Bunga 700%


Coba buka Al-Baqarah:261 berikut :

Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah  adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang dia kehendaki. Dan Allah Maha luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.

Keterangan :

Pengertian menafkahkan harta di jalan Allah meliputi belanja untuk kepentingan jihad, pembangunan perguruan, rumah sakit, usaha penyelidikan ilmiah dan lain-lain. Sebutir benih akan menumbuhkan tujuh bulir, tiap bulir terangkai seratus biji.

1x 7 x 100 = 700.

Sekarang bayangkan, ternyata berinfaq di rekening Bank Akhirat ini telah menjanjikan bunga sebesar 700% plus bonus dilipatgandakan lagi oleh Allah untuk orang-orang yang terpilih. Di dunia manakah ada sebuah Bank yang memberikan bunga 700% kalau tidak bank tersebut akan …bankrut !!

Sungguh aneh dan disayangkan, betapa banyak orang-orang yang hanya tergiur buaian janji-janji bank di dunia ….. apalagi kalau di provokasi menabung duit hadiahnya duit. Deposito berbunga tinggi 14 % …. dan lain-lain. Sehingga orang lupa bahwa besok kita akan mati dan tidak akan membawa uang-uang yang ada di dunia ini.

Sudah waktu-nya semua orang memikirkan investasinya dalam bentuk deposito di Bank Akhirat melalui sarana berinfaq di jalan Allah. Bahwa setiap keeping uang yang kita infaqkan tersebut akan berlipat 700% seperti janji Allah yang pasti tersebut. Harapan kita semoga setiap keping amal kita Insya Allah akan menjadi Amal Jariyah, dimana setiap amal jariyah yang berguna selama amal tersebut masih bermanfaat di dunia ini (seperti rumah sakit mendirikan masjid, dunia pendidikan Islam, kegiatan dakwah, dll) maka amal ini akan tidak terputus meskipun kita sudah mati.

Seperti hadist berikut ini :

Apabila seorang manusia meninggal maka putuslah amalnya, kecuali tiga hal: Amal jariyah, anak yang shalih yang mendo’akannya atau ilmu yang bermanfaat sesudahnya (HR Muslim, Abu Dawud, At-Tirmidzi, Nasa’I dan Ahmad).

Demikian semoga bermanfaat untuk lebih mengairahkan lagi semangat untuk berinfaq di jalan Allah.

Wassalam,

Oleh: Djayus Sunarso.

Iklan