Updates from Februari, 2009 Toggle Comment Threads | Pintasan Keyboard

  • erva kurniawan 11:23 pm on 28 February 2009 Permalink | Balas
    Tags: , , , imam ghazali, , ,   

    Teka Teki Imam Ghazali 

    water-lilySuatu hari, Imam Al-Ghazali berkumpul dengan murid-muridnya lalu beliau bertanya

    Imam Ghazali : “Apakah yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini?

    Murid 1 : “Orang tua”

    Murid 2 : “Guru”

    Murid 3 : “Teman”

    Murid 4 : “Kaum kerabat”

    Imam Ghazali : “Semua jawapan itu benar. Tetapi yang paling dekat dengan kita ialah MATI. Sebab itu janji Allah bahawa setiap yang bernyawa pasti akan mati (Surah Ali-Imran :185).

    Imam Ghazali : “Apa yang paling jauh dari kita di dunia ini?”

    Murid 1 : “Negeri Cina”

    Murid 2 : “Bulan”

    Murid 3 : “Matahari”

    Murid 4 : “Bintang-bintang”

    Iman Ghazali “Semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling benar adalah MASA LALU. Bagaimana pun kita, apa pun kenderaan kita, tetap kita tidak akan dapat kembali ke masa yang lalu. Oleh sebab itu kita harus menjaga hari ini, hari esok dan hari-hari yang akan datang dengan perbuatan yang sesuai dengan ajaran Agama”.

    Iman Ghazali : “Apa yang paling besar di dunia ini?”

    Murid 1 : “Gunung”

    Murid 2 : “Matahari”

    Murid 3 : “Bumi”

    Imam Ghazali : “Semua jawaban itu benar, tapi yang besar sekali adalah HAWA NAFSU (Surah Al A’raf: 179). Maka kita harus hati-hati dengan nafsu kita, jangan sampai nafsu kita membawa ke neraka.”

    Imam Ghazali : “Apa yang paling berat di dunia?”

    Murid 1 : “Baja”

    Murid 2 : “Besi”

    Murid 3 : “Gajah”

    Imam Ghazali : “Semua itu benar, tapi yang paling berat adalah MEMEGANG AMANAH (Surah Al-Azab : 72 ). Tumbuh-tumbuhan, binatang, gunung, dan malaikat semua tidak mampu ketika Allah SWT meminta mereka menjadi khalifah pemimpin) di dunia ini. Tetapi manusia dengan sombongnya berebut-rebut menyanggupi permintaan Allah SWT sehingga banyak manusia masuk ke neraka kerana gagal memegang amanah.”

    Imam Ghazali : “Apa yang paling ringan di dunia ini?”

    Murid 1 : “Kapas”

    Murid 2 : “Angin”

    Murid 3 : “Debu”

    Murid 4 : “Daun-daun”

    Imam Ghazali : “Semua jawaban kamu itu benar, tapi yang paling ringan sekali di dunia ini adalah MENINGGALKAN SOLAT. Gara-gara pekerjaan kita atau urusan dunia, kita tinggalkan solat “

    Imam Ghazali : “Apa yang paling tajam sekali di dunia ini? “

    Murid- Murid dengan serentak menjawab : “Pedang”

    Imam Ghazali : “Itu benar, tapi yang paling tajam sekali di dunia ini adalah LIDAH MANUSIA. Kerana melalui lidah, manusia dengan mudahnya menyakiti hati dan melukai perasaan saudaranya sendiri “

    Iklan
     
    • satria 11:21 pm on 22 Oktober 2009 Permalink

      terima kasih atas semua artikel anda….
      banyak sekali manfaat nya bagi pembaca..

  • erva kurniawan 11:35 pm on 27 February 2009 Permalink | Balas
    Tags: , , , ,   

    Satu Nasehat Dua Pengertian 

    tetesan-airDahulu kala ada 2 orang kakak beradik. Ketika ayahnya meninggal sebelumnya berpesan dua hal: pertama jangan menagih hutang kepada orang yang berhutang kepadamu, dan kedua jika mereka pergi dari rumah ke toko jangan sampai mukanya terkena sinar matahari.

    Waktu berjalan terus. Dan kenyataan terjadi, bahwa beberapa tahun setelah ayahnya meninggal anak yang sulung bertambah kaya sedang yang bungsu menjadi semakin miskin.

    Ibunya yang masih hidup menanyakan hal itu kepada mereka. Jawab anak yang bungsu:

    Inilah karena saya mengikuti pesan ayah. Ayah berpesan bahwa saya tidak boleh menagih hutang kepada orang yang berhutang kepadaku, dan sebagai akibatnya modalku susut karena orang yang berhutang kepadaku tidak membayar sementara aku tidak boleh menagih. Juga ayah berpesan supaya kalau saya pergi atau pulang dari rumah ke toko dan sebaliknya tidak boleh terkena sinar matahari. Akibatnya saya harus naik becak atau andong. Sebetulnya dengan jalan kaki saja cukup, tetapi karena pesan ayah demikian maka akibatnya pengeluaranku bertambah banyak.

    Kepada anak yang sulung yang bertambah kaya, ibupun bertanya hal yang sama. Jawab anak sulung:

    Ini semua adalah karena saya mentaati pesan ayah. Karena ayah berpesan supaya saya tidak menagih kepada orang yang berhutang kepada saya, maka saya tidak menghutangkan sehingga dengan demikian modal tidak susut. Juga ayah berpesan agar supaya jika saya berangkat ke toko atau pulang dari toko tidak boleh terkena sinar matahari, maka saya berangkat ke toko sebelum matahari terbit dan pulang sesudah matahari terbenam. Akibatnya toko saya buka sebelum toko lain buka, dan tutup jauh sesudah toko yang lain tutup. Sehingga karena kebiasaan itu, orang menjadi tahu dan tokoku menjadi laris karena mempunyai jam kerja lebih lama.

    Perbedaan dalam menafsirkan sesuatu, itulah yang disebut dengan paradigma atau sudut pandang , dan ini banyak dipengaruhi oleh pengalaman, pendidikan, nilai – nilai, belief dan pembelajaran serta sikap seseorang dalam mengambil keputusan.

    Semakin positif unsur-unsur yang disebutkan diatas, maka semakin positif pula paradigma seseorang.

    Nah sekarang terserah anda, mau pilih yang mana ?

     
  • erva kurniawan 11:42 pm on 26 February 2009 Permalink | Balas
    Tags: , , , ,   

    Boleh Kami Numpang Shalat Di Sini…?! 

    sholatTerkadang untuk menyampaikan sebuah kebenaran tidak perlu ceramah dan retorika. Tutur kata yang santun & perilaku mengesankan dapat membuat seseorang simpati lalu jatuh hati.

    Ubaid adalah seorang pegawai. Belasan tahun sudah ia bekerja di sebuah bank swasta. Orangnya jujur, rajin dan taat beribadah. Agama baginya bukan hanya di masjid dan dinikmati sendiri. Namun agama menurutnya adalah dakwah, berbagi dengan sesama sehingga nilai dan sinarnya dapat dirasakan oleh orang lain.

    Ubaid beruntung karena mendapatkan fasilitas KPR dari kantornya. Dua minggu sudah ia mencari-cari rumah yang sesuai dengan plafond kantor dan sesuai pula dengan keinginannya. Allah Swt menunjukkan rumah yang sesuai untuknya di sebuah bilangan di Ciputat – Tangerang, Cirendeu tepatnya.

    Ubaid menceritakan kepada istrinya rumah yang baru saja dilihat. Sore itu Ubaid berjanji untuk mengajak istrinya untuk melihatnya sekaligus meminta persetujuan atas rumah yang dimaksud.

    Setengah enam sore, Ubaid & istri berangkat dari rumah menuju Cirendeu. Baru separuh jalan, terdengarlah kumandang adzan Maghrib. Mendengarnya, Ubaid berujar kepada istrinya , “Shalat Maghrib kita numpang saja ya di rumah yang mau kita lihat..!” Istrinya pun mengiyakan usul Ubaid.

    Ubaid & istri sampai di rumah itu. Pemilik rumah menyambut mereka dengan seulas senyum. Mereka dipersilakan masuk dan duduk di ruang tamu. Dalam pembicaraan yg mereka lakukan, Ubaid & istri mengetahui bahwa ibu pemilik rumah adalah seorang janda usia 50 tahun lebih beranak dua.

    “Berapa bu rumah ini mau dijual?” tanya istri Ubaid kepada pemilik rumah. “Saya mau lepas dengan harga 300 juta” sahut pemilik rumah. “Gak boleh kurang?” tandas istri Ubaid. “Itu juga sudah murah… Kemarin ada yang tawar 260 juta saya gak kasih” jawab pemilik rumah. Mendengarnya Ubaid & istri menjadi paham harga yang diinginkan pemilik rumah, namun plafond dari kantor untuk Ubaid hanya Rp 250 juta. Ubaid & istri saling berpandangan. Budget mereka tidak sesuai dengan harga rumah yg diinginkan.

    ***

    Ubaid melirik jam di pergelangan tangannya. Masya Allah…! Waktu Isya sebentar lagi tiba, padahal Ubaid & istri belum shalat Maghrib… Ubaid lalu berkata kepada pemilik rumah, “Ibu, boleh kami numpang shalat di sini?” Mendengar kalimat itu rona wajah pemilik rumah berubah drastis. Tampak kebingungan & sedikit tegang. Ubaid merasakan hal itu, ia pun meralat kalimatnya, “Kalo gak boleh shalat di sini, masjid yang terdekat dimana ya…?” Kalimat ini pun menambah kekikukan bagi pemilik rumah, dan ia pun menyergah “Masjid jauh dari sini!!!” Ubaid pun menjadi bingung atas sikap & jawaban dari pemilik rumah. Dalam hati ia menduga kalau-kalau pemilik rumah bukan seorang muslimah. Namun Ubaid & istrinya harus segera shalat Maghrib, ia pun berujar, “Kalo gak boleh shalat di dalam rumah, bolehkah kami shalat di teras?” Merasa terdesak, pemilik rumah akhirnya mengizinkan. Maka jadilah Ubaid & istrinya shalat Maghrib di teras rumah. Tanpa alas apapun sebagai sejadah mereka.

    ***

    Usai shalat, Ubaid dan istri melanjutkan pembicaraan dengan pemilik rumah. Tidak berlangsung lama, mereka pun berpamitan. Sayang malam itu tidak ada angka yang disetujui oleh mereka, baik oleh Ubaid dan istri ataupun dari pemilik rumah. Masing-masing bertahan dengan harga dan uang yang mereka mau.

    “Malam itu akhirnya gak ada angka yang pas buat kita, beliau maunya 300 juta, padahal saya hanya boleh ngambil KPR maksimal Rp250 juta” demikian Ubaid bercerita kepada saya. “Namun pak, aneh sungguh aneh luar biasa…. keesokan paginya, ibu pemilik rumah menelpon ke hp saya!” Ubaid melanjutkan ceritanya. Kalimat terakhir yang ia ucapkan membuat saya bertanya ada apa gerangan.

    Ubaid bercerita bahwa pemilik rumah itu bertanya lewat pembicaraan telpon pagi-pagi sekali, “Pak Ubaid, saya nelpon cuma mau tanya, apakah setiap rumah yang hendak bapak beli harus disembahyangin dulu…?!”  Saat Ubaid sampaikan kalimat itu, dahi saya berkernyit dan membuat saya berujar, “Maksudnya apa?” “Itu dia pak…, saya pun menanyakan hal yang sama kepada ibu itu?!” sahut Ubaid. Lalu Ubaid menceritakan bahwa ibu pemilik rumah itu menanyakan kepadanya apakah setiap rumah yang mau dibeli harus dishalatin dulu? “Saya bilang sama ibu tadi bahwa saat itu kami berdua belum shalat Maghrib padahal waktu Isya sudah hamper masuk… jadi apa yang kami lakukan adalah sebuah kewajiban bukannya untuk menentukan rumah itu cocok atau tidak…!” Ubaid menjelaskan kalimat yang ia sampaikan kepada ibu pemilik rumah. “Tapi pak…, ibu itu berkata bahwa entah kenapa usai saya & istri pulang ia merasa cocok dan menjadi tenang hatinya, makanya pagi itu beliau menelpon ke hp saya” Ubaid menambahkan.

    Lebih panjang Ubaid bercerita kepada saya bahwa ibu itu mengaku sudah hampir 30 tahun tidak pernah shalat sejak ia ditinggal oleh suaminya dan harus membesarkan kedua anaknya. Hidupnya panik dan sulit. Ia harus bekerja dan mencari nafkah. Duit dan duit yang ada dalam kepalanya, dia lupa sama sekali untuk menyembah Allah.

    “Sekarang, ibu itu tidak kurang 3 kali dalam seminggu pasti menelpon atau berkunjung ke rumah. Dia mau belajar menjadi muslimah lagi katanya” Ubaid menjelaskan kepada saya. “Rumah itu sudah kami beli darinya. Harganya pun amat menakjubkan. ..! Jauh dari dugaan kami semula… Kami membelinya dengan harga Rp 220 juta saja!!!” tambah Ubaid. Saya takjub mendengarnya. “Lebih hebatnya lagi…, sampai sekarang rumah itu baru separuh kami bayar. Bukan karena keinginan kami, tapi keinginan ibu itu!!!” tegas Ubaid. Saya langsung bertanya keheranan , “Kok bisa begitu…?” “Dia bilang bayar saja sisanya kalau saya sudah merasa puas belajar ibadah kepada pak Ubaid dan keluarga…! ” Ubaid menutup kalimatnya sambil tersenyum.

    ***

    Subhanallah. … kisah itu begitu berarti bagi saya yang mendengarnya. Terkadang bila ibadah sudah mewujud dalam akhlak seseorang, maka simpati dari sesama akan terbit dan menyinari kehidupan yang kita jalani. Ternyata, semuanya menjadi makin indah dengan ibadah!!!

     
  • erva kurniawan 10:26 pm on 25 February 2009 Permalink | Balas  

    Hari yang Lamanya Lima Puluh Ribu Tahun 

    hybrid_water_lilyOleh Ihsan Tandjung

    Tokoh penuh hikmah Luqmanul Hakim pernah menasihati anaknya. ”Anakku, hiduplah untuk duniamu sesuai porsi yang Allah berikan. Dan hiduplah untuk akhiratmu sesuai porsi yang Allah berikan.” Tak seorangpun tahu berapa lama jatah hidupnya di dunia fana ini. Ada yang mencapai 60, 70 atau 80-an tahun. Ada yang bahkan berumur pendek. Wafat saat masih muda beliau. Yang pasti tak seorangpun bisa memastikan porsi umurnya di dunia. Pendek kata Wallahu a’lam, Allah saja yang Maha Tahu.

    Adapun jatah hidup kita kelak di akhirat adalah tidak terhingga. Kita insyaAllah bakal hidup kekal selamanya di sana.

    Alangkah senangnya bila hidup kekal tersebut dipenuhi dengan kenikmatan surga. Namun, sebaliknya, alangkah celakanya bila kehidupan abadi tersebut diisi dengan siksa neraka yang menyala-nyala. ”Ya Allah, kami mohon kepadaMu surgaMu dan apa-apa yang mendekatkan kami kepadanya, baik ucapan maupun perbuatan. Ya Allah, kami berlindung kepadaMu dari siksa nerakaMu dan apa-apa yang mendekatkan kami kepadanya, baik ucapan maupun perbuatan.”

    Artinya, jika kita bandingkan lama hidup di dunia dengan di akhirat, maka jatah hidup di dunia sangatlah sedikit. Sedangkan hidup manusia di akhirat sangat luar biasa lamanya. Praktis, hidup manusia di dunia seolah zero time (nol masa waktu) dibandingkan hidup di akhirat kelak. Wajar bila Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam sampai mengibaratkan dunia bagai sebelah sayap seekor nyamuk. Artinya sangat tidak signifikan. Dunia sangat tidak signifikan untuk dijadikan barang rebutan.

    Orang beriman kalaupun turut berkompetisi atau berjuang di dunia hanyalah sebatas mengikuti secara disiplin aturan main yang telah Allah subhaanahu wa ta’aala gariskan. Mereka tidak mengharuskan apalagi memaksakan hasil. Sehingga bukanlah menang atau kalah yang menjadi isyu sentral, melainkan konsistensi (baca: istiqomah) di atas jalan Allah. Berbeda dengan orang-orang kafir dan para hamba dunia lainnya. Mereka tidak pernah peduli dengan aturan main Allah subhaanahu wa ta’aala. Yang penting harus menang. Prinsip hidup mereka adalah It’s now or never (Kalau tidak sekarang, kapan lagi…?!). Sedangkan prinsip hidup orang beriman adalah If it’s not now then it will be in the Hereafter (Kalaupun tidak sekarang, maka masih ada nanti di akhirat). Sehingga orang beriman akan selalu tampil elegan, tidak norak ketika terlibat dalam permainan kehidupan dunia. Sebab kalaupun ia kalah di dunia, ia sadar dan berharap segala usahanya yang bersih tersebut tidak menyebabkan kekalahan di akhirat. Sementara kalau ia menang di dunia ia sadar dan berharap segala amal ikhlasnya bakal menyebabkan kemenangan di akhirat yang jauh lebih menyenangkan.

    Di antara perkara yang selalu membuat orang beriman berlaku wajar di dunia adalah ingatannya akan hari ketika manusia dibangkitkan. Saat mana setiap kita bakal dihidupkan kembali dari kubur masing-masing lalu dikumpulkan di Padang Mahsyar. Tanpa pakaian apapun di badan dengan matahari yang jaraknya sangat dekat dengan kepala manusia. Seluruh manusia bakal hadir semua sejak manusia pertama, Adam alaihis-salaam, hingga manusia terakhir. Semua menunggu giliran diperiksa dan diadili orang per orang. Sebuah proses panjang serta rangkaian episode harus dilalui sebelum akhirnya tahu apakah ia bakal senang selamanya di akhirat dalam surga Allah ataukah sengsara berkepanjangan di dalam api neraka. Proses panjang tersebut akan berlangsung lima puluh ribu tahun sebelum jelas bertempat tinggal abadi di surgakah atau neraka. Laa haula wa laa quwwata illa billah…! Begitulah gambaran yang diberikan oleh Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam:

    Abu Hurairah r.a.berkata bahwa, Rasulullah saw. bersabda, “Tidak seorang pun pemilik simpanan yang tidak menunaikan haknya (mengeluarkan hak harta tersebut untuk dizakatkan) kecuali Allah akan menjadikannya lempengan-lempengan timah yang dipanaskan di neraka jahanam, kemudian kening dan dahi serta punggungnya disetrika dengannya hingga Allah SWT berkenan menetapkan keputusan di antara hamba-hambaNya pada hari yang lamanya mencapai lima puluh ribu tahun yang kalian perhitungkan (berdasarkan tahun dunia). (Baru) setelah itu ia akan melihat jalannya, mungkin ke surga dan mungkin juga ke neraka.” (HR Ahmad 15/288)

    Sungguh, suatu hari yang sulit dibayangkan! Apalagi -karena matahari begitu dekat dari kapala manusia- selama hari itu berlangsung manusia bakal basah dengan keringat masing-masing sebanding dosa yang telah dikerjakannya sewaktu di dunia. Ada yang keringatnya hanya sampai mata kakinya. Ada yang mencapai pinggangnya. Ada yang mencapai lehernya. Bahkan ada yang sampai tenggelam dalam keringatnya. Hari itu sedemikian menggoncangkan sehingga para sahabatpun sempat resah. Mereka meminta kejelasan kepada Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam. Mereka tidak bisa membayangkan bagaimana akan sanggup melewati hari yang begitu lamanya, yakni hingga lima puluh ribu tahun. Maka Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam menenteramkan hati mereka dengan menjanjikan adanya dispensasi khusus dari Allah subhaanahu wa ta’aala bagi orang beriman pada hari itu:

    Sahabat bertanya kepada Rasulullah saw:”Sehari seperti lima puluh ribu tahun… Betapa lamanya hari itu!” Maka Rasulullah saw bersabda:”Demi jiwaku yang berada di dalam genggaman-Nya, sesungguhnya hari itu dipendekkan bagi mu’min sehingga lebih pendek daripada sholat wajibnya sewaktu di dunia.” (HR Ahmad 23/337)

    Alhamdulillahi rabbil ‘aalamiin. Ya Allah, masukkanlah kami ke dalam golongan orang beriman sejati sehingga kami sanggup menjalani hari yang tidak ada naungan selain naunganMu. Amin.-

    ***

     
  • erva kurniawan 10:15 pm on 25 February 2009 Permalink | Balas
    Tags: , , , , ,   

    Akhir Yang Berbeda 

    tetes-airsemoga kita termasuk dalam orang2 yang khusnul khotimah….amien… .

    Tatkala masih dibangku sekolah, aku hidup bersama kedua orangtuaku dalam lingkungan yang baik. Aku selalu mendengar doa ibuku saat pulang dari keluyuran dan begadang malam. Demikian pula ayahku, ia selalu dalam shalatnya yang panjang. Aku heran, mengapa ayah shalat begitu lama, apalagi jika saat musim dingin yang menyengat tulang.

    Aku sungguh heran, bahkan hingga aku berkata kepada diri sendiri :

    “Alangkah sabarnya mereka…setiap hari begitu…benar- benar mengherankan!

    “Aku belum tahu bahwa disitulah kebahagiaan orang mukmin dan itulah shalat orang orang pilihan. Mereka bangkit dari tempat tidurnya untuk munajat kepada Allah.

    Setelah menjalani pendidikan militer, aku tumbuh sebagai pemuda yang matang. Tetapi diriku semakin jauh dari Allah padahal berbagai nasehat selalu kuterima dan kudengar dari waktu ke waktu. Setelah tamat dari pendidikan, aku ditugaskan di kota yang jauh dari kotaku.

    Perkenalanku dengan teman-teman sekerja membuatku agak ringan menanggung beban sebagai orang terasing.

    Disana, aku tak mendengar lagi suara bacaan Al-Qur’an.  Tak ada lagi suara ibu yang membangunkan dan menyuruhku shalat. Aku benar-benar hidup sendirian, jauh dari lingkungan keluarga yang dulu kami nikmati. Aku ditugaskan mengatur lalu lintas di sebuah jalan tol. Di samping menjaga keamanan jalan,tugasku membantu orang-orang yang membutuhkan bantuan.

    Pekerjaan baruku sungguh menyenangkan. Aku lakukan tugas-tugasku dengan semangat dan dedikasi tinggi.

    Tetapi, hidupku bagai selalu diombang-ambingkan ombak. Aku bingung dan sering melamun sendirian … banyak waktu luang … pengetahuanku terbatas.

    Aku mulai jenuh … tak ada yang menuntunku di bidang agama. Aku sebatang kara. Hampir tiap hari yang kusaksikan hanya kecelakaan dan orang-orang yang mengadu kecopetan atau bentuk-bentuk penganiayaan lain.

    Aku bosan dengan rutinitas. Sampai suatu hari terjadilah sebuah peristiwa yang hingga kini tak pernah aku lupakan.

    Ketika itu, kami dengan seorang kawan sedang bertugas disebuah pos jalan.

    Kami asyik ngobrol … tiba-tiba kami dikagetkan oleh suara benturan yang amat keras. Kami mengedarkan pandangan. Ternyata, sebuah mobil bertabrakan dengan mobil lain yang meluncur dari arah yang berlawanan. Kami segera berlari menuju tempat kejadian untuk menolong korban. Kejadian yang sungguh tragis.

    Kami lihat dua awak salah satu mobil dalam kondisi kritis. Keduanya segera kami keluarkan dari mobil lalu kami bujurkan di tanah. Kami cepat-cepat menuju mobil satunya. Ternyata pengemudinya telah tewas dengan amat mengerikan.

    Kami kembali lagi kepada dua orang yang berada dalam kondisi koma. Temanku menuntun mereka mengucapkan kalimat syahadat. Ucapkanlah “Laailaaha Illallaah … Laailaaha Illallaah ..” perintah temanku. Tetapi sungguh mengerikan, dari mulutnya malah meluncur lagu-lagu. Keadaan itu membuatku merinding.

    Temanku tampaknya sudah biasa menghadapi orang-orang yang sekarat …

    Kembali ia menuntun korban itu membaca syahadat. Aku diam membisu. Aku tak berkutik dengan pandangan nanar. Seumur hidupku, aku belum pernah menyaksikan orang yang sedang sekarat, apalagi dengan kondisi seperti ini.

    Temanku terus menuntun keduanya mengulang-ulang bacaan syahadat.

    Tetapi … keduanya tetap terus saja melantunkan lagu.

    Tak ada gunanya … Suara lagunya terdengar semakin melemah … lemah dan lemah sekali. Orang pertama diam, tak bersuara lagi, disusul orang kedua.

    Tak ada gerak … keduanya telah meninggal dunia. Kami segera membawa mereka ke dalam mobil. Temanku menunduk, ia tak berbicara sepatahpun.

    Selama perjalanan hanya ada kebisuan. Hening…

    Kesunyian pecah ketika temanku mulai bicara.Ia berbicara tentang hakikat kematian dan su’ul khatimah (kesudahan yang buruk).

    Ia berkata “Manusia akan mengakhiri hidupnya dengan baik atau buruk..

    Kesudahan hidup itu biasanya pertanda dari apa yang dilakukan olehnya selama di dunia.

     “Ia bercerita panjang lebar padaku tentang berbagai kisah yang diriwayatkan dalam buku-buku islam. Ia juga berbicara bagaimana seseorang akan mengakhiri hidupnya sesuai dengan masa lalunya secara lahir batin.

    Perjalanan kerumah sakit terasa singkat oleh pembicaraan kami tentang kematian. Pembicaraan itu makin sempurna gambarannya tatkala ingat bahwa kami sedang membawa mayat. Tiba-tiba aku menjadi takut mati. Peristiwa ini benar-benar memberi pelajaran berharga bagiku. Hari itu, aku shalat khusyu’ sekali.

    Tetapi perlahan-lahan aku mulai melupakan peristiwa itu. Aku kembali pada kebiasaanku semula … Aku seperti tak pernah menyaksikan apa yang menimpa dua orang yang tak kukenal beberapa waktu yang lalu. Tetapi sejak saat itu, aku memang benar-benar menjadi benci kepada yang namanya lagu-lagu. Aku tak mau tenggelam menikmatinya seperti sedia kala.

    Mungkin itu ada kaitannya dengan lagu yang pernah kudengar dari dua orang yang sedang sekarat dahulu. Kejadian yang menakjubkan !.

    Selang enam bulan dari peristiwa mengerikan itu …. sebuah kejadian menakjubkan kembali terjadi di depan mataku. Seseorang mengendarai mobilnya dengan pelan, tetapi tiba-tiba mobilnya mogok di sebuah terowongan menuju kota. Ia turun dari mobilnya untuk mengganti ban yang kempes. Ketika ia berdiri dibelakang mobil untuk menurunkan ban serep, tiba-tiba sebuah mobil dengan kecepatan tinggi menabraknya dari arah belakang. Lelaki itupun langsung tersungkur seketika.

    Aku dengan seorang kawan, bukan yang menemaniku pada peristiwa pertama cepat-cepat menuju tempat kejadian.

    Dia kami bawa dengan mobil dan segera pula kami menghubungi rumah sakit agar langsung mendapat penanganan. Dia masih sangat muda, wajahnya begitu bersih.Ketika mengangkatnya ke mobil, kami berdua cukup panik, sehingga tak sempat memperhatikan kalau ia menggumamkan sesuatu. Ketika kami membujurkannya di dalam mobil, kami baru bisa membedakan suara yang keluar dari mulutnya.

    Ia melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an … dengan suara amat lemah.

    “Subhanallah ! dalam kondisi kritis seperti itu ia masih sempat melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an ? Darah mengguyur seluruh pakaiannya, tulang-tulangnya patah, bahkan ia hampir mati. Dalam kondisi seperti itu, ia terus melantunkan ayat-ayat Al-Qur’an dengan suaranya yang merdu.

    Selama hidup, aku tak pernah mendengar bacaan Al-Qur’an seindah itu. Dalam batin aku bergumam sendirian “Aku akan menuntunnya membaca syahadat sebagaimana yang dilakukan oleh temanku terdahulu … apalagi aku sudah punya pengalaman.” aku meyakinkan diriku sendiri. Aku dan kawanku seperti terhipnotis mendengarkan suara bacaan Al-Qur’an yang merdu itu.

    Sekonyong-konyong sekujur tubuhku merinding, menjalar dan menyelusup ke setiap rongga. Tiba-tiba, suara itu terhenti. Aku menoleh kebelakang.

    Kusaksikan dia mengacungkan jari telunjuknya lalu bersyahadat. Kepalanya terkulai, aku melompat ke belakang.

    Kupegang tangannya, degup jantungnya, nafasnya, tidak ada yang terasa. Dia telah meninggal. Aku lalu memandanginya lekat-lekat, air mataku menetes, kusembunyikan tangisku, takut diketahui kawanku.

    Kukabarkan kepada kawanku kalau pemuda itu telah meninggal. Kawanku tak kuasa menahan tangisnya. Demikian pula halnya dengan diriku. Aku terus menangis air mataku deras mengalir. Suasana dalam mobil betul-betul sangat mengharukan. .Sampai di rumah sakit …..Kepada orang-orang di sana, kami mengabarkan perihal kematian pemuda itu dan peristiwa menjelang kematiannya yang menakjubkan.

    Banyak orang yang terpengaruh dengan kisah kami, sehingga tak sedikit yang meneteskan air mata.

    Salah seorang dari mereka, demi mendengar kisahnya, segera menghampiri jenazah dan mencium keningnya. Semua orang yang hadir memutuskan untuk tidak beranjak sebelum mengetahui secara pasti kapan jenazah akan dishalatkan. Mereka ingin memberi penghormatan terakhir kepada jenazah. Semua ingin ikut menyolatinya.

    Salah seorang petugas rumah sakit menghubungi rumah almarhum. Kami ikut mengantar jenazah hingga ke rumah keluarganya.

    Salah seorang saudaranya mengisahkan, ketika kecelakaan, sebetulnya almarhum hendak menjenguk neneknya di desa. Pekerjaan itu rutin ia lakukan setiap hari senin. Disana almarhum juga menyantuni para janda, anak yatim dan orang-orang miskin.

    Ketika terjadi kecelakaan, mobilnya penuh dengan beras, gula, buah-buahan dan barang-barang kebutuhan pokok lainnya. Ia juga tak lupa membawa buku-buku agama dan kaset-kaset pengajian. Semua itu untuk dibagi-bagikan kepada orang-orang yang dia santuni. Bahkan juga membawa permen untuk dibagikan kepada anak-anak kecil.

    Bila tiba saatnya kelak, kita menghadap Allah Yang Perkasa. hanya ada satu harap, semoga kita menjadi penghuni surga. Biarlah dunia jadi kenangan, juga langkah-langkah kaki yang terseok, di sela dosa dan pertaubatan.

    Hari ini, semoga masih ada usia, untuk mengejar surga itu, dengan amal-amal yang nyata : “memperbaiki diri dan mengajak orang lain “

    Allah Swt berfirman: “Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barang siapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.” (QS. Al-Imran:185)

    Rasulullah Saw telah mengingatkan dalam sabdanya, “Barangsiapa yang lambat amalnya, tidak akan dipercepat oleh nasabnya.”

    Saudaraku Siapa yang tau kapan, dimana, bagaimana, sedang apa, kita menemui tamu yang pasti menjumpai kita, yang mengajak menghadap Allah SWT.

    Orang yang cerdik dan pandai adalah yang senantiasa mengingat kematian dalam waktu-waktu yang ia lalui kemudian melakukan persiapan persiapan untuk menghadapinya.

    note : amalkan ilmu, sampaikan walau satu ayat, salah satu amalan yang terus mengalir walau seseorang sudah mati adalah ilmu yang bermanfaat.

    Begitulah hendaknya engkau nasehati dirimu setiap hari karena engkau tidak menyangka mati itu dekat kepadamu bahkan engkau mengira engkau mungkin hidup lima puluh tahun lagi, Kemudian engkau menyuruh dirimu berbuat taat, sudah pasti dirimu tidak akan patuh kepadamu dan pasti ia akan menolak dan merasa berat untuk mengerjakan ketaatan.

    Nasehat ini terutama untuk diri saya sendiri, dan saudara-saudaraku seiman pada umumnya.

    Jazakumullah khairan katsiran

    Wassalamu `Alaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh.

     
    • SH saputra 1:12 am on 4 November 2009 Permalink

      sangat bagus…inilah perbedaan antara org ngerti dan orang pintar. semoga kita semua termasuk org2 yg ngerti..amin

  • erva kurniawan 9:58 pm on 24 February 2009 Permalink | Balas  

    Warga Palembang Heboh, Jasad Dikubur 8 Tahun Masih Utuh 

    melati1Taufik Wijaya – detikcom

    Palembang – Siapa yang tidak takjub melihat kebesaran Tuhan. Melihat jasad yang telah dikubur selama 8 tahun dan masih utuh membuat warga Palembang menjadi heboh. Mereka tak henti-hentinya membicarakan keajaiban ini hingga malam tiba.

    Berdasarkan informasi yang diterima detikcom, pada Senin 26 Mei 2008 siang sekitar pukul 14.00 WIB di pemakaman umum Jalan Abi Kusno RT 05, Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati, Palembang, 4 orang menggali kuburan almarhumah Seger, perempuan yang meninggal tahun 2000 saat berusia 50-an. Seger adalah warga di sekitar pemakaman umum itu.

    Para penggali itu sengaja membuka kuburan almarhumah karena suaminya Sajad (60) meninggal dunia Senin pagi karena sakit sekitar pukul 06.30 WIB. Keluarga almarhum Sajad ingin menguburkan keduanya dalam satu liang.

    Namun saat selesai menggali, para penggali kuburan itu kaget. Jasad Seger masih utuh dan tidak ditemui kerusakan di tubuhnya. Bahkan, kain kafan di tubuhnya tidak rusak sedikit pun, kecuali kotor oleh tanah.

    “Wajah, tangan, kaki, dan tubuh sang mayat tidak terdapat kerusakan. Para penggali kemudian memberitahukan kepada keluarganya, ” kata warga Sekojo,Anton Bae, Selasa (27/5/2008).

    Menurut Anton, mendengar kabar itu ratusan warga Kertapati berbondong-bondong ke lokasi. Tapi, mereka dilarang pihak keluarga untuk membuka jasad Seger. Tapi, sejumlah warga menyaksikan jasadnya memang tampak masih utuh.

    Kini, jasad Teger dan suaminya Sajad, kembali dikuburkan.

    “Benar itu. Aku juga ke sana. Kami dari tadi membicarakannya, ” ujar Eka Ristuti, warga 4 Ulu Darat, Palembang.

    “Kabarnya Dia (Seger) semasa hidupnya saleh, suka membantu orang. Baiklah orangnya,” kata Eka. ( tw / mly )

     
    • Djunaidi 8:10 am on 8 Maret 2009 Permalink

      saya jadi bertanya-tanya apa amalan orang almarhumah selama hidupnya, sehingga bisa menjadi teladan bagi yang hidup.

    • Annisa 2:58 pm on 14 Juli 2009 Permalink

      sebuah ibroh untuk kita.. semoga kita bisa spt Almh Seger
      yang disayang Allah..
      Tingkatkanlah amal soleh kita untuk membantu sesama..
      semoga..

    • Rizal Aditya 6:52 pm on 8 Februari 2010 Permalink

      Amin…semoga kita menjadi khusnul khotimah…..

    • noel 12:38 am on 6 September 2010 Permalink

      amalan yg dilakukan adalah amalan yg rahasia… seperti hadist bahwa ada seseorang yg tidak melewati jembatan sirotholmustaqim.. kemudian org itu ditanya apa amalanmu shg kamu tidak melewati jembatan itu.. jawab org itu amalan yg rahasia.. bahkan malaikatpun tidak mengetahui amalannya..

    • aiko 6:02 pm on 15 November 2011 Permalink

      Baguslah kalo orang baik.
      Ada cerita nih. Alkisah terjadi hal yang sama pula. Ketika ditanya orang tertua di desa itu, ia mengatakan: Itu orang jahat, rampok, dosanya banyak! Lihat, bumi saja tidak mau memakannya.
      Wallahua’lam deh…

  • erva kurniawan 9:16 pm on 23 February 2009 Permalink | Balas
    Tags: , , , , ,   

    Berapa lama Kita dikubur? 

    berapa-lama-kita-dikuburAwan sedikit mendung, ketika kaki kaki kecil Yani berlari-lari gembira di atas jalanan menyeberangi kawasan lampu merah Karet.

    Baju merahnya yg Kebesaran melambai Lambai di tiup angin. Tangan kanannya memegang Es krim sambil sesekali mengangkatnya ke mulutnya untuk dicicipi, sementara tangan kirinya mencengkram Ikatan sabuk celana ayahnya.

    Yani dan Ayahnya memasuki wilayah pemakaman umum Karet, berputar sejenak ke kanan & kemudian duduk Di atas seonggok nisan “Hj Rajawali binti Muhammad 19-10-1915 : 20- 01-1965 “

    “Nak, ini kubur nenekmu mari Kita berdo’a untuk nenekmu” Yani melihat wajah ayahnya, lalu menirukan tangan ayahnya yg mengangkat ke atas dan ikut memejamkan mata seperti ayahnya. Ia  mendengarkan ayahnya berdo’a untuk Neneknya

    “Ayah, nenek waktu meninggal umur 50 tahun ya Yah.” Ayahnya mengangguk sembari tersenyum, sembari memandang pusara Ibu-nya.

    “Hmm, berarti nenek sudah meninggal 42 tahun ya Yah.” Kata Yani berlagak sambil matanya menerawang dan jarinya berhitung. “Ya, nenekmu sudah di dalam kubur 42 tahun. “

    Yani memutar kepalanya, memandang sekeliling, banyak kuburan di sana . Di samping kuburan neneknya ada kuburan tua berlumut “Muhammad Zaini: 19-02-1882 : 30-01-1910”

    “Hmm.. Kalau yang itu sudah meninggal 106 tahun yang lalu ya Yah”, jarinya menunjuk nisan disamping kubur neneknya. Sekali lagi ayahnya mengangguk. Tangannya terangkat mengelus kepala anak satu-satunya. “Memangnya kenapa ndhuk ?” kata sang ayah menatap teduh mata anaknya. “Hmmm, ayah khan semalam bilang, bahwa kalau kita mati, lalu di kubur dan kita banyak dosanya, kita akan disiksa dineraka” kata Yani sambil meminta persetujuan ayahnya. “Iya kan yah?”

    Ayahnya tersenyum, “Lalu?”

    “Iya .. Kalau nenek banyak dosanya, berarti nenek sudah disiksa 42 tahun dong yah di kubur? Kalau nenek banyak pahalanya, berarti sudah 42 tahun nenek senang dikubur. Ya nggak yah?” mata Yani berbinar karena bisa menjelaskan kepada Ayahnya pendapatnya.

    Ayahnya tersenyum, namun sekilas tampak keningnya berkerut, tampaknya cemas. “Iya nak, kamu pintar,” kata ayahnya pendek.

    Pulang dari pemakaman, ayah Yani tampak gelisah Di atas sajadahnya, memikirkan apa yang dikatakan anaknya… 42 tahun hingga sekarang… kalau kiamat datang 100 tahun lagi…142 tahun disiksa .. atau bahagia dikubur …. Lalu Ia menunduk … Meneteskan air mata…

    Kalau Ia meninggal, lalu banyak dosanya, lalu kiamat masih 1000 tahun lagi berarti Ia akan disiksa 1000 tahun?

    Innalillaahi WA inna ilaihi rooji’un. Air matanya semakin banyak menetes, sanggupkah ia selama itu disiksa? Iya kalau kiamat 1000 tahun ke depan, kalau 2000 tahun lagi? Kalau 3000 tahun lagi? Selama itu ia akan disiksa di kubur. Lalu setelah dikubur? Bukankah Akan lebih parah lagi?

    Tahankah? padahal melihat adegan preman dipukuli massa  ditelevisi kemarin ia sudah tak tahan?

    Ya Allah, Ia semakin menunduk, tangannya terangkat, keatas bahunya  naik turun tak teratur, air matanya semakin membanjiri jenggotnya

    Allahumma as aluka khusnul khootimah, berulang Kali di bacanya DOA itu hingga suaranya serak. Dan ia berhenti sejenak ketika terdengar ba tuk Yani.

    Dihampirinya Yani yang tertidur di atas dipan Bambu. Di betulkannya selimutnya. Yani terus tertidur. tanpa tahu, betapa sang bapak sangat berterima kasih padanya karena telah menyadarkannya arti sebuah kehidupan. Dan apa yang akan datang di depannya.

    “Yaa Allah, letakkanlah dunia ditanganku, jangan Kau letakkan dihatiku.”

    “Sebarkanlah walau hanya 1 ayat”

     
  • erva kurniawan 9:03 pm on 23 February 2009 Permalink | Balas  

    Isteriku Tetap Yang Paling Cantik 

    keluargaPukul 4.05, alert di hpku membangunkan. Ia ikut bangun. Padahal, aku tahu baru pukul 23.30, ia bisa tidur setelah berjibaku dengan kerjanya, kerja rumah tangga, urusan dua anakku, dan mengurusi aku sebagai suami. Belum lagi, pukul 01.15 terbangun untuk sebuah interupsi.

    Ups, rupanya ia lupa menyetrika baju kantorku. Aku mandi, shalat lail dan shalat subuh, ia selesai pula menyelesaikan itu. Plus, satu stel pakaian kerjaku telah siap.

    Aku siap berangkat. Ah, ada yang tertinggal rupanya. Aku lupa memandangi wajahnya pagi ini. “Nda, kamu cantik sekali hari ini,” kataku memuji.

    Ia tersenyum. “Bang tebak sudah berapa lama kita menikah?” Aku tergagap sebentar. Melongo. Lho, koq nanya itu. hatiku membatin. Aku berhenti sebentar dan menghitung sudah berapa lama kami bersama. Karena, perasaanku baru kemarin aku datang ke rumahnya bersama ust. Bambang untuk meminangnya. “Lho, baru kemarin aku datang untuk meminta kamu jadi istriku dan aku nyatakan “aku terima nikahnya Herlinda Novita Rahayu binti Didi Sugardhi” dengan mas kawin sebagaimana tersebut tunai.” Kataku cuek sembari mengaduk kopi hangat rasa cinta dan perhatian darinya.

    Ia tertawa. Wuih, manis sekali. Mungkin, bila kopi yang aku sruput tak perlu gula. Cukuplah pandangi wajahnya. “Kita sudah delapan tahun Bang.” Katanya memberikan tas kerjaku.

    “Aku berangkat yah, assalamualaikum, ” kataku bergeming dari kalimat terakhir yang ia ajukan.

    Aku buru-buru. “Hati-hati yah dijalan.” Sejatinya, aku ingin ngobrol terus. Sayang, KRL tak bisa menunggu dan pukul 7.00 aku harus sudah stand by di ruang studio sebuah stasiun radio di Jakarta.

    Aku di jalan bersama sejumlah perasaan. Ada sesuatu yang hilang. Mungkin benar kata Dewa, separuh nafasku hilang saat kau tidak bersamaku. Kembali wajahnya menguntit seperti hantu. Hm, cantiknya istriku. Sayang, waktu tidak berpihak kepadaku untuk lebih lama menikmatinya.

    Sekilas, menyelinap dedaunan kehidupan delapan tahun lalu. Ketika tarbiyah menyentuh dan menanamkan ke hati sebuah tekad untuk menyempurnakan Dien. Bahwa Allah akan memberikan pertolongan. Bahwa rezeki akan datang walau tak selembar pun kerja kugeluti saat itu. Bahwa tak masalah menerapkan prinsip 3K (Kuliah, Kerja, Kawin).

    Sungguh, kala itu kupikir hanya wanita bodoh saja yang mau menerimaku, seorang jejaka tanpa harapan dan masa depan. Tanpa kerja dan orang tua mapan. Tanpa selembar modal ijazah sarjana yang saat itu sedang kukejar. Tanpa dukungan dari keluarga besar untuk menanggung biaya-biaya operasional.

    Dan, ternyata benar. Kuliahnya dan kuliahku bernasib serupa. Berantakan. Waktuku habis tersita untuk mengais lembar demi lembar rezeki yang halal. Sementara ia harus merelakan kuliahnya di sebuah perguruan tinggi negeri untuk si Abang, anakku.

    Kehidupan harus terus berjalan. Kutarik segepok udara untuk mengisi paru-paruku. Kurasakan syukur mendalam. Walau tanpa kerja dan orang tua mapan, “kapal”ku terus berlabuh. Bahkan, kini sudah mengarung lebih stabil dibanding dua dan tiga tahun pertama.

    Ternyata, memang benar Allah akan menjamin rezeki seorang yang menikah. Allah akan memberikan rezeki dari arah yang tidak terduga. Walaupun tetap semua janji itu muncul dengan sunatullah, kerja keras. Kerja keras itu terasa nikmat dengan doa dan dampingan seorang wanita yang rela dan ikhlas menjadi istriku.

    Namun, aku tahu wajah cantik istri ku mungkin akan memudar dengan segala kesibukan, mempersiapkan makanan untuk si Abang dan Ade yang mau berangkat sekolah, mempersiapkan tugas-tugas untuk pekerjaanya, belum lagi mengurusi tetek bengek rumah tangga. Kelelahan seolah menggeser kecantikan dan kesegarannya. Untunglah, saat aku pulang, ia bisa mengembalikan semua keceriaan itu dengan seulas senyum yang menyelinap dibalik penat dan kelelahan.

    Istriku cantik sekali pagi ini. Maafkan aku tak bisa menemanimu. Namun, doa dan ridhaku selalu bersamamu.

    *Sayangku,kumohon dekat di sini temani jasadku yang belum mati Aku melayang*

    ***

    Jadikanlah Sabar dan Shalat Sebagai Penolongmu. Dan Sesungguhnya Yang Demikian itu Sungguh Berat, Kecuali Bagi Orang-Orang yang Khusyu [ Al Baqarah : 45 ]

    sumber : eramuslim.com

     
    • atoil 9:36 am on 1 Juli 2009 Permalink

      tahniah..anda menjaga amanah dgn sebaiknya

  • erva kurniawan 8:53 pm on 22 February 2009 Permalink | Balas  

    Pencuri Hati 

    sunset-3

     Ibnu Qoyyim mengumpamakan syetan dengan pencuri dan hati dengan rumah. Pencuri sebelum melakukan aksinya tentunya dia akan mempelajari seluk-beluk rumahnya, istilah anak muda sekarang ‘ngegambar dulu’. Jangan sampe pencuri lebih tahu seluk beluk dan isi rumah daripada pemiliknya, bahaya! Ada 3 jenis rumah berdasarkan security nya, yaitu:

    1. Istana; rumah raja atau presiden ini pasti keamanannya ketat atau berlapis-lapis karena kekayaan isinya melebihi dari rumah orang kaya apalagi rumah biasa. Pencuri pasti mikir seribu kali sebelum aksinya…
    2. Rumah Orang Miskin, rumah ini ngak ada keamanannya karena ngak ada isinya yang berharga, buat apa dicuri.
    3. Rumah Orang Kaya, rumah ini memang ada keamanannya tapi tidak seketat rumah istana dan isinya tidak melebihi istana tapi tetap ada yang berharga, masih ada yang dapat dibawa pulang.

    Dari ketiga rumah di atas pencuri bakal memilih rumah yang ketiga karena keamanannya mudah dipelajari alias diterobos dan masih ada benda-benda yang berharga.

    Rumah Istana, ilustrasi dari kondisi hati para nabi atau rasul, syuhada, shiddiqin, sholihin dan mukhlisin. Mereka susah digoda dan dirayu.

    Rumah Orang Miskin, ilustrasi dari hati orang-orang kufur. Mereka ngak perlu digoda dan dirayu karena mereka sudah bagian dari kelompok syetan.

    Rumah Orang Kaya, ilustrasi dari hati orang-orang yang suka beribadah tapi masih ada juga kemaksiatan yang dilakukan, kata anak muda sekarang dengan istilah ‘STMJ’, Sholat Trus Maksiat Jalan.

    “Ketahuilah hanya dengan berzikir kepada Allah hati akan tenang”

    ***

     
  • erva kurniawan 8:31 pm on 21 February 2009 Permalink | Balas  

    Manfaat Membaca Basmalah 

    basmallah

    Bismillah sebuah kalimat yang tidak asing di telinga dan lisan seorang muslim. Bismillah diucapkan ketika akan memulai setiap perkara yang bermanfaat. Dzikir ini mengandung keutamaan, diantaranya sebagai berikut:

    Terjaga dari Setan

    Rasulullah bersabda: “Apabila seorang masuk ke rumahnya dan mengingat Allah (berdzikir) ketika masuknya dan ketika makan, maka setan berkata: “Tidak ada tempat istirahat dan makan malam untuk kalian.” Dan apabila ia masuk dan tidak mengingat Allah ketika masuk, maka setan berkata: “Kalian telah mendapatkan tempat istirahat.” Dan apabila ia tidak mengingat Allah ketika makan, maka ia berkata:”Kalian mendapatkan tempat istirahat dan makan malam”.*(1

    Imam Nawawi berkata, “Dengan demikian, disunnahkan untuk mengingat Allah ketika masuk rumah dan makan.”*(2

    Menyempurnakan Barakah

    Dengan bismillah akan dapat menyempurnakan keberkahan pada amal, Rasulullah bersabda,

    “Setiap perkara yang tidak dimulai dengan bismillah (dalam riwayat lain: dengan mengingat Allah), maka amalan tersebut terputus (kurang) keberkahan-Nya.” *(3    

    Dilindungi Allah dari gangguan Jin

    Dan sabdanya, “Penghalang antara mata jin dan aurat Bani Adam, apabila salah seorang dari mereka melepas pakaiannya, ialah dengan membaca Bismillah.”*( 4    

    Pengalaman Nyata

    Ketika Khalid bin Walid tertimpa kebimbangan, mereka berkata kepadanya, “Berhati-hatilah dengan racun, jangan sampai orang asing memberikan minum padamu,” maka ia berkata, “berikanlah kepadaku,” dan ia pun mengambil dengan tangannya dan membaca: “Bismillah,” lalu ia meminumnya. Maka sedikitpun tidak memberikan bahaya kepadanya. *(5   

    Sumber : Al-Hisnu al-Waqi’, Syaikh Dr. ‘Abdullah bin Muhammad   as-Sad-han, dengan pengantar dari Syaikh Dr. ‘Abdullah bin Abdir-Rahman bin Jibrin.

    ***

    1. HR. Muslim, 2018.
    2. Syarh Muslim ‘ala Muslim, 7/54
    3. Dishahihkan oleh Jamaah, seperti Ibnu Shalah, Nawawi di dalam Adzkar-nya. Syaikh bin Baz berkata: “Hadist Hasan dengan syawahidnya”.
    4. Sebagaimana terdapat dalam al-Jami’ Shaghir. Dan dihasankan oleh Munawi dalam syarhnya.
    5. Dikeluarkan oleh al-Baihaqi, Abu Nu’aim, Thabrani, Ibnu Sa’ad dengan sanad yang shahih. Lihat Tahdzib at-Tahzib, Ibnu Hajar, 3/125. 

    Diketik ulang dari Majalah As-Sunnah Edisi 01/Th. XII/1429H/2008M Hal. 8 dalam kolom “Baituna”.

     
    • novi khusna 9:11 pm on 5 April 2012 Permalink

      Terima kasih Ya Kak.
      atas pemberitahuan dlm hadist tsb.coz dgn ini saya Jdi bisa menambah wwasan & adakah hadist yg lain

    • Sheby 9:34 pm on 25 September 2012 Permalink

      Terima kasih, Assalamu alaikum

  • erva kurniawan 8:13 pm on 20 February 2009 Permalink | Balas  

    Bahaya SMS, Waspadalah… 

    sms-1Seorang wanita telah mengubah kebiasaannya dalam pencantuman nama di handphone setelah tasnya dicopet orang. Tas tersebut berisi HP, credit card, dompet, dsb… dicuri orang. 20 menit kemudian ketika dia menelpon suaminya untuk memberitahu apa yg terjadi, suaminya berkata, ‘Aku baru aja terima SMS kamu, nanya nomor pin.

    Baru aja aku balas. Ketika mereka melaporkan ke bank, staff bank memberitahukan bahwa uang mereka telah ditarik lewat ATM. Pencuri tersebut telah menggunakan HP untuk meng-sms suami dan mendapatkan nomor pin. Dalam waktu 20 menit dia berhasil menarik semua uang yang ada dalam rekening bank.

    Jadi ingat, jangan memperlihatkan hubungan anda dengan orang2 yg ada dalam phonebook HP anda. Hindari penggunaan nama Rumah, Home, Sayang, Suami, Cinta, Ibu, Ayah, dsb… dan yang paling penting, ketika informasi yg sangat penting diminta lewat SMS, konfirmasi dengan menelepon balik.

    Jangan mudah memberikan info tersebut hanya karena yg meminta adalah pasangan/keluarga lewat SMS. Ingat bahwa selalu ada kemungkinan HP tersebut dicuri/berada di tangan orang lain.

    Semoga bermanfaat.061130_atm_hmed_12p.jpg

     
  • erva kurniawan 8:02 pm on 19 February 2009 Permalink | Balas  

    Bumi Demam Tinggi 

    bumi-demam-tinggiApa Anda merasakannya?
    Malas berlama-lama di bawah sinar matahari?
    Tidak juga dengan pertolongan topi atau payung?
    Tidak cukup dengan kipas?
    Kebutuhan pendingin ruangan kian tinggi?
    Pagi terasa seperti siang yang menusuk?
    Siang membuat dehidrasi?
    Musim kemarau lebih panjang?
    Demam berdarah dan malaria muncul dimana-mana?
    Hujan deras tiba-tiba datang dan mengundang banjir?

    Jawabannya, ya!

    “Dekade 1990-an dan 2000-an adalah 10 tahun terpanas!”

    Kok bisa?

    Permukaan bumi dilapisi dengan Gas Rumah Kaca (GRK). Ketika masuk atmosfer Bumi, panas matahari harus melewati panel ini. Kemudian diserap oleh tanah, air, dan ekosistem lain. Makanya, Bumi terasa hangat. Kalau tidak ada GRK, Bumi akan dingin dan beku. Proses ini disebut Efek Rumah Kaca. Secara alami GRK penting…..

    TAPI, GRK di atmosfer bertambah kian hari kian cepat. Bahkan terlalu cepat. Alhasil, Bumi makin panas!

    AKIBATNYA?

    1. Gletser di Kutub Utara dan Selatan mencair!
    2. 10 – 20% gletser di pegunungan Alpen hilang dalam 20 tahun mendatang.
    3. Gletser seluas 33.000 km2 di pegunungan Himalaya mencair
    4. Permukaan air laut naik 9 – 96 cm. Garis pantai bergeser dan penduduk pesisir pantai terancam mengungsi! Termasuk Indonesia.
    5. Sumber kebutuhan air tawar sepertiga penduduk dunia kering pada tahun 2100.
    6. Suhu air laut yang panas membuat terumbu karang menjadi putih dan mati, termasuk berbagai jenis ikan karang yang jadi sumber makanan manusia juga.
    7. Jumlah kelahiran penyu betina lebih banyak dibandingkan penyu jantan akibat suhu pengeraman yang lebih tinggi.
    8. 80% spesies tanaman dan binatang akan punah dalam 1 abad mendatang.
    9. Kekeringan dan kebakaran hutan di hutan tropis Indonesia kian tinggi. Bagaimana dengan orang utan dan habitatnya? Atau, kita, manusia?
    10. Beberapa jenis nyamuk pembawa penyakit, seperti demam berdarah dan malaria, menyebar keluar dari daerah tropis.
    11. Musim kemarau panjang dan musim hujan yang singkat à gagal panen, krisis pangan.
    12. Intensitas hujan yang hebat hingga terjadi badai besar, hujan keras, dan banjir.
    13. Kira-kira 150,000 jiwa tewas setiap tahunnya akibat pemanasan global. Tahun 2003, gelombang udara panas di Eropa menelan 25.482 jiwa.
    14. Perkiraan kerugian dari perubahan iklim mencapai USD 11 milyar atau sekitar Rp 110 trilyun per tahun!

    KITA, PENYEBABNYA!

    Kita seringkali menggunakan bahan bakar fosil (batu bara, gas alam, minyak bumi) dalam beraktivitas. Pertumbuhan penduduk, perkembangan industri, dan teknologi makin menambah parah jumlah emisi GRK yang dilepas ke udara.

    Darimana datangnya GRK?

    1. 37% total emisi CO2 datang dari sektor listrik à polutan terbesar: 23 trilyun ton emisi CO2 per tahun atau lebih dari 700 ton per detik dari pembangkit listrik berbahan bakar fosil.
    2. Pembuangan transportasi. Kendaraan yang mengonsumsi 7,8 liter bahan bakar per 100 km dan menempuh jarak 16 ribu km, setiap tahunnya mengeluarkan emisi 3 ton CO2 ke udara!
    3. Penggundulan atau pembakaran hutan.

    Tahukah Anda?

    Saat kita menonton TV, menyalakan AC, menyalakan lampu, menggunakan pengering rambut, bermain video game, menggunakan microwave, mencuci/mengeringka n pakaian dengan mesin cuci, menyetrika baju, dan semua aktivitas yang menggunakan listrik berarti kita sudah membuat Bumi bertambah panas.

    Apa yang bisa SAYA lakukan? Smat Saving:

    1. Memilih teknologi terbaru yang membutuhkan energi sedikit namun tetap nyaman. Atau, ganti lampu hemat listrik. Menggunakan energi dengan bijaksana akan mengurangi kebocoran energi yang tidak perlu.
    2. Lebih sedikit gunakan kendaraan dalam perjalanan singkat atau dekat. Jalan kaki, kayuh sepeda, naik mobil beramai-ramai, dan kendaraan umum, selain akan menghemat pengeluaran transport Anda, tentu saja mengurangi karbondioksida. Sekaligus olah raga, kan?
    3. Periksa ban kendaraan Anda. Menjaga “kesehatan” ban Anda secara teratur mengurangi 10 kg karbondioksida di atmosfer.
    4. Daur ulang sering-sering. Anda bisa menghemat 1200 kg karbondioksida per tahun HANYA dengan mendaur ulang setengah sampah kertas Anda sehari.
    5. Butuh air hangat untuk mandi, air panas untuk minum kopi dan teh, atau mencuci pakaian? Gunakan secukupnya dan Anda mengurangi 420 kg karbondioksida per tahun. Banyak, kan?
    6. Hindari membeli produk dengan bungkus berlapis-lapis. Tahukah Anda, setiap kali Anda mengurangi 10% sampah saja, Anda sudah mengurangi 600 kg karbondioksida.
    7. Tanam pohon, tentu saja. Bayangkan, satu pohon saja bisa menghisap 1 ton karbondioksida sepanjang hidupnya.
    8. Matikan alat elektronik! TV, DVD, VCD, MP3, stereo, komputer, games, ketika Anda tidak sedang menggunakannya. Anda menghemat beribu-ribu kg karbondioksida per tahun. Tak perlu dipindahkan ke posisi stand-by atau memasang timer karena listrik masih tetap mengalir. Jadi, padam sama sekali.

    dikutip dari : WWF-Indonesia

     
    • Annisa 8:38 am on 15 Juli 2009 Permalink

      Memang kita harus sadar lingkungan …
      save our earth !!!
      sebaiknya artikel ini disebarluaskan biar lebih
      banyak lagi masy. yang tahu bagaimana seharusnya
      menjaga / mengurangi pengaruh global warming ini
      mulailah dari diri, keluarga dan lingkungan terdekat
      kalau tidak dari sekarang… kapan lagi !!!

    • Santoso 12:49 pm on 21 November 2009 Permalink

      Minimal tanam pohon lah di sekitar rumah. Oke bro!

  • erva kurniawan 7:35 pm on 18 February 2009 Permalink | Balas  

    Siswa Usia 13 Tahun Bicara Soal Ancaman Asteroid Tabrak Bumi 

    asteroid

    Melly Febrida – detikcom

    Berlin – Seorang siswa Jerman berusia 13 tahun punya pendapat sendiri mengenai asteroid yang menabrak bumi. Pernyataan Nico Marquardt ini mengkoreksi perkiraan NASA.

    Nico Marquardt menggunakan temuan teleskopis dari Institute of Astrophysics in Potsdam (AIP) yang memperhitungkan 1 dari 450 kesempatan asteroid Apophis akan menabrak bumi. Hal ini seperti dikutip dari AFP, Kamis (16/4/2008).

    NASA awalnya menaksir hanya 1 dari 45.000 kesempatan asteroid yang akan bertubrukan dengan bumi. Tetapi European Space Agency (ESA) mengatakan pernyataan anak kecil ini benar.

    Dalam perkiraannya, siswa ini mempertimbangan risiko berputarnya Apophis pada satu atau lebih dari 40.000 satelit orbit bumi hingga berakhir pada 13 April 2029.

    Satelit-satelit itu berjalan di 3,07 kilometer per detiknya hingga 35.880 kilometer di atas bumi, dan asteroid Apophis melintasi orbit bumi dengan jarak 32.500 kilometer.asteroid-hits-earth-2

    Jika asteroid menabrak satelit pada 2029, ini akan mengubah jalannya yang membuat asteroid menghantam bumi di atas orbit berikutnya pada 2036.

    NASA dan Marquardt setuju jika asteroid menabrak bumi, akan menciptakan bola besi dan iridium dengan lebar 320 meter dan berat 200 miliar ton yang akan menabrak Samudera Atlantik. Guncangannya dapat menimbulkan gelombang tsunami yang besar dan menghancurkan. Selain itu muncul awan kelabu yang tebal dan membuat langit menjadi gelap.

    ***

    ( mly / Ari )

     
    • WASIF_NAK HIDUP 7:42 am on 20 Mei 2009 Permalink

      ADA KE KOMET NI?? X PERNAH DENGAR PUN CAKAP LAH AWAL-AWAL HANYA ALLAH YANG TAHU BUMI INI BERAKHIR ATAU PADA TAHUN NANTI

  • erva kurniawan 7:33 pm on 17 February 2009 Permalink | Balas  

    Keluarga Lumpuh 

    keluarga_lumpuh1Seorang diri, sang ibu merawat dan menghidupi empat anak dan suaminya yang lumpuh selama puluhan tahun.

    Bayangkan kalau semua anak Anda menderita lumpuh. Tentu, Anda akan sangat bingung dengan masa depan mereka. Di Purwakarta, ada seorang ibu yang bukan hanya empat anaknya yang lumpuh. Melainkan juga, suami yang menjadi tulang punggung keluarga. Allahu Akbar.

    Hal itulah yang kini dialami seorang ibu usia 70 tahun. Namanya Atikah. Di rumahnya yang sederhana, ia dan keluarga lebih banyak berbaring daripada beraktivitas layaknya keluarga besar.

    Mak Atikah bersyukur bisa menikah dengan seorang suami yang alhamdulillah baik dan rajin. Walau hanya sebagai pencari rumput, Mak Atikah begitu menghargai pekerjaan yang dilakoni suaminya. Bahkan, tidak jarang, ia membantu sang suami ikut mencari rumput.

    Beberapa bulan setelah menikah, tepatnya di tahun 1957, Allah mengaruniai Mak Atikah dengan seorang putera. Ia dan suami begitu bahagia. Ia kasih nama sang putera tercinta dengan nama Entang.

    Awalnya, Entang tumbuh normal. Biasa-biasa saja layaknya anak-anak lain. Baru terasa beda ketika anak sulung itu berusia 10 tahun.

    Waktu itu, Entang sakit panas. Bagi Mak Atikah dan suami, anak sakit panas sudah menjadi hal biasa. Apalagi tinggal di daerah pedesaan yang jauh dari pelayanan medis. Entang pun dibiarkan sakit panas tanpa obat.

    Panas yang diderita sang anak ternyata kian hebat. Tiba-tiba, Entang merasakan kalau kakinya tidak bisa digerakkan. Setelah dicoba beberapa kali, kaki Entang memang benar-benar lumpuh.

    Musibah ini ternyata tidak berhenti hanya di si sulung. Tiga adik Entang pun punya gejala sakit yang sama dengan sang kakak. Dan semuanya sakit di usia SD atau kira-kira antara 7 sampai 10 tahun. Satu per satu, anak-anak Mak Atikah menderita lumpuh.

    Usut punya usut, ternyata anak-anak yang tinggal di Desa Cileunca, Kecamatan Bojong, Purwakarta itu sebagian besar terserang penyakit polio. Tapi, semuanya sudah serba terlambat. Lagi pula, apa yang bisa dilakukan Mak Atikah dengan suami yang hanya seorang pencari rumput.

    Sejak itu, Mak Atikah mengurus empat anaknya sekaligus seorang diri. Dengan sarana hidup yang begitu sederhana, bahkan sangat kekurangan, keluarga ini mengarungi hidup puluhan tahun dengan kesibukan anak-anak yang lumpuh.

    Ujian Allah buat Mak Atikah ternyata tidak berhenti sampai di situ. Di tahun 90-an, giliran suami Bu Atikah yang mengalami musibah. Saat mencari rumput, Pak Didin terjatuh. Orang-orang sekitar pun menggotong Pak Didin pulang. Dan sejak itu, Pak Didin tidak bisa lagi menggerakkan kaki dan tangannya. Ia cuma bisa berbaring.

    Lalu, bagaimana dengan pemasukan keluarga kalau sang suami tidak lagi bisa berkerja. Bu Atikah pun tidak mau diam. Kalau selama ini ia hanya bisa mengurus anak-anak di rumah, sejak itu, ibu yang waktu itu berusia hampir enam puluh tahun pun menggantikan sang suami dengan pekerjaan yang sama. Di usianya yang begitu lanjut, Bu Atikah mengais rezeki dengan mencari rumput.

    Sehari-hari, ia berangkat pagi menuju tanah-tanah kosong yang dipenuhi rumput. Ia kumpulkan rumput-rumput itu dengan sebilah arit, kemudian dibawa ke pemesan. Tidak sampai sepuluh ribu rupiah ia kumpulkan per hari dari mencari rumput. Dan itu, ia gunakan untuk mengepulkan asap dapur rumahnya. Hanya sekadar menyambung hidup.

    Di bulan Mei tahun ini, sang suami yang hanya bisa berbaring dipanggil Allah untuk selamanya. Kini, tinggal Mak Atikah yang mengurus keempat anaknya yang tidak juga sembuh dari lumpuh.

    Allah menguji hambaNya dengan sesuatu yang mungkin sulit untuk dicerna pikiran orang lain. Subhanallah. (saad/mnh)

    (eramuslim.com)

     
  • erva kurniawan 7:35 pm on 16 February 2009 Permalink | Balas
    Tags: , , ,   

    Lucu-Lucu (bag.1) 

    kentutSepasang suami istri baru menikah, si suami ingin memberikan surprise pada istri yang cantik jelitanya, suatu hari si suami berkata kepada istrinya:

    “Sayang, kita pergi yuk, tapi mata kamu harus ditutup yah…!”

    “Kok harus ditutup sih mas…?” kata istrinya

    “Yah, pokoknya ada sesuatu untukmu….. “

    Merekapun berangkat dengan menggunakan taxi, begitu sampe di tempat yang dituju mereka turun, kemudian si suami mengajak istrinya masuk ke rumah baru yang dijadikan sebagai surprise untuk istrya, tapi si suami masih belum mengijinkan istrinya membuka tutup mata.

    Ternyata si istri ingin buang angin, tapi karena masih malu sama suaminya si istri pura-pura minta tolong dibikinin minuman

    “Mas, ambilin saya minum dong…!”

    Suaminya kemudian pergi mengembil minuman, ketika suaminya pergi si istri buang angin “tuuuut..”

    Pas si suami datang membawa minuman, ternyata si istri masih ingin buang angin, akhirnya dia bilang ke suaminya …

    “Mas minumannya kurang manis, tambahin gula lagi yah….”

    Si suami pergi lagi untuk menambahkan gula pada minuman istrinya, ketika suaminya pergi si istri kentut lagi “tuuuuuut… .”

    Kemudian si suami datang lagi untuk memberikan minuman, tapi ternyata si istri masih ingin buang angin, akhirnya dengan berberat hati si istri minta ditambahkan gula lagi, saat si suami pergi istrinya kembali buang angin “Tuuuuut”

    Akhirnya si istri merasa lega karena telah selesai dari keinginan buang anginnya. Ketika si suami tiba dan menyerahkan minuman, kemudian si suami membuka tutup mata si istrinya, si istri terkejut karena ternyata di rumah sudah banyak orang dan disampingnya ada mertuanya, sambil malu-malu si istri bertanya pada mertuanya, “Oh Bapak, sudah lama datang..?”

    Kemudian sang mertua menjawab,

    “Sudah, sejak kentutan pertama…”

     
    • fahreza 7:02 pm on 26 November 2009 Permalink

      Ha…ha…ha…ha!

    • retno 2:48 pm on 5 April 2010 Permalink

      ha..ha…ha…lucu banget

    • diana 6:17 pm on 31 Agustus 2010 Permalink

      hahahahahaha
      lawak kali lahhhhhhhhhhhhhhhh

    • handarmansyah 7:54 pm on 22 Agustus 2011 Permalink

      waduh…….
      LUCU BANGET…..
      hahahaha

  • erva kurniawan 7:08 pm on 15 February 2009 Permalink | Balas  

    Berapa Suhu Terendah dan Tertinggi di Jagat Raya Ini? 

    termometerPernah menggunakan termometer kan? Berapa temperatur yang ditunjukkan oleh termometer pada tubuh kamu? atau berapa temperatur pada saat air mendidih?, pada air es? 36C (derajat Celcius) ? 0C ? adakah suhu yang lebih rendah dari 0C? Nah adakah batas dimana sebuah benda tidak bisa didinginkan lagi atau sebaliknya tidak bisa dipanaskan lagi?

    Ketika sebuah benda diberi energi (kalor) dan menjadi ”panas” molekul-molekul pembantuknya akan bergerak semakin cepat, begitu juga jika benda itu ”didinginkan”, molekulnya akan melambat.

    Suhu terendah yang dicapai secara teoretis adalah 0 (Derajat Kelvin) yang disebut sebagai nol absolut, setara dengan -273 C. Pada suhu ”sedingin” ini molekul sebuah benda sudah tidak bergerak lagi alias diam. Seperti halnya ibu kamu yang mengawetkan sayuran di kulkas, maka benda dengan suhu nol absolut akan benar-benar ”awet”.

    Suhu sedingin itu hanya bisa dicapai dalam laboratorium, dalam kehidupan sehari-hari di alam semesta ini tidak pernah dicapai suhu serendah itu. Sebagai gambaran di angkasa luar pun, suhu paling rendah yang pernah diamati adalah -245 C.

    Lantas berapakah suhu tertinggi yang bisa dicapai? Jika tadi kita memahami bahwa gejala turun naiknya suhu ditunjukkan dengan pergerakan molekul, maka tentu ada batas kecepatan tertinggi yang bisa dicapai oleh sebuah benda, ya betul! Kecepatan cahaya 300ribu km/det.

    Artinya tentu suhu tertinggi akan tercapai jika molekul bendanya juga sudah bergerak dengan kecepatan cahaya. Berapakah itu? Mungkin satu juta derajat celcius kah? (sebuah literatur menyebutkan 140 × 1030 derajat kelvin).Yang pasti batas itu pasti ada…puanasnya kayak apa yah….

     
  • erva kurniawan 9:58 pm on 14 February 2009 Permalink | Balas
    Tags: , , ,   

    Komitmen Pernikahan 

    keluarga-2Dilihat dari usianya beliau sudah tidak muda lagi, usia yg sudah senja bahkan sudah mendekati malam, Pak Suyatno 58 tahun kesehariannya diisi dengan merawat istrinya yang sakit istrinya juga sudah tua. Mereka menikah sudah lebih 32 tahun

    Mereka dikarunia 4 orang anak disinilah awal cobaan menerpa, setelah istrinya melahirkan anak ke empat tiba2 kakinya lumpuh dan tidak bisa digerakkan itu terj adi selama 2 tahun, menginjak tahun ke tiga seluruh tubuhnya menj adi lemah bahkan terasa tidak bertulang lidahnyapun sudah tidak bisa digerakkan lagi.

    Setiap hari pak suyatno memandikan, membersihkan kotoran, menyuapi, dan mengangkat istrinya keatas tempat tidur. Sebelum berangkat kerja dia letakkan istrinya didepan TV supaya istrinya tidak merasa kesepian.

    Walau istrinya tidak dapat bicara tapi dia selalu melihat istrinya tersenyum, untunglah tempat usaha pak suyatno tidak begitu jauh dari rumahnya sehingga siang hari dia pulang untuk menyuapi istrinya makan siang. sorenya dia pulang memandikan istrinya, mengganti pakaian dan  selepas maghrib dia temani istrinya nonton televisi sambil menceritakan apa2 saja yg dia alami seharian.

    Walaupun istrinya hanya bisa memandang tapi tidak bisa menanggapi, pak suyatno sudah cukup senang bahkan dia selalu menggoda istrinya setiap berangkat tidur.

    Rutinitas ini dilakukan pak suyatno lebih kurang 25 tahun, dengan sabar dia merawat istrinya bahkan sambil membesarkan ke empat buah hati mereka, sekarang anak2 mereka sudah dewasa tinggal si bungsu yg masih kuliah.

    Pada suatu hari ke empat anak suyatno berkumpul dirumah orang tua mereka sambil menjenguk ibunya. Karena setelah anak mereka menikah sudah tinggal dengan keluarga masing2 dan pak suyatno memutuskan bahwa istrinya dialah yg merawat, yang dia inginkan hanya satu, yaitu  semua anaknya berhasil.

    Dengan kalimat yg cukup hati2 anak yg sulung berkata ” Pak kami ingin sekali merawat ibu, semenjak kami kecil melihat bapak merawat ibu tidak ada sedikitpun keluhan keluar dari bibir bapak……. ..bahkan bapak tidak ijinkan kami menjaga ibu” .. dengan air mata berlinang anak itu melanjutkan kata2nya “sudah yg keempat kalinya kami mengijinkan bapak menikah lagi, kami rasa ibupun akan mengijinkannya, kapan  bapak menikmati masa tua bapak dengan berkorban seperti ini kami sudah tidak tega melihat bapak, kami janji kami akan merawat ibu sebaik-baik secara bergantian”.

    Pak suyatno menjawab hal yg sama sekali tidak diduga anak2 mereka.

    “Anak2ku ………. Jikalau perkawinan & hidup didunia ini hanya  untuk nafsu, mungkin bapak akan menikah..lagi, tapi ketahuilah dengan adanya ibu kalian disampingku itu sudah lebih dari cukup, dia telah melahirkan kalian.. (sejenak kerongkongannya tersekat),.. . kalian yg selalu kurindukan hadir didunia ini dengan penuh cinta yg tidak satupun dapat menggantimya dengan apapun. Coba kalian tanya ibumu apakah dia menginginkan keadaanya seperti ini. Kalian menginginkan bapak bahagia, apakah bathin bapak bisa bahagia meninggalkan ibumu dengan keadaanya sekarang, kalian menginginkan agar bapak yg masih diberi Tuhan kesehatan dirawat oleh orang lain, bagaimana dengan ibumu yg masih sakit.”

    Sejenak meledaklah tangis anak2 pak suyatno, merekapun melihat butiran2 kecil jatuh dipelupuk mata ibu suyatno..dengan pilu ditatapnya mata suami yg sangat dicintainya  itu..

    Sampailah akhirnya pak suyatno diundang oleh salah satu stasiun TV swasta untuk menjadi nara sumber dan merekapun mengajukan pertanyaan kepada pak suyatno kenapa mampu bertahan selama 25 tahun  merawat Istrinya yg sudah tidak bisa apa2..disaat itulah meledak tangis beliau dengan tamu yg hadir di studio kebanyakan kaum perempuanpun tidak sanggup menahan haru. Disitulah pak Suyatno  bercerita.

    “Jika manusia didunia ini mengagungkan sebuah cinta dalam perkawinannya, tetapi tidak mau memberi (memberi waktu, tenaga, pikiran, perhatian) maka itu adalah kesia-siaan. Cinta itu adalah memberi.

    Saya percaya Tuhan-lah yang memilihkan istri saya ini menjadi pendamping hidup saya, dan sewaktu dia sehat diapun dengan sabar merawat saya, mencintai saya dengan hati dan bathinnya bukan hanya dengan mata, dan dia memberi pada saya 4 orang anak yg lucu2.. Sekarang dia sakit karena berkorban untuk cinta kita bersama..dan itu merupakan ujian bagi saya, apakah saya dapat memegang komitmen untuk mencintainya apa adanya, termasuk dikala sehat maupun sakit. Ketika dia sehatpun belum tentu saya mencari penggantinya apalagi dia sakit,,,”

    ***

     
    • Watakushi wa anata nga aishimas 7:53 pm on 19 Februari 2009 Permalink

      Terimakasih cinta untukmu segalanya…..
      Bagus banget ceritanya

    • nurul hidayah 1:34 pm on 7 November 2009 Permalink

      sepenggal kisah yg begitu indah singkt tp begitu besar arti untk sebuah perjalanan hidup.ku tunggu kisah berikutnya.

    • Aman jagau 1:01 am on 10 Oktober 2010 Permalink

      Sy terharu membc sejarah pernikahan klg pak suyatno, semoga ini menjadi pelajaran bagi kami bhw cinta yg dari ALLAH ta’ala it adlh murni,suci. Sungguh luar biasa.Semoga istri nya sembuh dan panjang umur. Amin.

    • Aman jagau 1:21 am on 10 Oktober 2010 Permalink

      luar biasa sekali kesetiaan pak suyatno utk istrinya, tdk semua org bs sesabar itu. Tp semoga kt bs menjadi hamba yg d sayangi ALLAH SWT. Amiin.

    • muhammad muzakki 9:28 am on 24 Agustus 2012 Permalink

      masya allah?? itulah pernikahan yang sakinah mawaddah warrahmah yang djalankan sesuai syariat agama??

  • erva kurniawan 6:48 pm on 13 February 2009 Permalink | Balas
    Tags: kawasaki, penyakit, penyakit kawasaki   

    Penyakit Kawasaki Apakah Itu 

    Kompas, Selasa, 29 Juli 2008

    HARI masih pagi saat sebuah mobil mewah meluncur dengan kencangnya di jalan bebas hambatan di Eropa. Tiba-tiba mobil menghantam tepi jalan dan terbalik. Saksi mata yang melihat menduga si pengemudi mabuk. Polisi datang dan menemukan si pengemudi seorang gadis berusia 19 tahun, meninggal.

    Hasil otopsi menunjukkan gadis itu mendadak kena serangan jantung koroner sehingga tak dapat lagi mengontrol mobilnya. Ternyata, data rekam medisnya menunjukkan, ia pernah terkena penyakit kawasaki saat berusia 2 tahun tanpa disadari oleh dokter maupun keluarganya.

    Tragedi serupa dialami Joni, bayi lucu yang berusia 8 bulan. Sudah lebih 10 hari ia demam dan ibunya sudah berganti dokter. Akhirnya ketahuan bahwa ia menderita penyakit kawasaki. Sayang sudah terlambat. Katup jantungnya mengalami kerusakan parah dan nyawanya tak tertolong lagi.

    ***

    Apakah itu penyakit kawasaki (PK)?

    tomisaku-kawasaki

    Dr. Tomisaku Kawasaki

    PK ditemukan oleh Dr Tomisaku Kawasaki di Jepang tahun 1967 dan saat itu dikenal sebagai mucocutaneous lymphnode syndrome. Untuk menghormati penemunya, maka dinamakan penyakit kawasaki. Di Indonesia, banyak di antara kita yang belum memahami penyakit yang berbahaya ini, bahkan di kalangan medis sekalipun. Hal inilah yang menyebabkan diagnosis acap terlambat dengan segala konsekuensinya.

    Penampakan penyakit ini juga dapat mengelabui mata sehingga dapat terdiagnosis sebagai campak, alergi obat, infeksi virus, atau bahkan penyakit gondong. Penyakit yang lebih sering menyerang ras Mongol ini terutama menyerang balita dan paling sering pada anak usia 1-2 tahun. Bahkan, penulis pernah menemukan PK pada seorang bayi berusia 3 bulan yang menderita demam selama 18 hari.

    Angka kejadian per tahun di Jepang tertinggi di dunia, yaitu berkisar 1 kasus per 1.000 anak balita, disusul Korea dan Taiwan. Di Amerika Serikat berkisar 0,09 (pada ras kulit putih) sampai 0,32 (pada keturunan Asia-Pasifik) per seribu balita.  Di Indonesia, penulis menemukan kasus PK sejak tahun 1996, tapi ada dokter yang menyatakan sudah menemukan sebelumnya.

    Indonesia baru resmi tercatat dalam peta penyakit kawasaki dunia setelah laporan seri kasus PK dari Advani dkk diajukan pada simposium internasional penyakit kawasaki ke-8 di San Diego, AS, awal tahun 2005. Diduga, kasus di Indonesia tidaklah sedikit dan menurut perhitungan kasar, berdasarkan angka kejadian global dan etnis di negara kita, tiap tahun akan ada 3.300-6.600 kasus PK.

    Namun kenyataannya kasus yang terdeteksi masih sangat jauh di bawah angka ini. Sekitar 20-40 persen-nya mengalami kerusakan pada pembuluh koroner jantung. Sebagian akan sembuh  namun sebagian lain terpaksa menjalani hidup dengan jantung yang cacat akibat aliran darah koroner yang terganggu. Sebagian kecil akan meninggal akibat kerusakan jantung.

    Penyebab PK hingga saat ini belum diketahui, meski diduga kuat akibat suatu  infeksi, namun belum ada bukti yang meyakinkan. Karena itu cara pencegahannya juga belum diketahui.  Penyakit ini juga tidak terbukti  menular.

    ***

    Gejala awal

    Gejala awal pada fase akut adalah demam yang mendadak tinggi dan bisa mencapai 41° C. Demam berfluktuasi selama setidaknya 5 hari tetapi tidak pernah mencapai normal. Pada anak yang tidak diobati, demam dapat berlangsung selama 1-4 minggu tanpa jeda. Pemberian antibiotik  tidak menolong. Sekitar 2-3 hari setelah demam, mulai muncul gejala lain secara bertahap yaitu bercak bercak merah di badan yang mirip seperti pada penyakit campak.

    kawasaki-disease2Namun gejala batuk pilek yang dominan pada campak biasanya ringan atau bahkan tidak ada pada PK. Gejala lain yang timbul adalah kedua mata merah, tapi tanpa kotoran (belekan), pembengkakan kelenjar getah bening di salah satu sisi leher sehingga kadang diduga  penyakit gondong (parotitis), lidah merah menyerupai stroberi, bibir juga merah dan kadang pecah-pecah, telapak tangan dan kaki merah dan agak membengkak. Kadang anak mengeluh nyeri pada persendian. Pada fase penyembuhan terjadi pengelupasan kulit di ujung jari tangan serta kaki dan kemudian timbul cekungan berbentuk garis melintang pada kuku kaki dan tangan (garis Beau).

    Penderita PK harus dirawat inap di rumah sakit dan mendapat pengawasan dari dokter ahli jantung anak. Komplikasi yang paling ditakutkan adalah pada jantung (terjadi pada 20-40 persen penderita) karena dapat merusak pembuluh nadi koroner. Komplikasi ke jantung biasanya mulai terjadi setelah hari ke 7-8 sejak awal timbulnya demam. 

    kawasaki-disease

    Pada awalnya dapat terjadi pelebaran pembuluh ini kemudian bisa terjadi penyempitan bagian dalam atau sumbatan. Akibatnya aliran darah ke otot jantung terganggu sehingga dapat menimbulkan kerusakan pada otot jantung yang dikenal sebagai infark miokard. Pemeriksaan jantung menjadi hal yang sangat penting termasuk EKG dan ekokardiografi (USG jantung). Kadang  ultrafast CT scan, MRA (Magnetic Resonance Angiography) maupun kateterisasi jantung diperlukan pada kasus yang berat. Pemeriksaan laboratorium untuk penyakit ini tidak ada yang khas.

    Biasanya jumlah sel darah putih, laju endap darah dan C Reactive protein  meningkat pada fase akut. Jadi diagnosis ditegakkan  atas dasar gejala dan tanda klinis semata sehingga  pengalaman dokter sangat dibutuhkan. Pada fase penyembuhan,  trombosit darah  meningkat dan ini akan memudahkan terjadinya trombus atau bekuan darah yang menyumbat pembuluh koroner jantung.

    ***

    Pengobatan

    Obat yang mutlak harus diberikan adalah imunoglobulin secara infus selama 10-12 jam. Obat yang didapat dari plasma donor darah ini ampuh untuk meredakan gejala PK maupun menekan risiko kerusakan jantung, tapi harga yang mahal menjadi kendala. Harga satu gram berkisar Rp 1 juta. Penderita PK membutuhkan imunoglobulin 2 gram per kg berat badannya.

    Sebagai contoh, anak yang berat badannya 15 kg misalnya membutuhkan 30 gram atau seharga sekitar Rp 30 juta. Penderita juga diberikan asam salisilat untuk mencegah kerusakan jantung dan sumbatan pembuluh koroner. Jika tidak ada komplikasi anak dapat dipulangkan dalam beberapa hari. Pada kasus yang terlambat dan sudah terjadi kerusakan pembuluh koroner perlu rawat inap yang lebih lama dan pengobatan yang intensif guna mencegah kerusakan jantung lebih lanjut.

    Jika dengan obat-obatan tidak berhasil, kadang diperlukan operasi pintas koroner (coronary bypass)  atau bahkan, meskipun sangat jarang, transplantasi jantung. Kematian dapat terjadi pada 1-5 persen penderita yang umumnya terlambat ditangani dan puncaknya terjadi pada 15-45 hari setelah awal timbulnya demam. Meskipun demikian, kematian mendadak dapat terjadi bertahun-tahun setelah fase akut. PK juga dapat merusak katup jantung (terutama katup mitral) yang dapat menimbulkan kematian mendadak beberapa tahun kemudian. Kemungkinan kambuhnya penyakit ini adalah sekitar 3 persen.

    Pada penderita yang secara klinis telah sembuh total sekalipun, dikatakan pembuluh koronernya akan mengalami kelainan pada lapisan dalam yang memudahkan terjadinya penyakit jantung koroner pada usia dewasa muda kelak. Jika ditemukan serangan jantung koroner akut pada dewasa muda, mungkin perlu dipikirkan kemungkinan pernah terkena PK saat masih anak-anak. Kiranya kita semua perlu mewaspadai penyakit ini agar tidak menimbulkan korban lebih lanjut.

    Pada tanggal 26 Juli 2008 telah resmi didirikan Perkumpulan Orang Tua Penderita Kawaski Indonesia (POPKI) yang pertama dan satu-satu nya di Indonesia. POPKI dibina langsung oleh pakar Kawasaki Indonesia Dr. Najib Advani, Sp. A (K), MMed.Paed dan POPKI sendiri diketuai oleh ibu Soeyanny A. Tjahja (Ibu Aui).

    POPKI atau Kawasaki Center berada di RS. Omni International Alam Sutera, Serpong Tangerang di Lt. 3. . Apabila ada dari pembaca, rekan-rekan atau lainnya ingin menjadi anggota POPKI dapat menghubungi langsung RS. OMNI International Alam Sutera di 021-5312 9208.

    ***

    Penulis: Dr Najib Advani, SpA (K), MMed (Paed), Dosen FKUI, Dokter Spesialis Anak Konsultan Jantung,  Ketua Unit Koordinasi Kerja Jantung Anak pada Ikatan Dokter Anak Indonesia, dan peneliti penyakit kawasaki. Penulis buku Mengenal Penyakit Kawasaki

     
  • erva kurniawan 4:40 pm on 12 February 2009 Permalink | Balas
    Tags: kata cinta, kata mutiara, kata mutiara cinta, mutiara cinta, mutiara tentang cinta   

    Inspirasi Tentang Cinta 

    isp_glowingheart1

    Cinta tidak pernah meminta, ia sentiasa memberi, cinta membawa penderitaan, tetapi tidak pernah berdendam, tak pernah membalas dendam. Di mana ada cinta di situ ada kehidupan; manakala kebencian membawa kepada kemusnahan.~ Mahatma Ghandi

    Tuhan memberi kita dua kaki untuk berjalan, dua tangan untuk memegang, dua telinga untuk mendengar dan dua mata untuk melihat. Tetapi mengapa Tuhan hanya menganugerahkan sekeping hati pada kita? Karena Tuhan telah memberikan sekeping lagi hati pada seseorang untuk kita mencarinya. Itulah namanya Cinta.

    Ada 2 titis air mata mengalir di sebuah sungai. Satu titis air mata tu menyapa air mata yg satu lagi,” Saya air mata seorang gadis yang mencintai seorang lelaki tetapi telah kehilangannya. Siapa kamu pula?”. Jawab titis air mata kedua tu,” Saya air mata seorang lelaki yang menyesal membiarkan seorang gadis yang mencintai saya berlalu begitu sahaja.”

    Cinta sejati adalah ketika dia mencintai orang lain, dan kamu masih mampu tersenyum, sambil berkata: aku turut bahagia untukmu.

    Jika kita mencintai seseorang, kita akan sentiasa mendoakannya walaupun dia tidak berada disisi kita.

    Jangan sesekali mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih mau mencoba. Jangan sesekali menyerah jika kamu masih merasa sanggup. Jangan sesekali mengatakan kamu tidak mencintainya lagi jika kamu masih tidak dapat melupakannya.

    Perasaan cinta itu dimulai dari mata, sedangkan rasa suka dimulai dari telinga. Jadi jika kamu mahu berhenti menyukai seseorang, cukup dengan menutup telinga. Tapi apabila kamu Coba menutup matamu dari orang yang kamu cintai, cinta itu berubah menjadi titisan air mata dan terus tinggal dihatimu dalam jarak waktu yang cukup lama.

    Cinta datang kepada orang yang masih mempunyai harapan walaupun mereka telah dikecewakan. Kepada mereka yang masih percaya, walaupun mereka telah dikhianati. Kepada mereka yang masih ingin mencintai, walaupun mereka telah disakiti sebelumnya dan kepada mereka yang mempunyai keberanian dan keyakinan untuk membangunkan kembali kepercayaan.

    Jangan simpan kata-kata cinta pada orang yang tersayang sehingga dia meninggal dunia , lantaran akhirnya kamu terpaksa catatkan kata-kata cinta itu pada pusaranya . Sebaliknya ucapkan kata-kata cinta yang tersimpan dibenakmu itu sekarang selagi ada hayatnya.

    Mungkin Tuhan menginginkan kita bertemu dan bercinta dengan orang yang salah sebelum bertemu dengan orang yang tepat, kita harus mengerti bagaimana berterima kasih atas kurniaan itu.

    Cinta bukan mengajar kita lemah, tetapi membangkitkan kekuatan. Cinta bukan mengajar kita menghinakan diri, tetapi menghembuskan kegagahan. Cinta bukan melemahkan semangat, tetapi membangkitkan semangat -Hamka

    Cinta dapat mengubah pahit menjadi manis, debu beralih emas, keruh menjadi bening, sakit menjadi sembuh, penjara menjadi telaga, derita menjadi nikmat, dan kemarahan menjadi rahmat.

    Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintaimu, tetapi lebih menyakitkan adalah mencintai seseorang dan kamu tidak pernah memiliki keberanian untuk menyatakan cintamu kepadanya.

    Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika kamu bertemu seseorang yang sangat berarti bagimu. Hanya untuk menemukan bahawa pada akhirnya menjadi tidak bererti dan kamu harus membiarkannya pergi.

    Kamu tahu bahwa kamu sangat merindukan seseorang, ketika kamu memikirkannya hatimu hancur berkeping.
    Dan hanya dengan mendengar kata “Hai” darinya, dapat menyatukan kembali kepingan hati tersebut.

    Tuhan ciptakan 100 bahagian kasih sayang. 99 disimpan disisinya dan hanya 1 bahagian diturunkan ke dunia. Dengan kasih sayang yang satu bahagian itulah, makhluk saling berkasih sayang sehingga kuda mengangkat kakinya kerana takut anaknya terpijak.

    Kadangkala kamu tidak menghargai orang yang mencintai kamu sepenuh hati, sehinggalah kamu kehilangannya. Pada saat itu, tiada guna sesalan karena perginya tanpa berpatah lagi.

    Jangan mencintai seseorang seperti bunga, kerana bunga mati kala musim berganti. Cintailah mereka seperti sungai, kerana sungai mengalir selamanya.

    Cinta mampu melunakkan besi, menghancurkan batu, membangkitkan yang mati dan meniupkan kehidupan padanya serta membuat budak menjadi pemimpin. Inilah dasyatnya cinta !

    Permulaan cinta adalah membiarkan orang yang kamu cintai menjadi dirinya sendiri, dan tidak merubahnya menjadi gambaran yang kamu inginkan. Jika tidak, kamu hanya mencintai pantulan diri sendiri yang kamu temukan di dalam dirinya.

    Cinta itu adalah perasaan yang mesti ada pada tiap-tiap diri manusia, ia laksana setitis embun yang turun dari langit,bersih dan suci. Cuma tanahnyalah yang berlain-lainan menerimanya. Jika ia jatuh ke tanah yang tandus,tumbuhlah oleh kerana embun itu kedurjanaan, kedustaan, penipu, langkah serong dan lain-lain perkara yang tercela. Tetapi jika ia jatuh kepada tanah yang subur,di sana akan tumbuh kesuciaan hati, keikhlasan, setia budi pekerti yang tinggi dan lain-lain perangai yang terpuji.~ Hamka

    Kata-kata cinta yang lahir hanya sekadar di bibir dan bukannya di hati mampu melumatkan seluruh jiwa raga, manakala kata-kata cinta yang lahir dari hati yang ikhlas mampu untuk mengubati segala luka di hati orang yang mendengarnya.

    Kamu tidak pernah tahu bila kamu akan jatuh cinta. namun apabila sampai saatnya itu, raihlah dengan kedua tanganmu,dan jangan biarkan dia pergi dengan sejuta rasa tanda tanya dihatinya

    Cinta bukanlah kata murah dan lumrah dituturkan dari mulut ke mulut tetapi cinta adalah anugerah Tuhan yang indah dan suci jika manusia dapat menilai kesuciannya.

    Bukan laut namanya jika airnya tidak berombak. Bukan cinta namanya jika perasaan tidak pernah terluka. Bukan kekasih namanya jika hatinya tidak pernah merindu dan cemburu.

    Bercinta memang mudah. Untuk dicintai juga memang mudah. Tapi untuk dicintai oleh orang yang kita cintai itulah yang sukar diperoleh.

    Satu-satunya cara agar kita memperolehi kasih sayang, ialah jangan menuntut agar kita dicintai, tetapi mulailah memberi kasih sayang kepada orang lain tanpa mengharapkan balasan. (Dale Carnagie)

    Kalau hanya berhenti dalam hati, itu cinta yang lemah dan tidak berdaya. Kalau hanya berhenti dalam kata, itu cinta yang disertai dengan kepalsuan dan tidak nyata…

    Kalau cinta sudah terurai jadi perbuatan, cinta itu sempurna seperti pohon; akarnya terhunjam dalam hati, batangnya tegak dalam kata, buahnya menjumbai dalam perbuatan. Persis seperti Iman, terpatri dalam hati, terucap dalam lisan, dan dibuktikan oleh amal.

    jika aku mempunyai 2 pilihan yaitu kamu atau hidupku,maka aku lebih baik akan memilih hidupku dari pada kamu.karna aku hidup hanya untuk mencintaimu, menyayangimu dan membahagiakanmu.

    cinta itu seperti angin tak dapat dilihat hanya dapat dirasakan. ia terkadang dapat menjadi angin sepoi -sepoi membelai jiwa setiap insan juga ia dapat berubah menjadi angin topan yang menghancurkan segala harapan dan impian sang pemimpi

    jika kamu bersedia bkorban untuknya, itu bkan cinta, tapi pengorbanan.
    jika kamu ingin slalu ingin di sampingnya, itu bukan cinta, tapi kesepian.
    jika kamu ingin memilikinya, itu bukan cinta, tapi ambisi.
    jika kamu ingin memilikinya disaat oranglain memilikinya, itu bukan cinta, tapi kesetiaan.
    jika kamu tidak bisa mengeluarkan kata-kata sedikit pun dihadapannya, itu bukan cinta, tapi rasa kagum.
    jika kamu menerima kekurangannya itulah cinta.jika kamu sedang bersama orang lain tapi masih memikirkannya itulah cinta.
    jika ia membuat resah itulah cinta.
    jika kamu merelakannya meskipun hatimu hancur saat dia di miliki oleh orang lain itulah cinta.

    Suatu hari Cinta & Persahabatan bertemu…
    Cinta bertanya:”Kenapa jika aku ada kamu juga ada?”
    Persahabatan menjawab:”Supaya aku bisa membuatmu tersenyum di saat kamu meneteskan airmata…

     
  • erva kurniawan 4:31 pm on 11 February 2009 Permalink | Balas  

    Tanda-Tanda Orang Mau Meninggal! 

    masjid-siluet” Tanda 100 hari mau meninggal “

    Ini adalah tanda pertama dari ALLAH SWT kepada hambanya dan hanya akan di sadari oleh mereka yang dikehendakinya. Walau bagaimanapun semua orang Islam akan mendapat tanda ini hanya saja mereka menyadari atau tidak.

    Tanda ini akan berlaku lazimnya selepas waktu ashar, seluruh tubuh yaitu dari ujung rambut hingga ke ujung kaki akan mengalami getaran atau seakan-akan menggigil, contohnya seperti daging lembu yang baru saja disembelih dimana jika diperhatikan dengan teliti, kita akan mendapati daging tersebut seakan-akan bergetar.

    Tanda ini rasanya nikmat dan bagi mereka yang sadar dan berdetik dihati bahwa mungkin ini adalah tanda mati, maka getaran ini akan berhenti dan hilang setelah kita sadar akan kehadiran tanda ini. Bagi mereka yang tidak diberi kesadaran atau mereka yang hanyut dengan kenikmatan tanpa memikirkan soal kematian, tanda ini akan lenyap begitu saja tanpa sembarang manfaat.

    Bagi yang sadar dengan kehadiran tanda ini, maka ini adalah peluang terbaik untuk memanfaatkan masa yang ada untuk mempersiapkan diri dengan amalan dan urusan yang akan dibawa atau ditinggalkan sesudah mati.

    ” Tanda 40 hari sebelum hari mati “

    Tanda ini juga akan berlaku sesudah waktu ashar, bahagian pusat kita akan berdenyut-denyut pada ketika ini daun yang tertulis nama kita akan gugur dari pokok yang letaknya diatas arash ALLAH SWT, maka malaikat maut akan mengambil daun tersebut dan mulai membuat persediaannya ke atas kita, antaranya ialah ia akan mulai mengikuti kita sepanjang masa   

    Akan terjadi malaikat maut ini memperlihatkan wajahnya sekilas lalu dan jika ini terjadi, mereka yang terpilih ini akan merasakan seakan-akan bingung dan linglung seketika.

    Adapun malaikat maut ini wujudnya cuma seorang tetapi kuasanya untuk mencabut nyawa adalah bersamaan dengan jumlah nyawa yang akan dicabutnya.

    “Tanda 7 Hari”

    Adapun tanda ini akan diberikan hanya kepada mereka yang diuji dengan musibah kesaktian dimana orang sakit yang tidak makan, secara tiba-tiba ia berselera untuk makan.

    ” Tanda 3 hari “

    Pada ketika ini akan terasa denyutan di bahgian tengah dahi kita yaitu diantara dahi kanan dan kiri, jika tanda ini dapat dikesan maka berpuasalah kita selepas itu supaya perut kita tidak mengandungi banyak najis dan ini akan memudahkan urusan orang yang akan memandikan kita nanti.

    Ketika ini juga mata hitam kita tidak akan bersinar lagi dan bagi orang yang sakit hidungnya akan perlahan-lahan jatuh dan ini dapat dikesan jika kita melihatnya dari bahagian sisi. Telinganya akan layu dimana bagian ujungnya akan beransur-ansur masuk ke dalam. Telapak kakinya yang terlunjur akan perlahan-lahan jatuh ke depan dan sukar ditegakan.

    ” Tanda 1 hari “

    Akan berlaku sesudah ashar dimana kita akan merasakan satu denyutan di sebelah belakang yaitu di kawasan ubun-ubun dimana ini menandakan kita tidak akan sempat untuk menemui waktu ashar keesokan harinya.

    ” Tanda akhir “

    Akan terjadi keadaan dimana kita akan merasakan sejuk dibagian pusat dan rasa itu akan turun kepinggang dan seterusnya akan naik ke bagian Halkum. Ketika ini hendaklah kita terus mengucap kalimat SYAHADAT dan berdiam diri dan menantikan kedatangan malaikat maut untuk menjemput kita kembali kepada ALLAH SWT yang telah menghidupkan kita dan sekarang akan mematikan pula.

    ***

     
    • dandi 9:03 pm on 27 Juni 2010 Permalink

      astahfrullah maha besar ya allah yg maha esa

  • erva kurniawan 8:58 am on 10 February 2009 Permalink | Balas
    Tags: artikel kesehatan, donor ginjal, , operasi ginjal   

    Miliki 2 Kepribadian Setelah Operasi Ginjal 

    operasi-ginjalCheryl Johnson, 37, asal Preston, Lancs, Inggris mengaku kepribadian telah berubah dratis pasca melakukan operasi pencangkokan ginjal pada Mei tahun 2001 lalu. Cheryl sangat yakin, bahwa kini dirinya memiliki dua kepribadian. “Sepertinya, kepribadian pemilik ginjal telah menjadi satu dengan diriku,” ujar Cheryl.

    “Pada tahun 1998 Cheryl divonis mengalami masalah dengan ginjalnya. Berbagai upaya telah dilakukan untuk mengembalikan kondisi kesehatan Cheryl. Namun dokter mengatakan satu-satunya jalan untuk menyelamatkan nyawanya adalah dengan melakukan transpalasi atau cangkok ginjal.”

    Setelah sekian lama menunggu, pada tahun 2001, Cheryl mendapatkan kabar bahwa ada seorang pria yang meninggal dalam usia 56 tahun yang rela mendonorkan ginjalnya untuk orang lain.

    Cheryl merasa bersyukur karena hingga saat ini kesehatannya telah benar-benar pulih seperti sedia kala. “Saya bahagia masih punya kesempatan untuk menemani anak-anak hingga dewasa. Tapi disisi lain saya sedih, karena orang-orang terdekat saya mengatakan bahwa kini saya bukan Cheryl yang dulu,” ujarnya. Menurut Josh, anak laki-lakinya, dulu ibunya sangat membenci makanan ringan stroppy and snappy. Namun kini justru sebaliknya. “Tak hanya itu, jika dulu saya sangat menyukai bacaan-bacan klasik, kini saya justru tak ingin menyentuhnya sama sekali,” ujar Cheryl.

    Menurut pakar kesehatan di amerika, secara medis, kondisi yang dialami oleh Cheryl ini biasanya disebut dengan fenomena cellular memory, yaitu perubahan kepribadian yang dialami oleh si penerima organ. Meski beberapa penerima organ ada yang mengalaminya namun kasus seperti ini biasanya jarang sekali terjadi. Kondisi ini biasanya terjadi karena faktor spikologis, jadi tidak akan mempengaruhi kesehatan fisik si penerima donor.[conec/ jul].

    ***

     
    • fajri andi cella 8:34 pm on 26 Januari 2011 Permalink

      terimakasih telah memuat balasan mail dari ku….yang kin punya masalah/pertimbangan dengan keluarga yang mengalami kelainan pada ginjalnya….jal;an apa yang harus di tempuh untuk menyelamatkan satu nyawa…yang butuh untuk di transplantasikan ginjal, keluarga /saudara kandung yang lain mengatakan pada saya barusan ini…”apakah saya rela untuk mendonorkan ginjal saya pada saudara atau adik kandung saya yang sedang mengalami kelainan ginjal/belum lama ini memriksakan ginjalnya pada dokter ahli di slah satu negara yaitu ;Singapura. …..bagaiman seharusnya jalan yang di tempuh untuk jadi donor saya ragu karena kehidupan saya tinggal sedikit seperti banyak yang dialami oleh pen-Donor ginjal tersebut.. demikian berat hati saya juga ragu masih ada. allahualam bissawab…..mungkin besok pagi saya sudah rela untuk problematika bagi pendonor yang notebene harus keluarga itu.

    • cacusetiawan 10:17 pm on 27 September 2013 Permalink

      saya laki2 usia 3o thn golongan daeah A,saya berniat mau mendonorkan ginjal saya demi keluarga dan masa depan anak saya.jika ada yang minat / membutuhkan silahkan hubungi saya di nope 087718856664 atau via email di cacusetiawan@yahoo.com / setiawancacu03@gmail.com….saya akan selalu siap kapanpun anda butuhkan.

  • erva kurniawan 7:41 am on 9 February 2009 Permalink | Balas  

    Kisah Sebuah Kebenaran 

    melatiPada zaman dahulu, ada seorang pedagang yang mempunyai seorang istri jelita dan seorang anak laki-laki yang sangat dicintainya. Suatu hari istrinya jatuh sakit dan tak berapa lama meninggal. Betapa pedihnya hati pria tersebut. Sepeninggal istrinya, dia mencurahkan segenap perhatian dan kasih sayangnya kepada anak laki-laki semata wayangnya. Suatu ketika pedagang tersebut pergi ke luar kota untuk berdagang; anaknya ditinggal di rumah.

    Sekawanan bandit datang merampok desa tempat tinggal mereka. Para penjarah ini merampok  habis harta benda, membakar rumah-rumah, dan bahkan menghabisi hidup penduduk yang mencoba melawan; rumah sang pedagang pun tak luput dari sasaran. Mereka bahkan menculik anak laki-laki sang pedagang untuk dijadikan budak.

    Betapa terperanjatnya sang pedagang ketika ia pulang dan mendapati rumahnya sudah jadi tumpukan arang. Dengan gundah hati, ia mencari-cari anak tunggalnya yang hilang. Ia menjadi frustrasi ketika mendapati banyak tetangganya yang terbantai dan mati terbakar. Di tengah kepedihan dan keputusasaan, ia menemukan seonggok belulang dan abu di sekitar rumahnya, di dekat tumpukan abu itu tergolek boneka kayu kesayangan anaknya. Yakinlah sudah ia bahwa itu adalah abu jasad anaknya. Meledaklah raung tangisnya. Ia menggelepar- gelepar di tanah sembari meraupi abu jasad itu ke wajahnya. Satu-satunya sumber kebahagiaan hidupnya telah terenggut..

    Semenjak itu, pria tersebut selalu membawa-bawa abu anaknya dalam sebuah tas. Sampai setahun setelah itu ia suka mengucilkan diri, tenggelam dalam tangis sampai berjam-jam lamanya; kadang orang melihat ia tertawa sendiri, mungkin kala itu ia teringat masa-masa bahagia bersama keluarganya. Ia terus larut dalam kesedihan tak terperikan..

    Musim berlalu. sang anak akhirnya berhasil meloloskan diri dari cengkeraman para penculiknya. Ia bergegas pulang ke kampung halamannya. Sesampai di kediaman ayahnya, ia mengetuk pintu rumah sembari berteriak senang, “Ayah, ini aku pulang!”

    Sang ayah yang waktu itu lagi tertidur di ranjangnya, terbangun mendengar suara itu. Ia berpikir, “Ini pasti ulah anak-anak nakal yang suka meledekku itu! Pergi! Jangan main-main!”

    Mendengar sahutan itu, sang anak kembali berteriak, “Ayah! Ini aku, anakmu!”

    Dari dalam rumah terdengar lagi, “Jangan ganggu aku terus! Pergi kamu!”

    Sang anak menggedor pintu dan berteriak lebih lantang, “Buka pintu ayah! Ini betul anakmu!”

    Mereka saling bersahutan. sang ayah terus bersikeras tidak membuka pintu. Sang anak pun akhirnya putus asa dan berlalu dari rumah itu..

    *Sebagian orang begitu erat memegang apa yang mereka ANGGAP sebagai kebenaran. Ketika Kebenaran Sejati betul-betul datang, belum tentu mereka membuka pintu hati mereka.*

     
  • erva kurniawan 12:21 pm on 8 February 2009 Permalink | Balas
    Tags: calon penghuni surga, penghuni surga   

    Akan Datang Penghuni Surga 

    white_water_lilyDi suatu hari Nabi sedang duduk di Masjid bersama para sahabatnya. Tiba-tiba Nabi berseru, “akan datang penghuni surga.”

    Serentak para sahabat memandang ke arah pintu. Ternyata datanglah seorang sahabat yang memberi salam pada mejelis Nabi lalu shalat.

    Keesokan harinya lagi, pada sitausi yang sama, Rasul berseru, “Akan datang penghuni surga.” Tiba-tiba hadir dari arah pintu sahabat yang kemarin juga digelari Rasul penghuni surga.

    Selepas bubarnya mejelis Nabi, seorang sahabat mengejar “penghuni surga” tersebut. Ia berkata, “maafkan saya wahai saudaraku. Aku bertengkar dengan keluargaku bolehkah aku barang satu-dua hari menginap di rumahmu?”

    “Penghuni surga” ini lalu berkata, “baiklah…” Satu hari berlalu, dua hari berlalu dan tiga hari pun berlalu. Akhirnya sahabat ini tak tahan dan berkata pada “penghuni surga”. “Wahai saudaraku sebenarnya aku telah berbohong padamu. Aku tak bertengkar dengan keluargaku.

    Aku bermalam di rumahmu untuk melihat apa amalanmu karena aku mendengar rasul menyebutmu penghuni surga. Tapi setelah aku perhatikan amalan mu sama dengan apa yang aku kerjakan. Aku jadi tak mengerti…”

    “Penghuni surga” itu menjawab, “maafkan aku, memang inilah aku! Ibadah yang aku jalankan tidak kurang-tidak lebih sebagaimana yang engkau saksikan selama tiga hari ini. Aku tak tahu mengapa Rasul menyebutku “penghuni surga”.

    Sahabat itu lalu pergi meninggalkan “penghuni surga”. Tiba-tiba “penghuni surga” itu memanggil sahabat tersebut. “Saudaraku, aku jadi teringat sesuatu. Aku tak pernah dengki pada sesama muslim. Mungkin ini……”

    Sahabat tersebut langsung berseru, “ini dia yang membedakan engkau dengan kami. Ini dia rahasianya mengapa Rasul menyebutmu penghuni surga. Ini yang tak dapat kami lakukan.”

    Ternyata, soal dengki ini bukan persoalan sepele. Ada seorang tukang sate di tempat saya. Alhamdulillah satenya yang memang empuk itu laris bukan main. Tetangganya mulai mencibir dan menuduh si Tukang sate memelihara tuyul. Ketika anak si Tukang Sate kecelakaan, lagi-lagi tetangganya mencibir, “rasakan! itulah tumbal akibat main tuyul!”

    Lihatlah kita. Apakah kita bertingkah laku persis tetangga Tukang Sate tersebut? Kita tak rela kalau saudara kita memiliki nilai “lebih” di mata kita. Repotnya, rumput tetangga itu biasanya terlihat lebih “hijau” dibanding rumput kita. Kita dengki dengan keberhasilan saudara kita.

    Ada seorang wanita karir yang berhasil. Karena beban kerjanya dia sering kerja lembur sampai baru pulang saat larut malam. Tetangganya menuduh ia wanita jalang. Ketika dari hasil jerih payahnya ia mampu membeli mobil, tetangganya ribut lagi, kali ini ia disebut “simpanan seorang bos”.

    Masya Allah! Bukannya belajar dari keberhasilan saudara kita tersebut, kita malah mencibir dan menuduhnya yang bukan-bukan.

    Dengki adalah persoalan hati. Dari dengki biasanya lahir buruk sangka, kemudian dari buruk sangka biasanya lahir fitnah dan tuduhan, untuk menyebarkan fitnah ini kita bergosip kemana-mana sambil menggunjingkan perilaku orang tersebut.

    Lihatlah, bermula dari dengki kemudian menyusul perbuatan dosa yang lain! Sulit sekali menghilangkan rasa dengki tersebut. Untuk itu marilah kita minta perlindungan-Nya.

    ***

    “Ya Tuhan kami, beri ampunlah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu dari kami dan janganlah Engkau membiarkan KEDENGKIAN dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman; Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang.” (QS 59:10)

    ***

     
    • nana 12:46 pm on 2 September 2009 Permalink

      Subhannallah

  • erva kurniawan 7:34 am on 8 February 2009 Permalink | Balas
    Tags: kegunaan madu, , , manfaat madu   

    Madu, Si Manis Yang Banyak Manfaatnya 

    madu-si-manis-yang-banyak-manfaatnyaManfaat Madu

    1. Kerontokan rambut

    Orang yang mengalami kerontokan rambut atau kebotakan dapat memakai campuran minyak zaitun panas, 1 sendok makan madu dan 1 sendok teh bubuk kayu manis sebelum mandi. Oleskan di kepala dan diamkan selama kira-kira 15 menit setelah itu baru dibasuh. Penelitian itu juga membuktikan ramuan yang didiamkan dikepala selama 5 menit pun tetap efektif.

    2. Infeksi kandung kemih

    Campurkan 2 sendok makan bubuk kayumanis dan 1 sendok teh madu ke dalam segelas air suam-suam kuku. Setelah itu diminum. Ramuan ini membunuh kuman-kuman dalam kandung kemih.

    3. Sakit gigi

    Buat campuran 1 sendok teh bubuk kayu manis dan 5 sendok teh madu.

    4. Kolesterol

    Kadar kolesterol darah dapat diturunkan dengan 2 sendok makan madu dan 3 sendok teh bubuk kayu manis yang dicampur dalam 16 ounce (16 kali 28 gram kira kira 1 pon = 454 gram) air teh. Ramuan ini dapat mengurangi kadar kolesterol dalam darah sampai 10 persen dalam 2 jam. Madu murni yang diminum sehari-hari meringankan gangguan kolesterol.

    5. Pilek

    Pilek ringan dan berat dapat disembuhkan dengan 1 sendok makan madu suam-suam kuku dan ¼ sendok teh bubuk kayu manis setiap hari selama 3 hari. Ramuan ini dapat menyembuhkan hampir semua batuk dan pilek kronis serta membersihkan sinus.

    6. Mandul

    Pengobatan Yunani dan Ayurveda telah menggunakan madu selama bertahun-tahun untuk memperkuat semen (air mani = sperma) para pria. Dua sendok makan madu yang diminum secara teratur sebelum tidur akan berefek menyuburkan. Wanita Jepang, Cina dan Asia Timur yang sulit hamil dan ingin memperkuat rahim, lazim mengkonsumsi bubuk kayu manis sejak berabad-abad lalu.

    Wanita yang sulit hamil sebaiknya sesering mungkin mengoleskan madu dan sesendok teh bubuk kayu manis pada gusinya. Kayu manis akan bercampur dengan air ludah dan memasuki tubuh. Ada pasangan suami istri dari Maryland tidak memiliki keturunan selama 14 tahun dan nyaris putus asa. Ketika mengetahui khasiat kayu manis dan madu, mereka mengkonsumsi ramuan tersebut. Sang istri mulai mengandung dan melahirkan bayi kembar.

    7. Sakit perut

    Madu yang dicampur bubuk kayu manis dapat mengobati sakit perut. Juga dapat membersihkan perut, serta menyembuhkan bisul sampai ke akar-akarnya.

    8. Kembung

    Penelitian yang dilakukan di India dan Jepang menyatakan bahwa madu yang diminum bersama kayu manis dapat mengurangi gas dalam perut.

    9. Bau napas

    Satu sendok teh madu dan bubuk kayu manis yang dicampur dalam air panas dapat membuat nafas tetap segar sehari penuh. Orang Amerika Selatan biasa meminum ramuan tersebut di pagi hari.

    10. Sakit kepala sinus

    Minum campuran madu dan juice jeruk dapat menyembuhkan sakit kepala karena sinus.

    11. Kelelahan

    Studi terakhir menunjukkan bahwa kandungan gula dalam madu lebih bermanfaat daripada merugi-kan bagi tubuh. Warga usia lanjut yang mengkonsumsi madu dan bubuk kayu manis dengan ukur-an sama, terbukti lebih bugar dan fleksibel. Penelitian Dr. Milton membuktikan ½ sendok makan madu yang diminum bersama segelas air dan ditaburi bubuk kayu manis dapat meningkatkan vitali-tas tubuh dalam seminggu. Ramuan tersebut diminum setiap hari setelah menggosok gigi dan jam 3 sore pada saat vitalitas tubuh menurun.

    12. Kanker

    Riset terakhir di Jepang dan Australia menunjukan bahwa kanker perut dan tulang stadium lanjut dapat disembuhkan dengan madu dan kayu manis. Pasien cukup minum 1 sendok makan madu dengan 1 sendok teh bubuk kayu manis selama sebulan 3 kali sehari.

    13. Kelebihan berat badan

    Minum segelas air yang direbus bersama madu dan bubuk kayu manis setiap pagi ½ jam sebelum sarapan atau saat perut masih kosong. Bila dilakukan secara teratur dapat mengurangi berat badan, bahkan bagi orang yang sangat gemuk, minum ramuan ini secara teratur akan mencegah lemak terakumulasi dalam tubuh, meski tetap makan makanan kalori tinggi.

    14. Influenza

    Ilmuwan Spanyol telah membuktikan bahwa madu berisi kandungan alami yang membunuh kuman influenza dan menyembuhkan pasien dari flu. Maka minumlah madu ketika akan flu.

    15. Jerawat

    Oleskan 3 sendok makan madu dan 1 sendok teh bubuk kayu manis pada wajah sebelum tidur. Basuh keesokan harinya dengan air hangat. Bila dilakukan rutin setiap hari selama 2 minggu, akan menyembuhkan jerawat sampai ke akar-akarnya.

    16. Infeksi kulit

    Ambil 1 bagian madu dan 1 bagian bubuk kayu manis, oleskan pada bagian kulit yang sakit.

    17. Mencegah penuaan

    Teh yang dicampur madu dan bubuk kayu manis dan diminum tiap hari dapat mencegah penuaan. Ambil 4 sendok madu, 1 sendok bubuk kayu manis dan 3 cangkir air kemudian rebus seperti mem-buat teh. Minumlah sebanyak 4 kali sehari. Ramuan ini membuat kulit segar dan halus serta men-cegah penuaan. Harapan hidup juga bertambah

    18. Arthritis (radang sendi / Encok)

    Ambil 1 bagian madu dan 2 bagian air suam-suam kuku. Tambahkan 1 sendok teh kecil bubuk kayu manis. Campur madu, air suam-suam kuku dan bubuk kayu manis. Pijat ke bagian yang sakit secara perlahan. Rasa sakit akan berkurang dalam waktu 1-2 menit. Atau penderita arthritis dapat minum 1 cangkir air panas dengan 2 sendok madu dan 1 sendok teh kecil bubuk kayu manis setiap hari, pagi dan malam.

    Bila diminum teratur, ramuan ini dapat mengobati penyakit arthritis kronis. Penelitian terakhir Copenhagen University menggunakan campuran 1 sendok makan madu dan ½ sendok teh bubuk kayu manis yang diberikan kepada pasien sebelum sarapan. Hasilnya dalam seminggu 73 dari 200 pasien yang diobati sembuh total. Kebanyakan pasien yang tidak dapat berjalan atau bergerak karena arthritis dapat berjalan tanpa rasa sakit.

    19. Penyakit jantung

    Oleskan madu dan bubuk kayu manis pada roti pada waktu sarapan setiap harinya. Madu dan kayu manis mengurangi kolesterol dalam pembuluh arteri, dan mengurangi resiko serangan jantung. Orang yang sudah terkena serangan jantung bila mengkonsumsi madu dan kayu manis setiap hari dapat terhindar dari serangan jantung kedua.

    Konsumsi madu dan kayu manis secara teratur dapat memperlancar pernapasan dan memperkuat detak jantung. Panti Wredha (jompo) di Amerika dan Kanada, berhasil mengobati penghuninya yang memiliki gangguan pembuluh darah karena tersumbat, dan berkurang fleksibilitasnya karena usia, dengan ramuan tersebut. (mydoc/tutut)

    madu

    ***

     
    • Sri Mulyati 9:19 pm on 19 November 2010 Permalink

      Assalamualaikum….. madu bnyak juga manfaatnya ya…. izin copas ya…syukron

  • erva kurniawan 7:01 am on 7 February 2009 Permalink | Balas  

    Dialog Abu Hanifah Dengan Ilmuan Kafir Tentang Ketuhanan 

    sunsetImam Abu Hanifah pernah bercerita: Ada seorang ilmuwan besar, Atheis dari kalangan bangsa Rom, tapi ia orang kafir. Ulama-ulama Islam membiarkan saja, kecuali seorang, yaitu Hammad guru Abu Hanifah, oleh karena itu dia segan bila bertemu dengannya.

    Pada suatu hari, manusia berkumpul di masjid, orang kafir itu naik mimbar dan mau mengadakan tukar fikiran dengan siapa saja, dia hendak menyerang ulama-ulama Islam. Di antara shaf-shaf masjid bangunlah seorang laki-laki muda, dialah Abu Hanifah dan ketika sudah berada dekat depan mimbar, dia berkata: “Inilah saya, hendak tukar fikiran dengan tuan”. Mata Abu Hanifah berusaha untuk menguasai suasana, namun dia tetap merendahkan diri kerana usia mudanya. Namun dia pun angkat berkata: “Katakan pendapat tuan!”. Ilmuwan kafir itu heran akan keberanian Abu Hanifah, lalu bertanya:

    Atheis : Pada tahun berapakah Rabbmu dilahirkan?

    Abu Hanifah : Allah berfirman: “Dia (Allah) tidak dilahirkan dan tidak pula melahirkan”

    Atheis : Masuk akalkah bila dikatakan bahwa Allah ada pertama yang tiada apa-apa sebelum-Nya? , Pada tahun berapa Dia ada?

    Abu Hanifah : Dia berada sebelum adanya sesuatu.

    Atheis : Kami mohon diberikan contoh yang lebih jelas dari kenyataan!

    Abu Hanifah : Tahukah tuan tentang perhitungan?

    Atheis : Ya.

    Abu Hanifah : Angka berapa sebelum angka satu?

    Atheis : Tidak ada angka (nol).

    Abu Hanifah : Kalau sebelum angka satu tidak ada angka lain yang mendahuluinya, kenapa tuan heran kalau sebelum Allah Yang Maha satu yang hakiki tidak ada yang mendahuluiNya?

    Atheis : Dimanakah Rabbmu berada sekarang?, sesuatu yang ada pasti ada tempatnya.

    Abu Hanifah : Tahukah tuan bagaimana bentuk susu?, apakah di dalam susu itu keju?

    Atheis : Ya, sudah tentu.

    Abu Hanifah : Tolong perlihatkan kepadaku di mana, di bahagian mana tempatnya keju itu sekarang?

    Atheis : Tak ada tempat yang khusus. Keju itu menyeluruh meliputi dan bercampur dengan susu diseluruh bahagian.

    Abu Hanifah : Kalau keju makhluk itu tidak ada tempat khusus dalam susu tersebut, apakah layak tuan meminta kepadaku untuk menetapkan tempat Allah Ta’ala?, Dia tidak bertempat dan tidak ditempatkan!

    Pernyataan tentang Allah tidak bertempat dan ditempatkan, Madzab Ahlussunnah (Manhaj salaf) mengimani bahwa Allah istiwa’ di atas Arsy, mengenai kaifiahnya tidak perlu kita bahas karena itu sudah di luar kemampuan kita.

    Atheis : Tunjukkan kepada kami zat Rabbmu, apakah ia benda padat seperti besi, atau benda cair seperti air, atau menguap seperti gas?

    Abu Hanifah : Pernahkan tuan mendampingi orang sakit yang akan meninggal?

    Atheis : Ya, pernah.

    Abu Hanifah : Sebelumnya ia berbicara dengan tuan dan menggerak-gerakan anggota tubuhnya. Lalu tiba-tiba diam tak bergerak, apa yang menimbulkan perubahan itu?

    Atheis : Kerana rohnya telah meninggalkan tubuhnya.

    Abu Hanifah : Apakah waktu keluarnya roh itu tuan masih ada disana?

    Atheis : Ya, masih ada.

    Abu Hanifah : Ceritakanlah kepadaku, apakah rohnya itu benda padat seperti besi, atau cair seperti air atau menguap seprti gas?

    Atheis : Entahlah, kami tidak tahu.

    Abu Hanifah : Kalau tuan tidak boleh mengetahui bagaimana zat mahupun bentuk roh yang hanya sebuah makhluk, bagaimana tuan boleh memaksaku untuk mengutarakan zat Allah Ta’ala?!!

    Atheis : Ke arah manakah Allah sekarang menghadapkan wajahnya? Sebab segala sesuatu pasti mempunyai arah?

    Abu Hanifah : Jika tuan menyalakan lampu di dalam gelap malam, ke arah manakah sinar lampu itu menghadap?

    Atheis : Sinarnya menghadap ke seluruh arah dan penjuru.

    Abu Hanifah : Kalau demikian halnya dengan lampu yang cuma buatan itu, bagaimana dengan Allah Ta’ala Pencipta langit dan bumi, sebab Dia nur cahaya langit dan bumi.

    Atheis : Kalau ada orang masuk ke syurga itu ada awalnya, kenapa tidak ada akhirnya? Kenapa di syurga kekal selamanya?

    Abu Hanifah : Perhitungan angka pun ada awalnya tetapi tidak ada akhirnya.

    Atheis : Bagaimana kita boleh makan dan minum di syurga tanpa buang air kecil dan besar?

    Abu Hanifah : Tuan sudah mempraktekkanya ketika tuan ada di perut ibu tuan. Hidup dan makan minum selama sembilan bulan, akan tetapi tidak pernah buang air kecil dan besar disana. Baru kita melakukan dua hajat tersebut setelah keluar beberapa saat ke dunia.

    Atheis : Bagaimana kebaikan syurga akan bertambah dan tidak akan habis-habisnya jika dinafkahkan?

    Abu Hanifah : Allah juga menciptakan sesuatu di dunia, yang bila dinafkahkan malah bertambah banyak, seperti ilmu. Semakin diberikan (disebarkan) ilmu kita semakin berkembang (bertambah) dan tidak berkurang.

     “Ya! kalau segala sesuatu sudah ditakdirkan sebelum diciptakan, apa yang sedang Allah kerjakan sekarang?” tanya Atheis.

     “Tuan menjawab pertanyaan-pertanya an saya dari atas mimbar, sedangkan saya menjawabnya dari atas lantai. Maka untuk menjawab pertanyaan tuan, saya mohon tuan turun dari atas mimbar dan saya akan menjawabnya di tempat tuan”, pinta Abu Hanifah.

    Ilmuwan kafir itu turun dari mimbarnya, dan Abu Hanifah naik di atas.

     “Baiklah, sekarang saya akan menjawab pertanyaan tuan. Tuan bertanya apa pekerjaan Allah sekarang?”. Ilmuwan kafir mengangguk.

     “Ada pekerjaan-Nya yang dijelaskan dan ada pula yang tidak dijelaskan. Pekerjaan-Nya sekarang ialah bahawa apabila di atas mimbar sedang berdiri seorang kafir yang tidak hak seperti tuan, Dia akan menurunkannya seperti sekarang, sedangkan apabila ada seorang mukmin di lantai yang berhak, dengan segera itu pula Dia akan mengangkatnya ke atas mimbar, demikian pekerjaan Allah setiap waktu”.

    Para hadirin puas dengan jawapan yang d iberikan oleh Abu Hanifah dan begitu pula dengan orang kafir itu.

     
    • Gadengz 9:37 pm on 10 Februari 2009 Permalink

      Ceritanya bagus…..

    • Hanifah 12:01 pm on 12 Januari 2010 Permalink

      Saya suka sekali..ceritanya ini membuat saya tidak ragu-ragu lagi..saya kagum akan Imam Abu Hanifah yang bisa menjawab pertanyaan orang atheis dengan begitu meng-esakan Allah Swt..semoga saya bisa meneladani dia..

    • iim 4:23 pm on 13 Januari 2010 Permalink

      mohon ijin copy nya boeh kan..tuk Umat juga akhirnya, syukron atas artikelnya dan sangat bermanfaat, semoga Allah merahmati anda, dan yg membacanya, aamiiin.

    • iim 4:24 pm on 13 Januari 2010 Permalink

      mohon ijin copy nya boleh kan..tuk Umat juga akhirnya, syukron atas artikelnya dan sangat bermanfaat, semoga Allah merahmati anda, dan yg membacanya, aamiiin.

    • 0rizky 8:04 pm on 20 Juli 2010 Permalink

      kalau saya baca2 sya bisa merasakan bahwa setiap jawaban yg di utarakan oleh ABU HANIFAH begitu dalam,,hanya saja saya tidak mengerti maknanya di dalam pikiran saya karena bahasa benar2 tingkat tinggi….

  • erva kurniawan 6:55 am on 6 February 2009 Permalink | Balas
    Tags: fenomena pesawat piring terbang, fenomena pesawat ufo, fenomena ufo, , , piring terbang   

    Pesawat Anti Gravitasi 

    antigravity-aircraftAntiGravity Aircraft

    Ada dua macam kendaraan yang pada umumnya dipakai manusia dalam sejarah hidupnya di dunia kini yaitu : yang memakai tenaga menolak untuk maju seperti hewan, mobil, kapal laut atau kapal udara: Yang lainnya memakai tenaga lenting atau centrifugal seperti pesawat piring terbang. Kedua macam kendaraan ini oleh ayat 43/12 disebutkan dengan benda terapung dan ternak. Yang dimaksud dengan ternak ialah kuda, unta, keledai, dan sebagainya. Dan benda terapung ialah segala macam kendaraan yang diwujudkan oleh teknologi manusia termasuk dalamnya piring terbang.

    Khusus mengenai piring terbang, oleh ayat 16/8 disebut kendaraan yang tidak diketahui manusia dalam waktu ribuan tahun, dan oleh ayat 43/12 disebut setiapnya berpasangan yaitu bagian positif dan bagian negatif dari piring terbang itu. Karena ayat 43/12 ini membicarakan kendaraan maka tentunya istilah “berpasangan” itu adalah kendaraan juga dan kendaraan itu tidak lain daripada piring terbang dengan bagian positif dan bagian negatifnya.

    16/8. Dan kuda dan bigal dan keledai itu adalah untuk kamu kendarai dan selaku perhiasan dan DIA menciptakan apa yang tidak kamu ketahui.

    Ayat 16/8 ini menerangkan soal kendaraan yang biasanya dipakai oleh manusia, tentunya hal yang belum diketahui itu adalah kendaraan juga. Kalau kuda dan keledai adalah kendaraan berupa tenaga pembawa dan penarik maka keadaannya sama dengan mobil dan kapal terbang selaku pembawa dan penarik.

    Baik kuda dan keledai maupun mobil dan kapal terbang sama memakai tenaga tolak ke belakang untuk maju ke muka, dari itulah kedua macam kendaraan itu sama pada prinsipnya. Jadi apakah kendaraan yang belum diketahui manusia sebagai tersebut pada ayat 16/8 itu ? Hal ini dijawab sendiri oleh Alquran :

    43/12. Dan DIAlah yang menciptakan setiapnya berpasangan. Dan DIA jadikan untuk kamu yang kamu kendarai dari benda terapung (fulku) dan ternak.

    43/13. Agar kamu berada di atas punggungnya, kemudian kamu akan memikirkan nikmat Tuhanmu ketika kamu berada di atasnya dan kamu katakan: “Maha Suci DIA yang mengedarkan ini untuk kami dan tidaklah kami satu generasi padanya.

    43/14. Dan bahwa kami adalah orang-orang kembali pada Tuhan kamu.

    Kalau orang membaca susunan Ayat Suci ini sepintas lalu maka tidaklah akan didapatinya sesuatu yang aneh dan baru, tetapi hendaklah dia menyadari tidak satu pun ayat Alquran itu yang percuma atau lambang-lambangan malah semuanya berupa unsur-unsur yang berkaitan untuk terwujudnya pengertian ilmiah. Dengan memahami susunan Ayat Suci di atas ini maka “benda terapung” yang tercantum padanya adalah kendaraan yang belum diketahui tersebut pada ayat 16/8. Susunan Ayat Suci itu biarlah kila analisakan di belakang, kini marilah kita masuki persoalan yang nantinya jadi bahan dalam penganalisaan itu.

    Alquran sering sekali menjelaskan persoalan rotasi dan orbit benda-benda angkasa. Dia berupa dorongan bagi setiap orang agar memperhatikan kenapa Bumi ini berputar di sumbunya, kenapa planet ini bersama planet lain beredar keliling Surya yang juga berputar di sumbunya. Semua globe itu tidak bertiang sebagai kelihatan, tidak bertali dan tiada tempat bergantung. Semuanya bergerak dalam keadaan bebas terapung. Hanya Rahasialah yang menyebabkan setiap globe itu berbentuk bulat. Rahasialah yang memutar planet itu di sumbunya sembari membawanya berkeliling Surya: Sungguh Rahasia itu adalah wujud penting dan sesuatu yang harus diselidiki secara lebih mendalam oleh para teknolog. Dengan mengetahui keadaan Rahasia setiap planet itulah maka dulunya Nabi Ibrahim dapat mengalahkan satu kerajaan besar yang memusuhinya.

    Bumi yang beratnya sekira 600 trillion ton tidak jatuh pada Surya karena daya lantingnya (centrifugal) dalam mengorbit, sebaliknya dia tidak terlanting jauh keluar garis orbitnya ditahan oleh daya jatuhnya (gravity) pada Surya sebagai pusat orbit. Daya lanting Bumi dan daya jatuhnya sama besar disebut orang dengan Equillibrium, karena itu sampai kini Bumi yang kita diami senantiasa berputar dan beredar keliling Surya. Kini kita misalkan saja: bagaimana kalau daya lantingnya dipakai sedangkan daya jatuhnya ditiadakan? Waktu itu praktis Bumi ini akan melayang jauh meninggalkan Surya. Jadi tenaga centrifugal demikian dapat dipakai untuk terbang jauh jika tenaga gravity dihilangkan. Akhirnya kita terbentur kepada: bagaimana cara menghilangkan daya jatuh itu?

    Suatu cara ialah dengan memutar bagian pesawat secara horizontal. Bila putaran itu semakin cepat akan semakin besarlah daya centrifugal dan semakin kecillah daya gravity, akhirnya daya jatuh ini akan hilang sama sekali dan mulailah pesawat terangkat dengan mudah tanpa pengaruh tarikan Bumi. Tentu orang akan heran: bagaimana pula pesawat dapat berputar terus tanpa tumpuan? Dari itulah kita namakan pesawat itu dengan Shuttling System yaitu pesawat berupa piring dempet yang di tengahnya tempat penompang :

    1. Bagian Atas, kita namakan Positif berputar ke kanan, semakin ke pinggir massanya lebih tebal dan berat.
    2. Bagian Bawah, kita namakan Negatif, berputar ke kiri, semakin ke pinggir massanya lebih tebal dan berat.
    3. Bagian Tengah, kita namakan Neutral, tempat awak pesawat serta perlengkapan dan mesin yang memutar Positif dan Negatif sekaligus.

    Praktis pesawat akan terangkat ditambah dengan ledakan seperlunya untuk tenaga pembelok dan untuk penambahan kecepatan sewaktu berada di angkasa tanpa bobot. Walau bagaimanapun konstruksi pesawat itu nantinya, kita serahkan kepada para sarjana, tetapi kita yakin nantinya akan terwujud sebagai pesawat kebal peluru dan tak memerlukan landasan tertentu karena dia dapat berdiri diam di angkasa dan yang lebih hebat lagi ialah bahwa pesawat itu tentunya water proof yang kalau perlu dia dapat langsung masuk lautan dan keluar lagi menurut semaunya.

    ***

    (Sumber: email teman & berbagai sumber lain)

     
    • budi 1:46 am on 29 Mei 2009 Permalink

      bener pa gak ya ufo itu

    • winardi 11:46 pm on 13 Juni 2009 Permalink

      logika seh… emang klo dipikir kan benar juga… menurut saya juga pesawat jenis uvo memiliki sistem kerja yang seperti itu dasarnya..

      tapi apakah dengan sistem kerja yg lain belum ditemukan.. seperti halnya balon terbang??? yang didalamnya terisi gas.. tanpa putaran toh bisa terbang.. skrg sopo yang neliti kandungan dzat itu yach..

    • perjalananku7 5:19 pm on 9 Juli 2009 Permalink

      kayaknya artikel ini dah pernah aku baca deh…originalkah artikel ini?
      coba kita lihat url ini :http://simszone.org/area-bebas-hambatan/al-quran-berbicara-ufo-(pesawat-anti-gravitasi)/

      miripkah?

    • m.nurdiansyah 1:51 pm on 3 Agustus 2009 Permalink

      apa ad bukti kuat untuk dinyatakan pesawat ufo itu ada dan kalau ada siapa yang menciptakannya dan makhluknya seperti apa. by muhammad nurdiansyah / kabupaten paser

    • afif 4:39 pm on 26 September 2009 Permalink

      Dulu waktu aku kecil jg pernah berpikir seperti.Tentang bgmn seandai súatu benda tanpa gravitasi.Terjwb sdh angan2 sy waktu kecil.Tapi kt tak usah heran melht fenomena alam tsb.Itu semua adalah kerjaan Dajal laknäktulloh,krn teknologi kt telah tertinggal jauh 1000th kedpn.Refrensi (DAJJAL AKAN MUNCUL DARI SEGITIGA BERMUDA.Karangan dari Muh,Isa Dawùd.

    • ipy031 10:22 pm on 9 Desember 2009 Permalink

      Dan sesungguhnya Al-qur’an memang sumber ilmu yang tiada taranya. Bayangkan, isi Al-qua’an sangat sesuai dengan kehidupan modern, padahal Qur’an diturunkan beribu tahun yang lalu. Subhanallah atas segala yang telah diciptakanNya.

  • erva kurniawan 6:50 am on 5 February 2009 Permalink | Balas  

    Keutamaan Sedekah Hari Asyura 

    berdoaAthiah bin Khalaf adalah seorang saudagar Mesir terkenal. Semula ia kaya raya, namun belakangan jatuh pailit. Satu-satunya kekayaan yang masih tertinggal padanya adalah sepasang busana yang dikenakannya.

    Pada Asyura, 10 muharram, Athiah bin Khalaf menunaikan shalat subuh di masjid Amru bin Ash. Ketika ia sedang duduk sendirian disalah satu sudut masjid, datanglah seorang ibu bersama beberapa orang anak yang masih kecil-kecil.

     “ Tuan, tolong lepaskanlah aku dan anak-anakku dari kesulitan hidup. Suamiku telah meninggal tanpa mewariskan apa-apa. Pekerjaan meminta-minta baru aku lakukan sekali ini. Aku juga keluar rumah karena terpaksa. Tolonglah tuan.”

    Sejenak Athiah berpikir,apa yang mesti diberikan pada wanita itu? Sedangkan ia sendiri tidak memiliki apa-apa, kecuali busana yang melekat di badan. Jika pakaian ini kusumbangkan, akan terbukalah auratku, pikirnya. Tapi jika kutolak permintaannya, bagaimana nanti kata Rasulullah saw. terhadapku.

     “ Baiklah, ayo ikut aku ke rumah,” ajak Athiah lembut. Sesampai di rumah ia menyuruh wanita tersebut menunggu diluar. Setelah melepas busananya, Athiah menyerahkan kepada wanita itu dari balik pintu.

     “ Mudah-mudahan Allah SWT memberi tuan pakaian dan perhiasan dari surga. Tuan tidak akan lagi memerlukan bantuan dari orang lain selama hidup.”

    Athiah sangat gembira mendengarnya. Setelah itu ia hanya mengunci diri dalam kamar. Ia berzikir siang malam. Sampailah pada suatu malam ia bermimpi melihat seorang bidadari yang cantik molek. Tangan kiri bidadari itu memegang apel beraroma harum dan setelah dibelah keluarlah sejumlah perhiasan surga.bidadari itu mengenakan perhiasan surga kepada Athiah, lantas duduk menghiburnya.

     “ Siapakah engkau? ” Tanya Athiah.

     “ Saya Asyura, istri engkau dalam surga ini,” jawab bidadari itu.

     “ Bagaimana saya bisa mendapatkan kebahagiaan seperti ini? ”

     “ Berkat doa wanita yang engkau tolong kemarin.”

     “ Athiah tersentak. Ia bangun dari tidurnya dengan riang gembira. Lantas mengambil air wudlu dan shalat dua rakaat, sebagai pernyataan syukur kepada Allah SWT. Usai shalat, Athiah bin Khalaf berdoa. “ Ya Allah, andai benar mimpiku tadi dan bidadari itu yang akan menjadi istriku, cabutlah nyawaku sekarang juga, supaya aku segera mendapatkannya. . ”

    Belum sampai ia menutup doanya, Allah mengabulkan permintaannya. Pada waktu itulah Athiah meninggal dunia.

    ***

    Sumber : Sedekah Membuka Pintu Surga Oleh Syamsul Rijal Hamid – Cahaya Salam

     
  • erva kurniawan 6:40 am on 4 February 2009 Permalink | Balas  

    Perangkap Tikus 

    perangkap-tikusSepasang suami dan istri petani pulang kerumah setelah berbelanja. Ketika mereka membuka barang belanjaan, seekor tikur memperhatikan dengan seksama sambil menggumam “hmmm…makanan apa lagi yang dibawa mereka dari pasar??”

    Ternyata, salah satu yang dibeli oleh petani ini adalah Perangkap Tikus. Sang tikus kaget bukan kepalang. Ia segera berlari menuju kandang dan berteriak ” Ada Perangkap Tikus di rumah….di rumah sekarang ada perangkap tikus….”

    Ia mendatangi ayam dan berteriak ” ada perangkat tikus” Sang Ayam berkata ” Tuan Tikus…, Aku turut bersedih, tapi itu tidak berpengaruh terhadap diriku”

    Sang Tikus lalu pergi menemui seekor Kambing sambil berteriak. Sang Kambing pun berkata ” Aku turut ber simpati…tapi tidak ada yang bisa aku lakukan”

    Tikus lalu menemui Sapi. Ia mendapat jawaban sama. ” Maafkan aku. Tapi perangkap tikus tidak berbahaya buat aku sama sekali” Ia lalu lari ke hutan dan bertemu Ular. Sang ular berkata, ” Ahhh…Perangkap Tikus yang kecil tidak akan mencelakai aku”

    Akhirnya Sang Tikus kembali kerumah dengan pasrah mengetahui kalau ia akan menghadapi bahaya sendiri.

    Suatu malam, pemilik rumah terbangun mendengar suara keras perangkap tikusnya berbunyi menandakan telah memakan korban. Ketika melihat perangkap tikusnya, ternyata seekor ular berbisa. Buntut ular yang terperangkap membuat ular semakin ganas dan menyerang istri pemilik rumah. Walaupun sang Suami sempat membunuh ular berbisa tersebut, sang istri tidak sempat diselamatkan.

    Sang suami harus membawa istrinya kerumah sakit dan kemudian istrinya sudah boleh pulang namun beberapa hari kemudian istrinya tetap demam.Ia lalu minta dibuatkan sop ceker ayam oleh suaminya. (kita semua tau, sop ceker ayam sangat bermanfaat buat mengurangi demam) Suaminya dengan segera menyembelih ayamnya untuk dimasak cekernya.

    Beberapa hari kemudian sakitnya tidak kunjung reda. Seorang teman menyarankan untuk makan hati kambing. Ia lalu menyembelih kambingnya untuk mengambil hatinya. Masih, istrinya tidak sembuh-sembuh dan akhirnya meninggal dunia. Banyak sekali orang datang pada saat pemakaman. Sehingga sang Petani harus menyembelih sapinya untuk memberi makan orang-orang yang melayat.

    Dari kejauhan…Sang Tikus menatap dengan penuh kesedihan. Beberapa hari kemudian ia melihat Perangkap Tikus tersebut sudah tidak digunakan lagi.

    ***

     
  • erva kurniawan 6:25 am on 3 February 2009 Permalink | Balas  

    Belum Haji Sudah Mabrur 

    masjidil-haram-1Oleh: Ahmad Tohari

    ***

    Ini kisah tentang Yu Timah. Siapakah dia? Yu Timah adalah tetangga kami. Usia Yu Timah sekitar lima puluhan, berbadan kurus dan tidak menikah. Barangkali, karena kondisi tubuhnya yang kurus, sangat miskin, ditambah yatim sejak kecil, maka Yu Timah tidak menarik lelaki manapun.

    Jadilah, Yu Timah perawan tua hingga kini. Dia sebatang kara. Dulu setelah remaja Yu Timah bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Jakarta. Namun, seiring usianya yang terus meningkat, dia kembali ke kampung kami. Para tetangga bergotong royong membuatkan gubuk buat Yu Timah bersama emaknya yang sudah sangat renta.

    Meski hidupnya sangat miskin, Yu Timah ingin mandiri. Maka, ia berjualan nasi bungkus. Pembeli tetapnya adalah para santri yang sedang mondok di pesantren kampung kami. Tentu hasilnya tak seberapa. Tapi Yu Timah bertahan. Dan nyatanya dia bisa hidup bertahun-tahun bersama emaknya. Setelah emaknya meninggal, Yu Timah mengasuh seorang kemenakan. Dia biayai anak itu hingga tamat SD. Tapi ini zaman apa. Anak itu harus cari makan. Maka dia tersedot arus perdagangan pembantu rumah tangga dan lagi-lagi terdampar di Jakarta. Yu Timah kembali hidup sebatang kara dan mencukupi kebutuhan hidupnya dengan berjualan nasi bungkus.

    Yu Timah pernah datang ke rumah saya. Saya sudah mengira pasti dia mau bicara soal tabungan. Inilah hebatnya. Semiskin itu, Yu Timah masih bisa menabung di BPR syariah di mana saya ikut jadi pengurus. Tapi, Yu Timah tidak pernah mau datang ke kantor. Katanya, malu sebab dia orang miskin dan buta huruf. Dia menabung Rp 5.000 atau Rp 10 ribu setiap bulan. Namun, setelah menjadi penerima SLT Yu Timah bisa setor tabungan hingga Rp 250 ribu. Dan sejak itu, saya melihat Yu Timah memakai cincin emas. Yah, emas. Untuk orang seperti Yu Timah, setitik emas di jari adalah persoalan mengangkat harga diri. Saldo terakhir Yu Timah adalah Rp 650 ribu.

    Yu Timah biasa duduk menjauh bila berhadapan dengan saya. Malah maunya bersimpuh di lantai, namun selalu saya cegah.

    ”Pak, saya mau mengambil tabungan” kata Yu Timah dengan suaranya yang kecil.

     “O, tentu bisa. Tapi, ini hari sabtu dan sudah sore. Bank kita sudah tutup. Bagaimana bila senin?’”

    ”Senin juga tidak apa-apa. Saya tidak tergesa.’”

    ”Mau ambil berapa?’” tanya saya.

    ”Enam ratus ribu, Pak.”

    ”Kok banyak sekali. Untuk apa, Yu?’”

    Yu Timah tidak segera menjawab. Menunduk, sambil tersenyum malu-malu.

    ”Saya mau beli kambing kurban, Pak. Kalau enam ratus ribu saya tambahi dengan uang saya yang di tangan, cukup untuk beli satu kambing.”

    Saya tahu Yu Timah amat menunggu tanggapan saya. Bahkan, dia mengulangi kata-katanya karena saya masih diam. Karena lama tidak memberikan tanggapan, mungkin Yu Timah mengira saya tidak akan memberikan uang tabungannya. Padahal, saya lama terdiam karena sangat terkesan oleh keinginan Yu Timah membeli kambing kurban.

    ”Iya, Yu. Senin besok uang Yu Timah akan diberikan sebesar enam ratus ribu. Tapi Yu, sebenarnya kamu tidak wajib berkurban. Yu Timah bahkan wajib menerima kurban dari saudara-saudara kita yang lebih berada. Jadi, apakah niat Yu Timah benar-benar sudah bulat hendak membeli kambing kurban?”

    ”Iya Pak. Saya sudah bulat. Saya benar-benar ingin berkurban. Selama ini memang saya hanya jadi penerima. Namun, sekarang saya ingin jadi pemberi daging kurban.’”

    ”Baik, Yu. Besok uang kamu akan saya ambilkan di bank kita.”

    Wajah Yu Timah benderang. Senyumnya ceria. Matanya berbinar. Lalu minta diri, dan dengan langkah-langkah panjang Yu Timah pulang.

    Setelah Yu Timah pergi, saya termangu sendiri. Kapankah Yu Timah mendengar, mengerti, menghayati, lalu menginternalisasi ajaran kurban yang ditinggalkan oleh Kanjeng Nabi Ibrahim? Mengapa orang yang sangat awam itu bisa punya keikhlasan demikian tinggi sehingga rela mengurbankan hampir seluruh hartanya? Pertanyaan ini muncul, karena umumnya ibadah haji yang biayanya mahal itu tidak mengubah watak orangnya. Mungkin, saya juga begitu. Ah, Yu Timah, saya jadi malu. Kamu yang belum naik haji, atau tidak akan pernah naik haji, namun kamu sudah jadi orang yang suka berkurban. Kamu sangat miskin, tapi uangmu tidak kaubelikan makanan, televisi atau pakaian yang bagus. Uangmu malah kamu belikan kambing kurban. Ya, Yu Timah. Meski saya dilarang dokter makan daging kambing, tapi kali ini akan saya langgar. Saya ingin menikmati daging kambingmu yang sepertinya sudah berbau surga. Mudah-mudahan kamu mabrur sebelum kamu naik haji.

    ***

    Penulis adalah budayawan dan sastrawan.
    Tulisan ini juga dimuat di Majalah MataAir edisi ke-7 “Awas, Culik Berkedok Agama”

     
    • BANGSYARIF 10:30 am on 11 September 2009 Permalink

      salamualaikum bang

    • Doni 9:13 am on 28 Oktober 2009 Permalink

      hai para pemimpin republik impian contohlah wargamu ini .

  • erva kurniawan 6:06 am on 2 February 2009 Permalink | Balas  

    Tamasya ke Surga 

    masjid-nabawi(Ringkasan Hadil Arwaah Ila Biladil Afraah, Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah)

    ***

    Eksistensi Surga

    Surga itu ada. Diterangkan dengan sangat jelas dalam beberapa keterangan Al-Qur’an dan hadits Nabi yang semuanya harus kita imani. Golongan Qadariyah dan kalangan Mu’tazilah beranggapan bahwa surga baru diciptakan kelak di hari akhirat. Ini adalah pendapat yang nyeleneh. Menurut Ahlu Sunnah surga itu telah diciptakan oleh Allah dengan alasan-alasan berikut ini:

    1. Dalam perjalanan mi’raj Nabi melihat surga (QS. An-Najm: 13-15)
    2. Dalam beberapa hadits disebutkan bahwa Allah memperlihatkan tempat duduk ahli surga atau ahli neraka saat di alam barzah; ruh orang mu’min dimasukkan ke dalam surga berwujud burung yang bertengger di pohon surga; Jibril disuruh melihat surga, dll.

     

    Pintu Surga

    Keberadaan pintu gerbang surga disebutkan oleh Allah dalam surat Az-Zumar ayat 73. Sedangkan dalam hadits disebutkan bahwa luas pintu surga itu baina Makkata wa Hajaro au Hajaro wa Makkata, seperti jauhnya Makkah ke Hajar (kurang lebih 1160 km). Namun kelak akan berdesak-desakan manusia didepannya. Kunci pembuka pintu surga adalah kalimat syahadah. Jalan menuju padanya hanya satu yakni Islam (QS. Al-An’am: 153).

    Walid bin Muslim dari Khalid dari Hasan menyampaikan bahwa pintu-pintu di surga itu transparan bagian dalamnya terlihat luar dan bagian luarnya terlihat dari dalam (lihat QS. Shaad: 50). Ia bisa diajak bicara, artinya bisa menutup dan membuka sesuai keinginan penghuninya.

     

    Dimanakah Surga?

    Di dalam hadits disebutkan bahwa surga itu berada di langit, tempat yang sangat tinggi. Terdiri dari 100 tingkat, setiap 2 tingkat jauhnya seperti langit dan bumi. Dan surga yang tertinggi adalah surga Firdaus. Tapi ada satu tempat yang lebih tinggi dan diperuntukkan bagi satu orang saja, tempat itu disebut Al-Wasilah. Nabi sangat berharap bahwa beliaulah yang akan menempatinya.

     

    Nama-nama Surga

    Surga itu bermacam-macam, nama-namanya disebutkan dalam Al-Qur’an diantaranya adalah: Al-Jannah, Darussalam (negeri sejahtera), Darul Khuldi (negeri kekal), Darul Muqamah (tempat kediaman), Jannatul Ma’wa (tempat tinggal), Adn, dll.

     

    Orang yang pertama mengetuk pintu Surga

    Muhammad saw adalah orang yang pertama kali mengetuk pintu surga, dan umat beliaulah yang akan pertama kali memasukinya. Ada 70.000 orang yang akan memasukinya tanpa hisab, wajahnya bagaikan rembulan, mereka masuk dengan bergandeng tangan. Siapakah mereka? Mereka adalah orang-orang yang murni ketauhidannya dan senantiasa bertawakkal kepada Allah.

    Allah melimpahkan keistimewaan kepada mereka, bahwa setiap 1000 orang dari mereka dapat menyelamatkan 70.000 orang dari neraka, ditambah tiga cidukan Allah azza wa jalla. Subhanallah wallahu akbar.

     

    Gambaran Surga

    Tanah dan lumpur surga terbuat dari zafaran, berupa tepung putih beraroma kesturi dan sangat bersih. Cahaya surga itu berwarna putih, bersinar terang, aromanya semerbak. Disana terdapat gedung megah dan sungai-sungai yang mengalir. Ada istri-istri yang cantik jelita, perhiasan-perhiasan yang banyak, tanaman-tanaman, berbagai macam kesenangan dan kenikmatan di tempat yang tinggi. Siapkah Anda memasukinya? Katakan: “Insya Allah”.

    Di surga terdapat Ghuraf yakni bangunan transfaran yang tinggi, diberikan bagi mereka yang baik ucapannya, suka memberi makan, berpuasa dan shalat malam. Juga diberikan kepada orang-orang yang membangun masjid dan tabah menghadapi ujian dan kesedihan.

    Setiap mu’min mengenal tempat tinggalnya di surga walaupun ia belum pernah melihat sebelumnya. Kondisi fisik orang mu’min ketika memasuki surga itu mirip Adam, tingginya 60 hasta, berambut pendek, belum berjenggot, dan matanya bercelak. Tampilannya bagaikan orang berusia sekitar 30 tahun. Allah menjadikannya seperti itu walaupun ia mati dalam keadaan anak-anak atau pun tua renta.

    Hidangan pertama penduduk surga adalah sekerat daging dari hati ikan paus dan minumannya adalah salsabila. Setelah itu mereka makan daging sapi jantan.

    Menurut riwayat dari Nabi, aroma surga bisa dicium dari jarak 100 tahun. Tapi bagi orang-orang yang membunuh ahli dzimmah, anak-anak durhaka, pemutus hubungan, dan mereka yang menasabkan dirinya pada orang lain, tertutup baginya dari mencium aroma surga tersebut. Naudzubillah…

    Di surga terdapat pohon Thalhu, bidara yang durinya diganti dengan munculnya buah-buahan yang 1 butirnya memiliki 70 rasa yang berbeda. Ada juga pohon Thuba (QS. Waqi’ah: 31) yang naungannya sejauh perjalanan selama 100 tahun. Dari kelopak bunga pohon inilah pakaian ahli surga berasal.

    Buah-buahan surga itu beraneka ragam layaknya buah-buahan di dunia (QS. Al-Baqarah: 25). Bahkan sabda Nabi menyebutkan bahwa buah-buahan dunia sebenarnya berasal dari surga, hanya saja ia berubah sedangkan buah-buahan di surga tidak berubah sama sekali.

    Penduduk surga minum dari sungai-sungai di surga yang hulunya adalah dari surga Firdaus. Buah-buahannya dekat tersaji, mereka mendapatkan apa saja yang diinginkannya. Jika mereka melihat ke arah burung surga den tertarik kepadanya, maka dengan segera burung itu jatuh ke hadapannya dalam kondisi masak dan siap dimakan. Sementara itu 70 piring beragam corak yang berbeda antara satu dengan yang lainnya telah disiapkan. Mereka juga minum dari sungai al-kautsar yang airnya lebih putih dari susu dan lebih manis dari madu. Ia adalah minuman campuran jahe.

    Tapi, meskipun makan dan minum penduduk surga itu tidak buang kotoran atau kencing. Makanan dan minumannya dikeluarkan melalui keringat dan sendawanya yang harum.

    Pakaian ahli surga adalah sundus dan istabraq (sutra bulu halus dan tebal), keluar dari kelopak bunga pohon Thuba dan warnanya bermacam-macam, putih, merah, hijau, kuning, dan hitam. Mereka memakai gelang emas dan perak, mahkota intan berlian yang mutiaranya adalah yakut. Jika manusia di dunia ini melihat pakaian-pakaian tersebut, tentu mereka pingsan karena tidak tahan melihatnya.

    Kasur mereka tebal dan empuk. Tempat mereka tinggal berhamparkan permadani yang sangat indah. Ada kemah yang tingginya hingga 60 mil dan setiap sudutnya terdapat istri-istrinya, ada ranjang berderetan yang berhias, bisa merendah ataupun menaik. Tapi ranjang ini bukanlah untuk tidur, karena di surga itu tidak ada tidur sebagaimana dikatakan Nabi: “Tidur itu adalah saudara kematian. Ahli surga tidaklah tidur”. Bagi mereka disediakan sofa al-arikah, yakni sofa pengantin yang dipaduakan dengan ranjang yang berhias. Di dalamnya mereka dilayani oleh pelayan-pelayan yang senantiasa muda.

    Isteri-isteri penghuni surga itu muthahharah, yakni bersih dari haid, ingus, ludah, najis, dan tinja. Mereka disebut al-hur karena senantiasa muda, cantik, kulitnya mulus, bagian hitam matanya sangat hitam dan bagian putihnya sangat putih. Mereka tidak pernah digauli oleh siapapun sebelumnya, dipingit dan selalu perawan. Mereka disebut uruban karena selain cantik juga amat pandai berkomunikasi dan pandai memberikan kepuasan seksual kepada suaminya. Mereka disebut kawaaiba karena—maaf—amat montok payudaranya. Demikian disebutkan Nabi. Dan disebut huurun iin karena putih kulitnya bagai mutiara. Badan mereka transparan bagaikan yakut. Kamar mereka dari mutiara yakut dan ranjangnya dihias dengan mutiara lu’lu. Mereka tidak pernah bosan melakukan jima’. Lelaki surga tak pernah ‘loyo’ dan wanita surga tak pernah ‘sakit’. Kekuatan mereka dalam berjima’ adalah 100 kali lipat. Disebutkan oleh Nabi bahwa laki-laki penghuni surga itu dapat berjima’ dengan 100 perawan dalam satu petang. Mereka tidak pernah lemas, syahwatnya tidak padam dan farji wanita surga tidak pernah tertutup. Di surga bisa juga terjadi kehamilan jika mereka menghendakinya. Tapi kehamilan, menyusui dan tumbuh berkembangnya itu terjadi dalam sesaat.

    Ahli surga diberi 2 orang istri dari wanita dunia dan 70 orang istri dari wanita surga. Tapi wanita dunia itu lebih baik dari wanita surga disebabkan ibadahnya ketika di dunia. Di akhirat nanti wanita yang ketika di dunia pernah memiliki lebih dari 1 suami, boleh memilih mana yang menurutnya terbaik.

    Di surga itu ada nyanyian (QS. Rum: 15). Menurut Yahya bin Abu Katsir al-habrah dalam ayat tersebut berarti paduan suara yang merdu. Bukan hanya itu, pohon-pohonan dan gesekan ranting-rantingnya pun menimbulkan suara-suara yang indah. Juga nyanyian bidadari untuk suaminya. Ada pula suara tasbih para malaikat yang demikian merdu.

    Penghuni surga juga memiliki kendaraan berupa kuda dari mutiara yakut atau apa saja yang diinginkannya. Mereka saling berkunjung (Ash-Shafat: 50-57), penduduk surga kelas atas berkunjung ke surga kelas bawah. Tapi penduduk surga kelas bawah tidak dapat berkunjung ke surga kelas atas, kecuali mereka yang saling mencintai karena Allah. Jika mereka saling rindu, mendekatlah ranjang-ranjang mereka dan bertemu bernostalgia. Bahasa mereka adalah bahasa Arab. Setiap hari Jum’at diselenggarakan pasar gratis, mereka pulang ke rumahnya masing-masing membawa apa saja yang diinginkannya.

    Di surga ada juga kenaikan tingkat, yakni bagi mereka yang didoakan oleh anak-anaknya ketika di dunia. Mereka dipertemukan dan dikumpulkan oleh Allah (QS. At-Thur: 21) walaupun tidak sama derajatnya.

    Begitulah gambaran sekilas tentang surga berdasarkan kabar yang disampaikan Nabi Muhammad saw.

     

    Untuk siapakah kabar gembira ini?

    1. Orang yang beriman dan beramal shalih (QS. 2: 25)
    2. Wali-wali Allah, orang-orang yang beriman dan bertakwa (QS.Yunus: 62-64)
    3. Orang yang istiqamah dalam menghamba (QS. Fushilat: 30)
    4. Pengikut kebaikan (QS. Az-Zumar: 17-18)
    5. Orang yang beriman, berhijrah dan berjihad (QS. At-Taubah: 20-21)
    6. Orang yang mengindahkan peringatan Allah (QS. Yasin: 11)
    7. Mu’min (QS. Al-Ahzab: 45-47)
    8. Syuhada (Ali Imran: 169)
    9. Orang yang berjual beli dengan Allah (QS. At-Taubah: 111)
    10. Orang yang sabar (QS. Al-Baqarah: 155-157)
    11. Orang yang khusyu dalam shalat, menjauhi hal yang sia-sia, muzaki, menjaga farji, amanah (QS. Al-Mu’minun: 1-11)
    12. Muslim-muslimah yang taat, jujur, sabar, khusyu, bershadaqah, berpuasa, menjaga farj, rajin berdzikir (QS. Al-Ahzab: 35)
    13. Orang yang bertaubat, memuji Allah, melawat, sujud, amar ma’ruf nahi munkar, memelihara hokum-hukum Allah (QS. At-Taubah: 112)
    14. Orang yang berinfaq saat lapang/sempit, menahan amarah, pemaaf, istighfar (QS. Ali Imran: 133-136).
    15. Beriman dan berjihad (QS. Ash-Shaf: 10-13)
    16. Orang yang takut kepada Allah (QS. Ar-Rahman: 46)
    17. Orang yang menahan hawa nafsu (QS. An-Naziat: 40-41)

    Kesimpulannya, kabar gembira ini adalah bagi mereka yang beriman, bertakwa, dan beramal ikhlas sesuai petunjuk Rasulullah saw.

    Allaahumma innaa nas’aluka ridhooka wal jannah, wa na’uudzubika min sakhootika wa-nnaar…Yaa Allah kami memohon keridhoan-Mu dan surga, dan kami berlindung dari murka-Mu dan neraka…Amin.

     
    • oRiDo™ 4:36 am on 16 Juli 2009 Permalink

      ya Allah..
      bimbing hamba menuju surgaMu..
      jangan Engkau biarkan hamba menuju nerakaMu..

    • Endro 2:38 pm on 20 November 2009 Permalink

      Ya Allah… selamatkan kami dari fitnah dunia dan masukkan surgaMu dengan RohmatMu. Amiin

    • ziddu 11:14 pm on 16 Desember 2009 Permalink

      nice info Gan..saya baru tau gambaran surga menurut Islam,
      tapi, btw kok pikiran saya jadi kotor yachhhh…..
      saya jadi teringat rumah bordir dekat di daerah saya tinggal…hmmmm, tapi saya rasa berbeda yachhh.
      Thanx broo

    • siti 10:25 am on 4 Januari 2010 Permalink

      seberapa besar oreang harus percaya dengan membaca ini,???

    • siti 10:28 am on 4 Januari 2010 Permalink

      apa yang menulis ini sudah pernah melihat atau hanya bermimpi??

    • iim 12:19 pm on 13 Januari 2010 Permalink

      subnallah… sugguh indah Surga Akhirat… untuk yang beriman dan bertaqwa…syabas..jojo

    • bukan siapa2 hanya HAMBA ALLAh 8:39 pm on 13 Januari 2010 Permalink

      alhamdullilah makin semagat untuk berbuat kebaikan…Ya Allah kauselalu memberi kemudahan bagiku untuk mencapai keinginaku aku akan selalu berada di jalanmu yg kau ridhoi,,Amiin,,

    • alex 4:13 pm on 23 Januari 2010 Permalink

      allah akan senantiasa melindungi umatnya

    • ani 12:23 pm on 30 Maret 2010 Permalink

      SubhanAllah….semoga kami termasuk salah satu penghuni surga Mu Ya Allah…. Amin.

    • nengsih 11:43 am on 24 April 2010 Permalink

      mudah mudahan kami sekeluarga bisa mencapai nya amin.

    • ngarifin 11:20 am on 21 Mei 2010 Permalink

      AMPUNI DOSA DOSA KAMI,AGAR KAMI BISA SAMPAI KE SUrga-MU

    • ngarifin 11:22 am on 21 Mei 2010 Permalink

      YA ALLAH AMPUNI DOSA DOSA KAMI,AGAR KAMI BISA SAMPAI KE SUrga-MU

    • nadya 11:29 pm on 8 Juli 2010 Permalink

      ya rabb,semoga hambamu ini termasuk org2 yg terpelihara ri siksa kubur dan neraka,bantulah hambamu ini untuk menghuni surgamu,amien

    • cepot 8:50 am on 2 Februari 2011 Permalink

      wkwkwkwkw hanya tipuan !!!!! surga ada pasar ? siapa yg mau jualannya surga tempat yg kudus tdk mungkin ada duka atau kisah percintaan ,rindu merindukan ,perdebatan, menghambakan ketidak adilan seperti yg d ceritakan di atas td. surga tinkat bwh tdk bisa main ke surga tingkat atas makanya klo mau tau surga belajar ama yg punya surga jgn cuma cerita kaya skenario d sinetron

    • ummi hendrawati 2:05 pm on 11 April 2011 Permalink

      Ya..Rabb..masukkan kami ka JannahMU…

    • ayu ting-ting 3:48 pm on 19 November 2011 Permalink

      subhanallah………… indah nya mesjid nabawi aq akan bersungguh2 menjalankan perintah allah swt.
      doa in aq yh supaya aq bisa masuk surga bersama teman2 hamba ya allah

      salam maniez: ayu ting2
      hey para gadis di sini ada bang oji

  • erva kurniawan 5:49 am on 1 February 2009 Permalink | Balas  

    Pintu-Pintu Surga 

    doorTerjemah Daqoiqul Akhbar

    *** 

    Ibnu Abbas ra. berkata: Surga mempunyai 8 pintu yang terbuat dari emas, yang dihiasi dengan jauhar (sejenis mutiara) dan pada pintu yang pertama tertulis kalimat LAA ILAAHA ILLALLAAH MUHAMMADUR RASUULULLAH, yaitu pintu bagi para Nabi dan Rasul, syuhada’ dan juga pintunya orang-orang yang dermawan. Pintu yang kedua yaitu pintu bagi orang-orang yang mendirikan shalat, orang yang menyempurnakan wudhunya dan orang yang menyempurnakan rukun-rukun shalatnya. Pintu yang ketiga yaitu pintu bagi orang-orang yang memberikan zakatnya dengan senang hati dan ikhlas. Pintu yang keempat yaitu pintu bagi orang-orang yang memerintahkan kepada kebajikan dan mencegah terhadap perbuatan munkar. Pintu yang kelima yaitu pintu bagi orang-orang yang dapat memelihara syahwatnya dan mencegah dari nafsu yang buruk. Pintu yang keenam yaitu pintu bagi orang-orang yang melaksanakan haji dan umrah. Pintu yang ketujuh yaitu pintu bagi orang-orang yang berjihad (dijalan Allah). Dan pintu yang kedelapan yaitu pintu bagi orang-orang yang bertaqwa, yaitu orang yang memejamkan matanya dari perbuatan dan sesuatu yang haram, orang-orang yang melakukan kebaikan, diantaranya: berbuat baik kepada orang tua, mempererat tali persaudaraan (silaturrahim) dan lain sebagainya.

    Surga ada 8 (delapan)macam:

    1. Darul Jalal yaitu surga yang terbuat dari mutiara putih.
    2. Darus Salam yaitu surga yang terbuat dari yaqut merah.
    3. Jannatul Ma’wa yaitu surga yang terbuat dari zabarjud hijau.
    4. Jannatul Khuldi yaitu surga yang terbuat dari marjan yang berwarna merah dan kuning.
    5. Jannatun Na’im yaitu surga yang terbuat dari perak putih.
    6. Jannatul Firdaus yaitu surga yang terbuat dari emas merah.
    7. Jannatul ‘Adn yaitu surga yang terbuat dari intan putih.
    8. Darul Qarar yaitu surga yang terbuat dari emas merah.

     

    Darul Qarar adalah surga yang paling utama dibandingkan dengan surga yang lain. Surga ini mempunyai dua pintu dan dua daun pintu, satu daun pintu terbuat dari emas, dan yang satunya terbuat dari perak. Jarak setiap pintu adalah sebagaimana jarak antara bumi dan langit. Adapun bangunan yang ada didalamnya terbuat dari bata emas dan bata perak, tanahnya dari misik, debunya dari anbar, rumputnya dari za’faran, istana-istananya terbuat dari mutiara, punggungnya dari yaqut dan pintunya dari jauhar.

    Didalam surga ini terdapat sungai yang namanya sungai Rahmat yaitu sungai yang mengalir keseluruh surga, kerikil-kerikilnya dari mutiara yang sangat putih, lebih putih dari embun dan lebih manis dari madu.

    Didalam surga terdapat sungai yang bernama Sungai Kautsar yaitu sungai Nabi kita Muhammad Saw. pohon-poinnya terbuat dari intan dan yaqut. Didalam surga juga terdapat sungai Kafur, sungai Tasnim, sungai Salsabil, sungai Rahiqul Makhtum dan dibelakang sungai-sungai ini terdapat sungai-sungai lain yang tidak terhitung jumlahnya.

    Diriwayat Nabi Saw. beliau bersabda: “Pada malam aku dijalankan (isra’) ke langit, telah diperlihatkan kepadaku seluruh surga, maka aku melihat empat sungai, yang pertama sungai dari air yang tidak berubah warnanya, kedua sungai dari susu yang tidak pernah berubah rasanya, dan ketiga sungai dari arak dan yang keempat sungai dari madu yang sangat bening.” Sebagaimana firman Allah Swt.:

    “Yang didalamnya terdapat sungai-sungai dari air yang tidak berubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tidak berubah rasanya, sungai-sungai dari khamer yang lezat rasanya bagi orang yang meminumnya dan sungai-sungai dari madu yang bersih dan jernih.” (Qs. muhammad: 15).

    Maka aku tanyakan keada Malaikat Jibril as.: “Darimanakah datangnya sungai-sungai ini dan kemana mengalirnya? ” Maka Malaikat Jibril as. menjawab: “Sungai itu mengalir ke telaga kautsar dan aku tidak tau dari mana asalnya, maka tanyakanlah kepada Allah agar Dia memberi tau dan memperlihatkan kepadamu.” Maka berdoalah Nabi Muhammad kepada Allah Swt. Kemudian datanglah seorang malaikat kepada beliau dan memberi salam, seraya berkata:”Wahai Muhammad, pejamkanlah kedua matamu” Maka aku pejamkan mataku, lalu ia berkata:”Bukalah kedua matamu” maka aku buka kedua mataku, tiba-tiba aku berada dibawah pohon dan aku melihat kubah dari intan putih yang memiliki pintu-pintu dari yaqut hijau dan kunci-kuncinya dari emas merah. Andaikata semua makhluk yang ada didunia baik jin atau manusia berhenti diatas kubah itu, sungguh mereka hanya seperti burung yang hinggap diatas gunung. Maka aku melihat empat sungai itu mengalir dari kubah itu. Ketika aku ingin kembali malaikat tadi berkata kepadaku: “Kenapa engkau tidak masuk kedalam kubah itu?” aku menjawab:”Bagaimana aku bisa memasukinya, sedangkan pintu-pintunya tertutup.” Dia berkata:”Bukalah dia” Aku bertanya:”Bagaimana aku harus membukanya?” Lalu dia berkata:”Kuncinya berada ditanganmu” Aku berkata:”Apa kuncinya?” Dia menjawab:”Yaitu lafazh BISMILLAAHIR RAHMAANIR RAHIM” maka terbukalah pintu itu lalu aku masuk kedalamnya. Maka aku melihat sungai-sungai itu mengalir dari empat tiang kubah. Ketika aku hendak keluar, maka malaikat itu berkata kepadaku:”Apakah engkau telah melihat dan mengetahuinya? ” Aku menjawab:”Ya” Malaikat itu berkata kepadaku: “Lihatlah sekali lagi.” Ketika aku melihatnya, maka tertulis diatas empat kubah tersebut lafazh BISMILLAAHIR RAHMAANIR RAHIM Aku melihat sungai air itu keluar dari huruf Mim-nya lafazh BISMI, sungai susu keluar dari huruf Ha’-nya lafazh Allah, sungai arak (khamer) keluar dari Mim-nya lafazh RAHMAN, dan sungai madu keluar dari Mim-nya lafazh RAHIM. Maka aku baru mengerti bahwa asalnya sungai-sungai tersebut adalah dari lafazh Basmalah. Kemudian Allah Swt. berfirman: “Wahai Muhammad, barang siapa yang mengingat-Ku dengan nama ini dari golongan umatmu dengan hati tulus (ikhlas) lafazh BISMILLAAHIR RAHMAANIR RAHIIM maka aku beri dia minum dari empat sungai ini.”

    Kemudian Allah memberi minum kepada ahli-ahli surga itu dengan air surga pada hari sabtu, memberi minum dengan madu surga pada hari ahad, memberi minum dengan susu surga pada hari senin, dan memberi minum dengan arak pada hari selasa. Disaat mereka minum, mabuklah mereka lalu terbanglah ahli surga itu selama seribu tahun hingga mereka berhenti pada suatu gunung yang besar yang terbuat dari kasturi yang harum semerbak baunya dan sungai Salsabil mengalir dibawahnya. Maka minumlah mereka pada sungai itu tepat pada hari rabu.

    Kemudian terbanglah mereka selama seribu tahun hingga berhenti pada suatu istana yang indah, didalamnya terdapat ranjang-ranjang yang tinggi, dan beberapa gelas yang sudah disediakan sebagaimana yang sudah diterangkan dalam Al-Quran. Maka duduklah setiap orang dari mereka diatas ranjang, lalu datanglah pada mereka minuman Zanzabil kemudian mereka meminumnya tepat pada hari kamis.

    Setelah itu mereka dihujani oleh awan yang putih selama seribu tahun, sehingga mereka sampai ketempat duduknya orang yang benar, pada hari itu tepat pada hari jumat, mereka duduk diatas hidangan yang kekal abadi dan turunlah pada mereka minuman Rahiqul Makhtum, yang ditutupi dengan misik. Kemudian mereka membuka tutup tersebut dan mereka meminumnya.

    Nabi Saw. bersabda: “Mereka itulah orang-orang yang melakukan kebaikan dan menjauhi perbuatan maksiat”

     

    FASAL: Pepohonan Di Surga

    Ka’ab ra.: Aku bertanya kepada Rasulullah Saw. tentang pohon-pohonan di surga. Maka beliau menjawab: “Tidak pernah kering dahan-dahannya dan daun-daunnya tidak pernah berguguran dan tidak rusak buahnya. Sesungguhnya pohon yang paling besar di surga adalah pohon Thuba, yang akarnya terbuat dari intan, batangnya dari yaqut, dahannya dari zabarjud dan daun-daunnya dari sutra yang halus. Pohon ini memiliki 70.000 cabang, setiap cabang itu menyentuh Arasy dan lebih rendah-rendahnya cabang itu berada di langit dunia.”

    Tidak ada didalam surga sebuah kamar, tidak ada sebuah kubah dan tidak ada bilik kecuali didalamnya terdapat cabang pohon itu, yang bisa mengayomi diatas surga. Pada pohon itu mengeluarkan buah-buahan menurut apa yang dikehendaki oleh hati. Bandingan dari pohon itu di dunia adalah matahari, asalnya matahari berada di langit tetapi sinarnya sampai kesegala tempat.

    Ali ra. berkata: “Aku menyatakan dari beberapa hadits, sesungguhnya pohon-pohon di surga itu berasal dari perak, sedangkan daun-daunnya sebagian dari perak dan sebagian (yang lain) dari emas. Kalau sekiranya batang pohon itu dari perak, maka akar-akarnya dari emas. Pohon-pohon didunia akarnya di bumi dan cabang-cabangnya berada di udara, karena sesungguhnya dunia itu tempat yang fana (rusak). Akan tetapi pohon-pohonan yang terdapat di surga tidaklah demikian halnya, akarnya di udara dan cabang-cabangnya di bumi. Sebagaimana firman Allah Swt.:

    “Buah-buahnya dekat. Makan dan minumlah dengan sedap disebabkan amal yang telah kamu kerjakan pada hari-hari yang telah lalu.” (Qs. Al-Haqqah: 23-24).

    Dan debu-debu di surga itu dari misik, anbar dan kafur, dan sungai-sungainya terdiri dari susu, madu, arak dan air yang sangat jernih. Apabila angin bertiup menerpa dedaunan, maka bersentuhlah antara daun yang satu dengan daun yang lainnya hingga menimbulkan suara yang sangat indah (merdu), dan suara seindah itu belum pernah didengar.

    Dengan sanad dari Ali ra. Sesungguhnya ia berkata: Sesungguhnya Rasulullah Saw. bersabda: “Sesungguhnya didalam surga terdapat suatu pohon , yang dibagian atasnya keluar perhiasan dan pada bagian bawahnya keluar kuda yang memiliki sayap yang diberi pelana, yang dikendalikan, yang ditaburi dengan intan dan yaqut. Kuda tersebut tidak pernah mengeluarkan kotoran dan tidak pernah buang air kecil. Adapun yang menaiki kuda itu adalah para wali Allah Swt. dan kuda ini akan membawa terbang para wali Allah tersebut ke surga. Lalu berkatalah orang-orang yang berada dibawah mereka:”Wahai Tuhanku, lantaran apa hamba-hamba- Mu itu mencapai kemulian semcam itu?” Maka Allah Swt. berfirman kepada mereka: “Mereka itulah orang-orang yang mengerjakan shalat ketika kalian semua masih tidur, mereka melakukan puasa sedangkan kalian tidak, mereka berjihad membela agama Allah sedangkan kalian semua duduk disisi istri kalian, dan mereka bersedekah dengan harta mereka dijalan Allah, sedangkan kalian semua bakhil (kikir).”

    Dari Abu Hurairah ra. beliau berkata: Sesungguhnya didalam surga itu terdapat sebuah pohon, orang yang menaiki bisa berjalan dibawah naungannya selama 100 tahun dan naungan itu tidak akan putus. Sebagaimana firman Allah Swt.:

    “Dan naungan yang terbentang luas, dan air yang tercurah, dan buah-buahan yang banyak. Yang buah-buahnya tidak berhenti dan tidak terlarang mengambilnya.” (Qs. Al-Waqi’ah: 30-33).

    Diibaratkan waktu didunia adalah waktu sebelum matahari terbit dan sudah terbenamnya matahari, sampai hilangnya mega dan gelap malam yang menutupi di dunia. Maka sesungguhnya waktu itu adalah naungan yang terbentang luas. Sebagaimana firman Allah Swt.:

    “Apakah kamu tidak memperhatikan (penciptaan) Tuhanmu, bagaimana Dia memanjangkan bayang-bayang. “ (Qs. Al-Furqan: 45).

    Maksudnya adalah waktu sebelum terbitnya matahari dan sesudah terbenamnya, sampai masuk pada kegelapan malam.

    Diriwayatkan dari Nabi Saw. sesungguhnya beliau bersabda: “Apakah aku tidak pernah menceritakan kepadamu tentang waktu(saat), yaitu waktu yang serupa dengan waktu yang ada di surga. Dia adalah waktu dimana sebelum matahari terbit, bayang-bayangnya itu memanjang, rahmatnya saat itu merata dan berkahnya saat itu banyak.”

     
    • elqolam 11:14 am on 18 Desember 2009 Permalink

      Tulisannya bagus menambah cakrawala. jadi pingin cepet masuk syurga, tapi jangan dulu mati… he..he………

    • Hasjmi 7:27 am on 19 Desember 2009 Permalink

      Semakin banyak aku membaca, semakin sadarlah aku, bahwa aku tak tahu apa-apa

    • yasmin 11:02 am on 17 Januari 2010 Permalink

      keindahan kata2 penulis,membuatkan aku terbayangkan betapa indahnya syurga yang diciptakan oleh Allah S.W.T, namun bayangan yang ku imaginasikan tidak akan dapat menjangkau keindahan syurga yang sebenar-benarnya. PENULISAN YANG MENARIK DAN SEMOGA PENULISAN SEPERTI INI DAPAT MEMBUKA HATI DAN MINDA INSAN-INSAN DI DUNIA UNTUK SENTIASA MENCINTAI ALLAH S.W.T. DAN MENDAPATKAN KEREDAANNYA. AMIN….

    • Agus 11:58 am on 26 Januari 2010 Permalink

      LUAR BIASA…….
      saat baca tulisan ini…..aku sampai berkaca2….INGAT DOSA…dan banyaknya kekurangan. padahal AKU INGIN MERASAKAN NIKMATNYA SURGA.
      TERNYATA yang aku lakukan selama ini masih sangat kecil untuk bisa ditukar dengan surga.
      Mudah2-an Allah swt melimpahkan rahmatNya agar kita tambah kuat dan keluar sebagai pemenang dalam perang di MEDAN “DUNIA FANA” ini.
      Amin.

    • mohamadadli 6:03 am on 19 Maret 2011 Permalink

      minta share tulisan anta/anti

    • ummi hendrawati 1:36 pm on 11 April 2011 Permalink

      terbayang keindahan surga, yang tak terengkuh oleh imajinasi seperti apa…tapi begitu ingin aku memasukinya..hanya saja..diri ini blm terbebas dari dosa.
      begitu Banyak dosa yan g kuperbuat setiap hari…kapan semua akan terhentii?

    • melinda 4:58 pm on 15 April 2011 Permalink

      Mudah2n hamba ditempatkan disalah satu surgamu ya allah ..amin ya rabbal alamin…..

    • rohim 7:04 am on 27 April 2011 Permalink

      Kalo tebalnya tiap langit berapa, dan luasnya tiap langit berapa

    • nana 12:01 pm on 12 Mei 2011 Permalink

      Izin share ya pak. Makasih

    • emmyi syurga-Mu 8:33 pm on 15 Mei 2011 Permalink

      subhanallah..
      berikanlah kamisemua rahmat dan karunia-Mu untuk dapat menggapai Syurga-Mu ya.. Robbul alamin.. astaghfirullah aladzhiimi lailla huwwal khayuul qayuum wa atubuhu illaihi…

    • amin 2:04 pm on 5 Juni 2011 Permalink

      subhanallah…
      Ya ALLAH SWT sungguh bsar nikmat yg engkau brikan kpada kami,,,,,,

      maka ampunilah smua dosa” hambamu ini,,,,mdhankan lAh kami mnuju SURGA muw Ya ALLAH SWT

    • ahmad 5:48 pm on 14 Juni 2011 Permalink

      Bismillahirrahmanirrahim………………………………

    • ferial 2:35 pm on 9 Agustus 2011 Permalink

      izin copas …jazakumullaah khairan :)

    • fufu hyde iman 2:51 am on 10 Agustus 2011 Permalink

      subhanallah… Bismillahirrohmanirrohiim.. :)

    • Muhammad aldyansyah 2:02 pm on 23 Agustus 2011 Permalink

      Izin share ya pak…mksh

    • ginik 1:58 pm on 29 Agustus 2011 Permalink

      Subhanallah, semoga kita dapt masuk surgaMu ya Alllah, lewat pintu-pintu yang telah Engkau siapkan.amin.

    • ira 6:23 am on 11 Oktober 2011 Permalink

      subhanallah … Subhanallah … Subhanallah…

    • el ikhsan 11:15 pm on 15 Oktober 2011 Permalink

      setelah membaca semua ini. Semoga akan memyadari apa arti hidup di dunia ini

    • salsabila saadah 3:42 pm on 19 November 2011 Permalink

      ayo terus bertaubat biar qm dapat masuk surga amin ya rabbal alamin
      ya allah semoga di jakarta tidak ada apa 2 dan semua yg beragama islam jgn lupa shalat yh supaya semua umat islam semua masuk surga amin ya rabbal alamin

    • Darus saputra 1:24 am on 13 Desember 2011 Permalink

      Masya Allah“ada yg menama kan diri nya sebagai Allah“…dan bukan kah Allah hnya satu…tpi knapa umat nya membri nama diri nya Allah…akhir zaman…

    • aries 9:41 pm on 18 Desember 2011 Permalink

      izin share ya, smg kita smua slalu mendapatkan rahmat dan hidayahnya

    • Andrean marta 10:51 pm on 27 Desember 2011 Permalink

      Subbahanallahi yaa Allah…3x
      …mengingatkan akan dosa2 yg tlah q perbuat..Astaghfirullahal ‘adzim
      Smoga disisa hidup ini Allah Azza Wa Jalla slalu menuntun kejalan yg diridhoiNya dan slalu mendapat limpahan rahmat serta husnul khatimah untuk dapat memasuki Syurga yg dijanjikan AMIN…

    • veizal rasyid 8:25 pm on 20 Maret 2012 Permalink

      subhanallah, lahaullahwallakuata illahbillah…. lallihailaulah, hny itu kata yg dpt diucapkan kepada Allah SWT tuhan pencipta alam semesta inu dan syurga dan neraka.

    • soleh 12:26 am on 23 Juni 2012 Permalink

      kalau disurga minta jet tempur bisa gak buat ngebom amerika

    • dani 4:54 pm on 22 Juli 2012 Permalink

      pintu sorga aryan, buat orang yang berpuasa ada dimana ?

    • Bambang Palasara 4:48 pm on 29 Juli 2012 Permalink

      Right ….. syukron sudah diajak bertamsya religi seakan Abu yazid menceritakan langsung dan kami mendengar thq …..

    • dodonk 10:26 pm on 3 Agustus 2012 Permalink

      wallahu a’lam

    • ELI MAWARTI 1:25 pm on 4 Januari 2013 Permalink

      Subhanallah,Alhamdulillah,terima kasih aku dapat tambahan ilmu

    • sri 11:56 am on 22 Januari 2013 Permalink

      sahabat adalah suatu kenangan hidup aku.

    • zamrudy_b@yahoo.co.id 9:14 am on 14 Juli 2015 Permalink

      amin yaaallah subhanaulah…..

c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Balas
e
Sunting
o
Show/Hide comments
t
Pergi ke atas
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Batal
%d blogger menyukai ini: