Updates from Oktober, 2009 Toggle Comment Threads | Pintasan Keyboard

  • erva kurniawan 7:34 pm on 31 October 2009 Permalink | Balas
    Tags: , , , , ,   

    Lipatan Kisah Dari Sebuah Perjalanan 

    siluet masjidOleh: David Sofyan (daarut tauhid)

    ***

    Satu tahun yang lalu ketika memasuki bulan Rajab , tidak banyak yang menunaikan sholat duha di masjid itu, kecuali seorang pemuda yang selalu membawa tas ransel. Dia bekerja tidak jauh dari area masjid yang terletak di bilangan Jakarta Utara. Sholat sunnah dhuha memang tidak se familiar sholat sunnah rawatib yang selalu mengapit sholat fardu. Banyak orang menganggap sholat dhuha adalah sholat kepentingan sama halnya dengan sholat hajat, hanya saja dhuha lebih di fokuskan dengan masalah rezeki. Walaupun tidak semua seperti itu tapi kita tidak juga bisa menutup mata dengan bertebarannya dalil kecukupan rezeki bagi orang yang menunaikanya, sehingga jika ada yang menunaikannya karena meminta dimudahkan rezeki oleh Allah adalah wajar saja.

    Memasuki bulan Syakban, kondisi masjid mulai bertambah seiring dengan sunnah puasa di bulan ini maka bertambah juga orang yang menunaikan sholat dhuha. Puncaknya adalah bulan Ramadhan, apalagi pada sepuluh hari terakhir, maka susah untuk membedakan mana yang datang dari luar untuk menunaikan sholat dhuha dan mana yang telah berdiam diri disana dari hari sebelumnya. Mengginjak bulan Syawal kembali masjid tersebut sepi. Kami seperti reuni dalam kesunyian, mengapai ridho Allah dalam hal rezeki, mengais harapan dari setiap doa dan bersimpuh untuk meraih setiap kesempatan yang diberikanNya.

    Namanya Ahmad, bekerja sebagai office boy pada sebuah perusahaan multi nasional. Dia ingin meningkatkan karirnya dengan cara melanjutkan pendidikan keperguran tinggi. Setelah tamat sekolah menengah tingkat atas di telah bekerja di berbagai tempat dan mulai menabung untuk biaya memasuki perguruan tinggi pada sore hari selepas bekerja. Dia selalu merasa ada saja masalah yang menghinggapinya sehingga setiap hari lari kemasjid mengadu kepada Allah, dia tidak mempunyai teman yang bisa di percaya untuk berbagi cerita, sedangkan orang tuanya ada di kampung. Saya sempat bercanda dengannya dengan mengatakan bahwa Allah mungkin senang berdua dengannya sehingga selalu di titipkan sebuah masalah agar dia selalu kembali kepadaNya. ” Benar sih mas tapi saya ingin berdua dengan Allah bukan karena sebuah masalah, tapi karena memang saya ingin berdua denganNya dengan hati damai” katanya mencoba berharap lain.

    Hari demi hari berlalu dan seperti biasa setiap pagi kami selalu bertemu dan menunaikan sholat dhuha secara terpisah mencari sudut yang paling ideal berdialog denganNya. Memasuki bulan Rajab yang lalu, saya kehilangan dia dan berlanjut pada bulan Syakban dan Ramadhan. Memasuki bulan Syawal, sewaktu perusahaan baru mulai beraktifitas kembali setelah libur lebaran. Saya bertemu dengannya di masjid yang sama dengan penampilan yang berbeda. ” Saya sudah tidak bekerja di sini lagi mas , udah pindah ke Jakarta barat, saya coba mampir kesini mau silaturahim sama mas dan teman-teman di kantor lama” katanya menerangkan. Allah telah menjawab teriakan doa yang di panjatkannya gumam saya didalam hati. ” kayaknya banyak kemajuan nih, ” canda saya kepadanya. ” saya jadi bingung mas, sebenarnya cobaan saya itu kekurangan saya dulu atau kelebihan saya sekarang, saat ini saya jarang sholat dhuha karena kantor di daerah saya kerja sekarang jauh dari masjid, sedangkan kalau sholat dikantor selalu saja ada halangannya karena tempat sholatnya dekat dengan pantry. Saya sekarang udah kuliah sore mas, tapi saya jadi sering ketinggalan sholat maghrib paling telat diakhir waktu. Setiap pagi kerinduan berdialog dengan Allah tergantikan dengan bercanda dengan teman di kantin karena suasana kantinnya asyik sekali karena yang makan disana cantik-cantik dan baik-baik ” katanya seperti tidak mau untuk bercerita, tetapi waktu memaksa kami untuk berpisah.

    Mulai hari itu masjid itu kembali sepi, saya mencari sudut dari masjid tempat dulu ahmad melaksanakan sholat dan merasakan kehadiran Allah dalam nuansa ketakutan, Saya selalu gelisah dengan pencapaian-pencapai an yang tidak pernah berakhir dengan memuaskan tetapi saya lebih takut ditinggalkan Allah dalam keadaan tertawa. Saya tidak lagi berani berdoa ini dan itu……hanya diam dan terpaku, tiba-tiba hati ini diliputi suasana bahagia…lau hening , entah dari mana asalnya lalu seperti di tuntun berdo’a ” Ya Allah berikanlah kapadaku keikhlasan menerima segala kehendakmu atas jalan hidupku dan jadikanlah sabar di hati sebagai rasa syukur atas segala cobaanMu dan hiasilah rasa syukur didada ini dengan sebuah kesabaran dalam menerima amanahMU”

    ***

     
  • erva kurniawan 5:22 pm on 30 October 2009 Permalink | Balas
    Tags: menopause   

    Laki-laki Juga Bisa Menopause 

    man-alone-(minthegap)-dalamJakarta, Menopause selama ini identik milik perempuan. Penurunan hasrat dan kemampuan seks seakan tak berlaku pada laki-laki. Padahal menurut ahli, laki-laki pun mengalami menopause.

    Istilah menopause memang milik perempuan. Pada laki-laki, istilahnya berubah menjadi Andropause. Ciri-cirinya pun mirip dengan perempuan yang mengalami menopause.

    Mulai usia 30 tahun laki-laki akan kehilangan 10 persen jumlah hormon testosteronnya tiap sepuluh tahun. Seperti dikutip dari Fox News, Rabu (16/9/2009) di usia 70 tahun, testosteron laki-laki hanya setengah dari saat usianya masih 20-an.

    Berkurangnya jumlah hormon akan mempengaruhi kondisi fisik laki-laki termasuk kemampuan seksualnya. Laki-laki akan mengalami sejumlah emosi negatif seperti depresi, putus asa dan mood yang buruk karena kemampuan seksualnya tak seprima dulu.

    Dari segi fisik, rambut serta kondisi tulang yang mulai rapuh akan semakin membuat para laki-laki merasa lemah. hal itu juga mempengaruhi sisi psikologisnya.

    Jadi bagi laki-laki, ada baiknya mempersiapkan diri menghadapi Andropause, seperti yang selama ini dilakukan perempuan.

    ***

    Amelia Ayu Kinanti – detikHealth

     
    • yani 8:07 pm on 31 Oktober 2009 Permalink

      wuits keren banget,gue kira cuma perempuan aja yang menopause

    • fahreza 5:32 pm on 24 November 2009 Permalink

      Mari jaga kesehatan kita.

  • erva kurniawan 6:31 pm on 29 October 2009 Permalink | Balas
    Tags: , , , , ,   

    Surga untuk Suami Saya 

    water-lily 1Jakarta -Pagi itu, semua berjalan seperti biasa saja. Semua sibuk mengerjakan pekerjaan masing-masing apalagi hari itu banyak sekali kegiatan yang harus dipersiapkan oleh kami di Dompet Dhuafa.

    Namun yang pasti hari itu, saya mendapatkan lagi pelajaran betapa sesungguhnya memberi pelayanan yang terbaik itu berlaku itu semua orang. Tak peduli apakah itu orang kaya, atau orang yang terlihat kaya atau terlihat biasa-biasa saja.

    Pertama soal betapa prasangka itu, tidaklah benar. Menyangka ibu tua renta yang datang dengan anaknya itu tadinya adalah orang yang akan meminta bantuan, namun nyatanya ia malah muzakki yang dari dana zakatnya program rumah sehat terpadu kami insyaAllah dapat terwujud.

    Kedua, jangan pernah melihat orang dari fisiknya saja. Yang disangka meminta malah membayar. Semoga Allah membuka hati ini terus-menerus untuk dapat menangkap kebaikan. Amin.

    Bermula dari datangnya ibu dan anaknya, wajahnya biasa-biasa saja. Bahkan nampak sekali kerut-kerut di wajahnya membuat ia tampak semakin tua dan lelah saja. Ia datang untuk meminta penjelasan tentang program rumah sehat terpadu yang rencananya kami bangun di depan sekolah unggul bebas biaya di Parung, Bogor.

    ”Boleh, saya mendapatkan infomasi tentang Rumah Sehat Terpadu,” tanyanya perlahan.

    ”Boleh Ibu, informasi apa yang ingin Ibu dapatkan. Rumah Sakit itu sengaja kami beri nama Rumah Sehat, karena kami ingin agar mereka yang datang mendapatkan layanan kesehatan di Rumah Sehat tersebut menjadi sehat. Sementara kata terpadu dikarenakan di lokasi itu nantinya akan terintregasikan seluruh program-program pendidikan, kesehatan, ekonomi, yang dikelola oleh Dompet Dhuafa. Semuanya kami berikan gratis. Bahkan kami berencana membangun masjid kaca” ujar Herdi, amil Dompet Dhuafa.

    ”Siapa saja yang boleh mendapatkan layanan kesehatan gratsis itu?” tanyanya lagi.

    Kami semua menyangka bahwa ibu tua itu mengharapkan bantuan untuk mendapatkan layanan kesehatan cuma-cuma itu. Ternyata tidak. Ia hanya ingin memastikan lagi bahwa dana zakat yang diserahkan oleh para muzakki ke Dompet Dhuafa itu memberikan dampak yang besar bagi masyarakat.

    ”Ok Nak Herdi, saya ingin membayarkan zakat saya, di mana lokasi Bank Mandiri terdekat di sini? Bila sudah transfer saya akan kabari Nak Herdi.”.

    Herdi terhenyak kaget, dan semakin kaget  lagi begitu ia ingin segera membayarkan zakat tanpa menunda waktu.

    ”Bank Mandiri tak jauh dari sini Ibu. Saya bisa antarkan.”

    ”Tak usah, nanti saja bila sudah saya tranfer saya akan kembali untuk dapatkan bukti setor zakatnya. Tolong berikan no rekening Dompet Dhuafa di Bank Mandiri.”

    Herdi pun sibuk mencari no rekening Dompet Dhuafa di Bank Mandiri. Padahal nomor itu ada di brosur DD, tapi seolah tak ada. Jadi sulit untuk dicari. Sampai menjumpai no rekening nya. ”Ahh ini nomor nya Bu..!”

    ”Saya minta izin dahulu nanti saya kembali lagi bila sudah mentransfer”.

    Belum lagi 5 menit handphone Herdi pun, berdering. ”Bisa di cek ke rekening Dompet Dhuafa, saya baru saja mentransfer Rp 150 juta,” suara dibalik telepon itu terdengar agak samar.

    ”Mohon maaf Ibu, berapa yang Ibu transfer nanti akan kami cek segera ke Bank Mandiri.”

    ”Rp 150 juta, Mas,” ujar ibu itu.

    Masya Allah sebanyak itu, Alhamdulillah ya Allah, semoga Allah memberikan kemuliaan pada Ibu itu.

    ”Sebentar itu kami akan cek, Mbak Endang tolong di cek di Bank Mandiri, apakah sudah masuk transfer sebesar Rp 150 juta untuk Rumah Sehat Terpadu.”

    ”Sudah Mas,” sahut Endang dari balik ruangan.

    ”Alhamdulillah Ibu, sudah masuk ke rekening kami.”

    Hmm Luar biasa, lihatlah katanya-katanya, ”Saya bayarkan zakat ini untuk suami saya yang telah wafat. Saya berharap zakat yang saya tunaikan ini, memudahkan jalan bagi ia menuju surga, seperti yang selama ini diharapkannya.”

    ”Amin Ibu, kami berdoa semoga almarhum mendapatkan tempat yang mulia dan tinggi atas zakat yang Ibu tunaikan hari ini. Semoga Allah memberikan pahala atas harta yang telah diberikan dan menjadikan suci serta keberkahan atas harta Ibu yang tersisa.”

    ”Amin”

    ***

    Pembaca yang mulia, kisah ini membuat saya harus sering berdoa semoga saya bisa seikhlas mereka dalam sedekah dan belajar juga untuk menjauhkan diri dari prasangka. Sambil terus mendoakan para muzakki agar doa dan harapannya segera terwujud.

    Penulis, Yuli Pujihardi adalah Corporate Secretary & Resources Mobilization Director Dompet Dhuafa.

     
  • erva kurniawan 6:22 pm on 28 October 2009 Permalink | Balas
    Tags: , , , , ,   

    Menggali Cita-cita 

    White_water_LilyJakarta -Sebuah perusahaan tambang emas di Amerika merekrut seorang ahli tambang yang punya reputasi baik dan terkenal. Membayangkan prospek galian emas yang sangat menggiurkan perusahaan ini berani mematok bayaran tinggi kepada ahli tambang ini.

    Dalam waktu yang tidak terlalu lama, insinyur tambang ini kemudian men-set tim dan menyiapkan perlengkapan tambang yang paling modern di kala itu. Maka dimulailah pengerjaan penambangan, menggali lokasi yang diduga mempunyai mempunyai tanah yang mengandung bulir-bulir emas di dalamnya. Seluruh tim dikerahkan, seluruh teknik penambangan mutakhir dimanfaatkan.

    Tahun pertama telah dilalui oleh tim ini tanpa hasil emas yang bararti. Yang didapati hanyalah tanah hitam yang keras. Penggalian pun berjalan seperti melamban. Para penggali tambang mulai kelelahan dan kehilangan semangat. Sang insinyur tambang harus memompakan keyakinan agar timnya tidak loyo.

    Tahun kedua telah terlewati. Tak juga tambang ini menghasilkan emas seperti yang diimpikan. Seluruh tim kelihatan tak lagi punya harapan. Yang disalahkan adalah perencanaan tambang yang salah dalam mencari lokasi. Reputasi sang ahli tambang mulai dilecehkan. Ia sendiri gamang dan menjadi menyesal. Ia merenungi perencanan dan perkiraan yang salah sehingga merugikan industri tambang yang ia pimpin.

    Dalam keputusasaan itu tepat dua tahun usia lokasi penambangan itu, ia menutup lokasi tambang tersebut. Dalam catatannya kepada pemilik perusahaan dia menulis “penelitian tim ahli saya akan potensi tambang ini mungkin salah, lahan ini benar-benar tak mengandung emas”. Tambang ini dijual murah.

    Di awal tahun ketiga, pemilik baru tambang terlihat di halaman depan surat kabar waktu itu dalam pose memegang bungkil-bungkil emas dengan tersenyum lebar. Ia berhasil menemukan emas dalam jumlah besar, sesuai dengan perkiraan perencanaan tim ahli pertambangan. Sang pemenang ini ketika ditanya kiat suksesnya mengatakan “Dig Little More”. Ya! Gali Lebih Dalam Lagi!

    Cerita ini semoga memompakan semangat kepada kita untuk tak putus asa di tengah perjuangan. Karena kesuksesan selalu saja milik pribadi yang ulet dan sabar. Maka ketika di ujung doa harapan kita terselip kata “di manakah pertolongan itu?”, maka tancapkan di dada kita bahwa pertolongan Allah SWT teramat dekat. Teruskan berikhtiar. Gali Lebih Dalam Lagi !. Karena kemenangan dan pertolongan Allah adalah janji yang pasti.

    ***

    Penulis, Moh Arifin Purwakananta adalah Direktur Program Dompet Dhuafa, Ketua Humanitarian Forum Indonesia dan Vice President Association of Fundraising Proffesional Jakarta Chapter.

     
  • erva kurniawan 5:47 pm on 27 October 2009 Permalink | Balas
    Tags: konsentrasi   

    Coret-coret Nggak Jelas Bisa Nambah Daya Ingat 

    CORET-CORET-Jakarta, Anda yang suka coret-coret tidak jelas ketika sekolah atau rapat mungkin bisa sedikit berbangga hati. Peneliti mengatakan bahwa kegiatan kurang kerjaan seperti itu justru dapat menguatkan daya ingat atau memori. Orang yang sering melakukan kebiasaan itu diketahui memiliki daya ingat yang kuat.

    Para peneliti dari Plymouth University telah melakukan tes terhadap 40 responden. Para responden diminta untuk mengingat nama dan tempat yang mereka dengar lewat telepon. Dari situ peneliti mengetahui bahwa mereka yang terbiasa melakukan kegiatan coret-coret lebih baik dalam mengingat data hingga 20 persen.

    Mengapa bisa begitu? Alasannya karena kegiatan yang dianggap tidak jelas itu justru mencegah seseorang dari melamun. Selama studi, setengah dari responden diminta mewarnai sebuah gambar di atas kertas dan juga mendengarkan pesan di telepon selama 2,5 menit. Sementara setengah lainnya hanya mendengarkan telepon saja.

    Menurut Jackie Andrade, ketua tim studi tersebut, kegiatan melamun hanya akan membuat performa kerja buruk. “Ketika seseorang melakukan pekerjaan yang membosankan, seperti mendengarkan percakapan di telepon tiap hari, bukan tidak mungkin mereka melamun,” ujarnya seperti dilansir BBC, Senin (14/9/2009).

    Lamunan hanya akan mengganggu dan merusak pekerjaan. Professor Alan Badeley dari British Psychological Society pun menyatakan bahwa kegiatan coret-coret adalah kegiatan ringan yang sangat menyenangkan tanpa harus mengganggu pekerjaan.

    “Hal sederhana seperti menggambar atau coret-coret di atas kertas bisa mengalihkan seseorang dari lamunan tanpa menghambat performa kerja,” ujar Alan.

    Ketika seseorang melakukan pekerjaan yang rutin dan membosankan, pikirannya cenderung mengawang-awang dan melarikan diri dari hal yang sedang dihadapinya.

    “Pikiran pun mulai memvisualisasikan sesuatu seperti liburan atau hal-hal menyenangkan lainnya sementara pekerjaan yang di depan mata pun terlupakan dan Anda hanya pura-pura mengangguk atau mengerti,” ujar Alan.

    Intinya, kegiatan coret-coret bisa meningkatkan kewaspadaan otak karena otak akan terus aktif sedangkan melamun hanya akan membuyarkan konsentrasi. Jadi, daripada melamun tidak ada salahnya melakukan kebiasaan coret-coret bukan?

    ***

    Nurul Ulfah – detikHealth

     
  • erva kurniawan 9:45 am on 27 October 2009 Permalink | Balas
    Tags: linux, teknologi terbarukan   

    Tugas Pemanfaatan Teknologi Internet: LINUX 

    Linux (diucapkan ˈlɪnəks atau /ˈlɪnʊks/)[1] adalah nama yang diberikan kepada sistem operasi komputer bertipe Unix. Linux merupakan salah satu contoh hasil pengembangan perangkat lunak bebas dan sumber terbuka utama. Seperti perangkat lunak bebas dan sumber terbuka lainnya pada umumnya, kode sumber Linux dapat dimodifikasi, digunakan dan didistribusikan kembali secara bebas oleh siapapun.[2]

    Nama “Linux” berasal dari nama kernelnya (kernel Linux), yang dibuat tahun 1991 oleh Linus Torvalds. Sistemnya, peralatan sistem dan pustakanya umumnya berasal dari sistem operasi GNU, yang diumumkan tahun 1983 oleh Richard Stallman. Kontribusi GNU adalah dasar dari munculnya nama alternatif GNU/Linux.[3]

    Linux telah lama dikenal untuk penggunaannya di server, dan didukung oleh perusahaan-perusahaan komputer ternama seperti Dell, Hewlett-Packard, IBM, Novell, Oracle Corporation, Red Hat, dan Sun Microsystems. Linux digunakan sebagai sistem operasi di berbagai macam jenis perangkat keras komputer, termasuk komputer desktop, superkomputer,[4], dan sistem benam seperti pembaca buku elektronik, sistem permainan video (PlayStation 2, PlayStation 3 dan XBox[5]), telepon genggam dan router. Para pengamat teknologi informatika beranggapan kesuksesan Linux dikarenakan Linux tidak bergantung kepada vendor (vendor independence), biaya operasional yang rendah, dan kompatibilitas yang tinggi dibandingkan versi UNIX tak bebas, serta faktor keamanan dan kestabilannya yang tinggi dibandingkan dengan sistem operasi lainnya seperti Microsoft Windows. Ciri-ciri ini juga menjadi bukti atas keunggulan model pengembangan perangkat lunak sumber terbuka (opensource software).

    Sistem operasi Linux yang dikenal dengan istilah distribusi Linux (Linux distribution) atau distro Linux umumnya sudah termasuk perangkat-perangkat lunak pendukung seperti server web, bahasa pemrograman, basisdata, tampilan desktop (desktop environment) (seperti GNOME dan KDE), dan paket aplikasi perkantoran (office suite) seperti OpenOffice.org, KOffice, Abiword, dan Gnumeric.

    ***

    Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Linux

     

    Linux (diucapkan ˈlɪnəks atau /ˈlɪnʊks/)[1] adalah nama yang diberikan kepada sistem operasi komputer bertipe Unix. Linux merupakan salah satu contoh hasil pengembangan perangkat lunak bebas dan sumber terbuka utama. Seperti perangkat lunak bebas dan sumber terbuka lainnya pada umumnya, kode sumber Linux dapat dimodifikasi, digunakan dan didistribusikan kembali secara bebas oleh siapapun.[2]

    Nama “Linux” berasal dari nama kernelnya (kernel Linux), yang dibuat tahun 1991 oleh Linus Torvalds. Sistemnya, peralatan sistem dan pustakanya umumnya berasal dari sistem operasi GNU, yang diumumkan tahun 1983 oleh Richard Stallman. Kontribusi GNU adalah dasar dari munculnya nama alternatif GNU/Linux.[3]

    Linux telah lama dikenal untuk penggunaannya di server, dan didukung oleh perusahaan-perusahaan komputer ternama seperti Dell, Hewlett-Packard, IBM, Novell, Oracle Corporation, Red Hat, dan Sun Microsystems. Linux digunakan sebagai sistem operasi di berbagai macam jenis perangkat keras komputer, termasuk komputer desktop, superkomputer,[4], dan sistem benam seperti pembaca buku elektronik, sistem permainan video (PlayStation 2, PlayStation 3 dan XBox[5]), telepon genggam dan router. Para pengamat teknologi informatika beranggapan kesuksesan Linux dikarenakan Linux tidak bergantung kepada vendor (vendor independence), biaya operasional yang rendah, dan kompatibilitas yang tinggi dibandingkan versi UNIX tak bebas, serta faktor keamanan dan kestabilannya yang tinggi dibandingkan dengan sistem operasi lainnya seperti Microsoft Windows. Ciri-ciri ini juga menjadi bukti atas keunggulan model pengembangan perangkat lunak sumber terbuka (opensource software).

    Sistem operasi Linux yang dikenal dengan istilah distribusi Linux (Linux distribution) atau distro Linux umumnya sudah termasuk perangkat-perangkat lunak pendukung seperti server web, bahasa pemrograman, basisdata, tampilan desktop (desktop environment) (seperti GNOME dan KDE), dan paket aplikasi perkantoran (office suite) seperti OpenOffice.org, KOffice, Abiword, dan Gnumeric.

     
  • erva kurniawan 9:24 pm on 26 October 2009 Permalink | Balas
    Tags: , , , , ,   

    Gurau Dan Canda Rasulullah S.A.W. 

    siluet masjid 3Rasulullah SAW bergaul dengan semua orang. Baginda menerima hamba, orang buta, dan anak-anak. Baginda bergurau dengan anak kecil, bermain-main dengan mereka, bersenda gurau dengan orang tua. Akan tetapi Baginda tidak berkata kecuali yang benar saja.

    Suatu hari seorang perempuan datang kepada beliau lalu berkata, “Ya Rasulullah! Naikkan saya ke atas unta”, katanya. “Aku akan naikkan engkau ke atas anak unta”, kata Rasulullah SAW. “Ia tidak mampu”, kata perempuan itu. “Tidak, aku akan naikkan engkau ke atas anak unta”.”Ia tidak mampu”. Para sahabat yang berada di situ berkata, “bukankah unta itu juga anak unta?”

    **

    Datang seorang perempuan lain, dia memberitahu Rasulullah SAW,”Ya Rasulullah, suamiku jatuh sakit. Dia memanggilmu”. “Semoga suamimu yang dalam matanya putih”, kata Rasulullah SAW. Perempuan itu kembali ke rumahnya. Dan dia pun membuka mata suaminya. Suaminya bertanya dengan keheranan, “kenapa kamu ini?”. “Rasulullah memberitahu bahwa dalam matamu putih”, kata istrinya menerangkan. “Bukankah semua mata ada warna putih?” kata suaminya.

    **

    Seorang perempuan lain berkata kepada Rasulullah SAW, “Ya Rasulullah, doakanlah kepada Allah agar aku dimasukkan ke dalam syurga”. “Wahai ummi fulan, syurga tidak dimasuki oleh orang tua”. Perempuan itu lalu menangis. Rasulullah menjelaskan, “tidakkah kamu membaca firman Allah ini,

    “Serta kami telah menciptakan istri-istri mereka dengan ciptaan istimewa, serta kami jadikan mereka senantiasa perawan (yang tidak pernah disentuh), yang tetap mencintai jodohnya, serta yang sebaya umurnya”.

    Para sahabat Rasulullah SAW suka tertawa tapi iman di dalam hati mereka bagai gunung yang teguh. Na’im adalah seorang sahabat yang paling suka bergurau dan tertawa. Mendengar kata-kata dan melihat gelagatnya, Rasulullah turut tersenyum.

    ***

     
  • erva kurniawan 9:00 pm on 25 October 2009 Permalink | Balas
    Tags: , , , , ,   

    Berkat Membaca Bismillah 

    basmallah 2

    Ada seorang perempuan tua yang taat beragama, tetapi suaminya seorang yang fasik dan tidak mau mengerjakan kewajiban agama dan tidak mau berbuat kebaikan. Perempuan itu sentiasa membaca Bismillah setiap kali hendak berbicara dan memulai sesuatu pekerjaan sentiasa didahului dengan Bismillah. Suaminya tidak suka dengan sikap isterinya tersebut dan selalu mengolok-olok isterinya. Suaminya berkata sambil mengejek, “Bismillah, Bismillah. Sebentar- sebentar Bismillah.”

    Isterinya tidak berkata apa-apa sebaliknya dia berdoa kepada Allah S.W.T. supaya memberikan hidayah kepada suaminya. Suatu hari suaminya berkata : “Suatu saat nanti akan aku buat kamu kecewa dengan bacaan-bacaanmu itu.

    “Untuk membuat sesuatu yang mengejutkan isterinya, dia memberikan uang yang banyak kepada isterinya dengan berkata, “Simpan uang ini.” Isterinya mengambil uang itu dan menyimpan di tempat kotak uang yang aman, suaminya mengetahui tempat penyimpanan uang tersebut.  Diam-diam suaminya mencuri uang tersebut dan membuang kotak uang ke sungai belakang rumahnya.

    Setelah beberapa hari suaminya memanggil isterinya dan berkata, “Berikan kepadaku uang yang aku berikan kepada engkau.”Kemudian isterinya pergi ke tempat dia menyimpan uang itu dan diikuti oleh suaminya. Istrinya dengan berhati-hati mengambil uang ditempat penyimpanan dan membuka dengan mengucapkan, “Bismillahirrahmanirrahiim.” Ketika itu Allah S.W.T. menyuruh malaikat Jibrail A.S. untuk mengembalikan kotak uang tersebut ke tempat asalnya.

    Alangkah terperanjat suaminya, dia berasa bersalah dan mengaku segala perbuatannya kepada isterinya, ketika itu juga dia bertaubat dan mengerjakan perintah Allah, dan dia juga membaca Bismillah apabila dia hendak memulai  sesuatu pekerjaan.

    ***

     
    • Putra 9:42 am on 26 Oktober 2009 Permalink

      Sip om. Thanks ya atas cerita menariknya,

    • anissa 3:12 pm on 26 Oktober 2009 Permalink

      Allah maha melindungi dan tidak menyia2kan hambanya yang selalu memohon perlindungan pada-NYa..

    • ALfian 5:34 am on 27 Februari 2010 Permalink

      Subhanallah………

    • aulia 9:37 pm on 23 Mei 2010 Permalink

      dengan membaca Bismillah…berarti kita menyertai Allah di setiap tindakan kita. betul tidak?

    • Sri Mulyati 6:08 pm on 8 Oktober 2010 Permalink

      subhnallah…memang setip kta melakukan sesuatu dgn membaca bismilah itu lebih baik..

  • erva kurniawan 8:35 pm on 24 October 2009 Permalink | Balas
    Tags: , , , , ,   

    Berbakti Kepada Ibu Bapak 

    water lily 4Selain seorang nabi, Sulaiman a.s. juga seorang raja terkenal. Atas izin Allah ia berhasil menundukkan Ratu Balqis dengan jin ifrit-Nya. Dia dikenal sebagai manusia dapat berdialog dengan semua binatang.

    Dikisahkan, Nabi Sulaiman sedang berkelana antara langit dan bumi hingga tiba di satu samudera yang bergelombang besar. Untuk mencegah gelombang, ia cukup memerintahkan angin agar tenang, dan tenang pula samudera itu.

    Kemudian Nabi Sulaiman memerintahkan jin Ifrit menyelam ke samudera itu sampai ke dasarnya. Di sana jin Ifrit melihat sebuah kubah dari permata putih yang tanpa lubang, kubah itu diangkatnya ke atas samudera dan ditunjukkannya kepada Nabi Sulaiman.

    Melihat kubah tanpa lubang penuh permata dari dasar laut itu Nabi Sulaiman menjadi takjub, “Kubah apakah gerangan ini?” pikirnya. Dengan memohon pertolongan Allah, Nabi Sulaiman membuka tutup kubah. Betapa terkejutnya beliau begitu melihat seorang pemuda tinggal di dalamnya.

    “Siapakah engkau ini? Kelompok jin atau manusia?” tanya Nabi Sulaiman keheranan.”Aku adalah manusia”, jawab pemuda itu perlahan.”Bagaimana engkau bisa mendapatkan karomah ini?” tanya Nabi Sulaiman lagi. Kemudian pemuda itu menceritakan riwayatnya sampai kemudian memperolehi karomah dari Allah tinggal di dalam kubah dan berada di dasar lautan.

    Diceritakan, ibunya dulu sudah tua dan tidak berdaya sehingga dialah yang memapah dan menggendongnya ke mana pun pergi. Si anak selalu berbakti kepada orang tuanya, dan ibunya selalu mendoakan anaknya. Salah satu doanya itu, ibunya selalu mendoakan anaknya diberi rezeki dan perasaan puas diri. Semoga anaknya ditempatkan di suatu tempat yang tidak di dunia dan tidak pula di langit.

    “Setelah ibuku wafat aku berkeliling di atas pantai. Dalam perjalanan aku melihat sebuah terbuat dari permata. Aku mendekatinya dan terbukalah pintu kubah itu sehingga aku masuk ke dalamnya.” Tutur pemuda itu kepada Nabi Sulaiman.

    Nabi Sulaiman yang terkenal bisa berjalan di antara bumi dan langit itu menjadi kagum terhadap pemuda itu.

    “Bagaimana engkau bisa hidup di dalam kubah di dasar lautan itu?” tanya Nabi Sulaiman ingin mengetahui lebih lanjut.”Di dalam kubah itu sendiri, aku tidak tahu di mana berada. Di langitkah atau di udara, tetapi Allah tetap memberi rezeki kepadaku ketika aku tinggal di dalam kubah.”

    “Bagaimana Allah memberi makan kepadamu?” Tanya Nabi Sulaiman a.s . “Jika aku merasa lapar, Allah menciptakan pohon di dalam kubah, dan buahnya yang aku makan. Jika aku merasa haus maka keluarlah air yang teramat bersih, lebih putih daripada susu dan lebih manis daripada madu.” Jawab pemuda itu.

    “Bagaimana engkau mengetahui perbedaan siang dan malam?” tanya Nabi Sulaiman a.s yang merasa semakin takjub. “Bila telah terbit fajar, maka kubah itu menjadi putih, dari situ aku mengetahui kalau hari itu sudah siang. Bila matahari terbenam kubah akan menjadi gelap dan aku mengetahui hari sudah malam.” Tuturnya. Selesai menceritakan kisahnya, pemuda itu lalu berdoa kepada Allah, maka pintu kubah itu tertutup kembali, dan pemuda itu tetap tinggal di dalamnya. Itulah karomah bagi seorang pemuda yang berbakti kepada kedua orang tuanya.

    ***

     
    • jum'ah 7:04 pm on 28 Oktober 2009 Permalink

      mudah mudahsn kita bisa melebihinya amien..,,

  • erva kurniawan 7:43 pm on 23 October 2009 Permalink | Balas
    Tags: , , , , ,   

    Fathimah Az-Zahrha Rha Dan Gilingan Gandum 

    silluet-masjid 14Suatu hari masuklah Rasulullah SAW menemui anandanya Fathimah az-zahra rha. Didapatinya anandanya sedang menggiling syair (sejenis padi-padian) dengan menggunakan sebuah penggilingan tangan dari batu sambil menangis.

    Rasulullah SAW bertanya pada anandanya, “apa yang menyebabkan engkau menangis wahai Fathimah?, semoga Allah SWT tidak menyebabkan matamu menangis”. Fathimah rha. berkata, “ayahanda, penggilingan dan urusan-urusan rumahtanggalah yang menyebabkan ananda menangis”. Lalu duduklah Rasulullah SAW di sisi anandanya.

    Fathimah rha. melanjutkan perkataannya, “ayahanda sudikah kiranya ayahanda meminta ‘aliy (suaminya) mencarikan ananda seorang jariah untuk menolong ananda menggiling gandum dan mengerjakan pekerjaan-pekerjaan di rumah”.

    Mendengar perkataan anandanya ini maka bangunlah Rasulullah SAW mendekati penggilingan itu. Beliau mengambil syair dengan tangannya yang diberkati lagi mulia dan diletakkannya di dalam penggilingan tangan itu seraya diucapkannya “Bismillaahirrahmaanirrahiim”. Penggilingan tersebut berputar dengan sendirinya dengan izin Allah SWT.

    Rasulullah SAW meletakkan syair ke dalam penggilingan tangan itu untuk anandanya dengan tangannya sedangkan penggilingan itu berputar dengan sendirinya seraya bertasbih kepada Allah SWT dalam berbagai bahasa sehingga habislah butir-butir syair itu digilingnya.

    Rasulullah SAW berkata kepada gilingan tersebut, “berhentilah berputar dengan izin Allah SWT”, maka penggilingan itu berhenti berputar lalu penggilingan itu berkata-kata dengan izin Allah SWT yang berkuasa menjadikan segala sesuatu dapat bertutur kata.

    Maka katanya dalam bahasa Arab yang fasih, “ya Rasulullah SAW, demi Allah Tuhan yang telah menjadikan baginda dengan kebenaran sebagai Nabi dan Rasul-Nya, kalaulah baginda menyuruh hamba menggiling syair dari Masyriq dan Maghrib pun niscaya hamba gilingkan semuanya. Sesungguhnya hamba telah mendengar dalam kitab Allah SWT suatu ayat yang berbunyi : (artinya)

    “Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya para malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang dititahkan-Nya kepada mereka dan mereka mengerjakan apa yang dititahkan”.

    Maka hamba takut, ya Rasulullah kelak hamba menjadi batu yang masuk ke dalam neraka. Rasulullah SAW kemudian bersabda kepada batu penggilingan itu, “bergembiralah karena engkau adalah salah satu dari batu mahligai Fathimah az-zahra di dalam sorga”. Maka bergembiralah penggilingan batu itu mendengar berita itu kemudian diamlah ia.

    Rasulullah SAW bersabda kepada anandanya, “jika Allah SWT menghendaki wahai Fathimah, niscaya penggilingan itu berputar dengan sendirinya untukmu. Akan tetapi Allah SWT menghendaki dituliskan-Nya untukmu beberapa kebaikan dan dihapuskan oleh Nya beberapa kesalahanmu dan diangkat-Nya untukmu beberapa derajat.

    Ya Fathimah, perempuan mana yang menggiling tepung untuk suaminya dan anak-anaknya, maka Allah SWT menuliskan untuknya dari setiap biji gandum yang digilingnya suatu kebaikan dan mengangkatnya satu derajat.

    Ya Fathimah perempuan mana yang berkeringat ketika ia menggiling gandum untuk suaminya maka Allah SWT menjadikan antara dirinya dan neraka tujuh buah parit.

    Ya Fathimah, perempuan mana yang meminyaki rambut anak-anaknya dan menyisir rambut mereka dan mencuci pakaian mereka maka Allah SWT akan mencatatkan baginya ganjaran pahala orang yang memberi makan kepada seribu orang yang lapar dan memberi pakaian kepada seribu orang yang bertelanjang.

    Ya Fathimah, perempuan mana yang menghalangi hajat tetangga-tetangganya maka Allah SWT akan menghalanginya dari meminum air telaga Kautshar pada hari kiamat.

    Ya Fathimah, yang lebih utama dari itu semua adalah keridhaan suami terhadap istrinya. Jikalau suamimu tidak ridha denganmu tidaklah akan aku do’akan kamu. Tidaklah engkau ketahui wahai Fathimah bahwa ridha suami itu daripada Allah SWT dan kemarahannya itu dari kemarahan Allah SWT?.

    Ya Fathimah, apabila seseorang perempuan mengandung janin dalam rahimnya maka beristighfarlah para malaikat untuknya dan Allah SWT akan mencatatkan baginya tiap-tiap hari seribu kebaikan dan menghapuskan darinya seribu kejahatan. Apabila ia mulai sakit hendak melahirkan maka Allah SWT mencatatkan untuknya pahala orang-orang yang berjihad pada jalan Allah yakni berperang sabil. Apabila ia melahirkan anak maka keluarlah ia dari dosa-dosanya seperti keadaannya pada hari ibunya melahirkannya dan apabila ia meninggal tiadalah ia meninggalkan dunia ini dalam keadaan berdosa sedikitpun, dan akan didapatinya kuburnya menjadi sebuah taman dari taman-taman sorga, dan Allah SWT akan mengkaruniakannya pahala seribu haji dan seribu umrah serta beristighfarlah untuknya seribu malaikat hingga hari kiamat.

    Perempuan mana yang melayani suaminya dalam sehari semalam dengan baik hati dan ikhlas serta niat yang benar maka Allah SWT akan mengampuni dosa-dosanya semua dan Allah SWT akan memakaikannya sepersalinan pakaian yang hijau dan dicatatkan untuknya dari setiap helai bulu dan rambut yang ada pada tubuhnya seribu kebaikan dan dikaruniakan Allah untuknya seribu pahala haji dan umrah.

    Ya Fathimah, perempuan mana yang tersenyum dihadapan suaminya maka Allah SWT akan memandangnya dengan pandangan rahmat.

    Ya Fathimah perempuan mana yang menghamparkan hamparan atau tempat untuk berbaring atau menata rumah untuk suaminya dengan baik hati maka berserulah untuknya penyeru dari langit (malaikat), “teruskanlah ‘amalmu maka Allah SWT telah mengampunimu akan sesuatu yang telah lalu dari dosamu dan sesuatu yang akan datang”.

    Ya Fathimah, perempuan mana yang meminyak-kan rambut suaminya dan janggutnya dan memotongkan kumisnya serta menggunting kukunya maka Allah SWT akan memberinya minuman dari sungai-sungai sorga dan Allah SWT akan meringankan sakarotulmaut-nya, dan akan didapatinya kuburnya menjadi sebuah taman dari taman-taman sorga seta Allah SWT akan menyelamatkannya dari api neraka dan selamatlah ia melintas di atas titian Shirat”.

    ***

     
  • erva kurniawan 7:40 pm on 22 October 2009 Permalink | Balas
    Tags: , , , , ,   

    Bidadari Untuk Umar R.A. 

    siluet masjid 9Umar r.a. adalah salah satu dari sahabat Rasulullah SAW. Semenjak ia memeluk islam kaum muslimin seakan memperoleh suatu kekuatan yang sangat besar. Sejak itulah mereka berani sholat dan thowaf dika’bah secara terang-terangan. Umar r.a. adalah seorang yang waro’, ia sangat teliti dalam mengamalkan Islam.

    Umar r.a. mempelajari surah Al-Baqoroh selama 10 tahun, ia kemudian melapor kepada Rasulullah SAW, “wahai Rasulullah SAW apakah kehidupanku telah mencerminkan surah Al-Baqoroh, apabila belum maka aku tidak akan melanjutkan ke surah berikutnya”.

    Rasulullah SAW menjawab, “sudah…”!. Umar r.a. mengamalkan agama sesuai dengan kehendak Allah SWT. Karena kesungguhannya inilah maka banyak ayat di Al-Qur’an yang diturunkan Allah SWT berdasarkan kehendak yang ada pada hatinya, seperti mengenai pengharaman arak, ayat mengenai hijab, dan beberapa ayat Al-Qur’an lainnya.

    Rasulullah SAW seringkali menceritakan kepada para sahabatnya mengenai perjalannya mi’raj menghadap Allah SWT. Beliau SAW sering pula menceritakan bagaimana keadaan surga yang dijanjikan Allah SWT kepada sahabat-sahabatnya.

    Suatu hari ketika Rasulullah SAW dimi’rajkan menghadap Allah SWT malaikat Jibril AS memperlihatkan kepada Beliau SAW taman-taman surga. Rasulullah SAW melihat ada sekumpulan bidadari yang sedang bercengkrama. Ada seorang bidadari yang begitu berbeda dari yang lainnya. Bidadari itu menyendiri dan tampak sangat pemalu.

    Rasulullah SAW bertanya kepada Jibril AS, “wahai Jibril AS bidadari siapakah itu”?. Malaikat Jibril AS menjawab, “Bidadari itu adalah diperuntukkan bagi sahabatmu Umar r.a.”.

    Pernah suatu hari ia membayangkan tentang surga yang engkau ceritakan keindahannya. Ia menginginkan untuknya seorang bidadari yang berbeda dari bidadari yang lainnya. Bidadari yang diinginkannya itu berkulit hitam manis, dahinya tinggi, bagian atas matanya berwarna merah, dan bagian bawah matanya berwarna biru serta memiliki sifat yang sangat pemalu.

    Karena sahabat-mu itu selalu memenuhi kehendak Allah SWT maka saat itu juga Allah SWT menjadikan seorang bidadari untuknya sesuai dengan apa yang dikehendaki hatinya”.

    ***

     
  • erva kurniawan 7:31 pm on 21 October 2009 Permalink | Balas
    Tags: , , , , ,   

    Jibril , Kerbau, Kelelawar Dan Cacing 

    Taj CompoundSuatu hari Allah SWT memerintahkan malaikat Jibri AS untuk pergi menemui salah satu makhluk-Nya yaitu kerbau dan menanyakan pada si kerbau apakah dia senang telah diciptakan Allah SWT sebagai seekor kerbau. Malaikat Jibril AS segera pergi menemui si Kerbau.

    Di siang yang panas itu si kerbau sedang berendam di sungai. Malaikat Jibril AS mendatanginya kemudian mulai bertanya kepada si kerbau, “hai kerbau apakah kamu senang telah dijadikan oleh Allah SWT sebagai seekor kerbau”. Si kerbau menjawab, “Masya Allah, alhamdulillah, aku bersyukur kepada Allah SWT yang telah menjadikan aku sebagai seekor kerbau, dari pada aku dijadikan-Nya sebagai seekor kelelawar yang ia mandi dengan kencingnya sendiri”.

    Mendengar jawaban itu Malaikat Jibril AS segera pergi menemui seekor kelelawar. Malaikat Jibril AS mendatanginya seekor kelelawar yang siang itu sedang tidur bergantungan di dalam sebuah goa. Kemudian mulai bertanya kepada si kelelawar, “hai kelelawar apakah kamu senang telah dijadikan oleh Allah SWT sebagai seekor kelelawar”. “Masya Allah, alhamdulillah, aku bersyukur kepada Allah SWT yang telah menjadikan aku sebagai seekor kelelawar dari pada aku dijadikan-Nya seekor cacing. Tubuhnya kecil, tinggal di dalam tanah, berjalannya saja menggunakan perutnya”, jawab si kelelawar.

    Mendengar jawaban itu pun Malaikat Jibril AS segera pergi menemui seekor cacing yang sedang merayap di atas tanah.Malaikat Jibril AS bertanya kepada si cacing, “Wahai cacing kecil apakah kamu senang telah dijadikan Allah SWT sebagai seekor cacing”. Si cacing menjawab, ” Masya Allah, alhamdulillah, aku bersyukur kepada Allah SWT yang telah menjadikan aku sebagai seekor cacing, dari pada dijadikaan-Nya aku sebagai seorang manusia. Apabila mereka tidak memiliki iman yang sempurna dan tidak beramal sholih ketika mereka mati mereka akan disiksa selama-lamanya”.

    ***

     
  • erva kurniawan 7:24 pm on 20 October 2009 Permalink | Balas
    Tags: , , , , ,   

    Kamar-Kamar Di Syurga 

    siluet masjid 7Rasulullah S.A.W pernah bersabda bahawa di dalam syurga itu terbahagi dalam kamar-kamar. Dindingnya tembus pandang dengan hiasan di dalamnya yang sangat menyenangkan. Di dalamnya pula terdapat pemandangan yang tidak pernah dilihat di dunia dan terdapat satu hiburan yang tidak pernah dirasakan manusia di dunia.

    “Untuk siapa kamar-kamar itu wahai Rasulullah S.A.W?” tanya para sahabat.

    “Untuk orang yang mengucapkan dan menyemarakkan salam, untuk mereka yang memberikan makan kepada yang memerlukan, dan untuk mereka yang membiasakan puasa serta solat di waktu malam saat manusia lelap dalam mimpinya.”

    “Siapa yang bertemu temannya lalu memberi salam, dengan begitu ia bererti telah menyemarakkan salam. Mereka yang memberi makan kepada ahli dan keluarganya sampai berkecukupan, dengan begitu bererti termasuk orang-orang yang membiasakan selalu berpuasa. Mereka yang solat Isya’ dan Subuh secara berjemaah, dengan begitu bererti termasuk orang yang solat malam di saat orang-orang sedang tidur lelap.” Begitu Nabi menjelaskan sabdanya kepada sahabatnya.

    ***

     
    • ermila 6:46 pm on 21 Oktober 2009 Permalink

      Kira2 kt dpt kmr yg mana ya

    • anissa 10:44 am on 22 Oktober 2009 Permalink

      semoga Allah memberiku sebuah kamar..
      aamiin..

  • erva kurniawan 7:12 pm on 19 October 2009 Permalink | Balas
    Tags: ayat kursi   

    Kelebihan Ayat Kursi 

    ayat-kursi

    Dari Anas bin Malik r.a. berkata, “Rasulullah S.A.W bersabda : Apabila seseorang dari umatku membaca ayat Kursi 12 kali, kemudian dia berwuduk dan mengerjakan solat subuh, nescaya Allah akan menjaganya dari kejahatan syaitan dan darjatnya sama dengan orang yang membaca seluruh al-Qur’an sebanyak tiga kali, dan pada hari kiamat ia akan diberi mahkota dari cahaya yang menyinari semua penghuni dunia.”

    Berkata Anas bin Malik, “Ya Rasulullah, apakah hendak dibaca setiap hari?”

    Sabda Rasulullah S.A.W, ” Tidak, cukuplah membacanya pada setiap hari Jumaat.”

    Umat-umat dahulu hanya sedikit sahaja yang mempercayai rasul-rasul mereka dan itu pun apabila mereka melihat mukjizat secara langsung. Kita sebagai umat Islam tidak boleh ragu-ragu tentang apa yang diterangkan oleh Allah dan Rasul. Janganlah kita ragu-ragu tentang al-Qur’an, hadis dan sunnah Rasul kita. Janganlah kita menjadi seperti umat yang terdahulu yang mana mereka itu lebih suka banyak bertanya dan hendak melihat bukti-bukti terlebih dahulu sebelum mereka beriman.

    Setiap satu yang dianjurkan oleh Rasulullah S.A.W kepada kita adalah untuk kebaikan kita sendiri. Rasulullah S.A.W menyuruh kita mengamalkan membaca surah Kursi. Kehebatan ayat ini telah ditearngkan dalam banyak hadis. Kehebatan ayat Kursi ini adalah untuk kita juga, yakni untuk menangkis gangguan syaitan dan kuncu-kuncunya di samping itu kita diberi pahala.

    Begitu juga dengan surah al-Falaq, surah Yasin dan banyak lagi ayat-ayat al-Qur’an yang mempunyai keistimewaannya. Setiap isi al-Qur’an itu mempunyai kelebihan yang tersendiri. Oleh itu kita umat Islam, janganlah ada sedikit pun keraguan tentang ayat-ayat al-Qur’an, hadis Nabi dan sunnah Baginda S.A.W. Keraguan dan was-was itu datangnya dari syaitan.

    ***

     
  • erva kurniawan 6:16 pm on 18 October 2009 Permalink | Balas
    Tags: shalawat nabi,   

    Kelebihan Berselawat 

    SHOLAWATRasulullah S.A.W telah bersabda bahawa, “Malaikat Jibril, Mikail, Israfil dan Izrail A.S. telah berkata kepadaku.

    Berkata Jibril A.S. : “Wahai Rasulullah, barang siapa yang membaca selawat ke atasmu tiap-tiap hari sebanyak sepuluh kali, maka akan saya bimbing tangannya dan akan saya bawa dia melintasi titian seperti kilat menyambar.”

    Berkata pula Mikail A.S. : “Mereka yang berselawat ke atas kamu akan aku beri mereka itu minum dari telagamu.”

    Berkata pula Israfil A.S. : “Mereka yang berselawat kepadamu akan aku sujud kepada Allah S.W.T dan aku tidak akan mengangkat kepalaku sehingga Allah S.W.T mengampuni orang itu.”

    Malaikat Izrail A.S pula berkata : “Bagi mereka yang berselawat ke atasmu, akan aku cabut ruh mereka itu dengan selembut-lembutnya seperti aku mencabut ruh para nabi-nabi.”

    Apakah kita tidak cinta kepada Rasulullah S.A.W.? Para malaikat memberikan jaminan masing-masing untuk orang-orang yang berselawat ke atas Rasulullah S.A.W.

    Dengan kisah yang dikemukakan ini, kami harap para pembaca tidak akan melepaskan peluang untuk berselawat ke atas junjungan kita Nabi Muhammad S.A.W. Mudah-mudahan kita menjadi orang-orang kesayangan Allah, Rasul dan para malaikat.

    ***

     
    • rully 3:09 pm on 20 Oktober 2009 Permalink

      subhanallha,,,jadi menambah keimanan lagi nih..
      pak,,,bu,,, langganan majalah sinar islam online yuk,,, dijamin deh bakalan uptodate tentang berita keislaman yang terbaru,,,, mungkin bisa jadi terinspirasi dari artikel nya lho…

  • erva kurniawan 6:01 pm on 17 October 2009 Permalink | Balas
    Tags: , , , , ,   

    Falsafah Truk Sampah 

    siluet masjidSuatu hari saya naik sebuah taxi dan menuju ke Bandara. Kami melaju pada jalur yang benar ketika tiba-tiba sebuah mobil hitam melompat keluar dari tempat parkir tepat di depan kami. Supir taxi menginjak pedal rem dalam-dalam hingga ban mobil berdecit dan berhenti hanya beberapa cm dari mobil tersebut.

    Pengemudi mobil hitam tersebut mengeluarkan kepalanya dan mulai menjerit ke arah kami. Supir taxi hanya tersenyum dan melambai pada orang orang tersebut. Saya benar-benar heran dengan sikapnya yang bersahabat. Maka saya bertanya, “Mengapa anda melakukannya? Orang itu hampir merusak mobil anda dan dapat saja mengirim kita ke rumah sakit!” Saat itulah saya belajar dari supir taxi tersebut mengenai apa yang saya kemudian sebut :

    “Hukum Truk Sampah”.

    Ia menjelaskan bahwa banyak orang seperti truk sampah. Mereka berjalan keliling membawa sampah, seperti frustrasi, kemarahan, kekecewaan. Seiring dengan semakin penuh kapasitasnya, semakin mereka membutuhkan tempat untuk membuangnya, dan seringkali mereka membuangnya kepada anda. Jangan ambil hati, tersenyum saja, lambaikan tangan, berkati mereka, lalu lanjutkan hidup.

    Jangan ambil sampah mereka untuk kembali membuangnya kepada orang lain yang anda temui, di tempat kerja, di rumah atau dalam perjalanan. Intinya, orang yang sukses adalah orang yang tidak membiarkan “truk sampah” mengambil alih hari-hari mereka dengan merusak suasana hati.

    Hidup ini terlalu singkat untuk bangun di pagi hari dengan penyesalan, maka:Kasihilah orang yang memperlakukan anda dengan benar, berdoalah bagi yang tidak.

    Hidup itu 10% mengenai apa yang kau buat dengannya dan 90% tentang bagaimana kamu menghadapinya.

    Hidup bukan mengenai menunggu badai berlalu,tapi tentang bagaimana belajar menari dalam hujan.

    ***

    Sumber: email teman.

     
    • Ermila 3:49 pm on 18 Oktober 2009 Permalink

      Menari dalam hjn..? hsilnya demam dunk..

  • erva kurniawan 5:52 pm on 16 October 2009 Permalink | Balas
    Tags: , , , , ,   

    Renungan: Kasih Ibu 

    kasih-sayang-ibuPada malam itu, Ana bertengkar dengan ibunya. Karena sangat marah, Ana segera meninggalkan rumah tanpa membawa apapun. Saat berjalan disuatu jalan, ia baru menyadari bahwa ia sama sekali tidak membawa uang.

    Saat menyusuri sebuah jalan, ia melewati sebuah kedai bakmi dan ia mencium harumnya aroma masakan. Ia ingin sekali memesan semangkuk bakmi, tetapi ia tidak mempunyai uang.

    Pemilik kedai melihat Ana berdiri cukup lama di depan kedainya, lalu berkata “Nona, apakah engkau ingin memesan semangkuk bakmi?”

    “Ya, tetapi, aku tidak membawa uang” jawab Ana dengan malu-malu

    “Tidak apa-apa, aku akan mentraktirmu” jawab si pemilik kedai.

    “Silahkan duduk, aku akan memasakkan bakmi untukmu”.

    Tidak lama kemudian, pemilik kedai itu mengantarkan semangkuk  bakmi. Ana segera makan beberapa suap, kemudian air matanya mulai berlinang.

    “Ada apa nona?” Tanya si pemilik kedai.

    “tidak apa-apa” aku hanya terharu jawab Ana sambil mengeringkan air matanya.

    “Bahkan, seorang yang baru kukenal pun memberi aku semangkuk bakmi !, tetapi,? ibuku sendiri, setelah bertengkar denganku, mengusirku dari rumah dan mengatakan kepadaku agar jangan kembali lagi ke rumah”

    “Kau, seorang yang baru kukenal, tetapi begitu peduli denganku dibandingkan dengan ibu kandungku sendiri” katanya kepada pemilik kedai.

    Pemilik kedai itu setelah mendengar perkataan Ana, menarik nafas panjang dan berkata “Nona mengapa kau berpikir seperti itu? Renungkanlah hal ini, aku hanya memberimu semangkuk bakmi dan kau begitu terharu.

    Ibumu telah memasak bakmi dan nasi untukmu saat kau kecil sampai saat ini, mengapa kau tidak berterima kasih kepadanya? Dan kau malah bertengkar dengannya”

    Ana, terhenyak mendengar hal tersebut. “Mengapa aku tidak berpikir tentang hal tersebut?

    Untuk semangkuk bakmi dr orang yang baru kukenal, aku begitu berterima kasih, tetapi kepada ibuku yang memasak untukku selama bertahun-tahun, aku bahkan tidak memperlihatkan kepedulianku kepadanya. Dan hanya karena persoalan sepele, aku bertengkar dengannya.

    Ana, segera menghabiskan bakminya, lalu ia menguatkan dirinya untuk segera pulang ke rumahnya. Saat berjalan ke rumah, ia memikirkan kata-kata yang harus diucapkan kepada ibunya. Begitu sampai di ambang pintu rumah, ia melihat ibunya dengan wajah letih dan cemas. Ketika bertemu dengan Ana, kalimat pertama yang keluar dari mulutnya adalah “Ana kau sudah pulang, cepat masuklah, aku telah menyiapkan makan malam dan makanlah dahulu sebelum kau tidur, makanan akan menjadi dingin  jika kau tidak memakannya sekarang”.

    Pada saat itu Ana tidak dapat menahan tangisnya dan ia menangis dihadapan ibunya. Sekali waktu, kita mungkin akan sangat berterima kasih kepada orang lain disekitar kita untuk suatu pertolongan kecil yang diberikan  kepada kita.

    Tetapi kepada orang yang sangat dekat dengan kita (keluarga) khususnya orang tua kita, kita harus ingat bahwa kita berterima kasih kepada mereka seumur hidup Kita.

    ***

    Renungan:

    Bagaimanapun kita tidak boleh melupakan jasa orang tua kita.

    Seringkali kita menganggap pengorbanan mereka merupakan suatu proses alami yang biasa saja; tetapi kasih dan kepedulian orang tua kita adalah hadiah paling berharga yang diberikan kepada kita sejak kita lahir. Pikirkanlah hal itu??

    Apakah kita mau menghargai pengorbanan tanpa syarat dari orang  tua kita? Hai anak-anak, taati dan hormatilah orang tuamu dalam keseharianmu, karena itulah hal yang indah dimata tuhan.

    Sumber: email teman.

     
    • ikankriting 2:15 pm on 17 Oktober 2009 Permalink

      bro, bagi gambar bajaj-nya yah.. keren! hahaaa

    • ermila 3:56 pm on 18 Oktober 2009 Permalink

      Mknya surga tu dibwh tlpk kaki ibu, bkn penjual bakmi

    • usman 11:30 am on 16 Desember 2009 Permalink

      sesosok jiwa yang melekat sesosok hati yang tertanam tak dapat di gantikan dengan sejuta rasa di dunia ibu membrikan semua pada kita dan tak mengharapkan balasan sedikitpun tapi kenapa kita ga pernah memikirkannya
      kenapa….. kenapa….. kenapaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa????????

    • pangeran kekayaan 5:01 pm on 23 Mei 2012 Permalink

      perdon me mother, perdon me father, we love you so much, we will hapiness you all

  • erva kurniawan 5:41 pm on 15 October 2009 Permalink | Balas
    Tags: , , , , ,   

    Sebuah Kisah Cinta Sejati Untuk Anda Semua 

    weddingSeorang pria dan kekasihnya menikah dan acaranya pernikahannya sungguh megah. Semua kawan-kawan dan keluarga mereka hadir menyaksikan dan menikmati hari yang berbahagia tersebut.

    Suatu acara yang luar biasa mengesankan. Mempelai wanita begitu anggun dalam gaun putihnya dan pengantin pria dalam tuxedo hitam yang gagah. Setiap pasang mata yang memandang setuju mengatakan bahwa mereka sungguh-sungguh saling mencintai.

    Beberapa bulan kemudian, sang istri berkata kepada suaminya, “Sayang, aku baru membaca sebuah artikel di majalah tentang bagaimana memperkuat tali pernikahan” katanya sambil menyodorkan majalah tersebut.

    “Masing-masing kita akan mencatat hal-hal yang kurang kita sukai dari pasangan kita. Kemudian, kita akan membahas bagaimana merubah hal-hal tersebut dan membuat hidup pernikahan kita bersama lebih bahagia…..”

    Suaminya setuju dan mereka mulai memikirkan hal-hal dari pasangannya yang tidak mereka sukai dan berjanji tidak akan tersinggung ketika pasangannya mencatat hal-hal yang kurang baik sebab hal tersebut untuk kebaikkan mereka bersama.

    Malam itu mereka sepakat untuk berpisah kamar dan mencatat apa yang terlintas dalam benak mereka masing-masing. Besok pagi ketika sarapan, mereka siap mendiskusikannya.

    “Aku akan mulai duluan ya”, kata sang istri. Ia lalu mengeluarkan daftarnya. Banyak sekali yang ditulisnya, sekitar 3 halaman.

    Ketika ia mulai membacakan satu persatu hal yang tidak dia sukai dari suaminya, ia memperhatikan bahwa air mata suaminya mulai mengalir.

    “Maaf, apakah aku harus berhenti ?” tanyanya.

    “Oh tidak, lanjutkan…” jawab suaminya.

    Lalu sang istri melanjutkan membacakan semua yang terdaftar, lalu kembali melipat kertasnya dengan manis di atas meja dan berkata dengan bahagia.

    “Sekarang gantian ya, engkau yang membacakan daftarmu”.

    Dengan suara perlahan suaminya berkata “Aku tidak mencatat sesuatupun di kertasku. Aku berpikir bahwa engkau sudah sempurna, dan aku tidak ingin merubahmu.

    Engkau adalah dirimu sendiri. Engkau cantik dan baik bagiku. Tidak satupun dari pribadimu yang kudapatkan kurang…. ”

    Sang istri tersentak dan tersentuh oleh pernyataan dan ungkapan cinta serta isi hati suaminya. Bahwa suaminya menerimanya apa adanya…

    Ia menunduk dan menangis…..

    Dalam hidup ini, banyak kali kita merasa dikecewakan, depressi, dan sakit hati. Sesungguhnya takperlu menghabiskan waktu memikirkan hal-hal tersebut.

    Hidup ini penuh dengan keindahan, kesukacitaan dan pengharapan. Mengapa harus menghabiskan waktu memikirkan sisi yang buruk,mengecewakan dan menyakitkan jika kita bisa menemukan banyak hal-hal yang indah di sekeliling kita ?

    Saya percaya kita akan menjadi orang yang berbahagia jika kita mampu melihat dan bersyukur untuk hal-hal yang baik dan mencoba melupakan yang buruk.

    ***

    Diterjemahkan dari tulisan : Trevor Klein.

    “Sukses tidak harus berarti banyak UANG. Menjadi orang BAIK juga itu termasuk SUKSES”

     
    • hilda evrianty 4:24 pm on 16 Oktober 2009 Permalink

      mudah”n aq jg mendapatkn pasangan seperti itu..
      aminn..

    • anissa 3:29 pm on 26 Oktober 2009 Permalink

      ya.. bisakah kita menerima pasangan apa adanya.??
      semoga kita juga bisa membuka hati untuk menerimanya apa adanya.

  • erva kurniawan 5:27 pm on 14 October 2009 Permalink | Balas
    Tags: , , , , ,   

    5 Prinsip Hidup Dalam Sebuah Pensil 

    pensilSeorang anak bertanya kepada neneknya yang sedang menulis sebuah surat.

    “Nenek lagi menulis tentang pengalaman kita ya? atau tentangku?”

    Mendengar pertanyaan  si cucu, sang nenek berhenti menulis dan berkata kepada cucunya.

    “Sebenarnya  nenek  sedang  menulis tentang kamu, tapi ada yang lebih penting  dari isi tulisan ini yaitu pensil yang nenek pakai.

    “Nenek harap kamu bakal seperti pensil ini ketika kamu besar nanti” ujar sinenek lagi. Mendengar jawaban ini, si cucu kemudian melihat pensilnya dan bertanya kembali  kepada si  nenek ketika dia melihat tidak ada yang istimewa dari pensil yang nenek pakai.

    “Tapi nek sepertinya pensil itu sama saja denganpensil yang lainnya.”  Ujar si cucu.

    Si nenek kemudian menjawab, “Itu semua tergantung bagaimana kamu melihat pensil ini.”

    “Pensil ini mempunyai  5 kualitas yang bisa membuatmu selalu tenang dalam menjalani hidup, kalau kamu selalu memegang  prinsip-prinsip itu di dalam hidup ini.”

    Si nenek kemudian menjelaskan 5  kualitas dari sebuah pensil.

    Kualitas  pertama, pensil mengingatkan kamu kalo  kamu bisa berbuat hal yang hebat dalam hidup ini.  Layaknya sebuah pensil ketika menulis, kamu jangan  pernah lupa kalau ada tangan yang selalumembimbing langkah kamu dalam hidup  ini. Kita menyebutnya tangan Tuhan, Dia akan selalu membimbing kita menurut kehendakNya” .

    Kualitas kedua, dalam proses menulis, nenek kadang beberapa kali  harus berhenti dan menggunakan rautan untuk menajamkan kembali pensil nenek.  Rautan ini pasti akan membuat si pensil menderita. Tapi setelah proses meraut  selesai, si pensil akan mendapatkan ketajamannya kembali. Begitu juga dengan kamu, dalam hidup ini kamu harus berani menerima penderitaan dan kesusahan,  karena merekalah yang akan membuatmu menjadi orang yang lebih baik”.

    Kualitas ketiga, pensil  selalu memberikan kita kesempatan untuk mempergunakan penghapus, untuk  memperbaiki kata-kata yang salah. Oleh karena itu memperbaiki kesalahan kita dalam hidup ini, bukanlah hal yang jelek. Itu bisa membantu  kita untuk tetap berada pada jalan yang benar”.

    Kualitas  keempat, bagian yang paling penting dari  sebuah pensil bukanlah bagian luarnya, melainkanarang yang ada di dalam  sebuah pensil. Oleh sebab itu, selalulah hati-hati dan menyadari hal -hal di  dalam dirimu”.

    Kualitas kelima, adalah sebuah pensil selalu meninggalkan  tanda/goresan. Seperti juga kamu, kamu harus sadar kalau apapun yang kamu  perbuat dalam hidup ini akan meninggalkan kesan. Oleh karena ituselalulah  hati-hati dan sadarterhadap semua tindakan”.

     
    • edi jatmiko 12:57 pm on 15 Oktober 2009 Permalink

      thanks You. salam kenal

    • dea arditia 4:44 pm on 24 Oktober 2009 Permalink

      alhmdllh…mantappp….syukron ya…

      boleh lah qt menjalin tali silaturrahmi..

      fb ana : d3a_ar@yahoo.co.id

    • anissa 3:17 pm on 26 Oktober 2009 Permalink

      subhanallah..
      koreksi yg bagus untuk kita.. agar menjadi lebih baik

    • Laksmana Hanif 10:50 pm on 28 Desember 2009 Permalink

      Subhanallah…
      Ceritanya bagus.

      Oiya, salam kenal dari ciledug.
      Saya izin copy ceritanya yah…

    • Hamdan Trisno Husain 5:17 pm on 14 Januari 2010 Permalink

      I like It !! slam kenal dari hamdan mahasiswa UIN makassar !! saya izin kopi ya !!

    • qodier 3:12 pm on 23 April 2010 Permalink

      bagus banget !!!!

    • Sri Mulyati 7:08 pm on 8 Oktober 2010 Permalink

      subhanallah ceritanya bagus
      izin copi ya…

    • hany asmahanie 10:51 am on 7 Maret 2011 Permalink

      hhmmm..cerita yang sangat bagus…izin share y :)

    • dayad 1:36 pm on 5 Juni 2011 Permalink

      wah..
      bgus bnget kak?
      ijin ngopi kak yae..

    • Aries sonna pala 9:32 pm on 23 September 2011 Permalink

      Subhanallah bgus bgt .
      Minta izin untk Q coppy yA …..????

  • erva kurniawan 4:40 pm on 13 October 2009 Permalink | Balas
    Tags: , , , , ,   

    Iblis Terpaksa Bertamu Kepada Rasulullah SAW 

    muhammadKetika kami sedang bersama Rasulullah SAW di kediaman  seorang sahabat Anshar, tiba – tiba terdengar panggilan seseorang dari  luar rumah: “Wahai penghuni rumah, bolehkah aku masuk..? Sebab kalian akan  membutuhkanku. ”

    Rasulullah bersabda:”Tahukah kalian siapa yang  memanggil?”

    Kami menjawab: “Allah dan rasulNya yang lebih  tahu.”

    Beliau melanjutkan, “Itu Iblis, laknat Allah  bersamanya.”

    Umar bin Khattab berkata: “izinkan aku membunuhnya wahai  Rasulullah”

    Nabi menahannya: “Sabar wahai Umar, bukankah  kamu tahu bahwa Allah memberinya kesempatan hingga hari kiamat? Lebih  baik bukakan pintu untuknya, sebab dia telah diperintahkan oleh Allah  untuk ini,  pahamilah apa yang hendak ia katakan dan dengarkan dengan  baik.”

    Ibnu Abbas RA berkata: pintu lalu dibuka,  ternyata dia seperti seorang kakek yang cacat satu matanya. di janggutnya terdapat 7 helai rambut  seperti rambut kuda, taringnya terlihat seperti taring babi, bibirnya  seperti bibir sapi.

    Iblis berkata: “Salam untukmu Muhammad,… . salam untukmu  para hadirin…”

    Rasulullah SAW lalu menjawab:  Salam hanya  milik Allah SWT, sebagai mahluk terlaknat, apa  keperluanmu?”

    Iblis menjawab: “Wahai Muhammad, aku datang ke sini bukan atas  kemauanku, namun karena terpaksa.”

    ” Siapa yang  memaksamu?”

    Seorang malaikat dari utusan Allah telah mendatangiku  dan berkata:

    “Allah  SWT memerintahkanmu untuk mendatangi Muhammad sambil menundukkan  diri.beritahu Muhammad tentang caramu dalam menggoda manusia. jawabalah  dengan jujur semua pertanyaannya. Demi kebesaran Allah, andai kau  berdusta satu kali saja, maka Allah akan jadikan dirimu debu yang ditiup  angin.”

    oleh  karena itu aku sekarang mendatangimu. Tanyalah apa yang hendak kau tanyakan. jika aku  berdusta, aku akan dicaci oleh setiap musuhku. tidak ada sesuatu pun yang paling besar menimpaku  daripada cacian musuh.”

    Orang Yang Dibenci Iblis

    Rasulullah  SAW lalu bertanya kepada Iblis: “Kalau kau benar jujur,  siapakah manusia yang paling kau benci?”

    Iblis segera menjawab: “Kamu, kamu dan orang sepertimu adalah mahkluk  Allah yang paling aku  benci.”

    “Siapa  selanjutnya?”

    “Pemuda yang bertakwa yang memberikan dirinya mengabdi  kepada Allah SWT.”

    “lalu siapa  lagi?”

    “Orang Aliim dan wara’  (Loyal)”

    “Lalu siapa  lagi?”

    “Orang  yang selalu  bersuci.”

    “Siapa  lagi?”

    “Seorang fakir yang sabar dan tak pernah  mengeluhkan kesulitannnya kepda orang lain.”

    “Apa tanda  kesabarannya?”

    “Wahai Muhammad, jika ia tidak mengeluhkan kesulitannya  kepada orang lain selama 3  hari, Allah akan memberi pahala orang -orang  yang sabar.”

    ” Selanjutnya  apa?”

    “Orang kaya yang bersyukur.”

    “Apa tanda  kesyukurannya?”

    “Ia mengambil kekayaannya dari tempatnya, dan  mengeluarkannya juga dari tempatnya.”

    “Orang seperti apa Abu  Bakar menurutmu?”

    “Ia tidak pernah menurutiku di masa jahiliyah, apalagi dalam  Islam.”

    “Umar bin  Khattab?”

    “Demi Allah setiap berjumpa dengannya aku  pasti kabur.”

    “Usman bin  Affan?”

    “Aku  malu kepada orang yang  malaikat pun malu kepadanya.”

    “Ali bin Abi  Thalib?”

    “Aku  berharap darinya agar kepalaku selamat, dan berharap ia melepaskanku dan  aku melepaskannya. tetapi ia tak akan mau melakukan itu.”  (Ali bin Abi Thalib selau berdzikir terhadap Allah SWT)

    **

    Amalan Yang  Dapat Menyakiti Iblis

    “Apa yang kau rasakan  jika melihat seseorang dari umatku yang hendak  shalat?”

    “aku  merasa panas dingin dan gemetar.”

    “Kenapa?”

    “Sebab, setiap seorang hamba bersujud 1x  kepada Allah, Allah mengangkatnya 1 derajat.”

    “Jika seorang umatku  berpuasa?”

    “Tubuhku terasa terikat hingga ia  berbuka.”

    “Jika ia berhaji?”

    “Aku  seperti orang  gila.”

    “Jika ia membaca  al-Quran?”

    “Aku merasa meleleh laksana timah diatas  api.”

    “Jika ia  bersedekah?”

    “Itu sama saja  orang tersebut membelah tubuhku  dengan gergaji.”

    “Mengapa bisa  begitu?”

    “Sebab dalam sedekah ada 4 keuntungan baginya.  yaitu keberkahan dalam hartanya, hidupnya disukai, sedekah itu kelak  akan menjadi hijab antara dirinya dengan api neraka dan segala macam  musibah akan terhalau dari dirinya.”

    “Apa yang dapat mematahkan  pinggangmu?”

    “Suara kuda perang di jalan  Allah.”

    “Apa yang dapat melelehkan  tubuhmu?”

    “Taubat orang yang bertaubat.”

    “Apa yang dapat membakar  hatimu?”

    “Istighfar di waktu siang dan  malam.”

    “Apa yang dapat mencoreng  wajahmu?”

    “Sedekah yang diam – diam.”

    “Apa yang dapat menusuk  matamu?”

    “Shalat fajar.”

    “Apa yang dapat memukul  kepalamu?”

    “Shalat  berjamaah.”

    “Apa yang paling  mengganggumu?”

    “Majelis para  ulama.”

    “Bagaimana cara  makanmu?”

    “Dengan tangan kiri dan  jariku.”

    “Dimanakah kau menaungi  anak – anakmu di musim panas?”

    “Di bawah kuku  manusia.”

    **

    Manusia Yang Menjadi  Teman Iblis

    Nabi  lalu bertanya : “Siapa temanmu wahai  Iblis?”

    “Pemakan riba.”

    “Siapa  sahabatmu?”

    “Pezina.”

    “Siapa teman  tidurmu?”

    “Pemabuk.”

    “Siapa  tamumu?”

    “Pencuri.”

    “Siapa  utusanmu?”

    “Tukang sihir.”

    “Apa yang membuatmu  gembira?”

    “Bersumpah dengan  cerai.”

    “Siapa  kekasihmu?”

    “Orang  yang meninggalkan  shalat jumaat”

    “Siapa manusia yang paling  membahagiakanmu?”

    “Orang  yang meninggalkan shalatnya dengan  sengaja.”

    **

    Iblis Tidak Berdaya Di  hadapan Orang Yang Ikhlas

    Rasulullah SAW lalu  bersabda : “Segala puji bagi Allah  yang telah membahagiakan umatku dan  menyengsarakanmu.”

    Iblis segera menimpali:

    “Tidak,tidak, tak akan ada kebahagiaan  selama aku hidup hingga hari akhir.

    Bagaimana kau bisa berbahagia  dengan umatmu, sementara aku bisa masuk ke dalam aliran darah mereka dan  mereka tak bisa melihatku.  Demi yang menciptakan diriku dan memberikan ku kesempatan hingga  hari akhir, aku akan menyesatkan mereka semua.  Baik yang bodoh, atau yang pintar, yang bisa membaca dan tidak bisa membaca, yang durjana dan yang shaleh, kecuali hamba  Allah yang  ikhlas.”

    “Siapa orang yang ikhlas  menurutmu ?”

    “Tidakkah kau tahu wahai Muhammad, bahwa  barang siapa yang menyukai  emas dan perak, ia bukan orang yang  ikhlas. Jika kau lihat seseorang yang tidak menyukai dinar dan  dirham, tidak suka pujian  dan sanjunang, aku bisa pastikan bahwa ia orang yang ikhlas, maka aku  meninggalkannya. Selama seorang hamba masih menyukai harta dan sanjungan  dan hatinya selalu terikat dengan kesenangan dunia, ia sangat patuh  padaku.”

    **

    Iblis Dibantu oleh 70.000 anak –  anaknya

    Tahukah kamu  Muhammad, bahwa aku mempunyai 70.000 anak. Dan setiap anak memiliki  70.000 syaithan.

    Sebagian ada yang aku tugaskan untuk mengganggu ulama. Sebagian untuk  menggangu anak – anak muda, sebagian untuk menganggu orang -orang tua, sebagian untuk  menggangu wanta – wanita tua, sebagian anak -anakku juga aku tugaskan  kepada para Zahid.

    Aku punya anak ynag suka mengencingi telinga  manusia sehingga ia tidur pada shalat berjamaah. tanpanya,  manusia tidak akan  mengantuk pada waktu shalat berjamaah.

    aku punya anak yang suka menaburkan sesuatu di  mata orang yang sedang  mendengarkan ceramah Aku punya anak yang senang berada di lidah manusia, jika seseorang melakukan  kebajikan lalu ia beberkan kepada manusia, maka 99% pahalanya akan  terhapus.

    Pada setiap seorang wanita yang berjalan, anakku dan syaithan  duduk di pinggul dan pahanya, lalu menghiasinya agar setiap orang  memandanginya.

    Syaithan juga berkata,”keluarkan tanganmu”, lalu  ia mengeluarkan tangannya lalu syaithan pun menghiasi  kukunya.

    mereka, anak – anakku selalu meyusup dan berubah dari satu  kondisi ke kondisi lainnya, dari satu pintu ke pintu yang lainnya untuk menggoda  manusia hingga mereka terhempas dari keikhlasan mereka.

    Akhirnya  mereka menyembah Allah tanpa ikhlas, namun mereka tidak merasa.

    Tahukah kamu, Muhammad? bahwa ada  rahib yang telah beribadat  kepada Allah selama 70 tahun. Setiap orang sakit yang didoakan olehnya, sembuh seketika. Aku terus menggodanya  hingga ia berzina, membunuh dan kufur.

    **

    Cara Iblis Menggoda

    Tahukah kau Muhammad, dusta berasal dari  diriku?

    Akulah mahluk pertama yang berdusta.

    Pendusta adalah sahabatku. barangsiapa  bersumpah dengan berdusta, ia kekasihku.

    Tahukah kau  Muhammad?

    Aku bersumpah kepada Adam dan Hawa dengan nama Allah  bahwa aku benar – benar menasihatinya.

    Sumpah dusta adalah  kegemaranku.

    Ghibah (gossip) dan Namimah (Adu domba)  kesenanganku.

    Kesaksian palsu kegembiraanku.

    Orang yang bersumpah untuk  menceraikan istrinya ia berada di pinggir dosa walau hanya sekali dan  walaupun ia benar. Sebab barang siapa membiasakan dengan kata – kata  cerai, isterinya menjadi haram baginya. Kemudian ia akan beranak cucu  hingga hari kiamat. jadi semua anak – anak zina dan ia masuk neraka  hanya karena satu kalimat, CERAI.

    Wahai Muhammad, umatmu  ada yang suka mengulur  ulur shalat. Setiap ia hendak berdiri untuk shalat, aku bisikan padanya  waktu masih lama, kamu masih sibuk, lalu ia manundanya hingga ia  melaksanakan shalat di luar waktu, maka shalat itu dipukulkannya  kemukanya.

    Jika ia berhasil mengalahkanku, aku biarkan ia shalat.  Namun aku bisikkan ke telinganya ‘lihat kiri dan kananmu’, iapun  menoleh pada saat itu aku usap dengan tanganku dan kucium keningnya  serta aku katakan ‘shalatmu tidak sah’

    Bukankah kamu tahu Muhammad, orang yang banyak menoleh dalam  shalatnya akan dipukul.

    Jika ia shalat sendirian, aku suruh dia  untuk bergegas, ia pun shalat seperti ayam yang mematuk beras.

    Jika ia  berhasil mengalahkanku dan ia shalat berjamaah, aku ikat lehernya dengan  tali, hingga ia mengangkat kepalanya sebelum imam, atau meletakkannya  sebelum imam.

    Kamu tahu bahwa melakukan itu batal shalatnya dan  wajahnya akan dirubah menjadi wajah keledai.

    Jika ia berhasil  mengalahkanku, aku tiup hidungnya hingga ia menguap dalam shalat. Jika  ia tidak menutup mulutnya  ketika menguap, syaithan akan masuk ke dalam dirinya, dan membuatnya  menjadi bertambah serakah dan gila dunia.

    Dan ia pun semakin taat padaku.

    Kebahagiaan apa untukmu, sedang aku  memerintahkan orang miskin  agar meninggalkan shalat. aku katakan padaknya, ‘kamu tidak wajib shalat, shalat hanya  wajib untuk orang yang  berkecukupan dan sehat. orang sakit dan miskin tidak, jika kehidupanmu telah berubah baru kau  shalat.’

    Ia pun mati dalam kekafiran. Jika ia mati sambil  meninggalkan shalat maka Allah akan menemuinya dalam kemurkaan.

    Wahai Muhammad, jika aku berdusta Allah akan  menjadikanku debu.

    Wahai Muhammad, apakah kau akan bergembira  dengan umatmu padahal aku mengeluarkan seperenam mereka dari  islam?”

    **

    10 Hal  Permintaan Iblis kepada Allah SWT

    “Berapa hal  yang kau pinta dari  Tuhanmu?”

    “10  macam”

    “Apa  saja?”

    “Aku  minta agar Allah membiarkanku berbagi dalam harta dan anak manusia,  Allah mengizinkan. Allah berfirman,

    “Berbagilah dengan manusia dalam  harta dan anak. Dan janjikanlah mereka, tidaklah janji setan kecuali  tipuan.” (QS Al-Isra :64)

    Harta yang  tidak dizakatkan, aku makan darinya. Aku juga makan dari makanan haram dan yang  bercampur dengan riba, aku juga makan dari makanan yang tidak dibacakan nama  Allah.

    Aku minta  agar Allah membiarkanku ikut bersama dengan orang yang berhubungan dengan  istrinya tanpa berlindung dengan Allah, maka setan ikut bersamanya dan  anak yang dilahirkan akan  sangat patuh kepada syaithan.

    Aku minta agar bisa ikut bersama  dengan orang yang menaiki  kendaraan bukan untuk tujuan yang halal.

    Aku minta agar Allah menjadikan kamar  mandi sebagai rumahku.

    Aku minta agar Allah menjadikan pasar  sebagai masjidku.

    Aku minta agar Allah menjadikan syair sebagai  Quranku.

    Aku minta agar Allah menjadikan pemabuk sebagai teman  tidurku.

    Aku minta agar Allah memberikanku saudara , maka Ia  jadikan orang yang  membelanjakan hartanya untuk maksiat sebagai saudaraku.

    Allah  berfirman, “Orang  -orang boros adalah  saudara – saudara syaithan. “ (QS Al-Isra : 27).

    Wahai Muhammad,  aku minta agar Allah membuatku bisa melihat manusia sementara  mereka tidak bisa  melihatku.

    Dan aku minta agar Allah memberiku kemampuan untuk  mengalir dalam aliran darah manusia.

    Allah menjawab, “silahkan”,  dan aku bangga dengan hal itu hingga hari kiamat.

    Sebagian besar manusia  bersamaku di hari kiamat.

    Iblis berkata : “wahai muhammad,  aku tak bisa menyesatkan  orang sedikitpun, aku hanya bisa membisikan dan  menggoda.”

    Jika aku bisa menyesatkan, tak akan tersisa seorangpun…!!!

    Sebagaimana  dirimu, kamu tidak bisa  memberi hidayah sedikitpun, engkau hanya rasul yang menyampaikan  amanah.

    Jika kau bisa memberi hidayah, tak akan ada seorang kafir  pun di muka bumi ini.

    Kau hanya bisa menjadi penyebab  untuk orang yang telah  ditentukan sengsara.

    Orang  yang bahagia adalah orang  yang telah ditulis bahagia sejak di perut ibunya. Dan orang yang sengsara adalah orang yang telah ditulis sengsara semenjak dalam kandungan ibunya.

    Rasulullah SAW lalu  membaca ayat :

    “Mereka akan terus  berselisih kecuali orang  yang dirahmati oleh Allah SWT” (QS Hud :118 –  119)  juga membaca,

    “Sesungguhnya  ketentuan Allah pasti berlaku” (QS Al-Ahzab :  38)

    Iblis lalu  berkata:

    “Wahai Muhammad Rasulullah, takdir  telah ditentukan dan pena takdir telah kering. Maha Suci Allah yang menjadikanmu pemimpin para  nabi dan rasul, pemimpin penduduk surga, dan yang telah menjadikan aku pemimpin  mahluk  mahluk celaka dan pemimpin penduduk neraka aku si  celaka yang terusir, ini akhir yang ingin aku  sampaikan kepadamu dan aku tak  berbohong.”

    Sampaikan lah risalah ini kepada saudara2 kita agar mereka mengerti dengan benar, apakah tugas2 dari Iblis/Syaithan tsb,sehingga kita semua dapat mengetahui dan dapat mencegahnya dan tidak menuruti bisikan dan godaan Iblis/Syaithan. Mudah2an dengan demikian kita dapat setidak2nya membuat hidup ini lebih nyaman dan membuat tempat serta limgkungan kita lebih aman.

     
    • Rental Plasma Murah 1:33 pm on 22 Oktober 2009 Permalink

      ya,allah ampuni dosa hambamu ini tunjukan jalan yang engkau ridhoi

    • Wahyudi Wicaksono 3:26 pm on 3 Januari 2010 Permalink

      Assalamualaikum, saya ingin bertanya, apakah kisah ini dari hadist yang shahih, dari kitab apa? saya awam ingin bisa belajar. terima kasih.

    • nazmi maulana 8:01 am on 3 Januari 2011 Permalink

      sdr wahyudi catatan ini berSumber dari Kitab Sajaratul Kaun oleh Muhyidin Ibnu Arabi /Darul ‘Ilmi al – Munawar asy-Syamsiyah, Madinah.

  • erva kurniawan 6:45 pm on 11 October 2009 Permalink | Balas
    Tags: , , , , ,   

    Kisah Dibalik Perintah Sholat Lima Waktu 

    sajadahAli bin Abi Talib r.a berkata :

    Sewaktu Rasullullah SAW duduk bersama para sahabat Muhajirin dan Ansyar, maka dengan tiba – tiba datanglah satu rombongan orang-orang Yahudi, lalu berkata: Ya Muhammad, kami hendak tanya kepada kamu kalimat – kalimat yang telah diberikan oleh Allah kepada Nabi Musa AS, yang tidak diberikan kecuali kepada para Nabi utusan Allah atau malaikat muqarrabin Lalu Rasullullah SAW, bersabda : Silahkan bertanya. Berkata orang Yahudi: Silahkan terangkan kepada kami tentang lima waktu yang diwajibkan oleh Allah ke atas umatmu, Sabda Rasullullah SAW: Sholat Zuhur jika tergelincir matahari, maka bertasbihlah segala sesuatu kepada TuhanNya, Sholat Asar itu ialah saat ketika Nabi Adam AS, memakan buah Khuldi, Sholat Maghrib itu adalah saat Allah menerima taubat Nabi Adam A.S, maka setiap mukmin yang sholat Maghrib dengan ikhlas kemudian dia berdoa meminta sesuatu pada Allah maka pasti Allah akan mengkabulkan permintaannya, Sholat Isya itu ialah sholat yang dikerjakan oleh para Rasul – Rasul sebelumku, Sholat Subuh adalah sebelum terbit matahari, ini karena apabila matahari terbit, terbitnya di antara dua tanduk syaitan dan disitu sujudnya tiap orang kafir.

    Setelah orang Yahudi mendengar penjelasan dari Rasullullah SAW, maka mereka berkata: Memang benar apa yang kamu katakan itu Muhammad, katakanlah kepada kami apakah pahala yang akan di dapati oleh orang yang sholat.

    Rasullullah SAW bersabda: Jagalah waktu-waktu sholat terutama sholat yang pertengahan, Sholat Zuhur, pada saat itu nyalanya neraka Jahanam, orang mukmin yang mengerjakan sholat pada ketika itu akan diharamkan keatasnya uap api neraka Jahanam pada hari Kiamat.

    Sabda Rasullullah SAW lagi: Manakala sholat Asar, adalah saat di mana Nabi Adam AS. Memakan buah Khuldi, Orang mukmin yang mengerjakan sholat Asar akan diampunkan dosanya seperti bayi yang baru lahir.

    Setelah itu Rasullullah SAW membaca ayat yang bermaksud : Jagalah waktu – waktu sholat terutama sekali sholat yang pertengahan, sholat Maghrib itu adalah saat di mana taubat Nabi Adam A.S, diterima, Seorang mukmin yang ikhlas mengerjakan sholat Maghrib kemudian meminta sesuatu dari Allah maka Allah akan perkenankan.

    Sabda Rasullullah S.A.W.: Sholat Isya (atamah). Katakan kubur itu adalah sangat gelap dan begitu juga pada hari Kiamat, maka seorang mukmin yang berjalan dalam malam yang gelap untuk pergi menunaikan sholat Isya berjamaah , Allah S.W.T. haramkan dari terkena nyalanya api neraka dan diberinya cahaya untuk menyeberangi titian sirath.

    Sabda Rasullullah S.A.W. seterusnya: Sholat Subuh pula, seorang mukmin yang mengerjakan sholat Subuh selama 40 hari secara berjamaah, diberi oleh Allah S.W.T. dua kebebasan yaitu:

    1. Dibebaskan dari api neraka.
    2. Dibebaskan dari nifaq.

    Setelah orang Yahudi mendengar penjelasan dari Rasullullah S.A.W. maka mereka berkata: Memang benarlah apa yang kamu katakan itu wahai Muhammad (S.A.W). Kini katakan pula kepada kami semua kenapakah Allah S.W.T. mewajibkan puasa 30 hari ke atas umatmu?

    Sabda Rasullullah S.A.W. : Ketika Nabi Adam memakan buah pohon yang dilarang, lalu makanan itu tersangkut dalam perut Nabi Adam A.S. selama 30 hari. Kemudian Allah S.W.T. mewajibkan ke atas keturunan Adam A.S. berlapar selama 30 hari. Sementara izin makan di waktu malam itu adalah sebagai kurnia Allah S.W.T. kepada makhlukNya.

    Kata orang Yahudi: Wahai Muhammad, memang benarlah apa yang kamu katakan itu. Kini terangkan kepada kami ganjaran pahala yang diperolehi dari puasa itu.

    Sabda Rasullullah S.A.W.:  Seorang hamba yang berpuasa dalam bulan Ramadhan dengan ikhlas kepada Allah S.W.T. dia akan diberi oleh Allah S.W.T. tujuh perkara:

    1. Akan dicairkan daging haram yg tumbuh dari badannya (daging yang tumbuh dengan makanan yang haram) .
    2. Rahmat Allah senantiasa dekat dengannya.
    3. Diberi oleh Allah sebaik-baik amal.
    4. Dijauhkan dari merasa lapar dan haus.
    5. Diringankan baginya siksa kubur (siksa yang sangat mengerikan).
    6. Diberikan cahaya oleh Allah S.W.T. pada hari Kiamat untuk menyeberang titian sirath.
    7. Allah S.W.T. akan memberinya kemudian di syurga.

    Kata orang Yahudi : Benar apa yang kamu katakan itu Muhammad. Katakan kepada kami kelebihanmu antara semua para nabi-nabi

    Sabda Rasullullah S.A.W.: Seorang nabi mengunakan doa mustajabnya untuk membinasakan umatnya, tetapi saya tetap menyimpankan doa saya (untuk saya gunakan memberi syafaat pada umat saya di hari kiamat).

    Kata orang Yahudi : Benar apa yang kamu katakan itu Muhammad, kini kami mengakui dengan ucapan Asyhadu Alla illaha illallah, wa asyhadu anna Muhammada Rasulullah (kami percaya bahwa tiada Tuhan kecuali Allah dan engkau utusan Allah). Dan sesungguhnya akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta , jiwa dan buah2an. Dan berilah berita gembira kepada orang2 yang sabar. (Al-Baqarah [2] : 155)

    Disebutkan di dalam satu riwayat, bahawasanya apabila para makhluk dibangkitkan dari kubur, mereka semuanya berdiri tegak di kubur masing masing selama 44 tahun UMUR AKHIRAT dalam keadaan TIDAK MAKAN dan TIDAK MINUM, TIDAK DUDUK dan TIDAK BERBICARA.

    Bertanya orang kepada Rasulullah S.A.W. : Bagaimana kita dapat mengenali ORANG –ORANG MUKMIN kelak di hari qiamat? Maka jawabnya Rasulullah S.A.W, Umat dikenal karena WAJAH mereka putih disebabkan oleh WUDHU.

    Bila qiamat datang maka malaikat datang ke kubur orang mukmin sambil membersihkan debu di badan mereka KECUALI pada tempat sujud. Bekas SUJUD tidak dihilangkan. Maka memanggillah dari zat yang memanggil.

    Bukanlah debu itu dari debu kubur mereka, akan tetapi debu itu ialah debu KEIMANAN mereka. Oleh itu tinggallah debu itu sehingga mereka melalui titian Siratul Mustaqim dan memasuki alam syurga, sehingga setiap orang melihat para mukmin itu mengetahui bahwa mereka adalah pelayan Ku dan hamba-hambaKu.

    Disebutkan oleh hadith Rasulullah saw bahwa sepuluh orang yang mayatnya TIDAK BUSUK dan TIDAK KRIPUT dan akan bangkit dalam tubuh asal diwaktu mati:

    1. Para Nabi
    2. Para Ahli Jihad
    3. Para Alim Ulama
    4. Para Syuhada
    5. Para Penghafal Al Quran
    6. Imam atau Pemimpin yang Adil
    7. Tukang Azan
    8. Wanita yang mati kelahiran/ beranak
    9. Orang mati dibunuh atau dianiaya
    10. Orang yang mati di siang hari atau di malam Jumat jika mereka itu dari kalangan orang yang beriman.

    Di dalam satu riwayat yang lain dari Jabir bin Abdullah r.a sabda Rasulullah S.A.W.: Apabila datang hari qiamat dan orang orang yang berada di dalam kubur dibangkitkan maka Allah SWT memberi wahyu kepada Malaikat Ridhwan :

    Wahai Ridhwan, sesungguhnya Aku telah mengeluarkan hamba-hamba Ku berpuasa (ahli puasa) dari kubur mereka di dalam keadaan letih dan dahaga. Maka ambillah dan berikan mereka segala makanan yang digoreng dan buah buahan syurga.

    Maka Malaikat Ridhwan menyeru, wahai sekalian kawan-kawan dan semua anak-anak yang belum baligh, lalu mereka semua datang dengan membawa dulang dari nur dan berhimpun dekat Malaikat Ridhwan bersama dulang yang penuh dengan buahan dan minuman yang lezat dari syurga dengan sangat banyak melebihi daun-daun kayu di bumi.

    Jika Malaikat Ridhwan berjumpa mukmin maka dia memberi makanan itu kepada mereka sambil mengucap sebagaimana yang difirman oleh Allah SWT di dalam Surah Al-Haqqah bermaksud : Makan dan minumlah dengan sedap disebabkan AMAL yang telah kamu kerjakan pada HARI yang telah lalu itu.

    Tolong sebarkan kisah ini kepada saudara Islam yang lain. Ilmu yang bermanfaat ialah salah satu amal yang berkekalan bagi orang yang mengajarnya meskipun dia sudah mati. Dan (ingatlah) Allah senantiasa mengetahui dengan mendalam akan apa jua yang kamu lakukan, Surah Al-Baqarah [2] : 110 yang artinya “Dan dirikanlah salat dan tunaikanlah zakat. Dan kebaikan apa saja yang kamu usahakan bagi dirimu, tentu kamu akan mendapat pahalanya pada sisi Allah. Sesungguhnya Allah Maha Melihat apa-apa yang kamu kerjakan”.

    ***

    Sumber : email teman, semoga bermanfaat bagi kita semua dan semoga kita dapat memetik hikmah dibalik perintah shalat, serta mari kita yakinkan bahwa kitalah yang butuh dan membutuhkan shalat lima waktu tersebut.

     
    • Idham 10:38 am on 12 Oktober 2009 Permalink

      subhanallah,, begitu agungnya ibadah sholat, tp kebanyakan muslim saat ini tdk mengetahui dan dengan mudah melalaikanya,,

      Mas, catatanya Q copy boleh gak?

    • Novia 12:38 pm on 12 Oktober 2009 Permalink

      mas aq copy ya..boleh ga?
      terima kasih sebelumnya..

    • erva kurniawan 3:30 pm on 12 Oktober 2009 Permalink

      Silahkan, semoga bermanfaat
      Jazakumullah khairan katsiro

    • GAMAL M.TAIYEB 3:42 am on 11 Januari 2010 Permalink

      Mohon ijin meng copy …. tulisannya semoga tersebar dan memberi manfaat yang baik bagi yang membacanya Amin

    • Nadia 3:03 pm on 9 Februari 2010 Permalink

      Minta dikit ya..

      HehE…

    • Romli 6:32 am on 18 Februari 2010 Permalink

      minta izin copy juga untuk Grup Facebook PERLUKAH SHOLAT LIMA WAKTU di: http://www.facebook.com/group.php?v=wall&gid=296238904213

    • Taufik 12:10 pm on 26 Agustus 2010 Permalink

      Syukron Kasiro y ats Copyan na…..

    • Sri Mulyati 10:13 pm on 8 Oktober 2010 Permalink

      mas aq copy ya….
      terima kasih sebelumnya..

    • Surya 1:03 pm on 23 Januari 2011 Permalink

      Syukron,,,,,,,,,,,,,,,,
      Af1,,,,ana CopaS

    • rifa 5:30 pm on 15 Maret 2012 Permalink

      ma’af pak.. sy boleh tahu referensi bukunya???, ini penting bagi saya…, mungki dari kitab atau apa.. trimkasih.

  • erva kurniawan 6:40 pm on 10 October 2009 Permalink | Balas
    Tags: , , , , ,   

    Bersama Seorang Pemuda Penggali Kubur 

    siluet masjid 9“Hai manusia, jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur), maka (ketahuilah) sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepada kamu dan Kami tetapkan dalam rahim, apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (dengan berangsur-angsur) kamu sampailah kepada kedewasaan, dan di antara kamu ada yang diwafatkan dan (ada pula) di antara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai pikun, supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatupun yang dahulunya telah diketahuinya. Dan kamu lihat bumi ini kering, kemudian apabila telah Kami turunkan air di atasnya, hiduplah bumi itu dan suburlah dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang indah”. QS. Al-Hajj [22] ayat 5.

    “Kemudian Dia mengembalikan kamu ke dalam tanah dan mengeluarkan kamu (daripadanya pada hari kiamat) dengan sebenar-benarnya”. QS. Nuh [71] ayat 18.

    **

    Diriwayatkan dari Ibnu Hubaiq: Riwayat dari ayahku yang berkata, Yusuf bin Asbath pernah bertemankan seorang pemuda dari Teluk, yang tidak pernah berbincang-bincang dengannya (Yusuf) selama sepuluh tahun.

    Akan tetapi, Yusuf mengetahui kerisauan dan kecemasan hati pemuda itu dan juga ketekunannya melakukan ibadat pada siang maupun malam hari. Kepada pemuda itu Yusuf pernah berkata,

    “Apa sebenarnya pekerjaanmu dahulu, sehingga aku lihat dirimu selalu tertunduk menangis?”

    “Dahulu aku adalah seorang penggali kubur,” jawabnya.

    “Apa yang pernah kamu lihat saat berada di liang lahat?” tanya Yusuf meminta penjelasan.

    “Aku melihat rata-rata muka mereka dipalingkan dari arah kiblat, kecuali beberapa orang saja,” kata pemuda itu.

    “Kecuali beberapa orang saja?” tanya Yusuf dengan penuh hairan. *

    Setelah berkata demikian, Yusuf pun gelisah dan fikirannya tidak tenteram. Oleh itu dia memerlukan obat untuk menyembuhkan kegelisahannya.

    Ibnu Hubaiq meneruskan ceritanya, “Ayahku berkata: Kami lalu memanggil doctor Sulaiman untuk mengobati Yusuf. Setelah mendapatkan perawatan yang teratur, Yusuf pun sehat kembali seperti sediakala dan dia pun berkata, “Kecuali hanya sedikit saja!” Yusuf terus-menerus mengucapkan demikian, dan lantaran itu dia mendapatkan perawatan terus agar fikirannya normal kembali.

    Ketika doktor Sulaiman selesai mengobati dan hendak pulang, Yusuf berkata kepada orang-orang yang menungguinya, “Apa yang mesti kalian berikan kepada doktor itu?” “Dia tidak mengharapkan apa-apa darimu,” jawab kami semua.

    “Subhanallah! Kalian telah berani mendatangkan doktor kerajaan, akan tetapi, aku tidak memberikan sesuatu pun kepadanya,” kata Yusuf.

    “Berikan kepadanya uang beberapa dinar!” kata kami kepada Yusuf.

    Ambillah ini dan berikan kepadanya serta tolong beritahukan kepadanya bahwa aku tidak memiliki sesuatu pun, kecuali sekadar ini, agar dia tidak berprasangka bahwa aku ini mempunyai harga diri yang lebih rendah daripada para raja,” kata Yusuf.

    Yusuf kemudian menyerahkan sebuah kantong berisi uang sebanyak lima belas dinar dan diberikannya kepadaku. Selanjutnya kuserahkan uang tersebut kepada doctor Sulaiman atas pertolongannya kepada Yusuf.

    Sejak peristiwa itu Yusuf akhirnya tekun menganyam tikar dari daun kurma hingga akhir hayatnya.

    Dan diriwayatkan dari Hubaiq yang mengatakan: Yusuf bin Asbath pernah berkata, “Dari ayahku, aku mendapatkan harta waris berupa tanah seharga lima ratus dinar yang terletak di daerah Kufah.

    Akan tetapi, pada akhirnya terjadilah perselisihan di antara saudara-saudaraku, kerana itu aku meminta pendapat kepada Hasan bin Shaleh.

    Hasan bin Shaleh lalu berkata kepadaku, “Aku tidak ingin kamu terlibat pertentangan dengan mereka, hanya disebabkan masalah tanah yang akan kita masuki kelak.”

    Demikianlah atas saranan Hasan bin Shaleh itu, maka kurelakan tanah itu kepada mereka secara ikhlas kerana Allah SWT semata sebab aku menyedari bahawa diriku adalah bahagian daripada tanah.

    ***

    Sumber: Kisah-kisah teladan

     
  • erva kurniawan 8:47 pm on 9 October 2009 Permalink | Balas
    Tags: , , , , ,   

    Suara Gema Adalah Cermin Kehidupan 

    silluet-masjid 14“Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Maka tidakkah kamu memahaminya?” QS.Al-An’am [6] :32.

    Seorang bocah mengisi waktu luang dengan kegiatan mendaki gunung bersama ayahnya. Entah mengapa, tiba-tiba si bocah tersandung akar pohon dan jatuh. “Aduhh!” jeritannya memecah keheningan suasana pegunungan.

    Si bocah amat terkejut, ketika ia mendengar suara di kejauhan menirukan teriakannya persis sama, “Aduhh!”.

    Dasar anak-anak, ia berteriak lagi, “Hei! Siapa kau?” Jawaban yang terdengar, “Hei! Siapa kau?” Lantaran kesal mengetahui suaranya selalu ditirukan, si anak berseru, “Pengecut kamu!” Lagi-lagi ia terkejut ketika suara dari sana membalasnya dengan umpatan serupa.

    Ia bertanya kepada sang ayah, “Apa yang terjadi?” Dengan penuh kearifan sang ayah tersenyum, “Anakku, coba perhatikan.” Lelaki itu berkata keras, “Saya kagum padamu!” Suara di kejauhan menjawab, Saya kagum padamu!” Sekali lagi sang ayah berteriak “Kamu sang juara!” Suara itu menjawab, “Kamu sang juara!” Sang bocah sangat keheranan, meski demikian ia tetap belum mengerti.

    Lalu sang ayah menjelaskan, “Suara itu adalah gema, tapi sesungguhnya itulah kehidupan.”

    **

    Point of view: Kehidupan memberi umpan balik atas semua ucapan dan tindakanmu. Dengan kata lain, kehidupan kita adalah sebuah pantulan atau bayangan atas tindakan kita. Bila kamu ingin mendapatkan lebih banyak cinta di dunia ini, ya ciptakan cinta di dalam hatimu. Bila kamu menginginkan tim kerjamu punya kemampuan tinggi, ya tingkatkan kemampuan itu. Hidup akan memberikan kembali segala sesuatu yang telah kau berikan kepadanya.  Ingat, hidup bukan sebuah kebetulan tapi sebuah bayangan dirimu”.

    ***

     
  • erva kurniawan 8:04 pm on 8 October 2009 Permalink | Balas
    Tags: , , , , ,   

    Menikah Karena Buah Apel 

    apelSeorang lelaki yang sholeh bernama Tsabit bin Ibrahim sedang berjalan di pinggiran kota Kufah. Tiba-tiba dia melihat Sebuah apel jatuh keluar pagar sebuah kebun buah-buahan. Melihat apel yang merah ranum itu tergeletak di tanah membuat air liur Tsabit terbit, apalagi di hari yang panas dan tengah kehausan. Maka tanpa berfikir panjang dipungut dan dimakannyalah buah apel yang lazat itu, akan tetapi baru setengahnya di makan dia teringat bahawa buah itu bukan miliknya dan dia belum mendapat izin pemiliknya.

    Maka ia segera pergi kedalam kebun buah-buahan itu hendak menemui pemiliknya agar meninta dihalalkan buah yang telah dimakannya. Di kebun itu ia bertemu dengan seorang lelaki. Maka langsung saja dia berkata, “Aku sudah makan setengah dari buah apel ini. Aku berharap anda menghalalkannya” . Orang itu menjawab, “Aku bukan pemilik kebun ini. Aku Khadamnya yang ditugaskan menjaga dan mengurus kebunnya”.

    Dengan nada menyesal Tsabit bertanya lagi, “Dimana rumah pemiliknya? Aku akan menemuinya dan minta agar dihalalkan apel yang telah ku makan ini. “Pengurus kebun itu memberitahukan, “Apabila engkau ingin pergi kesana maka engkau harus menempuh perjalan sehari semalam”.

    Tsabit bin Ibrahim bertekad akan pergi menemui si pemilik kebun itu. Katanya kepada orang tua itu, “Tidak mengapa. Aku akan tetap pergi menemuinya, meskipun rumahnya jauh. Aku telah memakan apel yang tidak halal bagiku kerana tanpa izin pemiliknya. Bukankah Rasulullah s.a.w. sudah memperingatkan kita melalui sabdanya: “Siapa yang tubuhnya tumbuh dari yang haram, maka ia lebih layak menjadi umpan api neraka”

    Tsabit pergi juga ke rumah pemilik kebun itu, dan setiba di sana dia langsung mengetuk pintu. Setelah si pemilik rumah membukakan pintu, Tsabit langsung memberi salam dengan sopan, seraya berkata,” Wahai tuan yang pemurah, saya sudah terlanjur makan setengah dari buah apel tuan yang jatuh ke luar kebun tuan. Kerana itu mahukah tuan menghalalkan apa yang sudah ku makan itu?”

    Lelaki tua yang ada dihadapan Tsabit mengamatinya dengan cermat. Lalu dia berkata tiba-tiba, “Tidak, aku tidak boleh menghalalkannya kecuali dengan satu syarat.” Tsabit merasa khawatir dengan syarat itu kerana takut ia tidak dapat memenuhinya. Maka segera ia bertanya, “Apa syarat itu tuan?” Orang itu menjawab, “Engkau harus mengawini putriku !”

    Tsabit bin Ibrahim tidak memahami apa maksud dan tujuan lelaki itu, maka dia berkata, “Apakah karena hanya aku makan setengah buah apelmu yang keluar dari kebunmu, aku harus mengawini putrimu?”

    Tetapi pemilik kebun itu tidak mempedulikan pertanyaan Tsabit. Ia malah menambahkan,  katanya, “Sebelum pernikahan dimulai engkau harus tahu dulu kekurangan-kekurang an putriku itu. Dia seorang yang buta, bisu, dan tuli. Lebih dari itu ia juga seorang yang lumpuh!”

    Tsabit amat terkejut dengan keterangan si pemilik kebun. Dia berfikir dalam hatinya, apakah perempuan seperti itu patut dia persunting sebagai isteri gara-gara setengah buah apel yang tidak dihalalkan kepadanya? Kemudian pemilik kebun itu menyatakan lagi, “Selain syarat itu aku tidak boleh menghalalkan apa yang telah kau makan !”

    Namun Tsabit kemudian menjawab dengan mantap, “Aku akan menerima pinangannya dan perkahwinanya. Aku telah bertekad akan mengadakan transaksi dengan Allah Rabbul ‘alamin. Untuk itu aku akan memenuhi kewajiban-kewajiban dan hak-hakku kepadanya kerana aku amat berharap Allah selalu meridhaiku dan mudah-mudahan aku dapat meningkatkan kebaikan-kebaikanku di sisi Allah Ta’ala”.

    Maka pernikahan pun dilaksanakan. Pemilik kebun itu menghadirkan dua saksi yang akan menyaksikan akad nikah mereka. Sesudah perkahwinan selesai, Tsabit dipersilahkan masuk menemui isterinya. Sewaktu Tsabit hendak masuk kamar pengantin, dia berfikir akan tetap mengucapkan salam walaupun isterinya tuli dan bisu, kerana bukankah malaikat Allah yang berkeliaran dalam rumahnya tentu tidak tuli dan bisu juga. Maka iapun mengucapkan salam,

    “Assalamu”alaikum. ..”

    Tak disangka sama sekali wanita yang ada dihadapannya dan kini resmi jadi isterinya itu menjawab salamnya dengan baik. Ketika Tsabit masuk hendak menghampiri wanita itu , dia mengulurkan tangan untuk menyambut tangannya. Sekali lagi Tsabit terkejut karena wanita yang kini menjadi isterinya itu menyambut uluran tangannya.

    Tsabit sempat terhentak menyaksikan kenyataan ini. “Kata ayahnya dia wanita tuli dan bisu tetapi ternyata dia menyambut salamnya dengan baik. Jika demikian berarti wanita yang ada dihadapanku ini dapat mendengar dan tidak bisu. Ayahnya juga mengatakan bahwa dia buta dan lumpuh tetapi ternyata dia menyambut kedatanganku dengan ramah dan mengulurkan tangan dengan mesra pula”, Kata Tsabit dalam hatinya. Tsabit berfikir, mengapa ayahnya menyampaikan berita-berita yang bertentangan dengan yang sebenarnya ?

    Setelah Tsabit duduk di samping isterinya, dia bertanya, “Ayahmu mengatakan kepadaku bahwa engkau buta. Mengapa?” Wanita itu kemudian berkata, “Ayahku benar, kerana aku tidak pernah melihat apa-apa yang diharamkan Allah”. Tsabit bertanya lagi, “Ayahmu juga mengatakan bahwa engkau tuli, mengapa?” Wanita itu menjawab, “Ayahku benar, kerana aku tidak pernah mau mendengar berita dan cerita orang yang tidak membuat ridha Allah.

    Ayahku juga mengatakan kepadamu bahwa aku bisu dan lumpuh, bukan?” Tanya wanita itu kepada Tsabit yang kini sah menjadi suaminya. Tsabit mengangguk perlahan mengiyakan pertanyaan isterinya. Selanjutnya wanita itu berkata, “aku dikatakan bisu karena dalam banyak hal aku hanya menggunakan lidahku untuk menyebut asma Allah Ta’ala saja. Aku juga dikatakan lumpuh kerana kakiku tidak pernah pergi ke tempat-tempat yang boleh menimbulkan kemurkaan Allah Ta’ala”.

    Tsabit amat bahagia mendapatkan isteri yang ternyata amat soleh dan wanita yang memelihara dirinya. Dengan bangga ia berkata tentang isterinya, “Ketika kulihat wajahnya… Subhanallah, dia bagaikan bulan purnama di malam yang gelap”.

    Tsabit dan isterinya yang salihah dan cantik itu hidup rukun dan berbahagia. Tidak lama kemudian mereka dikurniakan seorang putra yang ilmunya memancarkan hikmah ke seluruh penjuru dunia, Beliau adalah Al Imam Abu Hanifah An Nu’man bin Tsabit.

    Dari pasangan Tsabit bin Zutho dengan akhwat tersebut terlahirlah seorang ulama mujtahid besar; Imam Abu Hanifah, demikian pulalah sifat yang terwariskan pada putranya; yakni dengan tarbiyah dan didikan islami, menjaga agar anak tidak mengkonsumsi makanan yang belum jelas kehalalannya. Sekalipun itu pada perkara yang sangat kecil. Hingga beliau (Imam Abu Hanifah bergelar Al Imam al Hambal yang terkenal dengan kecerdasanya. Dan seorang ulama yang sangat besar ketaatanya pada Allah (shalat tahajjud dari ba’da Isya sampai menjelang shalat shubuh dalam 2 rakaat sampai khatam 30 juz). Ia juga sebagai pelopor ulama ahlu ro’yi dan alhi fiqih sekaligus pendiri madzab Hanafi dan terkenal dengan kitabnya fiqul akbar.

    Semua itu karena kesungguhan sang ayah (disamping yang lebih adalah rahmat Alloh) dalam mendidik anak dengan membesarkannya dari makanan yang halal. Dalam perspektif Islam: kehalalan makanan (wira’I dan menjaganya) sangat berpengaruh pada perkembangan ruhiyyah. Kebersihan ruhiyyah selanjutnya kan berpengaruh pada kecerdasan seseorang. Demikian hubungan antara az-zakaa’ (kebeningan hati) dengan al-azkiya (kecerdasan).

    ***

    Sumber: Kisah kisah Teladan

     
  • erva kurniawan 7:57 pm on 7 October 2009 Permalink | Balas
    Tags: , , , , ,   

    Kisah Luqman Al-Hakim Dengan Perkataan Manusia 

    siluet masjid 13Dalam sebuah riwayat diceritakan, pada suatu hari Luqman Hakim telah masuk ke dalam pasar dengan menaiki seekor himar, manakala anaknya mengikut dari belakang.

    Melihat tingkah laku Luqman itu, setengah orang pun berkata, ‘Lihat itu orang tua yang tidak bertimbang rasa, sedangkan anaknya dibiarkan berjalan kaki.”

    Setelah mendengarkan desas-desus dari orang ramai maka Luqman pun turun dari himarnya itu lalu diletakkan anaknya di atas himar itu.

    Melihat yang demikian, maka orang di pasar itu berkata pula, “Lihat orang tuanya berjalan kaki sedangkan anaknya enak enakan menaiki himar itu, sungguh kurang ajar anak itu.”

    Sebaik saja mendengar kata-kata itu, Luqman pun terus naik ke atas belakang himar itu bersama-sama dengan anaknya.

    Kemudian orang ramai pula berkata lagi, “Lihat itu dua orang menaiki seekor himar, adalah sungguh menyiksa himar itu.”

    Oleh karena tidak suka mendengar perkataan orang, maka Luqman dan anaknya turun dari himar itu, kemudian terdengar lagi suara orang berkata, “Dua orang berjalan kaki, sedangkan himar itu tidak dikenderai.”

    Dalam perjalanan mereka kedua beranak itu pulang ke rumah, Luqman Hakim telah menasehati anaknya tentang sikap manusia dan telatah mereka, katanya, “Sesungguhnya tiada terlepas seseorang itu dari percakapan manusia.

    Maka orang yang berakal tiadalah dia mengambil pertimbangan melainkan kepada Allah S.W.T saja.

    Barang siapa mengenal kebenaran, itulah yang menjadi pertimbangannya dalam setiap mengambil tindakan.”

    Kemudian Luqman Hakim berpesan kepada anaknya, katanya, “Wahai anakku, tuntutlah rezeki yang halal supaya kamu tidak menjadi fakir.

    Sesungguhnya tiadalah orang fakir itu melainkan tertimpa kepadanya tiga perkara, yaitu tipis keyakinannya (iman) tentang agamanya, lemah akalnya (mudah tertipu dan diperdayai orang) dan hilang kemuliaan hatinya (kepribadiannya), dan lebih celaka lagi daripada tiga perkara itu ialah orang-orang yang suka merendah-rendahkan dan meringan-ringankannya.”

    ***

    Sumber: Kisah kisah teladan

     
    • jokolodhang 8:55 am on 24 Maret 2011 Permalink

      ketidak perdulian luqman di dasarkan pada ketaatannya pada Sang Kholiq, lha kita….????

  • erva kurniawan 7:23 pm on 6 October 2009 Permalink | Balas
    Tags: , , , , ,   

    Wong Fei Hung 

    wong_fei-hungSelama ini kita hanya mengenal Wong Fei Hung sebagai jagoan Kung fu dalam film Once Upon A Time in China . Dalam film itu, karakter Wong Fei Hung diperankan oleh aktor terkenal Hong Kong , Jet Li. Namun siapakah sebenarnya Wong Fei Hung?

    Wong Fei Hung adalah seorang Ulama, Ahli Pengobatan, dan Ahli Beladiri legendaris yang namanya ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional China oleh pemerintah China. Namun Pemerintah China sering berupaya mengaburkan jatidiri Wong Fei Hung sebagai seorang muslim demi menjaga supremasi kekuasaan Komunis di China.

    Wong Fei-Hung dilahirkan pada tahun 1847 di Kwantung (Guandong) dari keluarga muslim yang taat. Nama Fei pada Wong Fei Hung merupakan dialek Canton untuk menyebut nama Arab, Fais. Sementara Nama Hung juga merupakan dialek Kanton untuk menyebut nama Arab, Hussein. Jadi, bila di-bahasa-arab-kan, namanya ialah Faisal Hussein Wong.

    Ayahnya, Wong Kay-Ying adalah seorang Ulama, dan tabib ahli ilmu pengobatan tradisional, serta ahli beladiri tradisional Tiongkok (wushu/kungfu). Ayahnya memiliki sebuah klinik pengobatan bernama Po Chi Lam di Canton (ibukota Guandong). Wong Kay-Ying merupakan seorang ulama yang menguasai ilmu wushu tingkat tinggi. Ketinggian ilmu beladiri Wong Kay-Ying membuatnya dikenal sebagai salah satu dari Sepuluh Macan Kwantung. Posisi Macan Kwantung ini di kemudian hari diwariskannya kepada Wong Fei Hung.

    Kombinasi antara pengetahuan ilmu pengobatan tradisional dan teknik beladiri serta ditunjang oleh keluhuran budi pekerti sebagai Muslim membuat keluarga Wong sering turun tangan membantu orang-orang lemah dan tertindas pada masa itu. Karena itulah masyarakat Kwantung sangat menghormati dan mengidolakan Keluarga Wong.

    Pasien klinik keluarga Wong yang meminta bantuan pengobatan umumnya berasal dari kalangan miskin yang tidak mampu membayar biaya pengobatan. Walau begitu, Keluarga Wong tetap membantu setiap pasien yang datang dengan sungguh-sungguh. Keluarga Wong tidak pernah pandang bulu dalam membantu, tanpa memedulikan suku, ras, agama, semua dibantu tanpa pamrih.

    Secara rahasia, keluarga Wong terlibat aktif dalam gerakan bawah tanah melawan pemerintahan Dinasti Ch’in yang korup dan penindas. Dinasti Ch’in ialah Dinasti yang merubuhkan kekuasaan Dinasti Yuan yang memerintah sebelumnya. Dinasti Yuan ini dikenal sebagai satu-satunya Dinasti Kaisar Cina yang anggota keluarganya banyak yang memeluk agama Islam.

    Wong Fei-Hung mulai mengasah bakat beladirinya sejak berguru kepada Luk Ah-Choi yang juga pernah menjadi guru ayahnya. Luk Ah-Choi inilah yang kemudian mengajarinya dasar-dasar jurus Hung Gar yang membuat Fei Hung sukses melahirkan Jurus Tendangan Tanpa Bayangan yang legendaris. Dasar-dasar jurus Hung Gar ditemukan, dikembangkan dan merupakan andalan dari Hung Hei-Kwun, kakak seperguruan Luk Ah-Choi. Hung Hei-Kwun adalah seorang pendekar Shaolin yang lolos dari peristiwa pembakaran dan pembantaian oleh pemerintahan Dinasti Ch’in pada 1734.

    Hung Hei-Kwun ini adalah pemimpin pemberontakan bersejarah yang hampir mengalahkan dinasti penjajah Ch’in yang datang dari Manchuria (sekarang kita mengenalnya sebagai Korea ). Jika saja pemerintah Ch’in tidak meminta bantuan pasukan-pasukan bersenjata bangsa asing (Rusia, Inggris, Jepang), pemberontakan pimpinan Hung Hei-Kwun itu niscaya akan berhasil mengusir pendudukan Dinasti Ch’in.

    Setelah berguru kepada Luk Ah-Choi, Wong Fei-Hung kemudian berguru pada ayahnya sendiri hingga pada awal usia 20-an tahun, ia telah menjadi ahli pengobatan dan beladiri terkemuka. Bahkan ia berhasil mengembangkannya menjadi lebih maju. Kemampuan beladirinya semakin sulit ditandingi ketika ia berhasil membuat jurus baru yang sangat taktis namun efisien yang dinamakan Jurus Cakar Macan dan Jurus Sembilan Pukulan Khusus. Selain dengan tangan kosong, Wong Fei-Hung juga mahir menggunakan bermacam-macam senjata. Masyarakat Canton pernah menyaksikan langsung dengan mata kepala mereka sendiri bagaimana ia seorang diri dengan hanya memegang tongkat berhasil menghajar lebih dari 30 orang jagoan pelabuhan berbadan kekar dan kejam di Canton yang mengeroyoknya karena ia membela rakyat miskin yang akan mereka peras.

    Dalam kehidupan keluarga, Allah banyak mengujinya dengan berbagai cobaan. Seorang anaknya terbunuh dalam suatu insiden perkelahian dengan mafia Canton. Wong Fei-Hung tiga kali menikah karena istri-istrinya meninggal dalam usia pendek. Setelah istri ketiganya wafat, Wong Fei-Hung memutuskan untuk hidup sendiri sampai kemudian ia bertemu dengan Mok Gwai Lan, seorang perempuan muda yang kebetulan juga ahli beladiri. Mok Gwai Lan ini kemudian menjadi pasangan hidupnya hingga akhir hayat. Mok Gwai Lan turut mengajar beladiri pada kelas khusus perempuan di perguruan suaminya.

    Pada 1924 Wong Fei-Hung meninggal dalam usia 77 tahun. Masyarakat Cina, khususnya di Kwantung dan Canton mengenangnya sebagai pahlawan pembela kaum mustad’afin (tertindas) yang tidak pernah gentar membela kehormatan mereka. Siapapun dan berapapun jumlah orang yang menindas orang miskin, akan dilawannya dengan segenap kekuatan dan keberanian yang dimilikinya. Wong Fei-Hung wafat dengan meninggalkan nama harum yang membuatnya dikenal sebagai manusia yang hidup mulia, salah satu pilihan hidup yang diberikan Allah kepada seorang muslim selain mati Syahid. Semoga segala amal ibadahnya diterima di sisi Allah Swt dan semoga segala kebaikannya menjadi teladan bagi kita, generasi muslim yang hidup setelahnya. Amiin.

    ***

    (Sumber: email teman)

     
  • erva kurniawan 7:06 pm on 5 October 2009 Permalink | Balas
    Tags: , , , , ,   

    Delapan Dirham 

    muhammad 1Rasulullah pagi itu sibuk memperhatikan bajunya dengan cermat, baju satu-satunya dan itupun ternyata sudah usang, baju yang setia menutup aurat beliau. Meringankan tubuh beliau dari terik matahari dan dinginnya udara. Baju yang tidak pernah beristirahat.

    Tetapi beliau tak mempunyai uang sepeser pun. Dengan apa beliau harus membeli baju? Padahal baju yang ada sudah waktunya diganti. Rasulullah sebenarnya dapat saja menjadi kaya mendadak, bahkan terkaya di dunia ini. Tapi sayang, beliau tak mau mempergunakan kemudahan itu. Jika beliau mau, Allah dalam sekejap bisa mengubah gunung dan pasir menjadi butir-butir emas yang berharga. Beliau tak sudi berbuat demikian karena kasihnya kepada para fakir yang papa. Siapakah yang akan menjadi teladan jika bukan beliau.. ? Contoh untuk menahan derita, menahan lapar dan dahaga, menahan segala coba dan uji Allah dengan kesabaran. Selalu mensyukuri nikmat Allah berapa pun besarnya. Siapa lagi kalau bukan beliau yang menyertai umatnya dalam menjalani iradat yang telah ditentukan Allah. Yaitu kehidupan dalam jurang kedukaan dan kemiskinan. Siapa pula yang harus menghibur mereka agar selalu bersabar dan rela dengan yang ada selain beliau ? Juga siapa pula yang harus menanamkan keyakinan akan pahala Allah kelak di akhirat jika bukan beliau ?

    Yah,… hanya beliaulah yang mampu menjalankan berbagai hal diatas. benar,… beliaulah satu-satunya manusia yang mendapatkan amanat dari Allah untuk semua umat manusia. Tugas yang lebih murni dan mulia daripada intan berlian serta butiran emas yang lain. Lebih halus dari sutera serta lebih indah dari segala keindahan yang dikenal manusia di dunia ini. lebih megah dari segala kedudukan dan derajad kehidupan manusia yang katanya sudah megah.

    “Semua itu hanyalah merupakan kesenangan dunia sedang di sisi Allah yang paling baik dan sebaik-baik tempat kembali” Perjuangan itu tidak mudah. bahkan sangat berat bagi beliau. Menegakkan yang hak hanya dapat dicapai dengan penuh keimanan dan kekuatan. sabar dalam menghadapi setiap malapetaka yang menimpa, bersyukur yang dilakukan dengan hati bersih. dalam keadaan bagaimanapun, baik dalam duka maupun suka, bersyukur dan keimanan harus selalu menyertai. Itulah pokok risalah yang dibawa Rasulullah S.A.W .

    Allah Maha Bijaksana, tidak akan membiarkan hamba-Nya terkasih kebingungan. Rasulullah diberinya rezeki sebanyak delapan dirham. Bergegas beliau melangkah ke pasar. Tentunya kita maklum. uang sekian itu dapat dibelikan apa. Apakah cukup untuk membeli makan, minum, serta pakaian penutup badan ? Oleh sebab itu, bergembiralah hai para fakir dan miskin! Nabi kita, Muhammad S.A.W telah memberikan contoh begitu jelas. Nabi yang kita cintai, hamba kesayangan Allah pergi ke pasar dengan uang sedikit seperti yang kita miliki. Tetapi nabi kita ini, hamba Allah yang di bumi bernama Ahmad, sedang dari langit bernama Muhammad dengan ridha pergi ke pasar berbekal uang delapan dirham untuk berbelanja. Manusia penuh nur dan inayah Allah yang dilahirkan di makkah. meskipun beliau miskin, beliau senang sekali hidup. beliau belum ingin mati meski kemiskinan menjerat setiap hari.

    Di tengah perjalanan menuju pasar, beliau menemukan seorang wanita yang menangis. Ternyata wanita yang kehilangan uang. Segera beliau memberikan uangnya sebanyak dua dirham. Beliau berhenti sejenak untuk menenangkan wanita itu. Rasulullah bergegas menuju ke pasar yang semakin ramai. Sepanjang lorong pasar banyak sekali masyarakat yang menegur beliau dengan hormat. Selalu menjawab dan memberikan salam yang mengingatkan akan kebesaran Allah semata. Beliau langsung menuju tempat di mana ada barang yang diperlukannya. Dibelinya sepasang baju dengan harga empat dirham. Beliau segera pulang.

    Di perjalanan beliau bertemu dengan seorang tua yang telanjang. Orang tersebut dengan iba memohon sepotong baju untuk dipakainya. Rasulullah yang memang pengasih itu tidak tahan melihat. Langsung diberikannya baju yang baru dibeli. Beliau kembali ke pasar utnuk membeli baju lagi seharga dua dirham. Tentu saja lebih kasar dan jelek kualitasnya daripada yang empat dirham. dengan gembira beliau pulang membawa bajunya.

    Langkahnya dipercepat karena sengatan matahari yang semakin terik. Juga angin malam yang telah mulai berhembus pelan-pelan. Beliau tidak ingin kemalaman di jalan. Tak lama beliau melangkah ke luar pasar, ditemuinya lagi wanita yang menangis tadi. Wanita itu kelihatan bingung dan sangat gelisah. Rasulullah S.A.W mendekat dan bertanya mengapa. Wanita itu ternyata ketakutan untuk pulang. Dia telah terlambat dari batas waktu, dan takut dimarahi majikannya jika pulang nanti. Rasulullah S.A.W langsung menyatakan akan mengantarkannya.

    Wanita itu berjalan yang diikuti Rasulullah S.A.W dari belakang. Hatinya tenang karena Rasulullah S.A.W pasti akan melindungi dirinya. Dia yakin majikannya akan memaafkan, karena kepulangan yang diantarkan oleh manusia paling mulia di dunia ini. Bahkan mungkin akan berterima kasih karena pulang membawa kebaikan bersama dengan kedatangan nabi dan rasul mereka. Mereka terus berjalan hingga sampai ke perkampungan kaum Anshari. Kebetulan saat itu yang ada hanyalah para isteri mereka.

    “Assalamu’alaikum warahmatullah” , sapa Rasulullah S.A.W keras. Mereka semuanya diam tak menjawab. Padahal mereka mendengar. Hati mereka diliputi kebahagiaan karena kedatangan Nabi. Mereka menganggap salam Rasulullah S.A.W sebagai berkah dan seperti lebaran saja. Mereka masih ingin mendengarnya lagi. Ketika tak terdengar jawaban, Rasulullah S.A.W memberi salam lagi. Tetap tak terdengar jawaban. Rasulullah S.A.W mengulang untuk yang ketiga kali dengan suara lantang, Assalamu’alaikum warahmatullah. Serentak mereka menjawab.

    Rasulullah sangat heran dengan semua itu. Beliau menanyakan pada mereka apa sebabnya. Mereka mengatakan, ” Tidak ya Rasulullah. Kami sudah mendengar sejak tadi. Kami memang sengaja, kami ingin mendapatkan salam lebih banyak”.  Rasulullah melanjutkan, “Pembantumu ini terlambat pulang dan tidak berani pulang sendirian. Sekiranya dia harus menerima hukuman, akulah yang akan menerimanya”. Ucapan ini sangat mengejutkan mereka. Kasih sayang Nabi begitu murni, budi pekerti yang utama, yang indah tampak dihadapan mereka.

    Beliau menempuh perjalanan begitu panjang dan jauh hanya untuk mengantarkan seorang budak yang takut dimarahi majikannya. Lagipula hanya karena terlambat pulang. Bahkan memohonkan maaf baginya pula. Sehingga karena harunya, mereka berkata, “Kami memaafkan dan bahkan membebaskannya. Kedatangannya kemari bersama anda karena untuk mengharap ridha Allah semata”. Budak itu tak terhingga rasa terima kasihnya. Bersyukur atas karunia Allah swt dan kebebasannya karena dari Rasulullah S.A.W .

    Rasulullah S.A.W pulang dengan hati gembira. Telah bebas satu perbudakan dengan mengharap ridha Allah swt sepenuhnya. Beliau juga tak lupa mendoakan para wanita itu agar mendapatkan berkah dari Allah swt. Semoga semua harta dan turunan serta semoga selalu tetap dalam keadaan iman dan islam. Beliau sibuk memikirkan peristiwa sehari tadi. Hari yang penuh berkah dan karunia Allah swt semata.

    Akhirnya beliau berujar dengan, “Belum pernah kutemui berkah angka delapan sebagaimana hari ini. Delapan dirham yang mampu mengamankan seseorang dari ketakutan, dua orang yang membutuhkan serta memerdekakan seorang budak”. Bagi seseorang muslim yang memberikan pakaian pada saudara sesama muslim, Allah akan memelihara selama pakaian itu masih melekat.

    ***

    Sumber: CD Keislaman

     
  • erva kurniawan 6:40 pm on 4 October 2009 Permalink | Balas
    Tags: bekicot, fenomena bekicot, puasa bekicot   

    Binatang Yang Berpuasa : Bekicot 

    bekicotBekicot, juga sering disebut di daerah tertentu, siput atau keong. Binatang kecil ini sering merayap atau menempel di tanaman. Bekicot merupakan musuh bagi para peladang karena merupakan hama  yang sulit diberantas. Bekicot hanya mampu berjalan merayap, dengan tubuh mereka yang berbentuk agak panjang namun sangat lunak. Untuk menghindarkan diri dari bahaya, tubuhnya dilindungi oleh semacam cangkang yang keras.

    Bekicot menyukai tempat yang lembab. Mereka lebih suka mengubur dirinya didalam tanah sepanjang hari yang panas, dan keluar menjelang sore hari atau di saat siang hari yang mendung. Hal ini dilakukan bekicot untuk melindungi kulitnya dari panas yang terik.

    Bekicot mendapatkan makanan dari tanaman juga dari daun-daun yang gugur. Makanan ini dengan cepat membentuk lemak dalam tubuh mereka. Di negara empat musim, bekicot juga berpuasa seperti binatang lainnya. Tapi anehnya, mereka juga berpuasa di musim panas.

    Allah Maha Besar menciptakan bekicot sedemikian rupa. Mereka mampu mengeluarkan cairan lendir untuk melindungi kulitnya. Sehingga tidak terlalu kering di musim kemarau yang panjang. Walaupun demikian kemungkinan dehidrasi sering juga tak terhindarkan.

    Oleh karenanya meski bekicot mengeluarkan cairan berlendir, pada hari-hari yang sangat panas mereka menempelkan diri pada batang pohon, atau didahan tanaman merambat. Atau bahkan di dinding rumah. Kemudian cairan berlendir ini akan berubah menjadi semacam lapisan kering di seluruh tubuh mereka. Dalam keadaan seperti inilah, mereka berpuasa. Mereka menunggu sampai hari yang panas menjadi lebih sejuk. Di negara empat musim biasanya terjadi di saat menjelang musim gugur.

    Bekicot berhenti puasa ketika cuaca menjadi lebih sejuk. Mereka kembali mencari makanan, mengganti lemak tubuh yang hilang selama proses berpuasa.

    Allah Maha Besar memberi tanda bagi umatNya yang mau membaca alam, membaca tanda-tanda kekuasaanNya. Subhanallah. ..Maha Besar Allah !!.

    ***

    Oleh: Dwitra Zaky, Oktober 2004.

     
    • mamen 9:52 pm on 23 Oktober 2009 Permalink

      apakah bekecot halal untuk di konsumsi,khusus nya oleh umat islam?

  • erva kurniawan 7:26 pm on 3 October 2009 Permalink | Balas
    Tags: bayi kembar   

    Wow, Bayi Kembar Punya Ayah Berbeda 

    bayikembar(amazon)Vera Farah Bararah – detikHealth

    **

    Dallas, Anak kembar yang lahir secara bersamaan tapi memiliki ayah yang berbeda. Mana mungkin? Tapi ini peristiwa nyata yang terjadi di Dallas AS. Ini bukan mistik tapi karena perilaku sang ibu yang bikin si kembar punya ayah berbeda.

    Sebelas bulan yang lalu, di Dallas Amerika Serikat lahir bayi kembar Justin dan Jordan dengan ayah yang berbeda, fenomena ini dikenal dengan heteropaternal superfecundation yang sangat jarang sekali terjadi dan sedikit yang diketahui oleh dunia.

    “Saya memiliki bayi kembar, tapi mereka dari ayah yang berbeda,” ujar Mia Washington kepada stasiun TV setempat seperti dikutip dari Medicalnewstoday, Rabu (1/7/2009).

    Mia Washington dan tunangannya Horrison menyatakan anak kembar mereka memiliki bentuk wajah yang berbeda dan mereka disarankan untuk melakukan paternity test. Mereka melakukan di Dallas DNA Lab Clear Diagnostics yang menyatakan mereka tidak pernah melihat hal ini sebelumnya dan terdapat kemungkinan 99,999% Justin dan Jordan memiliki ayah yang berbeda.

    Kemungkinan besarnya adalah Jordan anak biologis Harrison dan Justin anak biologis dari hubungan terlarang ibunya dengan pria lain.

    Direktur Lab Clear Diagnostic Genny Thibodeaux mengatakan, “Very crazy dan pasti banyak orang yang tidak percaya hal ini terjadi”.

    Dr. Chris Dreiling, dari Pediatric Association of Dallas, mengatakan bahwa wanita bisa melepaskan lebih dari satu sel telur selama masa ovulasi, dan jika wanita tersebut memiliki hubungan lain pada saat yang berdekatan, kemungkinan sperma dari pasangan yang berbeda bisa mengimbuhi masing-masing sel telur.

    “Karena sel sperma membutuhkan waktu yang cukup panjang dan begitu juga dengan sel telur sehingga kemungkinan bisa terjadi overlap,” ujar Dreiling, yang menjelaskan bahwa kejadian ini sangat jarang dan kemungkinan menjadi satu-satunya yang pernah terjadi Dallas.

    Horrison mengatakan akan membawa kedua anak tersebut, dan dia telah memaafkan tunangannya serta berjanji akan tetap bersama dia.

    “Hati-hati untuk memulai perselingkuhan, lihatlah apa yang terjadi pada saya. Pikirlah masak-masak tentang konsekuensi yang harus ditanggung, karena hal teraneh bisa saja terjadi ketika kamu mengharapkan yang terakhir,” kata Mia.

    Mia mengatakan dia akan memberitahukan anaknya tentang perbedaan DNA tersebut, ketika mereka sudah cukup umur dan mengerti akan hal ini. Dia tidak punya rencana untuk memberitahukan ayah yang lain dari anaknya. “Tapi jika suatu saat nanti saat Justin ingin bertemu dengan ayah kandungnya dia bisa mengambil keputusan sendiri,” kata Mia.

    Meskipun hal ini sangat jarang terjadi pada manusia, heteropaternal superfecundation biasa terjadi pada hewan seperti kucing dan anjing. Fakta ini biasa dikenal dengan professional breeders.

    ***

     
    • anissa 7:50 am on 5 Oktober 2009 Permalink

      Subhanallah..

    • yustia 9:09 am on 16 Oktober 2009 Permalink

      astaghfirullah……..!

    • dyan kurniawan 12:40 pm on 3 Desember 2009 Permalink

      wah funtastic….

    • raden yuli 9:59 pm on 23 Desember 2009 Permalink

      akibat arisan tapi kok bisa ya ngelot dua ?…………

    • faaa 3:58 pm on 31 Desember 2009 Permalink

      Innalillahi….

    • flames 5:15 am on 6 Januari 2010 Permalink

      hedeeeeeeeeeehhhhhhhhh….

    • ferdy 11:32 am on 3 Juni 2010 Permalink

      wow……… menakjubkan!!!!!!

    • irwan 9:21 am on 4 November 2010 Permalink

      Subhanallah..

    • nabila 3:47 pm on 26 November 2011 Permalink

      aaaah aku gk percaya

  • erva kurniawan 9:14 pm on 2 October 2009 Permalink | Balas
    Tags: ,   

    Lidah Perokok Bisa Mati Rasa 

    PRIA-PEROKOKNurul Ulfah – detikHealth

    **

    Jakarta, Apa jadinya jika lidah, panca indera yang seharusnya bisa mengecap rasa sudah tidak berfungsi lagi? Pastikan itu tidak terjadi pada Anda, karena menurut sebuah studi, para perokok berisiko mengalami penurunan kepekaan lidah. Benarkah?

    Sebanyak 62 tentara Yunani ikut berpartisipasi dalam studi yang dilakukan oleh para peneliti dari Aristotle University of Thessaloniki untuk mengetahui pengaruh rokok terhadap indera pengecap lidah.

    Para peneliti menemukan bahwa para perokok memiliki tingkat kepekaan lidah yang kurang dibanding mereka yang tidak merokok. Kebanyakan dari mereka juga merasakan sesuatu dengan rasa lebih hambar.

    Studi yang dipublikasikan dalam jurnal BMC Ear, Nose and Throat Disorders itu menyebutkan bahwa rokok bisa mematikan kemampuan merasa dan panca indera (lidah) seseorang.

    Bertindak sebagai ketua studi, Pavlidis Pavlos menggunakan stimulasi elektrik untuk melakukan tes yang disebut threshold untuk mengukur tingkat kepekaan lidah pada bagian papila lidahnya.

    “Secara statistik terdapat perbedaan hasil tes threshold antara para perokok dan yang bukan perokok. Perbedaannya meliputi ukuran papila dan pembuluh darahnya,” ujar Pavlos seperti dikutip dari health24, Jumat (21/8/2009).

    Dengan adanya kekuatan elektrik yang diberikan pada lidah, normalnya seseorang akan merasakan adanya kejutan metalik dan memberi respons terkejut.

    Seberapa cepat respons terhadap kejutan itulah yang dijadikan tolak ukur sensitivitas dan kepekaan lidah seseorang oleh peneliti.

    Mereka yang masih memiliki lidah normal pun akan langsung bereaksi dan mencoba menghindar dari sengatan elektrik yang diberikan.

    Namun ternyata, para perokok bereaksi lebih lambat dibanding mereka yang tidak merokok. Sebanyak 28 perokok pun memiliki skor yang sangat buruk dan rendah dibanding 34 orang lainnya yang tidak merokok.

    Pavlos pun menemukan bahwa para perokok memiliki papila-papila lidah yang lebih datar dengan pembuluh darah yang kecil. Kesimpulannya yaitu, “Nikotin menyebabkan perubahan morfologis dan fungsional dari papila lidah, terutama mereka yang sudah dewasa,” ujar Pavlos.

    Tidak ingin lidah mati rasa? Segeralah berhenti merokok.

    ***

     
    • michaelmadayanto 9:13 pm on 4 Oktober 2009 Permalink

      bagaimana cr agar kita dpt berhenti merokok??

  • erva kurniawan 10:47 am on 1 October 2009 Permalink | Balas
    Tags: , , , ,   

    Kisah Sesendok Madu 

    madu (1)Alkisah, pada suatu ketika seorang raja ingin menguji kesadaran warga kotanya. Raja memerintahkan agar setiap orang, pada suatu malam yang telah ditetapkan membawa sesendok madu untuk dituangkan dalam sebuah bejana yang telah disediakan di puncak bukit di tengah kota.

    Seluruh warga kota memahami benar perintah tersebut dan menyatakan kesediaan mereka untuk melaksanakannya. Tetapi, dalam pikiran seorang warga kota terlintas cara untuk mengelak perintah tersebut.

    “Aku akan membawa sesendok penuh, tapi bukan madu. Aku akan membawa air. Kegelapan malam akan melindungiku dari pandangan mata orang lain. Sesendok air tidak akan mempengaruhi isi bejana yang kelak akan diisi madu oleh seluruh warga kota.”

    Tibalah waktu yang ditetapkan. Apa kemudian yang terjadi? Bejana itu ternyata seluruhnya berisi penuh dengan air! Rupanya seluruh warga kota berpikiran sama dengan si Fulan. Mereka mengharapkan warga kota yang lain membawa madu sambil membebaskan diri dari tanggung jawab.

    Kisah simbolik ini sering terjadi dalam berbagai kehidupan masyarakat. Idealnya memang bahwa seseorang harus memulai dari dirinya sendiri disertai dengan pembuktian yang nyata, baru kemudian melibatkan pengikut-pengikutnya.

    Katakanlah (hai Muhammad), inilah jalanku. Aku mengajak ke jalan Allah disertai dengan pembuktian yang nyata. Aku bersama orang-orang yang mengikutiku (QS Yuusuf; 12:108)

    Berperang atau berjuang di jalan Allah tidaklah dibebankan kecuali pada dirimu sendiri, dan bangkitkanlah semangat orang-orang mukmin (pengikut-pengikutmu) (QS An Nisaa’; 4:84)

    Perhatikanlah kata-kata : “tidaklah dibebankan kecuali pada dirimu sendiri”. Nabi Muhammad SAW pernah bersabda : “Mulailah dari dirimu sendiri, kemudian susulkanlah keluargamu” Setiap orang menurut Beliau adalah pemimpin dan bertanggung jawab atas yang dipimpinnya. Berarti setiap orang harus harus tampil terlebih dulu. Sikap mental yang seperti ini akan menyebabkan bejana sang raja akan penuh dengan madu, bukan air, apalagi racun.

    ***

    ( Sumber: Lentera Hati, M Quraish Shihab )

     
    • Ermila 6:40 am on 2 Oktober 2009 Permalink

      Kisah ini dh sering saya baca,..

    • anissa 3:41 pm on 2 Oktober 2009 Permalink

      kalau sy baru ni baca..:D
      jazakumullah..

    • projo27 3:34 pm on 9 April 2012 Permalink

      Seperti di negeri kita ya? sangat inspiratif, terima kasih kepada Pak Quraish Shihab

c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Balas
e
Sunting
o
Show/Hide comments
t
Pergi ke atas
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Batal
%d blogger menyukai ini: