan penyakit “hati” dan merangsang hasrat hidup seseorang.

    Berdasarkan hasil penelitian yang dikeluarkan oleh jurnal Psychosomatic Medicine, pelukan hangat dapat melepaskan oxytocin, hormon yang berhubungan dengan perasaan cinta dan kedamaian. Hormon tersebut akan menekan hormon penyebab stres yang awalnya mendekam di tubuh.

    Hasil hasil penelitian tersebut, memberikan keterangan ilmiah atas kecenderungan dalam diri setiap manusia untuk mendapatkan ketenangan dan kehangatan melalui pelukan. Penelitan tersebut memberikan fakta ilmiah atas besarnya energi yang dapat disalurkan melalui pelukan.

    Sayangnya, banyak dari kita dibesarkan dalam rumah yang di dalamnya pelukan adalah sesuatu yang tidak lazim, dan kita mungkin merasa tidak nyaman minta dipeluk dan memeluk. Kita mungkin pernah digoda sebagai “si anak manja” jika sering memeluk atau dipeluk Ayah, Ibu atau saudara kandung kita. Dan jadilah kita atau remaja-remaja kita saat ini, tumbuh dengan kekurangan energi pelukan.

    Bisa jadi, kekurangan energi pelukan ini adalah termasuk salah satu faktor yang menyebabkan maraknya kasus ketidakstabilan emosi manusia seperti yang terjadi belakangan ini: tingginya angka kriminalitas dan narkoba pada golongan anak dan remaja, kesurupan di berbagai sekolah dan sebagainya.

    Dan bisa jadi, sesungguhnya solusi untuk mengurangi berbagai permasalahan itu sebenarnya sederhana saja: Pemberian pelukan kasih sayang yang banyak kepada anak-anak dari orang tuanya. Bukankah Rasulullah sangat gemar memeluk isteri, anak, cucu, dan bahkan anak-anak kecil di lingkungannya dengan pelukan kasih sayang? Bahkan pernah ada satu kisah ketika Rasulullah mencium dan memeluk cucunya, seorang sahabat menyatakan bahwa hingga ia punya 10 orang anak, tak satu pun yang pernah ia curahi dengan peluk cium.

    Rasulullah saat itu berkomentar, “Sungguh orang yang tidak mau menyayang (sesamanya), maka dia tidak akan disayang.” (riwayat Al-Bukhari)

    Rasanya, sudah sangat cukup alasan bagi saya, untuk mencurahi anak saya nanti dengan pelukan kasih sayang. Insya Allah!

    ***

    Dari Sahabat

     
    • Ganang 3:30 pm on 7 Februari 2011 Permalink

      Sggh damai mbk jika kupeluk se2org yg kusyg. Dan jg brhrp tmukan seorg yg pnyayang. Amin..Mksh

    • yuni 4:29 pm on 27 April 2011 Permalink

      memang bener
      klau sdg di peluk orangtua saya, begitu indah,damai,tenang hidup ini.

  • erva kurniawan 1:21 am on 20 January 2011 Permalink | Balas  

    Peneliti Yakin Bumi Kiamat Tiap 27 Juta Tahun 

    Para peneliti kini 99 persen yakin bahwa peristiwa kehancuran massal di Bumi terjadi secara reguler, seteratur jarum jam berputar. Begitulah temuan para ilmuwan dari Universitas Kansas dan Smithsonian Institute di Amerika Serikat setelah mereka memetakan semua armagedon sejak 600 juta tahun yang lalu.

    Astrofisikawan dari Universitas Kansas, Dr. Adrian Melott, dan palaeontologis dari Smithsonian Institute, Dr. Richard Bambach, mengungkapkan dalam kurun waktu itu kiamat di Bumi terjadi setidaknya tiap 27 juta tahun sekali.

    Dan penyebab kiamat mendatang, menurut para peneliti itu, ternyata bukanlah pemanasan global.

    Lalu apa?

    Planet kita selalu melintasi hujan komet tiap 27 juta tahun, dan ternyata sangatlah jarang Bumi berhasil lolos dengan selamat. Selama 20 kali melewati cobaan maut itu, Bumi hanya berhasil lolos dari lubang jarum dan mempertahankan sebagian besar organisma biologis yang hidup di atasnya, sebanyak enam kali saja.

    Yang paling terkenal adalah bencana dahsyat 65 juta tahun lalu, saat asteroid selebar 15 kilometer menghantam Bumi–di titik yang sekarang merupakan wilayah Meksiko–dengan kekuatan miliaran kali bom atom dan lalu menyapu habis Dinosaurus dari muka Bumi.

    Lebih celaka lagi, periode putaran kiamat ini tak akurat betul. Terkadang, asteroid-asteroid menghantam semua makhluk hidup di muka bumi, 10 juta tahun lebih cepat dari yang semestinya.

    Tapi, janganlah buru-buru panik. Masih ada kabar baik.

    Ini menyangkut Nemesis, bintang kembar gelap dari matahari. Selama ini, Nemesis selalu dituding jadi biang keladi. Teori umumnya begini: tiap 27 juta tahun sekali, Nemesis melintasi sabuk raksasa debu dan es yang disebut awan Oort, dan gara-gara itu lalu melontarkan komet-komet ke Bumi.

    Sekarang, para ilmuwan mengatakan: karena skenario kiamat terjadi secara begitu reguler, Nemesis tidaklah mungkin jadi penyebab utama karena orbitnya akan mengalami perubahan dalam kurun waktu sebegitu lama.

    Tapi, ini bukan berarti bahwa Nemesis–yang terletak sekitar satu tahun cahaya dari matahari–tidak akan lagi menyemburkan komet-komet awan Oort-nya ke seantero galaksi kita. Sekarang ini, komet-komet itu sedang menghajar planet-planet lain di luar Bumi.

    Jadi, karena armagedon terakhir terjadi 11 juta tahun lalu, maka berdasarkan teori ini, Bumi baru akan kiamat pada tahun 16.002.010–bukan dua tahun mendatang, seperti yang difilmkan Roland Emmerich di “2012.”

    Artinya, silakan Anda menghirup nafas lega-lega–sepanjang pemanasan global tak segera menciptakan kiamat yang lain. (News.com.au, Telegraph | kd)

    ***

    dunia.vivanews.com/news/read/164611-peneliti-yakin-bumi-kiamat-tiap-27-juta-tahun

     
  • erva kurniawan 1:59 am on 19 January 2011 Permalink | Balas  

    Binatang-binatang Ini Juga Homoseks 

    Homoseksualitas ternyata tak hanya dijumpai pada manusia. Pakar perilaku hewan juga mencatat kasus ini pada berbagai binatang.

    Setidaknya, homoseksualitas ditemukan pada 500 spesies dari 1500 spesies binatang yang diobservasi. Binatang-binatang itu tak hanya menunjukkan kecenderungan untuk membentuk pasangan jantan-betina, namun juga jantan-jantan, dan betina-betina.

    Menurut Linda Wolfe, ilmuwan dari East Carolina University, studi mengenai hal ini memang jarang didiskusikan oleh para ilmuwan, karena dianggap tak memiliki keuntungan bagi kontinuitas atau keberlanjutan spesies.

    “Saya pikir selama ini sosiobiologi selalu dikaitkan dengan hal-hal yang berkaitan dengan reproduksi,” kata Linda, dikutip dari situs LiveScience.

    Menurut Martin Daly, seorang evolutionary psychologist pada McMaster University, Ontario Kanada, perilaku seks pada binatang sangat kompleks. Seringkali hal itu dilakukan untuk tujuan-tujuan nonseksual, seperti misalnya membangun aliansi atau meredakan kemarahan musuh.

    “Seksualitas membantu manuver binatang dengan binatang-binatang di sekitarnya sebelum mereka memulai kontak sungguhan,” kata Martin, kepada Time Online. Berikut ini beberapa spesies binatang kedapatan memiliki kecenderungan perilaku homoseksual.

    Simpanse Bonobo

    Dipandang sebagai spesies yang paling dekat dengan manusia, simpanse Bonobo termasuk binatang yang tak malu-malu dalam mencari kesenangan seks. Hampir semua simpanse jenis ini menunjukkan perilaku biseksual. Mereka sangat sering melakukan kopulasi (berhubungan seks) termasuk dengan sejenis, dan suka berteriak-teriak kesenangan saat melakukannya. Tercatat sekitar dua pertiga  aktivitas homoseksual adalah sesama betina.

    Jerapah

    Aktivitas homoseksual sering terlihat di antara jerapah jantan.Seringkali aktivitas ini dimulai dengan saling menempelkan leher mereka yang jenjang. Aktivitas sesama jenis ini bisa berlangsung hingga sejam. Menurut sebuah studi, setiap 20 jerapah jantan, setidaknya satu ekor jerapah melakukan aktivitas homoseks ini.

    Lumba-lumba

    Lumba-lumba hidung botol adalah jenis lumba-lumba yang paling sering dijumpai manusia. Lumba-lumba ini umumnya biseksual. Kegiatan homoseksual pada mamalia ini memiliki frekuensi yang berimbang dengan aktivitas heteroseksual mereka. Kegiatan homoseksual mereka meliputi oral seks, di mana lumba-luma yang satu menstimulasi lumba-lumba lainnya dengan moncongnya. Sementara, lumba-lumba jantan juga melakukan stimulasi dengan menggososkkan alat genitalnya ke tubuh jantan lainnya.

    Bison

    Lebih dari 55 persen aktivitas seks bison jantan muda adalah dengan sesama jenis. Aktivitas homoseksual ini disebabkan karena bison betina hanya melakukan hubungan dengan bison jantan, sekitar sekali setahun. Saat musim kawin bison jantan juga melakukan aktivitas seks dengan sesama jenis, beberapa kali sehari.

    Paus Abu-abu

    Interaksi homoseksual cukup banyak dijumpai pada paus abu-abu. Biasanya, paus abu-abu jantan berkelompok hingga lima ekor, lalu berenang berkelindan sambil menggosokkan perut mereka, agar genital mereka tersentuh satu sama lain.

    ***

    teknologi.vivanews.com/news/read/181405-binatang-binatang-homoseksual

     
    • hilmi 9:15 am on 19 Januari 2011 Permalink

      wah, baru tahu kalau ada berita ini. Subhanallah….

    • arfah 4:14 pm on 24 Januari 2011 Permalink

      Allahu akbar….

  • erva kurniawan 1:29 am on 18 January 2011 Permalink | Balas
    Tags: mencegah pikun   

    Berapa Banyak Sel Otak yang Mati Tiap Hari? 

    Jakarta, Dengan bertambahnya usia, orang akan mengalami kematian sel otak yang terjadi setiap harinya. Kematian otak ini tidak dapat dicegah meski bisa diperlambat. Berapa rata-rata sel otak yang mati per hari?

    Otak mengatur dan mengkordinir sebagian besar gerakan, perilaku dan fungsi tubuh homeostasis seperti detak jantung, tekanan darah, keseimbangan cairan tubuh dan suhu tubuh. Otak juga bertanggung jawab atas fungsi seperti pengenalan, emosi, ingatan, pembelajaran motorik dan segala bentuk pembelajaran lainnya.

    Diperkirakan, otak manusia terdiri dari 100 miliar sel otak (neuron) dan sekirar 1 triliun sel pendukung (glia) yang membantu neuron. Otak memiliki berat sekitar 1,4 kg (3 pound). Tapi setelah usia 20 tahun, secara alami orang akan kehilangan sekitar 1 gram massa otak per tahun.

    Dilansir dari madsci.org, Selasa (20/7/2010), untuk menghitung banyaknya sel otak yang mati per hari, dibutuhkan hitungan matematika dari teori-teori sel otak yang ada. Berikut faktanya:

    Jika otak manusia memiliki berat sebesar 1,4 kg (1.400 gram) dan ada sekitar 100 miliar neuron, maka bisa dihitung bahwa terdapat sekitar 70 juta neuron per gram.

    Nah, bila manusia kehilangan 1 gram massa otak per tahun, artinya otak kehilangan 70 juta neuron per tahun atau sekitar 190 ribu per hari sel otak yang rusak, melambat atau mati.

    Hitungan tersebut tidak menandakan bahwa sel otak benar-benar mati sebanyak 190 ribu per harinya. Beberapa bisa diakibatkan karena hilang atau sekaratnya glia (sel pendukung). Sebagian lagi karena berkurangnya neuron yang disebabkan oleh kehilangan zat insulasi, yaitu mielin, yang membuat neuron bekerja lebih lambat, tetapi tidak mati.

    Bahkan jika dikatakan bahwa sekitar 5 persen dari 1 gram neuron yang benar-benar mati, maka otak manusia kehilangan sekitar 9.000 neuron per hari. Jumlah ini mungkin tampaknya sangat banyak, tapi bila dibandingkan dengan sisa neuron yang tersisa, maka jumlah ini tak ada apa-apanya.

    Banyak faktor-faktor internal yang bisa mempercepat dan memperbanyak kematian sel otak, terutama zat-zat kimia, obat-obatan dan makanan tertentu.

    Tidak semua obat dapat menyebabkan sel otak mati, tetapi bisa membuatnya sangat rusak. Ketamin, oksida nitrat (gas tertawa) dan inhalansia volatile (yang terkandung dalam lem, bensin dan thinner) dapat menyebabkan kematian sel otak sebesar 30 kali lipat dari tingkat normal atau hampir 300 ribu neuron per hari.

    Selain itu, paparan asap rokok, alkohol, makanan cepat saji (junk food), MSG (Monosodium Glutamate) dan obat-obatan terlarang juga dapat mempercepat dan memperbanyak kematian sel otak tiap harinya.

    Asal tahu saja, kematian sel otak dapat menyebabkan beberapa penyakit yang berkaitan dengan sel saraf, antara lain:

    1. Dementia (kepikunan)
    2. Asperger syndrome (ketidak mampuan berkomunikasi)
    3. Trauma atau kerusakan batang otak (traumatic brain injury)
    4. Down syndrome (keterbelakangan mental)
    5. Epilepsi
    6. Autisme
    7. Ganguan kejiwaan
    8. Alzheimer (penyakit disorientasi otak)
    9. Parkinson (kelainan otak kronis yang mengganggu pergerakan)
    10. Kelumpuhan
    11. Kerusakan atau kematian sebagian otak (partial brain degenerative disorder)
    12. Szhizoprenia

    Sedangkan gaya hidup sehat seperti olahraga, makan sehat, senam otak atau latihan daya ingat bisa memperlambat kematian otak sehingga orang tidak cepat pikun. (mer/ir)

    ***

    health.detik.com/read/2010/07/20/133016/1402895/766/berapa-banyak-sel-otak-yang-mati-tiap-hari?l991101755

     
    • dendi r 11:17 am on 1 November 2011 Permalink

      wah,,, luar biasa informasinya, mau tanya kalo sel otak bayi itu, apa kah sama 100 miliar juga jumlahnya ? dan apakah sel otak bisa bereproduksi ?
      trima kasih.

    • Kopi Luwak 9:57 pm on 23 November 2011 Permalink

      Semua sel akan memperbarui, artinya jika ada yang rusak akan diganti dengan yang baru..!

  • erva kurniawan 1:56 am on 17 January 2011 Permalink | Balas  

    Salah Hitung, ‘Kiamat’ Bangsa Maya Bukan 2012 

    Tahun 2012 pernah jadi sangat penting dan membuat ketar-ketir gara -gara muncul film Hollywood bertema kiamat, ‘2012’.

    Film besutan sutradara Roland Emmerich itu memanfaatkan mitos akhir penanggalan Bangsa Maya, 21 Desember 2012, sebagai hari kehancuran dunia.

    Saat ini, tahun 2012 kembali disebut-sebut gara-gara terbit buku berjudul  “Calendars and Years II: Astronomy and Time in the Ancient and Medieval World” (Kalender dan Tahun II: Astronomi dan Waktu di Dunia Kuno dan Abad Pertengahan) terbitan tahun 2010.

    Namun, jangankan soal kebenaran ramalan kiamat. Buku itu malah mengungkap perhitungan akhir kalender ‘Long Count’ Maya diduga kuat tidak akurat. Selisihnya bisa 50 sampai 60 tahun.

    Bagaimana bisa?

    Isu besarnya, saat meneliti kalender kuno, arkeolog berusaha mengkorelasikan frame waktu mereka dengan kalender modern (Gregorian).

    Misalnya, momentum-momentum penting Bangsa Maya seperti kelaparan perang, perayaan agama — diterjemahkan dalam format hari/bulan/ tahun masa kini.

    Para ahli Maya berusaha menemukan momentum penting yang bisa menghubungkan kelender ‘Long Count’ dengan Gregorian.

    Untuk itu, para ilmuwan Maya menggunakan faktor korelasi yang dinamakan ‘Konstanta GMT’. Inisial GMT didapatkan dari nama penemunya —  Joseph Goodman, Juan Martinez-Hernandez, dan J. Eric S. Thompson.

    Adalah profesor Gerardo Aldana dari dari University of California, Santa Barbara yang mempertanyakan validitas korelasi — berdasarkan adanya miskorelasi peristiwa astronomi di masa lalu.

    Aldana menuliskan hal itu dalam bab khusus di buku “Calendars and Years II: Astronomy and Time in the Ancient and Medieval World”

    Kata dia, Bangsa Maya adalah astronom yang canggih di jamannya. Mereka juga teliti merekam kejadian di langit saat malam hari.

    Bangsa Maya mendokumentasikan fase Bulan, gerhana, dan bahkan melacak pergerakan Planet Venus. Catatan mereka memungkinkan mereka untuk memperkirakan siklus astronomi masa depan dengan akurasi besar.

    Menurut Aldana, meski GMT menggunakan sumber bukti astronomi, arkeologi, sejarah untuk mengkorelasikan ‘Long Count’ dengan kalender modern, ada keraguan ketika bukti-bukti itu ditafsirkan dari artefak Maya kuno dan teks kolonial.

    Misalnya, peristiwa penting, tanggal pertempuran yang ditetapkan penguasa Dos pilas (situs Maya di Guatemala). Penguasa Balaj Chan K’awiil memilih tanggal ini berdasarkan penampakan ‘Chak Ek’.

    Oleh arkeolog Stockholm University, Johan Normark, ‘Chak Ek’ diartikan sebagai Venus. Namun, Aldana dalam studinya menentang hal itu. Kata dia, ‘Chak Ek’ adalah meteor.

    Bayangkan, jika kejadian dikorelasikan dengan Venus tapi sejatinya itu berkaitan dengan peristiwa acak seperti halnya penampakan meteorit? Jelas hasil dari menghubung-hubungkan waktu dalam kalender Maya dengan kalender modern acak-acakan dan pasti selisih.

    Dalam tulisannya, Aldana menyajikan beberapa alasan mengapa konstanta GMT tak bisa diandalkan. Dia bukan orang pertama yang meragukannya.

    Namun, penelitian lebih lanjut seperti penentuan waktu dengan  radiokarbon perlu dilakukan untuk mendukung dalilnya.

    Jadi, masih percaya kiamat bakal terjadi 2012?

    (Sumber: LiveScience, Discovery News/hs)

     
    • ahmad m 9:18 pm on 19 Januari 2011 Permalink

      hanya ALLOH SWT yang tau kapan itu kiamat,

    • Albert Pynstein 10:48 am on 23 Januari 2011 Permalink

      namanya juga manusia gan hanya bisa memprediksi ^_^ izini repost n lam kenal
      kalo boleh kita tukeran link, soalnya ane masih baru neh hehe

  • erva kurniawan 1:05 am on 16 January 2011 Permalink | Balas
    Tags:   

    Hari-Hari Penantian 

    Bagi seorang gadis, ada masa penantian yang acapkali menimbulkan suasana rawan, menanti jodoh. Padahal jodoh, maut dan rezeki adalah wewenang Allah semata. Tak ada sedikitpun hak manusia untuk mengklaim wewenang tersebut. Tapi, watak manusia terkadang lupa dengan janji Allah. Apalagi bila lingkungan sekitarnya terus menerus memburu’nya untuk menikah, sementara jodoh yang dinantikan tak kunjung tiba. Dalam keadaan demikian, kerap muncul bermacam efek yang dapat membahayakan dirinya.

    Seorang wanita akan dianggap dewasa bila ia telah mengalami menstruasi. Islam mencatat masa ini sebagai masa awal mukallafnya seorang wanita. Yang perlu diketahui, wanita sekarang menjadi akil baligh jauh lebih cepat dibanding masa dahulu. Dua puluh tahun yang lampau, wanita paling cepat mengalami menstruasi pada usia 15 tahun. Namun pada masa ini, tak jarang wanita mulai mens pada usia 11 tahun. Akibatnya, kedewasaan wanita terhadap masalah-masalah perkawinan akan meningkat secara cepat.

    Keresahan mulai melanda tatkala usia sudah merangkak naik, tapi calon suami tak kunjung datang. Tanpa disadari, ada perilaku-perilaku yang mestinya tak layak dilakukan oleh seseorang yang sudah dianggap sebagai teladan dilingkungannya. Ada muslimah-muslimah yang menjadi sangat sensitif terhadap acara-acara walimah ataupun wacana-wacana seputar jodoh dan pernikahan. Ada juga yang bersikap seolah tak ingin segera menikah dengan berbagai alasan seperti karir, studi maupun ingin terlebih dulu membahagiakan orang tua. Padahal, hal itu cuma sebagai pelampiasan perasaan lelah menanti jodoh.

    Sebaliknya, ada juga muslimah yang cenderung bersikap over acting. Terlebih bila sedang menghadiri acara-acara yang juga dihadiri lawan jenisnya. Ia akan melakukan berbagai hal agar “terlihat”, berkomentar hal-hal yang nggak perlu yang gunanya cuma untuk menarik perhatian, atau aktif berselidik jika mendengar ada laki-laki (ikhwan) yang siap menikah. Seperti halnya wanita dimata laki-laki, kajian dengan tema “ikhwan” pun menjadi satu wacana favorit yang tak kunjung usai dibicarakan dalam komunitas muslimah.

    Data yang terlihat dibeberapa biro jodoh juga menambah daftar panjang fenomena yang menggambarkan betapa kaum Hawwa sangat dihantui masalah-masalah rawan yang membuat kita berpikir panjang dan harus segera dicarikan jalan keluarnya.

    Tentang hal diatas, Al qur’an dengan apik mengisahkan ketidakberdayaan seorang wanita menghadapi masa penantian. “Dan janganlah kamu seperti seorang perempuan yang menguraikan benangnya yang sudah dipintal dengan kuat, menjadi cerai berai kembali …” (QS. An Nahl:92).

    Pernikahan memang bukan fardhu. Tidak ada dosa atas seseorang yang tidak menikah selama ia memang tidak menentang sunnah Rasul ini. Jadi, sekarang atau nanti kita menikah, bukanlah problem utama. Yang terpenting adalah bagaimana mengisi masa-masa penantian ini dengan hal-hal yang positif ataupun aktifitas yang berkenaan dengan persiapan pra nikah.

    Persiapan berawal dari hati. Kebersihan hati akan membuat seseorang tenang dalam melangkah. Istilah “perawan tua” tidak akan menggetarkan perjalanannya dan membuat dia berpaling dari jalan dakwah. Kalaupun tak berjodoh di dunia, bukankah Allah akan menggantikannya di akhirat kelak sesuai dengan tingkatan amalnya?

    Kebersihan hati juga akan sangat menentukan sikap qona’ah (ikhlas menerima dan merasa cukup) terhadap pemberian Allah. Sehingga ia dengan senang hati menerima, jika sekiranya Allah memberinya jodoh seseorang yang secara fisik (selain agama) tidak sesuai harapannya, agar tidak kaget melihat standar kebahagiaan yang diluar bayangannya.

    Orang tua dan keluarga juga perlu dikondisikan, agar mereka tidak menyalahkan Islam. Banyak orang tua yang beranggapan bahwa jilbab adalah yang selama ini menjadi penghalang anaknya tidak mendapatkan pasangan.

    Selain itu, bersabar dan berdo’a nampaknya merupakan kunci mutlak untuk menstabilkan moral (akhlaq). Dengan kesabaran, ada pintu-pintu yang terbuka yang barangkali tak terlihat ketika kita sedang sempit dada. Dengan do’a, ada jalinan mesra dengan Sang Pemilik. Mungkin tidak saat itu juga do’a-do’a kita akan segera dikabulkan, tetapi bukankah do’a adalah ibadah? Jadi, semakin banyak do’a terucap, semakin banyak pula ibadah dilakukan.

    Buat para muslimah yang baru saja menikmati keindahan meneguk bahtera rumah tangga, tampaknya ada sikap yang harus dilakukan untuk menjaga perasaan muslimah yang belum menikah. Istri-istri baru itu, biasanya senang “mengompori”. Sebenarnya sikap ini sah-sah saja, agar tampak bukti bahwa menikah tanpa pacaran, menikah dalam rangka dakwah adalah “pengorbanan” yang menyejukkan. Tapi jika hanya sekedar memanasi tanpa solusi, sebaiknya sikap seperti itu ditahan. Apalagi jika si muslimah itu tidak siap dengan cerita-cerita seputar nikah itu, bisa jadi akan memedihkan perasaannya.

    Namun demikian, lain halnya dengan muslimah-muslimah yang ‘bandel’, yang dengan berbagai alasan kerap menolak untuk menikah meski seharusnya sudah siap. Baik tuntutan dakwah maupun tuntutan lainnya.

    Menikah adalah ibadah. Tapi, ia bukan satu-satunya ibadah. Masih banyak alternatif ibadah yang bisa dilakukan. Alangkah naifnya bila kita malah banyak membuang waktu untuk memikirkan masalah pernikahan yang tak kunjung juga teralami. Masih banyak pekerjaan dan hal lain yang membutuhkan penyaluran potensi kita. Mumpung masih gadis, optimalkanlah potensi diri. Karena kelak, jika kesibukan menjadi istri dan ibu menghampiri kita, waktu untuk menuntut ilmu, menghapal ayat Qur’an dan hadits, bahkan untuk bertemu Allah di sepertiga malam, tentu saja akan berkurang. Nah, kenapa tidak kita optimalkan sejak sekarang?

    “Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad diantaramu, dan belum nyata orang-orang yang sabar” (QS 3:142)

    ***

    Eramuslim.com

     
    • saeful hasan 6:52 am on 16 Januari 2011 Permalink

      saya sangat berterimakasih sekali dapat email email dari anda semoga tidak pernah bosan untuk selalu mengirim email ke saya,terima kasih banyak

  • erva kurniawan 1:26 am on 15 January 2011 Permalink | Balas  

    Tahu dan Tempe Bisa Picu Sel Kanker Payudara? 

    Tahu dan tempe yang berbahan dasar kedelai dikenal sebagai makanan murah dan kaya gizi. Konsumsi tahu dan tempe sangat penting bagi wanita, karena dianggap dapat memperlambat penuaan.

    Namun, bagi penderita kanker payudara tipe tertentu dianjurkan untuk mengurangi konsumsi tahu dan tempe. Sebab, bisa memicu pertumbuhan sel kanker makin cepat.

    Tahu dan tempe mengandung phytoestrogen, yaitu senyawa kimia yang merupakan hormon tumbuhan (phyto artinya tumbuhan), yang memliki struktur kimia menyerupai hormon estrogen pada tubuh manusia. Karena itulah phytoestrogen dianggap bisa membantu menanggulangi masalah penurunan estrogen pada wanita.

    Namun, bagi penderita kanker payudara jenis tertentu, konsumsi tahu dan tempe yang bisa memicu makin meningkatnya jumlah hormon estrogen dalam tubuh yang justru bisa merangsang penyebaran kanker lebih cepat.

    “Meski tidak semua kanker payudara, namun ada jenis kanker payudara tertentu yang pertumbuhan sel kankernya justru dipengaruhi oleh estrogen. Untuk itu, bagi penderita kanker payudara disarankan untuk mengurangi konsumsi makanan estrogen seperti tahu dan tempe, termasuk juga kulit ayam,” kata Ahli Kesehatan dan pemerhati gaya hidup lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegeoro Semarang, Dr Grace Judio Kahl, Msc,MH,CHt dalam acara Talk Show Kesehatan di FX Plasa Sudirman, Jakarta.

    Meski tahu tempe berbahaya untuk penderita kanker payudara jenis tertentu, makanan yang mudah didapat dengan harga murah ini tetap memiliki manfaat, tentunya bagi mereka yang tidak memiliki pantangan untuk mengonsumsi kedelai.

    “Untuk itu, selektif dalam memilih makanan itu penting, terutama bagi Anda yang mengidap penyakit tertentu. Konsultasi dengan dokter ahli gizi untuk membantu mengatur pola makan,” ujar dr Grace.

    ***

    By Petti Lubis, Lutfi Dwi Puji Astuti – Rabu, 20 Oktober

    id.news.yahoo.com/viva/20101019/tls-tahu-dan-tempe-bisa-picu-sel-kanker-34dae5e.html

     
    • Abdul Aziz Wachdin 7:35 pm on 15 Januari 2011 Permalink

      nice info..

  • erva kurniawan 1:17 am on 14 January 2011 Permalink | Balas
    Tags: tips penerbangan   

    Mengatasi Sakit Telinga Saat Penerbangan 

    Vera Farah Bararah – detikHealth

    Jakarta, Sebagian besar orang mengalami sakit telinga saat pesawat akan lepas landas atau ketika mendarat yang menimbulkan rasa tidak nyaman. Ketahui bagaimana mengatasi sakit telinga saat bepergian dengan pesawat terbang.

    Gangguan yang terjadi di telinga ketika menggunakan transportasi pesawat terbang disebabkan karena adanya tekanan yang tidak sama antara kedua gendang telinga. Seseorang akan merasa adanya penyumbatan atau gendang telinga yang menutup saat pesawat akan mendarat.

    Pada telinga manusia ada ruang kecil di telinga tengah dan dibelakang gendang telinga yang biasanya diisi oleh udara. Ruang udara ini akan terhubung ke bagian belakang hidung melalui saluran kecil yang disebut tabung Eustachian. Udara di kedua sisi gendang telinga ini harus berada pada tekanan yang sama sehingga menciptakan lingkungan yang baik untuk mendengar. Jika keseimbangan ini terganggu, maka akan mengalami masalah telinga.

    Saat pesawat akan mendarat, maka tekanan udara akan menjadi lebih tinggi sehingga gendang telinga didorong ke arah dalam dan menimbulkan rasa sakit atau telinga seperti budek. Satu-satunya cara agar kondisi kembali normal adalah meninggikan tekanan di telinga bagian tengah dengan cepat.

    Dikutip dari eHow, Selasa (20/7/2010) ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi rasa sakit di telinga ketika bepergian dengan pesawat terbang, yaitu:

    1. Jika mengalami alergi atau infeksi saluran pernapasan atas, sebaiknya mintalah rekomendasi dari dokter untuk mengonsumsi obat decongestan. Karena kondisi ini menyebabkan penyumbatan di tabung eustachian. Konsumsi obat ini 45 menit sebelum pesawat lepas landas sehingga memberikan waktu bagi obat untuk bekerja.
    2. Bawalah sebungkus permen karet dan mengunyahnya selama pesawat lepas landas dan juga mendarat. Hal ini akan membantu menjaga tabung eustachian tetap terbuka dan membantu menormalkan tekanan di sekitar gendang telinga.
    3. Jika tidak ada permen karet bisa dengan cara menutup hidung dengan tangan dan mulut, lalu cobalah untuk meniup udara keluar dari hidung tanpa melepaskan tangan yang menutup hidung.
    4. Jika penerbangannya jarak jauh, pastikan untuk bangun dari tidur sebelum pesawat mendarat karena tabung eustachian tidak akan efektif terbuka selama tidur.
    5. Usahakan untuk terus minum atau menelan setiap 15-30 detik.
    6. Cobalah menggunakan penutup telinga baik yang terbuat dari busa atau kapas, karena alat ini akan menjaga tekanan sehingga tidak mengganggu keseimbangan di gendang telinga.
    7. Usahakan untuk menghindari penerbangan jika sedang menderita flu, karena akan akan memudahkan penyumbatan di tabung eustachian serta membuat seseorang sulit bernapas.
    8. Pada kasus tertentu dan jarang terjadi, terkadang sakit telinga masih terasa meskipun sudah keluar dari pesawat. Kemungkinan terjadi akibat pembuluh darah kecil di telinga yang pecah sehingga menyebabkan pembengkakan.

    (ver/ir)

    ***

    health.detik.com/read/2010/07/20/140043/1402917/766/mengatasi-sakit-telinga-saat-penerbangan?l991101755

     
  • erva kurniawan 1:36 am on 13 January 2011 Permalink | Balas  

    Manusia Hobit di Flores Mengecil Karena Kekurangan Yodium 

    Manusia kerdil atau hobit yang ditemukan di Flores ternyata bukan spesies berbeda dari manusia modern. Penelitian membuktikan, tubuh para hobit menjadi kerdil hanya karena kekurangan yodium.

    Temuan kontroversial ini mematahkan dugaan bahwa hobit yang diperkirakan hidup 15.000 tahun lalu itu merupakan spesies baru yang berbeda dengan manusia. Bahkan spesies itu sudah diberi nama Homo floresiensis, sesuai tempat penemuan yakni di Pulau Flores.

    Peneliti dari University of Western Australia, Australia, Prof Charles Oxnard pertama kali melontarkan dugaan itu pada tahun 2008. Karena memicu perdebatan sengit, ia lalu membandingkan tengkorak hobit dengan tengkorak simpanse dan manusia.

    Hasil penelitian lanjutan itu akhirnya dimuat di jurnal PLoS ONE baru-baru ini. Prof Oxnard mengatakan temuan terbarunya ini telah menegaskan teorinya bahwa hobit merupakan spesies yang sama dengan manusia modern.

    Berdasarkan analisis, tidak ada perbedaan antara hobit dengan manusia modern atau Homo sapiens. Para hobit menjadi kerdil karena congenital hypothyroidism atau kekurangan hormon tiroid yang memicu gangguan pertumbuhan atau kretinisme.

    “Kretinisme disebabkan oleh berbagai macam faktor lingkungan, termasuk di antaranya defisiensi atau kekurangan yodium,” ungkap Prof Oxnard seperti dikutip dari Sciencedaily, Selasa (28/9/2010).

    Ia memperkirakan kurangnya asupan yodium di masa itu adalah penyebab

    kretinisme pada manusia hobit. Menurutnya, hal ini konsisten dengan kecenderungan kretinisme hipotiroid endemik yang terjadi di Indonesia pada masa kini.

    Fosil manusia hobit yang terkenal itu ditemukan tahun 2003 di Liang Bua, sebuah gua di Pulau Flores Nusa Tenggara Timur. Ilmuwan menemukannya saat mencari bukti terjadinya migrasi manusia pertama di Asia yang berasal dari Australia.

    Popularitas manusia hobit pernah diangkat dalam film trilogi The Lord of The Rings yang fenomenal. Dari situ digambarkan manusia hobit adalah makhluk-makhluk kerdil.

    ***

    AN Uyung Pramudiarja – detikHealth

    http://www.detikhealth.com/read/2010/09/28/180435/1450646/763/manusia-hobit-di-flores-mengecil-karena-kekurangan-yodium?l991101755

     
  • erva kurniawan 1:28 am on 12 January 2011 Permalink | Balas  

    Akhirnya, Misteri Tenggelamnya Kapal Titanic Terungkap 

    Penyebab tenggelamnya kapal Titanic yang terjadi pada 1912 silam ternyata akibat kesalahan kemudi. Kapal pesiar terbesar dan termegah pada saat itu harusnya bisa diselamatkan andaikata sang kapten tidak nekad terus berlayar.

    Pada 10 April 1912 RMS Titanic bertolak dari Southampton, Inggris menuju New York, namun pada pelayaran hari keempat kapal yang dibanggakan tak akan bisa tenggelam itu menabrak gunung es dan tenggelam sebelum kapal penyelamat tiba. Sekitar 1.500 penumpang tenggelam bersama kapal megah itu.

    Adalah Louise Patten, seorang penulis dan cucu dari Charles Lightoller, pejabat nomor dua terpenting di kapal Titanic saat itu, yang mengungkap kejadian sebenarnya. Ia mengatakan kebenaran tentang apa yang terjadi hampir 100 tahun yang lalu telah disembunyikan karena takut menodai reputasi kakeknya, yang juga seorang pahlawan perang.

    Lightoller, adalah perwira paling senior yang selamat dari kejadian itu. Namun ia menutupi kesalahan saat penyelidikan tenggelamnya kapal. Karena ia khawatir jika kecelakaan disebabkan kesalahan manusia, maka sang pemilik kapal akan bangkrut dan rekan-rekannya pun keluar dari pekerjaan.

    “Padahal mereka dengan mudah bisa menghindari gunung es jika bukan karena perintah yang blunder,” kata Patten seperti dikutip Daily Telegraph. Tenggelamnya kapal Titanic yang relatif cepat itu terjadi karena pimpinan mereka memaksa kapten untuk terus berlayar usai menabrak gunung es. “Bukannya kemudi diarahkan ke sebelah kiri gunung es, pemegang kemudi, Robert Hitchins, panik dan belok ke arah yang salah.”

    Patten menulis perubahan dari kapal layar tradisional menjadi kapal uap berarti ada dua sistem kemudi yang berbeda. Sistem yang satu berarti memutar roda ke satu arah dan sistem lainnya memutar ke arah yang berlawanan.

    Setelah mereka sadar telah keliru, Patten menambahkan, mereka hanya memiliki empat menit untuk mengubah arah dan waktu. Perwira Pertama William Murdoch menyadari sang juru mudi salah, kemudian mencoba memperbaiki itu namun terlambat.

    Kakek Patten pun ikut dalam rapat terakhir perwira kapal Titanic sebelum kapal itu tenggelam. Di sanalah jelas semua kesalahan fatal yang telah terjadi. Namun yang memperparah kondsii adalah, J. Bruce Ismay, pemilik White Star Line membujuk kapten untuk terus berlayar.

    Keputusan inilah yang membuat kapal tenggelam berjam-jam lebih cepat daripada seharusnya. “Padahal kalau Titanic diam saja, ia akan bertahan paling tidak sampai kapal penyelamat datang dan tidak ada yang perlu mati,” ungkap Patten. Selama ini diketahui penyebab tenggelamnya kapal mewah itu akibat menabrak gunung es yang merobek lambung kapal yang membuat kapal rusak parah.

    ***

    Republika – Kamis, 23 September 2010

     
  • erva kurniawan 1:52 am on 11 January 2011 Permalink | Balas
    Tags: , , , , ,   

    Di Balik Permainan Ini 

    Seorang ibu guru sedang bersemangat mengajarkan sesuatu kepada murid-muridnya. Ia duduk menghadap murid-muridnya. Di tangan kirinya ada kapur, di tangan kanannya ada pensil. Ibu guru itu berkata, “Saya ada satu permainan… Caranya begini, ditangan kiri saya ada kapur, di tangan kanan ada pensil. Jika saya angkat kapur ini, maka berkatalah “Kapur!”, jika saya angkat pensil ini, maka berkatalah “Pensil!”

    Murid muridnya pun mengerti dan mengikuti. Guru berganti-gantian mengangkat antara kanan dan kiri tangannya, semakin lama semakin cepat. Beberapa saat kemudian guru kembali berkata, “Baik sekarang perhatikan. Jika saya angkat kapur, maka sebutlah “Pensil!”, jika saya angkat pensil, maka katakanlah “Kapur!”. Dan diulangkan seperti tadi, tentu saja murid-murid tadi keliru dan kikuk, dan sangat sukar untuk mengubahnya. Namun lambat laun, mereka sudah biasa dan tidak lagi kikuk. Selang beberapa saat, permainan berhenti.

    Sang guru tersenyum kepada murid-muridnya. “Murid-murid, begitulah kita umat Islam. Mulanya yang haq itu haq, yang bathil itu bathil. Kita begitu jelas membedakannya. Namun kemudian, musuh musuh kita memaksakan kepada kita dengan perbagai cara, untuk menukarkan sesuatu, dari yang haq menjadi bathil, dan sebaliknya. Pertama-tama mungkin akan sukar bagi kita menerima hal tersebut, tapi karena terus disosialisasikan dengan cara-cara menarik oleh mereka, akhirnya lambat laun kamu akan terbiasa dengan hal itu. Dan anda mulai dapat mengikutinya. Musuh-musuh kamu tidak pernah berhenti membalik dan menukar nilai dan waktu.

    “Keluar berduaan, berkasih-kasihan tidak lagi sesuatu yang susah, Zina tidak lagi jadi persoalan, pakaian seksi menjadi hal yang lumrah, tanpa rasa malu, sex sebelum nikah menjadi suatu kebiasaan dan trend, hiburan yang asyik dan panjang sehingga melupakan yang wajib adalah biasa, materialistik kini menjadi suatu gaya hidup dan lain lain.” “Semuanya sudah terbalik. Dan tanpa disadari, anda sedikit demi sedikit menerimanya tanpa rasa ia satu kesalahan dan kemaksiatan. Paham?” tanya Guru kepada murid-muridnya. “Paham guru…”

    “Baik permainan kedua…” begitu Guru melanjutkan.

    “Ini ada Qur’an,saya akan meletakkannya di tengah karpet. Sekarang anda berdiri diluar karpet. Permainannya adalah, bagaimana caranya mengambil Qur’an yang ada ditengah tanpa menginjak karpet?”

    Murid-muridnya berpikir.

    Ada yang mencoba alternatif dengan tongkat, dan lain-lain.

    Akhirnya Guru memberikan jalan keluar, digulungnya karpet, dan ia ambil Qur’an. Ia memenuhi syarat, tidak menginjak karpet. “Murid-murid, begitulah ummat Islam dan musuh-musuhnya…Musuh-musuh Islam tidak akan menginjak-nginjak anda dengan terang-terang…Kerana tentu anda akan menolaknya mentah mentah. Orang biasapun tak akan rela kalau Islam dihina dihadapan mereka. Tapi mereka akan menggulung anda perlahan-lahan dari pinggir, sehingga anda tidak sadar.

    “Jika seseorang ingin membuat rumah yang kuat, maka dibuatlah pondasi yang kuat. Begitulah Islam, jika ingin kuat, maka bangunlah aqidah yang kuat. Sebaliknya, jika ingin membongkar rumah, tentu susah kalau dimulai dgn pondasinya dulu, tentu saja hiasan-hiasan dinding akan dikeluarkan dulu, kursi dipindahkan dulu, Lemari dikeluarkan dulu satu persatu, baru rumah dirobohkankan…”

    “Begitulah musuh-musuh Islam menghancurkan kita. Ia tidak akan menghantam terang-terangan, tapi ia akan perlahan-lahan mempengaruhi anda. Mulai dari perangai anda, cara hidup, pakaian dan lain-lain, sehingga meskipun anda muslim, tapi anda telah meninggalkan ajaran Islam dan mengikuti cara yang mereka… Dan itulah yang mereka inginkan.” “Ini semua adalah fenomena Ghazwul Fikri (Perang Pemikiran). Dan inilah yang dijalankan oleh musuh-musuh kita… ”

    “Kenapa mereka tidak berani terang-terang menginjak-nginjak, bu?” tanya murid-murid.

    “Sesungguhnya dahulu mereka terang-terang menyerang, misalnya Perang Salib, Perang Tartar, dan lain-lain. Tapi sekarang tidak lagi.” “Begitulah Islam… Kalau diserang perlahan-lahan, mereka tidak akan sadar, akhirnya hancur. Tapi kalau diserang serentak terang-terangan, mereka akan bangkit serentak, baru mereka akan sadar”.

    “Kalau begitu, kita selesaikan pelajaran kita kali ini, dan mari kita berdoa dahulu sebelum pulang…” Matahari bersinar terik takala anak-anak itu keluar meninggalkan tempat belajar mereka dengan pikiran masing-masing di kepalanya…

    Renungilah Sahabat Semua.

    ***

    Dari Sahabat

     
    • hilmi 10:09 am on 11 Januari 2011 Permalink

      sungguh pelajaran yang amat berharga. minta ijin untuk share

    • Saeyfullah 9:23 pm on 27 Januari 2011 Permalink

      Ijin share beberapa artikel, bolehkah?

    • erva kurniawan 9:55 am on 28 Januari 2011 Permalink

      Boleh, silahkan

  • erva kurniawan 1:16 am on 10 January 2011 Permalink | Balas
    Tags: , racun pada rokok,   

    Kenapa Perokok Tampak Lebih Tua? 

    Merry Wahyuningsih – detikHealth

    Jakarta, Merokok tak hanya merusak kesehatan dengan menyebabkan penyakit paru-paru, jantung dan impotensi tapi juga membuat si perokok terlihat banyak kerutan kulit. Kenapa perokok terlihat lebih tua?

    Tak ada satupun manfaat yang dapat diperoleh dari rokok. Bahkan menurut Yussuf Salojee, direktur eksekutif National Council Against Smoking, 12 persen kematian dini di seluruh dunia dapat dikaitkan dengan merokok.

    Salah satu dampak yang nyata dari merokok adalah membuat si penghisapnya terlihat lebih tua. Bahkan, menurut sebuah studi yang dimuat jurnal British Medical Association perokok memiliki wajah 5 kali lebih tua dari umur sebenarnya.

    Kerutan di wajah merupakan penanda kerentanan terhadap dampak asap rokok. Rokok memiliki filter, tetapi itu tidak cukup untuk menghilangkan kandungan tar yang membuat asap rokok berbahaya.

    Terlebih lagi, ada bahan-bahan kimia yang ditambahkan ke dalam tembakau untuk meningkatkan rasa, selain berbahaya terhadap tubuh dan menyebabkan berbagai penyakit degeneratif, juga dapat memperbanyak kerutan-kerutan di wajah penghisapnya.

    Dilansir dari Health24, Selasa (20/7/2010), berikut beberapa bahan kimia tambahan di dalam rokok yang bisa memicu kerutan dan membuat orang tampak lebih tua:

    1. Amonia

    Amonia biasanya digunakan untuk membersihkan jendela dan toilet. Dengan menambahkan amonia ke dalam rokok, maka nikotin dalam bentuk uap akan diserap melalui paru-paru lebih cepat. Ini pada akhirnya membuat otak mendapatkan dosis nikotin lebih tinggi.

    2. Kadmium

    Dalam industri, kadmium digunakan untuk baterai, lapisan logan dan plastik. Kadmium dapat membahayakan paru-paru, menyebabkan penyakit ginjal dan mengiritasi pencernaan.

    3. Benzena

    Benzena secara alami diproduksi oleh gunung api. Tapi benzena juga merupakan bahan kimia industri besar yang terbuat dari batubara dan minyak. Benzena digunakan untuk membuat bahan kimia lainnya, serta beberapa jenis plastik, deterjen dan pestisida. Ini juga merupakan komponen bensin dan berhubungan dengan leukemia. Bila dicampurkan dengan rokok, sudah dapat dibayangkan dampak yang bisa terjadi pada penghisapnya.

    4. Formaldehida

    Digunakan sebagai perekat dalam produk kayu dan sebagai pengawet dalam beberapa cat. Bahan kimia ini dapat menyebabkan mata berair, reaksi rasa panas di mata, hidung dan tenggorokan, mual, batuk, sesak dada, sesak napas, ruam kulit dan alergi.

    5. Nikel

    Nama lain nikel adalah perak atau logam putih keras. Bahan kimia ini dapat menyebabkan peningkatan kerentanan terhadap infeksi paru-paru, bronkitis kronis dan berkurangnya fungsi paru-paru.

    6. Lead atau timbal

    Digunakan dalam amunisi, atap, bensin, cat dan produk keramik. Timbal dapat mempengaruhi hampir setiap organ dan sistem dalam tubuh. Yang paling sensitif adalah sistem saraf pusat, terutama pada anak-anak. Timbal juga merusak ginjal dan sistem kekebalan tubuh. Selain itu, paparan asap rokok yang dicampur timbal dapat menyebabkan kelahiran prematur, bayi kecil, penurunan kemampuan mental pada bayi, kesulitan belajar, dan mengurangi pertumbuhan pada anak-anak.

    7. Aseton

    Aseton merupakan produk buangan dari asap kendaraan, asap rokok dan zat yang banyak dihasilkan di lokasi pembuangan sampah. Orang yang bernapas di lingkungan yang tingga kandungan aseton, dalam jangka waktu singkat dapat menyebabkan iritasi hidung, tenggorokan, paru-paru, mata, sakit kepala, kebingungan, denyut nadi meningkat, mual, muntah, pingsan dan mungkin koma. Ini juga menyebabkan pemendekan pada siklus menstruasi wanita.

    8. Piridin

    Terbuat dari tar batubara mentah atau dari bahan kimia lainnya dan digunakan untuk melarutkan zat-zat. Campuran piridin dalam rokok dapat menyebabkan sakit kepala, pusing, mempercepat denyut nadi dan napas cepat dan tersengal-sengal.

    Jika bahan kimia di atas banyak dikandung tubuh akan mempengaruhi kinerja organ yang jadi tidak maksimal. Jika organ terganggu dampak yang paling mudah terlihat adalah pada kulit, karena peredaran darah terhambat dan kurangnya cairan dalam tubuh.

    Asap rokok mengandung karbon monoksida yang menggantikan oksigen dalam kulit Anda. Sedangkan nikotin mengurangi aliran darah, membuat kulit kering dan berubah warna. Merokok juga banyak menguras nutrisi, termasuk vitamin C. Padahal nutrisi dan vitamin C membantu melindungi dan memperbaiki kerusakan kulit.

    Nikotin juga menyebabkan vasokonstriksi, yakni penyempitan pembuluh darah yang dapat membatasi aliran darah yang kaya oksigen ke pembuluh darah tipis di wajah atau bagian lain dari tubuh. (mer/ir)

    ***

    health.detik.com/read/2010/07/20/160044/1403068/766/kenapa-perokok-tampak-lebih-tua?l991101755

     
  • erva kurniawan 1:49 am on 9 January 2011 Permalink | Balas
    Tags: , , , , ,   

    Imam Al Barbahary Rahimahullah 

    Imam Al Barbahary Rahimahullah

    Nama, Kunyah, dan Nasab

    Beliau seorang imam, mujahid, tokoh ulama panutan lagi disegani yang bermadzhab Hanabali dan pemuka ulama pada zamannya. Beliau adalah Abu Muhammad Hasan bin Ali bin Kholaf al Barbahary, nisbat kepada daerah Barabahar salah satu daerah lembah di benua India .

    Tempat Lahir

    Tidak ada referensi yang cukup untuk menjelaskan secara detail tentang sejarah kelahiran Beliau, namun menurut penemuan saya (yakni pentahqih), beliau lahir dan besar di Baghdad sebagaimana yang dikenal dan masyhur di kalangan kaum muslimin terutama para alim ulama. Imam al Barbahary banyak bergaul dengan para ulama murid-murid Imam Ahlu sunnah Ahmad bin Hanbal dan Beliau banyak mengambil ilmu dari mereka dan kebanyakan mereka berasal dari Baghdad. Yang Demikian ini menjadi bukti bahwa beliau besar dan tumbuh di tengah lingkungan ilmu yang kental dengan sunnah yang memberi pengaruh besar pada dirinya.

    Guru dan Petualangan

    Beliau dalam Mencari Ilmu Imam al Barbahary sangat menonjol dalam petualangan mencari ilmu dan memiliki perhatian besar dalam ilmu agama. Beliau banyak menimba ilmu dari para imam dan ulama sahabat Imam Ahmad bin Hanbal, namun sangat disayangkan guru Beliau yang tercantum dalam literature hanya dua orang saja:

    1. Ahmad bin Muhammad bin al Hajjaj bin Abdul Aziz abu Bakar al Marwazi,seorang imam, tokoh panutan, faqih, Muhaddits dan pemuka ulama Baghdad, sahabat karib Imam Ahmad bin Hanbal, wafat pada tanggal 6 Jumadil Ula tahun 275 H

    2. Sahal bin Abdulloh bin Yunus At Tustary Abu Muhammad, seorang imam, ahli ibadah, zuhud dan memeiliki mutiara hikmah dan karomah srta kelebihan. Wafat pada bulan Muharrom tahun 233 H dalam usia 80 tahun.

    Kedudukan dan Pujian Para Ulama

    Imam al Barbahary seorang imam yang sangat disegani, tegas dalam menyampaikan kebenaran, pengajak kembali kepada sunnah dan atsar. Beliau memiliki kedudukan mulia di kalangan para pemimpin dan pra pembesar negara. Majlis ta’limnya dipenuhi dengan pengajian tentang ilmu hadits, atsar dan fiqh yang dihadiri oleh para imam ahli hadits dan fiqh. Abu Abdillah al Faqih berkata: “Jika ada orang yang berasal dari Baghdad senang terhadap Abul Hasan bin Basysyar dan Abu Muhammad al Barbahary, ketahuilah dia termasuk ahlu sunnah”. Di antara hal-hal yang menjadi bukti bahwa beliau seorang ulama yang disegani dan memiliki kedudukan mulia:

    Murid Beliau Ibnu Baththoh berkata: “Saya mendengar al Barbahary ketika seorang jamaah haji berkata: ‘Wahai kaumku! Jika beliau butuh bantuan seratus ribu dinar dan seratus ribu dinar hingga lima kali lipat maka aku siap membantunya.” Ibnu Baththoh berkata: “Jika beliau menghendakinya maka dia bisa memperolehnya dari para jamaah”.

    Adapun pujian para ulama terhadap beliau antara lain: Ibnu Abi Ya’la berkata: “Dia seorang pemuka ulama di tengah kaumnya, terdepan dalam anti kemungkaran dan berlepas diri dari kebathilan, baik dengan Tangan maupun lisan. Beliau sangat disegani dan terhormat di hadapan para pemimpin dan para sahabatnya, dia salah seorang imam yang berilmu dan banyak hafalannya, serta mumpuni dan terpercaya dalam meriwayatkan atsar”. Imam adz dzahabi dalam kitab al ‘Ibar berkata: “Dia seorang ahli fiqh dan tokoh pantuan, ulama terekemuka dari kalangan madzhab Hanbali di Iraq baik dalam pemikiran, kedudukan dan kebersihan hidupnya. Beliau memiliki posisi dan kedudukan yang sempurna.” Ibnul Jauzi berkata: “Dia seorang ulama pengumpul ilmu, zuhud, dan sangat tegas terhadap ahli bid’ah.” Ibu Katsir berkata: “Beliau seorang ulama yang zuhud, ulama ahli fiqh dari kalangan madzhab Hanbali, sangat ahli dalam memberi nasihat dan sangat tegas dan keras terhada ahli bid’ah dan pelaku maksiat. Serta sangat berwibawa dan disegani oleh orang alim dan orang awam.”

    Sikap Zuhud dan Wara

    Beliau Imam al Barbahary sangat dikenal kezuhudan dan wara’nya dan sebagai bukti kuat apa yang telah dikatakan oleh Abul Hasan bin Basysyar: “Imam al Barbahary telah berlepas diri dari harta warisan dari bapaknya sebanyak tujuh puluh ribu dirham.” Ibnu Abi Ya’la berkata: “Imam al barbahary Memiliki banyak kelebihan dan keistimewaan dalam urusan agama.”

    Sikap Beliau terhadap Ahli Bid’ah

    Imam al barbahary bersikap sangat tegas terhadap ahli bid’ah dan sangat gencar dalam memerangi mereka baik dengan tangan atau tulisan tanpa keluar dari kaidah ahlu sunnah dalam mengambil sikap dan bermuamalah terhadap mereka. Beliau sangat komitmen dalam kemurnian ajaran dan proaktif dalam menyingkirkan kotoran bid’ah dan hawa nafsu baik dari pemikiran Jahmiyah, Mu’tazilah, Asy’Aryah, Tasawuf, Syiah dan rafidhoh. Dalam buku ini beliau sangat memperhatikan bahaya bid’ah dari mulai yang kecil hingga yang besar sebagaimana beliau katakan dalam masalah nomor (6): “Waspadalah terhadap bid’ah meskipun dianggap remeh, sebab bid’ah yang remeh dan keil bila dibiarkan akan menjadi besar.”

    Beliau juga menjelaskan bahaya penyebaran bid’ah dan memberi peringatan keras kepada kita agar tidak terjatuh ke dlam cara-cara dan praktek kebid’ahan sebagaimana ucapan beliau pada masalah no (8): “Perhatikanlah setiap ucaapan orang pada zamanmu, jangan tergesa-gesa dan cepat membenarkan suatu ucapan tersebut hingga kamu bertanya dan memperhatikan apakah ucapan itu pernah disampaikan oleh para sahabat Nabi atau para ulama ahli sunnah?

    Jika kamu mendapatkan atsar dalam hal tersebut (maka) peganglah dan jangan sampai kamu melampaui batas, dan jangan memililh-milih darinya sehingga terjatuh dalam neraka.” Beliau berkata dalam maslah n omor (9): “ketahuilah, orang yang tersesat dari jalan lurus ada dua macam; pertama orang yang tersesat dari jalan lurus sementara dia tidak menginginkan kecuali kebaikan, maka kekelirun orang tersebut tidak boleh diikuti karena ia telah hancur, dan kedua orang yang sengaja menentang kebenaran dan menyelisihi orang-orang yang bertaqwa dari generasi sebelumnya sebelum mereka, dialah orang yang telah tersesat dalam kesesatan dan menyesatkan.”

    Beliau juga berkata dalam nomor (64) berkata: “Jika ada seorang yang suka menghujat dan menolak atsar atau mengingkari hadits Rasul sholallohu ‘alaihi wa salam maka jadikanlah dia seorang yang tertuduh dalam Islam sebab dia seorang yang buruk pemikiran dan madzhabnya.”

    Beliau dalam masalah nomor (101) berkata: “Ketahuilah kebid’ahan hanya tumbuh dan datang dari kaum puritan lagi kerdil ilmu yang suka ikut-ikutan dan mudah terombang-ambing oleh arus.” Masih banyak ucapan beliau yang sangat bagus dan berbobot dalam buku ini yang memberikan gambara secara jelas tentang karakter ahli bid’ah seakan-akan kamu menyaksikan mereka di dean mata, maka perhatikanlah ucapan beliau: “Perumpamaan ahli bid’ah laksana kalajengking yang mengubur kepala dan tubuhnya di dalam tanah lalu mengeluarkan ekornya yang berbisah, dan bila ada kesempatan ia langsung tanpa gamang menyengatmu, begitu juga ahli bid’ah yang senantiasa bersembunyi dari penglihatan orang dan ketika mendapat kesempatan ia langsung tanpa gamang menyebarkan racun dan bisa kebid’ahan,” Jadi beliau bersikap sangat tegas terhadap ahli bid’ah sebagai bukti betapa tingginya perhatian beliau terhadap sunnah dan betapa besarnya ghirah beliau terhadap sunnah saat ada orang sesat yang ingin menghantamnya. Sikap seperti itu bisa menjadi contoh mulia sebagai bentuk sikap ulama ahli sunnah terhadap ahli bid’ah dan kebathilan dan kesesatan.

    Murid-Murid Beliau

    Banyak orang yang menimba dan mengambil faidah agama dari beliau karena beliau adalah tokoh panutan dalam ilmu dan kemuliaan.

    Di antara Murid-Murid Beliau

    1. Seorang imam dan ahli fiqh serta tokoh panutan, Abu Abdillah bin Ubaidulloh bin Muhammad al ‘Ukbary yang dikenal dengan Ibnu Baththoh, wafat pada bulan Muharrom tahun 387 H.

    2. Seorang imam, tokoh panutan dan ahli hikmah, Muhammad bin Ahmad bin Ismail al baghdadi Abul Husain bin Sam’un, ahli pemberi nasihat, pemilik karomahdan kedudukan mulia, wafat bulan Dzul Qo’dah tahun 387 H

    3. Ahmad bin Kamil bin Kholaf bin Syajarah Abu Bakar, perawi buku ini (syarhus Sunnah) yang meriwayatkan dari penulis.

    4. Muhammad bin Muhammad bin Utsman Abu Bakar

    Al Khathib berkata: “Telah samapi kepadaku bahwa dia suka hidup sederhana dan memiliki madzhab yang sangat bagus namun sering meriwayatkan riwayat yang mungkar dan bathil.”

    Mutiara Ucapan Beliau

    Abu Abdillah bin Baththoh berkata: “Saya mendengar Abu Muhammad al Barbahary berkata:’Duduk-duduk untuk saling memberi nasihat adalah pembuka pintu faidah, sedangkan duduk-duduk untuk berdebat adalah penutup pintu faidah.’ Beliau berkata: “Manusia berada dalam ketertipuan terus-menerus”.

    Di Antara Syair beliau:

    Barangsiapa yang puas dengan apa yang dimiliki maka Dia menjadi orang kaya dan selalu tetap di atas agama

    Betapa tingginya kedudukan qona’ah membuat orang Rendahan menjadi mulia

    Jiwa seseorang menajdi sempit ketika dalam kemiskinan namun bila ia mendekat kepada Tuhannya semua menjadi luas

    Karya-Karya Beliau

    Para penulis biografi menyebutkan bahwa beliau memiliki banyak tulisan, namun saya tidak mendapatkan karya-karya ilmiah beliau kecuali hanya tulisan ini dan penjelasannya akan diuraikan nanti

    Cobaan dan Wafat Beliau

    Dikarenakan kedudukan Imam al Barbahary yang tinggi dan mulia, berwibawa lagi disegani oleh semua kalangan baik yang alim atau yang awam dan terhormat di klalangan para pemimpin maka ahli bid’ah senantiasa membuat makar untuk memperdaya beliau dalam rangka untuk menghancurkan karier beliau dan menjilat kepada para pemimpin hingga Kholifa al Qohir memerintahkan kepada mentrinya, Ibnu Muqlah pada tahun 321 H untuk menangkap Imam al barbahary dan para sahabatnya lalu beliau bersembunyi, dan sebagian besar sahabatnya ditangkap dan dibawa ke Bashroh. Dan Alloh membalas perbuatan Ibnu Muqlah yang akhiranya sang Kholifah marah kepadanya sehingga dia melarikan diri lalu dipecat oleh Kholifah al Qohir dari jabatannya dan rumahnya dilempari api.

    Kemudian dia ditangkap pada tanggal 6 bulan Jumadil akhir tahu 322 H kemudian dimasukkan penjara dan disiksa dengan dicongkel kedua matanya hingga menjadi buta. Lalu Imam al barbahary kembali lagi kepada kedudukan semula di negeri itu hingga ketika Abu Abdillah bin Arofah yang dikenal dengan Nafthowaih wafat, banyak sekali orang yang hadir untuk mensholatkan jenazahnya dan Imam al Barbahary mendapat kehormatan untuk menjadi Imam sholat jenazah tersebut. Demikian itu terjadi pada bulan Safar tahun 323 H dan pada tahun itu beliau semakin nak daun dan tenar serta para sahabat beliau semakin diperhitungkan, mereka lebih berani dalam melarang segala kebid’ahan dan melawan ahli bid’ah.

    Ketika Imam al Barbahary melewati daerah bagian barat lalu beliau bersin dan para sahabat beliau mendoakan hingga tedengar suara gemuruh maka sang kholifah mendengar dari dalam tandunya kemudian bertanya tentang kejadian tersebut dan dikabarkan kepadanya hingga sang kholifah merasa takjub dengan sikap tersebut.

    Para ahli bid’ah tidak bosan-bosan untuk terus menerus membuat makar keji dan kebohongan dengan menjilat kepada Kholifah ar radhiy, mereka berusaha memfitnah Imam al barbahary hingga Kholifah ar Rodhiy memerintahkan Badr al Harosiy kepala polisi bagian transportasi dan komunikasi di daerah Baghdad, agar melarang para sahabat Imam al Barbahary berkumpul dan bertemu.

    Maka Imam al Barbahary dengan gerak cepat mencari tempat persembunyian dan pindah dari daerah bagian barat menuju bagian timur lalu bersembunyi di daerah tersebut hingga beliau wafat dalam masa persembunyian pada bulan rojab tahun 329 H.

    Ibnu Abi Ya’la berkata: “telah bercerita kepadaku bahwa Muhammad bin Hasan al Muqriy berkata bahwasannya kakek dan nenekku berkata kepadaku: ‘Abu Muhammad al Barbahary bersembunyi di rumah saudari Tuzun di daerah bagian timur daerah al Hammam jalan raya as Silsilah, selama satu bulan dalam persembunyian, beliau terserang pendarahan hebat hingga wafat. Ketika beliau wafat, saudaru Tuzun berkata kepada pembantunya:

    “Caarilah orang yang ahli dalam memandikan mayat, maka datang seorang yang ahli dalam memandikan mayyity ke rumah lalu pintu ditutup agar tidak diketahui oleh orang kemudianorang tersebut menshalatkan sendirian.”

    Pada saat pemilik rumah melihat dari kejauhan tampak ruangan rumah dipenuhi kaum laki-laki yang berpakaian putih dan hijau maka ia berusaha untuk mendekati namun ketika sholat jenazah usai mereka menghilang, lalu pemilik rumah memanggil pembantu tersebut lalu berkata: “Wahai Hajjam, kamu telah menghancurkanku bersama saudaraku. Lalu pembantu berkata: “Wahai tuanku, engkau juga melihat apa yang aku lihat?” Ia Menjawab: “Ya” pembantu berkata: “Inilah kunci-kunci rumah dan rumah dalam keadaan tertutup.” Saudari Tuzun berkata: “Kuburlah dia di dalam rumahku dan jika nanti aku meninggal dunia kuburkanlah (aku) di sisinya.” Semoga Alloh merahmati Imam al Barbahary dan memberi balasan yang besar, dia seorang imam dan tokoh panutan, pembela sunnah dan sangat keras terhadap ahli bid’ah dan kaum zindiq.”

    ***

    (Di tulis kembali dari: Buku “Syarhus Sunnah-Penjelasan Tuntas Bahwa Islam itu adalah Sunnah dan Sunnah itu adalah Islam, hal 5-13, Penerbit: Dar El-Hujjah)

     
  • erva kurniawan 1:35 am on 8 January 2011 Permalink | Balas
    Tags: , , , , ,   

    Imam Al Hafidz Jalaluddin Abdurrahman As Suyuti 

    Imam Al Hafidz Jalaluddin Abdurrahman As Suyuti

    Nama, Garis keturunan, dan nisbat yang dimilikinya:

    As-Sayuthi nama lengkapnya adalah Al-Hafizh Abdurrahman ibnu Al- Kamal Abi Bakr bin Muhammad bin Sabiq ad-Din Ibn Al-Fakhr Utsman bin Nazhir ad-Din al-Hamam al-Khudairi al-Sayuthi.

    Penulis Mu`jam al-Mallifin menambahkan: Athaluni al-Mishri Asy-Syafi`i, dan diberi gelar Jalaluddin, serta di panggil dengan nama abdul Fadhal. Ia berasal dari keturunan non arab, yang dalam hal ini asy-sayuthi sendiri pernah mengatakan: Ada seorang yang bisa saya percaya pernah menuturkan kepada saya, bahwa dia pernah mendengar ayah saya mengatakan bahwa kakek buyut ayah adalah orang non arab dari timur. Ia menghubungkan garis keturunannya demikian: Kakek buyut saya adalah Damam ad-Din, seorang ahli hakikat dan guru tarekat. Darinya lahir tokoh-tokoh dan pemimpin, antara lain ada diantara mereka yang menjadi kepala pemerintahan di daerahnya, ada pula yang menjadi Hakim Perdata, dan ada pula yang menjadi pedagang. Namun tidak ada seorangpun diantara mereka yang saya ketahui menekuni ilmu secara sungguh-sungguh kecuali ayah saya.

    Kelahiran dan pertumbuhannya:

    As-sayuthi dilahirkan di wilayah Asyuth sesudah magrib pada malam ahad, bulan Rajab 849 H, begitulah ia mengatakannya sendiri, dan para sejarawan sepakat tentang tahun kelahiran ini, kecuali ibnu Iyas dan Ismail Pasha al-Bagdadi yang menganggap bahwa kelahiran as-Sayuthi adalah pada bulan Jumadil akhir. Ia dibesarkan dalam keadaan yatim piatu. Ayahnya meninggal dunia pada malam senin, 5 Safar 855 H, pada saat ia masih berusia 6 tahun.

    Perjalanan dan masa menuntut ilmu:

    Pada usia yang amat sangat muda ia telah hafal Al-Quran, dan hafalan ini menjadi sempurna betul ketika ia menginjak usia 8 tahun. Setelah itu ia lanjutkan dengan menghafal kitab-kitab semisal al-`Umdab, Minhaj fiqh, Al-Ushul, dan Al-fiyah ibn Malik.Selanjutnya ia menekuni berbagai bidang ilimu dan saat itu usianya baru menginjak usia 16 tahun, yakni pada tahun 864 H.

    Ia mempelajari Fiqh dan Nahwu dari beberapa guru, dan mengambil ilmu Faraid dari ulama di jamannya yakni Syeikh Syihab ad-Din asy-Syarmasahi, lalu menimba ilmu Fiqh kepada syeikhul Islam Al-Balqini sampai yang disebut terakhir ini wafat, dan dilanjutkan oleh putranya `Ilmuddin Al-Balqini. Ia kemudian berguru kepda Al-Ustadz Muhyiddin Al-Kafayaji selama 14 tahun. Dari ulama ini ia menyerap ilmu Tafsir dan Ushul, bahasa dan ma`ani, lalu menyusun buku-buku ringkas tentang ilmu-ilmu ini.Ia banyak melakukan perjalanan untuk menuntut ilmu, antara lain ke kota Al-Fayun, Al-Mihlah, Dimyat, lalu menuju Syam dan Hijaj, dan seterusnya ke Yaman, India dan al-Maghrib (Maroko). As-Sayuthi kemudian dikenal dengan orang yang begitu dalam ilmunya, dalam tujuh disiplin ilmu : Tafsir Hadist, Fiqh , Nahwu, Ma`ani, Bayan dan Badi`, melalui para ahli bahasa dan Balaqhah.

    Kegiatannya menuntut ilmu:

    Di dalam usahanya menuntut ilmu as-Sayuthi telah mendatangi syeikh Safuddin Al-Hanafi dan berulangkali mengkaji kitab Al-Mukasyaf dan At-Taudhih. Ia pernah pula dikirim orang tuanya mengikuti majelis yang diselenggarakan oleh al-Hafidz ibnu Hajar, dan mengkaji shahih Muslim sampai hampir tamat. Kepada ash-Shyairafi di samping kita-kitab lain seperti As Syifa`, Al-Fiyah ibnu Malik, Syarh-Asyudur, al Mughni – sebuah kitab Ushul Fiqh Mazhab Hanafiyah dan syarhnya pada Syams al- Marzabani al-Hanafi, dan mendengarkan pengajian kitab al-Mutawassith serta as-Safiyah berikut syarhnya yang ditulis oleh al-Jarudi yang disampaikan oleh ulama ini. Selain itu, juga mempelajari Alfiah karya al-`Iraqi, dan menghadiri pengajian ilmiah yang diberikan al-Balqini. Dari ulama yang disebut terakhir itu, as-Sayuthi menyerap ilmu yang tidak terhingga jumlahnya. Sesudah itu ia tinggal bersama asy-Syaraf al-Manawi, hingga ulama ini meningggal dunia. Dari ulama ini as-Sayuthi menimba ilmu yang tidak terbilang juga banyaknya. Lalu secara tetap pula mengikuti pengajian yang diberikan oleh Saifudin muhammad bin muhammad al-Hanafi, serta pengajian-pengajian yang diberikan oleh al-`alamah asy-Syamani dan al-Kafiji.

    Kendatipun demikian, ia tetap mengatakan bahwa ia tidak banyak mempelajari ilmu-ilmu riwayat, melebihi perhatiannya terhadap masalah yang dianggapnya paling penting dalam disiplin ilmu ini, yakni ilmu dirayah hadits.

    Guru, murid dan sejawatnya:

    as-Sayuthi mengakui sekitar seratus lima puluhan orang ulama sebagai gurunya, dan yang menonjol diantaranya adalah: Ahmad zas-Syarmasahi ‘Umar al-Balqini Shalih bin Umar bin Ruslan al-Balqini Muhyidin al-Kafiji Al-Qadhi syarafudin al-Manawi. Sementara itu beribu-ribu orang telah pula berguru kepada dirinya, dan diantara mereka yang paling menonjol antara lain: Syamsudin asy-sakhawi.`Ali al-Asymuni.

    Akidahnya:

    Dari karangan-karangan yang membela para sahabat dan tetap berpijak pada sunnah, maka tampaklah bahwa mazhab yang dipilihnya adalah mazhab ahlus sunnah. Tidak ada hal lain yang dapat diketahui tentang dirinya dalam persoalan ini, selain kecendrungannya kepada tasawuf yang telah dirintis oleh kakek buyutnya Hamam. Kendatipun demikian, ilmunya yang demikian mendalam tentang Al-Qurn dan sunnah, telah mampu membentengi dirinya dari penyimpangan-penyimpangan yang banyak dialami oleh para pengikut aliran sufi, yang jauh menyimpang dari Al-Quran dan Sunnah.

    Pengaruh intelektualitasnya:

    Begitu usianya menginjak 40 tahun, ia segera mengasingkan diri dari keramaian, dan menunjukkan perhatian dalam bidang karang-mengarang, sehingga hanya dalam waktu 22 tahun saja ia telah membanjiri perpustakaan-perpustakaan Islam dengan karya-karyanya dalam berbagai bidang, ilmu dalam jumlah sekitar 600 judul, semisal tafsir dan ilmu tafsir, Hadits dan ilmu Hadits, Fiqh dan Ushul Fiqh, bahasa Arab dengan berbagai cabang ilmunya, sirah Nabawiyah, dan Tarikh. Penullis hidayah al-A`rifin mengemukakan sejumlah besar karangan yang telah ditulis oleh asy-Sayuthi yan jumlahnya mendekati apa yang kami sebutkan itu, yang diakui sebenarannya oleh yang bersangkutan.

    Cukuplah sekiranya di sini bisa kami sebutkan saja beberapa diantara karya-karyanya yang paling menonjol dalam ilmu Hadits lantaran kaitannya yang demikian erat dengan topik kajian kita sekarang ini.

    Pertama: tentang Hadits Zahr ar-Rabbiy Ala Mujtaba Li an-Nasa`I Al-Hawalik `Ala Muwaththa` Malik. Marqat ash-Shu`ud Syarkh Sunan Abi Dawud. Jam`u aljawami` Aw al-jami` al-Kabir. al-Jami` ash-Shaghir wa Dzailuh.

    Kedua: Dalam ilmu Hadits. Tadrib ar-Rawi bi syarkh Tawqrib an-Nawawi. Al al-fiyah fi al-Hadits.As`af al-mabtha` bi Rijal al-Muhtha`. Durr as-sahabah Fi Man Nazal al-Nishir Min al shahabah. Natsr al-Abir fi Takhrij Ahadits asy-syarkh al-Kabir

    Wafatnya:

    Hidup syaikh as-syayuthi sarat dengan kegiatan menghimpun ilmu dan mengarang. Untuk itu ia mengeram dirinya di rumah dalam kamar khusus yang di sebut Raudhah al-Miqyas dan hampir-hampir tidak beranjak dari situ. Ia terus menerus terlibat dalam hal ini hingga akhir hayatnya sesudah menderita sakit dan kelumpuhan total pada tangan kirinya selama seminggu. Nampaknya karena sakit yang di derita inilah ia lalu meninggal dunia pada hari kamis, 19 Jumadil Ula 911 H di tempat kediamannya, lalu dimakamkan di Hausy Qousun.

    ***

    Dikutip dari: Proses lahirnya sebuah Hadits karya: Al-Hafizh Jalauddin as-Sayuthi, hal:41-45. Penerbit: PUSTAKA, Bandung, 1406 H – 1985 M.

     
  • erva kurniawan 1:51 am on 7 January 2011 Permalink | Balas
    Tags: , , , , ,   

    Senang di Dunia, Senang di Akhirat 

    Hampir setiap malam, di teras rumah yang berada di depan rumah saya —maksud saya: rumah kontrakan saya— di daerah pinggiran Jakarta, beberapa pemuda selalu menghabiskan waktu selama beberapa jam untuk bersenang-senang: menikmati lintingan ganja. Duduk melingkar sambil membicarakan apa saja.

    Wajah-wajah mereka kusam. Mata di wajah mereka merah. Suara-suara mereka terdengar berat khas orang mabuk. Terkadang tertawa terbahak-bahak. Kencang. Dalam kondisi seperti itu tentu saja mereka tidak bisa diharapkan untuk memahami suasana. Justru kami —saya dan beberapa penghuni kontrakan lain, para pendatang— seolah-olah yang diharuskan memahami kesenangan para pemuda setempat itu.

    Membiarkan mereka meski kegaduhan mereka terkadang mengganggu. Apalagi rumah yang terasnya mereka tempati untuk nongkrong, penghuninya adalah keluarga muda yang memiliki bayi baru berumur sekian bulan. Mungkin, para pemuda itu berpikir: kami tidak akan berbuat macam-macam jika kalian membiarkan kami menikmati kesenangan kami. Padahal dengan seperti itu pun mereka sudah berbuat macam-macam.

    Mereka akan bubar jika lintingan-lintingan ganja itu telah habis. Setelah itu mereka melanjutkan dengan kesenangan yang lain, yaitu bermain remi sambil berjudi kecil-kecilan, sampai dini hari. Hampir setiap hari mereka seperti itu. Kecuali jika mereka kehabisan ‘bekal’. Untuk beberapa hari, teras rumah yang berada di depan rumah saya itu akan sepi. Setelah bekal kembali terkumpul, mereka pun melanjutkan kesenangan mereka.

    Setiap kali melihat para pemuda itu menikmati kesenangan mereka, saya selalu teringat kisah dalam al-Risslah al-Qusyayriyyah fi ‘Ilm al-Tashawwuf, sebuah kitab tentang tasawuf yang telah berusia lebih dari seribu tahun karya Abu Qasim al-Qusyairi.

    Suatu ketika, seorang sufi bernama Ma’ruf al-Kurkhi sedang duduk-duduk bersama murid-muridnya. Kemudian, lewatlah rombongan yang tampaknya sedang merayakan sesuatu. Mereka memainkan alat-alat musik dan bernyanyi-nyanyi sambil meminum minuman keras.

    “Lihatlah orang-orang itu,” kata salah seorang muridnya. “Mereka berbuat maksiat secara terang-terangan. Mereka tidak malu kepada Tuhan. Maka, apalagi kepada sesama manusia.”

    “Doakanlah mereka agar celaka,” kata si murid kepada Ma’ruf.

    Di mana-mana, guru akan selalu lebih bijak daripada murid-muridnya. Sebab itulah orang Jawa mengatakan, ‘guru’ adalah singkatan dari ‘digugu lan ditiru’ yang artinya ‘dituruti dan diteladani’. Jika ada orang yang dianggap guru tapi tak berperilaku selayaknya guru, sehingga tak patut digugu lan ditiru, ia akan tetap menjadi guru, hanya saja dengan singkatan yang berbeda, yaitu ‘guru’ singkatan dari ‘wagu tur saru’ yang artinya ‘tak pantas dan cabul’.

    Ma’ruf al-Kurkhi kemudian mengangkat tangannya. Ia berdoa, “Ya Tuhanku! Seperti mereka bisa bersenang-senang di dunia ini, buatlah mereka bisa bersenang-senang di akhirat nanti.”

    “Kami tidak memintamu berdoa seperti itu,” kata si murid.

    Ma’ruf al-Kurkhi menjawab, “Jika di akhirat kelak mereka bisa bersenang-senang, artinya Tuhan mengampuni maksiat mereka di dunia.”

    Ma’ruf ingin mengajarkan kepada para muridnya bahwa dunia adalah tempat kemungkinan-kemungkinan. Apa yang tampak buruk tidak selalu akan berakhir tetap dalam kondisi buruk. Sebab itu, ia tak perlu dikutuk.

    Itulah yang disebut dengan al-raja’ dalam ilmu tasawuf, yaitu mengharap segala sesuatu menjadi baik, atau berakhir dengan kebaikan. Orang yang menjaga al-raja’ dalam dirinya tidak akan pernah merasa puas dengan kebaikan, dan sebab itu ia tidak mengutuk keburukan, tapi berharap keburukan itu akan menjadi atau berakhir dengan kebaikan.

    ***

    Juman Rofarif – detikRamadan,

    Editor di Penerbit Serambi Jakarta.

     
  • erva kurniawan 1:17 am on 6 January 2011 Permalink | Balas
    Tags: mendidik anak yang benar, pola asuh anak   

    Pola Asuh Anak yang Salah 

    Jakarta, Banyak yang membandingkan anak-anak sekarang tidak bisa mandiri dibandingkan dulu. Sama-sama umur 6 tahun anak sekarang banyak yang tidak bisa memakai baju sendiri. Pola asuh yang salah membuat anak tidak mandiri.

    Alasan orangtua yang sibuk yang seringkali menerapkan pola asuh salah pada anaknya. Tidak ada waktu menjadi alasan utama untuk tidak mendidik anak dengan benar.

    Dr Budihardja, DTM&H,MPH, Direktur Jenderal Bina Kesehatan Masyarakat Kemenkes mengatakan kebanyakan orangtua tidak mendidik anak dengan benar tapi selalu memberikannya bantuan. Misalnya memakaikan baju, memandikan dan menyuapinya yang efeknya malah membuat anak tidak bisa apa-apa.

    Meski maksudnya memudahkan anak, tapi hal tersebut merupakan pola asuh yang salah, yang akhirnya membuat anak selalu berpangku tangan dan otaknya tidak berkembang menjadi kreatif.

    Selain itu, banyaknya perintah dan larangan, pekerja rumah (PR) sekolah serta les tambahan juga akan menyita waktu bermain anak. Menurut Dr Budi hal tersebut akan membuat anak-anak tertekan dan memperlambat pertumbuhan dan perkembangannya.

    “Kebanyakan orangtua tidak punya waktu untuk mendengar cerita dan keluh kesah anak. Mereka hanya memberi perintah dan larangan yang membuat anak tertekan,” ujar Dr Budi disela-sela acara Seminar Sehari ‘Stimulasi Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang Mengembangkan Potensi Anak’ di Gedung SMESCO Indonesia, Jakarta, Kamis (15/7/2010).

    Sementara Dr Soedjatmiko, Sp.A(K), M.Si, Ahli Tumbuh Kembang Anak dari Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI-RSCM, mengatakan kecerdasan dan kreatifitas anak sebenarnya berkembang dengan cara mendengar dan melihat.

    “Dari mendengar dan melihat, anak akan merasakan, membayangkan, mengingat, mencoba dan meniru. Dan dengan mengulang dan membiasakannya, akhirnya perilaku, kecerdasan serta kreativitas anak akan berkembang,” jelas dokter yang juga merupakan Sekretaris Satgas Imunisasi PP-IDAI.

    Menurut Dr Soedjatmiko, berilah anak contoh yang benar dalam berperilaku dan stimulasi otaknya dengan cara bermain yang interaktif. Karena selalu memberi anak bantuan hanya akan menghambat tumbuh kembang serta kreativitasnya. (mer/ir)

    ***

    health.detik.com/read/2010/07/15/134049/1399823/764/pola-asuh-anak-yang-salah?l991101755

     
    • saeful hasan 3:19 am on 6 Januari 2011 Permalink

      saya sangat berteima kasih atas email yang anda berikan semoga tetap terus mengirimkan kepada saya terimakasih banyak atas kiriman-kiriman emailnya jadi makin membuat saya tambah wawasan

  • erva kurniawan 1:31 am on 5 January 2011 Permalink | Balas
    Tags: , , , , ,   

    Jangan Abaikan Hal Yang Sepele 

    Pada suatu hari ada seekor tikus yang keluar dari sarangnya pergi kelumbung pagi, tikus itu melihat ada jebakan tikus. Si tikus berlari menemui ayam dan menceritakan bahwa dilumbung padi ada jebakan tikus yang berbahaya. Ayampun cuek mendengar cerita tikus.

    Tikus berlari menemui kambing dan bercerita bahwa dilumbung padi ada jebakan tikus, kambingpun cuek. Tikus berlari lagi menemui sapi dan menceritakannya, sapi-pun cuek. Tikus berlari menemui ular dan menceritakannya, ularpun cuek. Sampai akhirnya pada pagi hari, pak tani pergi kelumbung padi untuk melihat jebakannya apakah mendapatkan tikus. Ternyata yang terjebak bukan tikus melainkan ular. Melihat pak tani datang, ular marah dan mematok kaki pak tani. Pak tani membalasnya dengan menebaskan goloknya dan ularpun mati.

    Melihat kakinya kena bisa pak tani pergi kedokter. Kata dokter supaya cepat sembuh mesti makan yang bergizi, begitu pulang pak tani memotong ayamnya. Lukanya ternyata nggak sembuh-sembuh, dipanggillah pak kyai untuk mendoakan kesembuhannya maka dipotonglah kambing. Sakitnya pak tani makin parah dan akhirnya pak tani meninggal dunia, orang-orang sekampung pada datang untuk menyelawat maka dipotonglah sapinya.

    Pesan cerita diatas, Awalnya musibah itu hanya menimpa ular namun toh akhirnya ayam, kambing dan sapi juga jadi korban. Jangan sampai karena bukan kita jadi korban kemudian kita tidak ambil pusing, toh..akhirnya kita juga kena getahnya.

    Wassalam.

    ***

    Oleh: Agussyafii

     
    • hilmi 10:27 am on 5 Januari 2011 Permalink

      ehm, sungguh kisah yang menarik.

    • octave 11:29 am on 5 Januari 2011 Permalink

      Jazakallah khairan katsiro..
      mohon di ikhlaskan..saya copy artikelnya…

    • Hikmah 12:14 pm on 14 Januari 2011 Permalink

      Bagusss

  • erva kurniawan 1:16 am on 4 January 2011 Permalink | Balas
    Tags: Neraka Jahim   

    Neraka Jahim 

    Jika Allah swt. memberi balasan kepada orang-orang yang taat dan berbakti dengan kenikmatan, maka kepada orang-orang yang durhaka dan bersalah tentu akan diberi balasan pula yaitu berupa siksa. Siksa itu ialah neraka Jahim. Ini dilakukan sebagai hukuman terhadap mereka, sebab mereka telah melakukan serta menumpuk-numpuk dosa yang besar serta kejahatan-kejahatan yang luar biasa.

    Jahim adalah merupakan tempat penyiksaan. Ada beberapa nama untuk neraka itu, di antaranya ialah:

    I. Hawiah

    Hawiah ialah suatu jurang yang sangat dalam, siapa yang jatuh di situ pasti tidak dapat kembali naik ke atas. Tentang neraka ini Allah Taala berfirman, “Siapa yang ringan timbangan amal baiknya, maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiah. Adakah yang memberitahukan padamu, apakah Hawiah itu? Hawiah adalah neraka yang amat panas apinya.” (Q.S. Al-Qari’ah:8-11)

    II. Lazha

    Ini difirmankan oleh Allah Taala sebagai berikut, “Ingatlah! Sesungguhnya siksanya ialah neraka Lazha, pengupas kulit kepala. Memanggil orang yang membelakang dan memalingkan mukanya, juga orang yang mengumpulkan kekayaan serta menyimpannya.” (Q.S. Al-Ma’arij:15-18)

    Karena kehebatan panas api neraka Lazha ini, kulit kepala pun akan terkelupas dengan sendirinya. Juga karena kehebatan daya tariknya, maka setiap orang yang mendekat di situ pasti akan disambar, sedang orang yang mendekat ini tidak lain kecuali orang yang menolak dan tidak suka menerima kebenaran. Ia memalingkan muka apabila diajak berbuat baik untuk tunduk kepada Tuhan. Sebaliknya yang paling suka dia lakukan adalah mengumpulkan harta kekayaan dan kalau sudah banyak lalu disimpan di dalam almari besi yang tertutup rapat. Hal ini tidak lain hanya karena sangat loba dan tamaknya pada harta, sehingga dijadikan pundi-pundi dan dilihat-lihat saja di dunia ini serta sama sekali tidak untuk dibelanjakan pada jalan yang diperintahkan oleh agama.

    III. Saqar

    Ini terdapat dalam firman Allah Taala, “Orang yang durhaka, akan Kumasukkan ke dalam Saqar. Adakah yang memberitahukan padamu, apakah Saqar itu? Ia tidak membiarkan tertinggal dan tidak pula membiarkan berlebih. Ia dapat mengganti (mengoyak-ngoyak) kulit manusia. Di situ ada penjaganya yang terdiri dari sembilan belas malaikat (dengan tugas untuk menyiksa masing-masing).” (Q.S. Al-Muddatstsir:26-30)

    Maksud kata tidak membiarkan tertinggal ialah tidak membiarkan begitu saja apa yang diletakkan di situ, tetapi apa saja yang masuk pasti akan dibakarnya sampai hangus dan hancur. Juga tidak dibiarkan keluar dari situ. Itulah yang akan menghitamkan tubuh dan membuat cacat yang luar biasa buruknya.

    IV. Huthamah

    Tersebut dalam firman Allah Taala, “Ingatlah! Sesungguhnya orang yang bersalah, akan dilemparkan dalam neraka Huthamah. Adakah yang memberitahukan padamu apakah Huthamah itu? Yaitu api Allah yang dinyalakan, yang naik sampai ke ulu hati. Sesungguhnya api itu ditutupkan di atas mereka dalam tiang yang panjang-panjang.” (Q.S. Al-Humazah:4-9)

    KESENGSARAAN DALAM NERAKA JAHIM

    Allah Taala telah mendeskripsikan keadaan dalam Jahim itu. Dengan memikirkan sifat-sifat itu, rasanya akan berubanlah rambut setiap pemuda dan akan copot kiranya ulu hati setiap manusia. Memang dibuat demikian mengerikan agar semua orang yang menempuh jalan yang sesat, kembali ke jalan yang benar dan yang durhaka, bertobat dari kedurhakaannya. Allah Taala menyebutkan bahwa bahan bakarnya saja adalah manusia yang tersiksa itu sendiri serta batu-batu belaka.

    Renungkanlah firman Allah Taala ini, “Hai orang-orang yang beriman jagalah dirimu sendiri dan seluruh keluargamu dari siksa api neraka, bahan bakarnya adalah manusia dan batu. Di situ dijaga oleh malaikat yang kasar lagi bengis, tidak membantah kepada Allah tentang apa saja yang diperintahkan kepada mereka dan mereka selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (Q.S. At-Tahrim:6)

    Neraka tidak akan merasa puas dengan banyaknya apa saja yang dimasukkan di dalamnya. Jadi ia senantiasa meminta ditambah, sehingga tidak terdapat lagi di situ suatu tempat yang kosong.

    Hal ini difirmankan oleh Allah Taala, “Pada hari Kami (Allah) berfirman kepada Jahanam, ‘Adakah engkau sudah penuh.’ Jahanam bertanya, ‘Adakah tambahan lagi?’” (Q.S. Qaf:30)

    Mujahid berkata, “Sebenarnya tidak ada suatu percakapan di situ, tetapi percakapan ini adalah sebagai suatu perumpamaan tentang hal-ihwal Jahanam, yang berarti bahwa di dalamnya sudah penuh sesak, sehingga tidak suatu tempat pun yang terluang lagi, penuh padat sukar bergerak. Para penghuninya diberi makanan berupa pohon zaqum, yakni sebuah pohon yang termasuk dalam golongan yang paling buruk, pahit rasanya, bacin baunya dan bahkan berduri.”

    Mengenai ini Allah Taala menjelaskan dalam firman-Nya, “Adakah tempat di surga yang lebih baik, ataukah pohon zaqum? Sesungguhnya hal itu Kami jadikan untuk ujian bagi kaum yang bersalah. Sesungguhnya pohon zaqum tumbuh dari dasar neraka. Mayangnya seperti kepala setan (ular). Sesungguhnya penghuni neraka itulah yang makan kayu pohon itu dan karenanya, maka perut mereka menjadi penuh (kembung). Sehabis itu mereka akan mendapatkan air yang sangat panas untuk dijadikan campuran makanannya.” ( Q.S. Ash-Shaffat:62-67)

    Dalam hal ini ada lagi firman Allah Taala yaitu, “Sesungguhnya Kami (Allah) telah menyediakan neraka untuk orang-orang yang bersalah, mereka dikepung oleh gejolak apinya. Jika mereka meminta minuman, mereka diberi minum air tembaga yang mendidih yakni dapat menghanguskan muka. Alangkah buruknya minuman yang sedemikian itu. Alangkah jeleknya tempat yang semacam itu.” (Q.S. Al-Kahfi:29)

    Pakaian penghuni neraka adalah berupa api juga, sebagaimana yang difirmankan oleh Allah Taala, “Inilah dua golongan yang berlawanan, mereka memperselisihkan tentang Tuhannya. Maka orang-orang yang kafir, untuk mereka dibuatkan pakaian dari api dan disiramkan di atas kepala mereka air yang mendidih. Apa yang ada di dalam perut dan juga kulit mereka menjadi hanyut (cair) karenanya. Dan untuk (hukuman) mereka disediakan cemeti besi. Setiap mereka hendak keluar dari dalamnya karena kesedihan, lalu mereka dikembalikan lagi ke dalamnya dan dikatakan kepada mereka, ‘Rasakan olehmu semua siksa yang membakar ini’.” (Q.S. Al-Haj:19-22)

    Dalam sebuah hadis dari Abu Hurairah r.a., bahwa Nabi saw. bersabda, “Sesungguhnya siksa dalam neraka Jahim ialah dituangkan air yang mendidih di atas kepala orang-orang yang durhaka itu, kemudian terus masuk ke dalam sehingga menembus ke dalam perut mereka, kemudian keluar segala isi yang ada dalam perut itu sehingga tampak meleleh dari kedua tapak kakinya. Ini semua merupakan cairan yang berasal dari isi perut. Selanjutnya dikembalikan lagi sebagaimana semula.” Diriwayatkan oleh Tirmizi dan ia mengatakan bahwa hadis ini adalah hasan sahih.

    ***

    Dari Sahabat

     
    • saeful hasan 4:53 am on 4 Januari 2011 Permalink

      terimaksih sodaraku,kata2 anda sangat bermanfaat dan menggugah piriran saya semoga tetap terus mengirimkan email email anda makasih banyak sebelumnya

    • Abdul Aziz Wachdin 7:48 pm on 15 Januari 2011 Permalink

      Ya allah semoga aku terhindar dari itu semua

  • erva kurniawan 1:49 am on 3 January 2011 Permalink | Balas
    Tags: , , , , ,   

    Cinta kepada Allah Menyelamatkan Yusuf dari Perbuatan Maksiat 

    Yusuf kecil tumbuh menjadi pemuda yang indah parasnya, jernih matanya, dan halus budi pekertinya. Tak heran jika Zulaikha, istri seorang pejabat Mesir yang memelihara Yusuf, tertarik padanya. Asy-Sya’rawi menulis, kalau pada awalnya Zulaikha memandang Yusuf as sebagai seorang remaja, kini pandangan itu telah berubah. Sehingga ketika misalnya Zulaikha meminta membawa segelas air, dia berkata kepada Yusuf as, “Mendekatlah! Mengapa menjauh? Duduklah di sampingku.”

    Tanpa sadar tumbuh benih-benih cinta pada diri Zulaikha. Cinta itu semakin hari semakin besar. Ia pun tambah berani. Bukan hanya isyarat-syarat halus yang sekarang ditampakkan, gerak-geriknya semakin jelas menunjukkan rasa itu. Bahkan semakin menjadi-jadi karena Yusuf as berpura-pura tidak mengerti atau mengalihkan pandangan dan pembicaraan.

    Suatu ketika, di saat cintanya tak terbendung lagi, Zulaikha merencanakan untuk berduaan saja dengan Yusuf as di suatu ruang di rumahnya. Untuk itu, ia membersiapkan diri dengan berdandan sebaik mungkin.

    Saat ia telah berada di ruang itu bersama Yusuf as, ia menutup rapat pintu-pintu dan tabir-tabirnya. Kemudian ia berkata dengan penuh harap dan merayu, “Marilah ke sini, laksanakan apa yang kuperintahkan!” Rayuan kepada Yusuf as dilakukan berkali-kali, bahkan dengan memaksa.

    Seandainya Yusuf as hanya memperturutkan hawa nafsunya, pastilah ia melakukan seperti apa yang diinginkan Zulaikha. Yusuf as adalah laki-laki normal yang punya ketertarikan pada wanita. Apalagi Zulaikha adalah wanita yang cantik jelita.

    Namun, cinta Yusuf as kepada Allah jauh lebih besar dari itu. Cinta yang selalu dalam hubungan intim dengan-Nya melalui zikir. Senantiasa menunaikan hak-haknya. Yang memandang kepada-Nya dengan mata hati. Yang terbakar hatinya oleh hakekat Ilahi. Tabir pun terbuka sehingga sang Maha Kuasa muncul dari tirai-tirai gaib-Nya. Maka, tatkala berucap, dengan nama Allah. Tatkala bergerak, atas perintah Allah. Dan tatkala diam, bersama Allah.

    Begitulah keadaan Yusuf as yang dilukiskan oleh Thabathaba’i. Sehingga walaupun Yusuf as memiliki birahi sebagaimana manusia yang lain, ia tak menuruti godaan dan rayuan Zulaikha. Jangankan mempunyai tekad atau keinginan, perhatian dan pandangannya tak lagi tertuju kepada wanita itu maupun wanita lain. (imam)

    ***

    Alifmagz – detikRamadan

     
    • hilmi 11:18 am on 3 Januari 2011 Permalink

      membaca artikel ini, serasa berdosa sekali selalu menurutkan hawa nafsu……semoga Allah mengampuni hamba-Nya ini…

  • erva kurniawan 1:10 am on 2 January 2011 Permalink | Balas
    Tags: durian, durian monthong   

    Keok Karena Durian 

    Kualalumpur, Dahsyatnya rasa buah durian bisa membuat orang kalap mengonsumsinya. Sudah banyak orang yang tumbang karena lupa diri ketika makan durian. Kenapa durian bisa bikin keok?

    Korban durian yang kini ramai diperbincangkan kalangan medis adalah seorang politisi di Malaysia yang terpaksa harus dirawat di rumah sakit setelah mengonsumsi durian.

    Ahmad Lai Bujang (61 tahun) anggota parlemen Malaysia untuk wilayah Sibuti terpaksa dilarikan ke rumah sakit karena mengeluh sesak napas dan pusing setelah pesta durian dan makan kambing.

    “Ahmad tiba-tiba mengendurkan dasi dan kami melihat ia berhenti tertawa serta matanya mulai melotot. Orang-orang yang hadir pada malam itu segera menghampirinya dan menanyakan apakah ia baik-baik saja,” ujar Datuk Idris Haron, politisi lainnya seperti dikutip dari Telegraph, Kamis (15/7/2010).

    Ahmad menuturkan ia mengonsumsi durian terlalu banyak saat itu dengan empat jenis durian yang berbeda dan semuanya memiliki rasa yang sangat enak.

    Tapi kini para dokter telah memberikan peringatan baginya untuk menjauhi buah tersebut selama sebulan dan membatasi konsumsinya.

    Menurut ahli jantung Dr Lee Boon Chye, orang-orang yang makan durian pasti akan mengalami perasaan kembung yang bisa berlangsung selama berjam-jam. Hal ini karena durian mengandung kadar kalori yang tinggi.

    Ahli gizi menganalisis setiap jenis durian memiliki nilai energi yang berbeda-beda antara 129-181 kalori per 100 gram durian. Namun pada durian yang memiliki rasa super manis, nilai kalorinya bisa meningkat. Misalnya jenis durian monthong diperkirakan dari 600 gram menghasilkan total kalori sebesar 978 kalori.

    Karenanya jika seseorang mengonsumsi durian 1 buah misalnya akan memicu ledakan energi dan bisa memberikan dua kali kebutuhan harian dari rata-rata orang per hari. Maka itu disarankan setelah mengonsumsi durian seseorang harus berolahraga untuk membakar kelebihan kalori.

    Orang yang memiliki kelebihan berat badan (obesitas), tekanan darah tinggi, penyakit jantung dan diabetes juga harus berhati-hati dan terbatas dalam mengonsumsi durian.

    Berdasarkan penelitian di University of Tsukuba, Jepang diketahui bahwa durian mengandung senyawa sulfur yang ketika dicerna oleh tubuh akan membuat hati sulit mencerna alkohol. Sangat dilarang mengonsumsi durian yang dikombinasikan dengan alkohol, karena bisa menyebabkan kematian.(ver/ir)

    ***

    health.detik.com/read/2010/07/15/122038/1399725/763/keok-karena-durian?l993306763

     
    • saeful hasan 7:11 am on 2 Januari 2011 Permalink

      kata kata anda sangat menggugah dan menambah pengalaman saja semoga anda tidak pernah bosan mengirimkan email email ke saya terimakasih banyak

  • erva kurniawan 1:14 am on 1 January 2011 Permalink | Balas
    Tags: Shalat Tahiyatul Masjid   

    Shalat Tahiyatul Masjid 

    Shalat Tahiyatul Masjid

    Oleh: Syaikh Abdullah bin Abdurrahman bin Shalih Ali Bassam

    **

    “Artinya : Dari Abu Qatadah Al-Harits bin Rab’y Al-Anshary Radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, ‘Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Jika salah seorang di antara kalian masuk masjid, maka janganlah duduk sebelum shalat dua raka’at” [1]

    Makna hadits

    Sulaik Al-Ghathafany masuk masjid Nabawi ketika Jum’at, saat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyampaikan khutbah, lalu dia langsung duduk. Beliau menyuruhnya bediri dan shalat dua rakaat. Kemudian beliau menyatakan bahwa masjid-masjid itu memiliki kesucian dan kehormatan, bahwa ia memiliki hak tahiyat atas orang yang memasukinya. Caranya, dia tidak langsung duduk sebelum shalat dua rakaat.

    Karena itulah beliau tidak memberi kesempatan, termasuk pula terhadap orang yang duduk itu untuk mendengarkan khutbah belaiu.

    Perbedaan pendapat di kalangan ulama

    Para ulama sering berbeda pendapat tentang pembolehan mengerjakan shalat-shalat yang memiliki sebab-sebab seperti shalat Tahiyatul Masjid, gerhana, jenazah dan qadha’ shalat yang ketinggalan pada waktu-waktu larangan shalat.

    Madzhab Hanafi, Maliki dan Hambali melarangnya, yang didasarkan kepada hadits-hadits pelarangannya, seperti hadits, “Tidak ada shalat sesudah Subuh hingga matahari terbit dan tidak ada shalat sesudah Ashar hingga matahari terbenam” Begitu pula hadits, “Tiga waktu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang kami shalat di dalamnya”

    Sedangkan As-Syafi’i dan segolongan ulama membolehkannya tanpa hukum makruh. Ini juga merupakan salah satu riwayat dari Al-Imam Ahmad serta merupakan pilihan pendapat Ibnu Taimiyah. Mereka berhujjah dalam hadits dalam bab ini dan lain-lainnya yang semisal seperti hadits, “Barangsiapa tidur hingga ketinggalan mengerjakan witir atau lupa, hendaklah mengerjakannya selagi mengingatnya”.

    Begitu pula hadits, “Sesungguhnya matahari dan rembulan merupakan dua tanda dari tanda-tanda kekuasaan Allah. Jika kalian melihatnya, maka dirikanlah shalat”.

    Masing-masing di antara dalil-dalil kedua belah pihak bersifat umum dari satu sisi dan bersifat khusus dari sisi yang lain. Hanya saja pembolehan shalat-shalat yang memiliki sebab-sebab pada waktu-waktu ini merupakan pengamalan terhadap semua dalil-dalil, sehingga masing-masing di antara dalil-dalil itu dapat ditakwili sedemikian rupa. Disamping itu, pembolehan tersebut bisa memperbanyak ibadah yang memiliki sandaran kepada syarat.

    Perbedaan pendapat ini sudah pernah disinggung dalam hadits Ibnu Abbas (nomor 52). Namun kami ingin memberi tambahan kejelasan yang diambilkan dari perkataan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah, yang menyebutkan bahwa dia tidak berkomentar terhadap shalat-shalat yang memiliki sebab-sebab yang didasarkan kepada beberapa dalil yang kemudian diajdikan hujjah oleh orang-orang yang melarangnya. Tapi setelah diteliti lebih lanjut bahwa dalil-dalil itu ada yang dhaif atau tidak mengarah, seperti sabda beliau. “Jika salah seorang diantara kalian masuk masjid, janganlah dia duduk sehingga shalat dua rakaat”. Sabda beliau ini bersifat umum dan tidak ada kekhususan di dalamnya, karena itu merupakan hujjah menurut kesepakat salaf.

    Telah disebutkan bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyuruh orang yang masuk masjid mengerjakan shalat Tahiyatul Masjid, ketika beliau sedang berkhutbah. Adapun hadits Ibnu Umar, “Janganlah kalian mendekatkan shalat kalian dengan terbit dan terbenamnya matahari”. Hal ini berlaku untuk shalat tatawu’ secara tak terbatas. Telah disebutkan pembolehan shalat-shalat yang memiliki sebab berdasarkan nash, seperti dua rakaat thawaf. Sebagian lagi dengan nash dan ijma’, seperti shalat jenazah setelah Ashar. Jika dilihat dari sisi pembolehan, maka tidak ada alasan kecuali keberadaan shalat itu yang memiliki sebab. Syariat telah menetapkan bahwa shalat dikerjakan sebisanya, ketika ada kekhawatiran akan habis waktunya, jika memungkinkan pelaksanaannya setelah waktunya dengan cara yang sempurna, begitu pula shalat-shalat tathawu’ yang memiliki sebab.

    Kesimpulan hadits

    1. Pensyariatan Tahiyatul Masjid bagi orang yang memasukinya. Shalat ini wajib menurut golongan Zhahiriyah karena berdasarkan kepada zhahir hadits. Menurut pendapat jumhur, shalat ini sunat.
    2. Shalat ini disyariatkan bagi orang yang memasuki masjid kapanpun waktunya, meskipun pada waktu larangan shalat, karena keumuman hadits. Telah disebutkan dibagian atas pendapat lain tentang hal ini.
    3. Sunat wudhu bagi orang yang memasuki masjid, agar dia tidak ketinggalan mengerjakan shalat yang diperintahkan ini.
    4. Para ulama membatasi Masjidil Haram, bahwa tahiyatnya adalah thawaf. Tapi bagi orang yang tidak berniat thawaf atau dia kesulitan mengerjakannya, maka tidak seharusnya dia meninggalkan shalat ini, yang berarti dia shalat dua rakaat

    ***

    [Disalin dari kitab Taisirul-Allam Syarh Umdatul Ahkam, Edisi Indonesia Syarah Hadits Pilihan Bukhari Muslim, Pengarang Syaikh Abdullah bin Abdurrahman bin Shalih Ali Bassam, Penerbit Darul Fallah]

    Foote Note

    [1]. Di bab ini pengarang menyebutkan beberapa jenis amal shalat. Kami melihat ada baiknya jika kami memuat satu bab tersendiri dari jenis-jenis itu untuk menjelaskan maksudnya dan mengisyaratkan makna yang dikehendaki. Karena itu kami mendahulukan hadits Anas yang sujud di atas kain selimut karena udara panas, agar berdampingan dengan hadits Abu Hurairah, “Jika panas menyengat, maka dinginkan shalat…” dan seterusnya, karena ada kesesuaian antara keduanya. Sementara pengarang memisahkan antara keduanya dengan menyebutkan dua hadits yang tidak sesuai dengan keduanya.

     
    • saeful hasan 6:49 am on 1 Januari 2011 Permalink

      terimakasih saudaraku yang dimulyakan Allah SWT,semoga amal anda dibalas oleh Allah SWT,mohon tetap kirimin email2 berikutnya yah sukron,.jazzakumuloh khoeron katsiron

c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Balas
e
Sunting
o
Show/Hide comments
t
Pergi ke atas
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Batal
%d blogger menyukai ini: