Mengapa Makanan Dari Babi Haram Hukumnya? (2)
Pertanyaan:
Mengapa memakan babi dilarang dalam Islam?
Jawaban:
Fakta bahwa memakan daging babi haram dalam Islam adalah terkenal. Hal-hal berikut ini menjelaskan berbagai aspek larangan ini:
1. Babi dilarang dalam Alquran
Alquran melarang konsumsi babi tidak kurang dari 4 tempat yang berbeda-beda. Ia adalah dilarang dalam surat 2:173, 5:3, 6:145 dan 16:115.
“Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, “ [Al-Qur'an 5:3]
ayat-ayat Al Qur’an di atas cukup untuk memenuhi bagi Muslim mengapa babi diharamkan.
2. Daging Babi dilarang dalam Injil
Umat Kristiani lebih percaya dengan Kitab Suci agamanya. Injil melarang mengkonsumsi babi, dalam kitab Imamat
“Dan babi, meskipun ia memiliki kuku terbelah, namun dia tidak memamahbiak; babi adalah najis untuk Anda”.
“daging nya jangan kamu makan, dan bangkai mereka jangan engkau sentuh, mereka adalah najis untuk Anda.”[Imamat 11:7-8]
Babi juga dilarang dalam Injil dalam kitab Ulangan
“Dan babi, karena kukunya terbelah, namun bukan pemamah biak, ia adalah najis untuk Anda. Kamu jangan makan daging mereka, dan jangan menyentuh bangkai mereka.” [Ulangan 14:8]
larangan yang sama juga diulang dalam Injil dalam kitab Yesaya bab 65 ayat 2-5.
3. Konsumsi daging babi menyebabkan beberapa penyakit 
non-Muslim Lainnya dan atheists akan setuju hanya akan percaya melalui alasan, logika dan ilmu pengetahuan. Memakan babi dapat menyebabkan tidak kurang dari tujuh puluh berbagai jenis penyakit. Seseorang dapat memiliki berbagai helminthes(cacingan) seperti cacing gelang, cacing keremi, cacing tambang, dll Salah satu yang paling berbahaya adalah Taenia Solium, yang dalam terminologi manusia disebut cacing pita. Ia hidup di usus dan sangat panjang. berkembang melalui telur, masuk ke aliran darah dan dapat mencapai hampir semua organ tubuh. Jika ia memasuki otak dapat menyebabkan hilangnya memori. Jika memasuki jantung dapat menyebabkan serangan jantung, jika memasuki mata dapat menyebabkan kebutaan, jika memasuki hati itu dapat menyebabkan kerusakan hati. Hal ini dapat merusak hampir semua organ tubuh.
Helminthes berbahaya lain adalah Trichura Tichurasis. Umum kesalahpahaman tentang babi adalah bahwa jika dimasak dengan baik, telur nya akan mati. Dalam sebuah riset penelitian yang dilakukan di Amerika, telah ditemukan bahwa dari dua puluh empat orang menderita Trichura Tichurasis, dua puluh dua telah memasak babi dengan sangat baik. Hal ini menunjukkan bahwa telur cacing dalam daging babi tidak mati dimasak dengan suhu normal.
4. Lemak babi mengandung bahan untuk bangunan
Daging Babi mempunyai sedikit otot (lemak) yang mengandung bahan untuk bangunan dan kelebihan lemak. Lemak ini mengendap di tubuh dan dapat menyebabkan hipertensi dan serangan jantung. Tidak mengherankan bahwa lebih dari 50% dari Amerika menderita hipertensi.
5. Babi merupakan salah satu binatang terjorok di bumi
Babi yang merupakan salah satu binatang terjorok di bumi. Ia hidup dan berkembang di kotoran binatang, kotoran manusia dan kotoran lainnya. Ini adalah jalan terbaik yang saya tahu bahwa Allah menciptakannya. Di masyarakat desa tidak memiliki toilet modern dan mereka membuang kotoran di udara terbuka. Sangat sering kotoran mereka akan habis dimakan oleh babi.
Beberapa orang berpendapat bahwa di negara-negara maju seperti Australia, babi dipelihara sangat bersih dan higienis. Bahkan dalam kondisi higienis ini babi-babi dalam kandang yang sama. Betapa pun keras Anda mencoba untuk menjaga mereka bersih, mereka jorok secara alami. Mereka memakan dan menikmati kotoran kawannya sendiri
6. Babi adalah binatang yang paling tak tahu malu
Babi adalah yang paling tak tahu malu binatang di muka bumi. Ini adalah satu-satunya binatang yang mengundang teman-teman yang melakukan hubungan seks dengan pasangannya. Di Amerika, kebanyakan orang mengkonsumsi babi. Sering kali setelah pesta dansa, mereka saling bertukar isteri; yaitu banyak yang berkata “Anda tidur dengan istri saya dan saya akan tidur dengan istri anda.” Jika Anda makan babi maka anda berkelakuan seperti babi. Kami masyarakat India meniru Amerika yang sangat maju dan canggih. Apapun yang mereka lakukan, kami ikuti setelah beberapa tahun. Menurut sebuah artikel di majalah lokal praktek bertukar istri telah menjadi hal yang lumrah di kehidupan Bombay.
***
sumber : Translate dari http://WWW.IRF.org
mamas86 6:20 am pada 18 Maret 2009 Permalink
Hiiii…. Saya belum pernah nyoba gimana rasanya daging babi. Kalau bisa sih jangan sampai… :mrgreen:
Nung 8:44 am pada 18 Juli 2009 Permalink
Secara substantif paparan ini tidak menjelaskan mengapa daging babi diharamkan. Setiap saya mendapat penjelasan, selalu uraiannya berbeda. Lain ustadz lain penjelasannya. Untuk generasi mendatang rasanya perlu dijelaskan dengan lebih logis selain yang telah tersurat dari al qur’an. Argumen berdasarkan kesehatan dan etika seperti pada poin 3 sampai 6 sudah tidak relevan lagi. Bgmana dg penyakit sapi gila, flu burung dll? Bgmana jika babi dikandangkan? Apa bedanya dengan sapi yang juga dikandangkan di peternakan sapi potong?
andri 12:53 am pada 5 Oktober 2009 Permalink
saya setuju no.1 dan 2 saja… yg lainnya tergantung persepsi dan konsumsi yg berlebihan dari si pemakan babi… orang yang makan babi pun bisa pintar dan sehat… justru kenapa tidak boleh karena struktur sel babi identik dengan manusia, jadi kalau merasakan nikmatnya makan babi sama saja dengan merasakan bagian dari tubuh manusia, http://news.bbc.co.uk/2/hi/science/nature/424956.stm), silakan search di google, babi adalah satu-satunya hewan yang aman ditransplantasi manusia baik itu jantung ataupun ginjal dll, sekian terima kasih.
hyeldach 8:14 am pada 10 Oktober 2009 Permalink
benarkah masyarakat bombay meniru semua perbuatan yang di lakukan oleh negara amerika???????
adin 11:44 am pada 12 Desember 2009 Permalink
org islam tidak boleh makan babi karena itu memang sudah di tulis dalam al’quran, persoalan apa dan lain lain itu adalah menjadi hikmah yang dapat kita ambil manfaatnya. jadi jgn-lah anda (tidak makan babi) karena takut penyakit, melainkan memang karena itu di tulis dgn jelas dlm al’Quran, bgt aja. jgn seperti agama lain, ada syariat dari tuhan, mau dicari2 dulu alasannya, itu cirihas org yahudi, – disrh ptg sapi tanya dulu, apa warna dll. mohon maaf!!
adin 11:55 am pada 12 Desember 2009 Permalink
@ nung : jika anda bertanya ‘mengapa daging babi di haramkan’ kami org islam malah jadi bingung dengan pertanyaan seperti itu, kerana sama saja anda menyuruh kami bertanya kepada tuhan, aturan itu bukan dibuat2 oleh kami, itu sangat jelas nash nya dlm al-quran. Dan anda perlu ketahui bahwa alquran itu 100 persen adalah firman Allah, tidak boleh anda mensamakan dengan bibel yang di dlmnya sudah terdapat ucapan para paulus atau rasul2 yang lain.
Hadi 11:19 pm pada 17 Januari 2010 Permalink
Mohon Maaf nich…..
Saya setuju dengan no. 2 (nung) and 3 (andri)…. Pernyataan diatas kurang relevan…. Jika di dalam Injil babi diharamkan mengapa umat Kristen n Katolik bahkan sak pendeta2nya demen banget makan babi yach?!! Umat Hindu n buddha bahkan atheis juga demen banget ma daging babi….. au ah gelap…. waaaah…. waaahhh….
junaidi 5:06 am pada 14 Februari 2010 Permalink
di sini saya tidak memihak pendapat siapa yang paling benar tentang keharaman babi, memang secara jelas dalam nash al-qur’an babi telah diharamkan. tetapi kita sebagai muslim yang memiliki intelektual tinggi alangkah baiknya meninjau kembali dan meneliti mengapa babi dihaeamkan? saya sangat bangga kepada tulisan ini yang mencoba menjelaskan dan mempertahankan dalil/nash al-qur’an tentang keharaman babi dengan cara menampilkan penelitian-penelitian sebagai pendukung nash.
Kesehatan « Zendry's Blog 12:39 pm pada 16 April 2010 Permalink
[...] Mengapa Makanan Dari Babi Haram Hukumnya? (2) [...]
alif 7:01 pm pada 4 Oktober 2010 Permalink
setuju dengan adin….tuhan melarang sesuatu untuk di jauhi itu pasti ada sebabnya,jangan mirip anak kecil udah dijelasin masih nanyai ini itu…mirip yahudi yg suka membangkang
wiro 2:12 pm pada 10 November 2010 Permalink
bener nian itu.tp yg aku heran kenapa kita umat islam takut makan babi tapi tidak takut berbuat anarkis,tidak takut berbuat korupsi,pengrusakan seperti FPI dan bagaimana para pejabat pejabat kita yg korupsi,anggota2 dewan……..
apa perlu di Al Qurna ditulis ;tidak boleh anarkis,korupsi kecuali terpaksa gitu……
SEKARANG SIH TERGANGTUNG IMAN MASING2……
Cakpri 11:30 pm pada 13 Desember 2010 Permalink
Inilah indahnya dunia, semua pendapat benar menurut masing2, tetapi satu yang perlu di ingat janganlah merasa lebih benar atau lebih baik dari manusia lain, karna itu sama halnya seperti iblis yang merasa lebih mulia di banding adam…. Mohon maaf jika ada kesalahan…
putra 3:49 pm pada 9 Mei 2011 Permalink
ngapain mempermasalahkan makanan, surga itu bukan soal makanan dan minuman tetapi masalah kebenaran. Saya sbg umat kristiani yg tertindas ini mau bilang apakah Qur’an itu benar? Lalu Qur’an itu dari siapa? Kalo dari Allah, silahkan tanyakan pada Allah.
ady 5:47 pm pada 19 Juli 2011 Permalink
@putra: tdk ada yg menganggapmu tertindas, kta sama2 cr rezeki d dunia ini. alhamdulillah Alquran itu benar adanya. Allah sdh mnjawabnya d surah Alquran di atas. cb cr sndiri ayatny d Alquran, up to you lah..
wawan 7:54 am pada 9 Agustus 2011 Permalink
@ putra, Al Quran brsl dr Allah, Injil pun brsal dri Nya, nmun krn f*** paulus2 yg tlah “mengedit” Injil, mka sesuatu yg haram di oke okekan sj ma dia. dlam injil tdak ad 1 aytpun yg mengtkan bhwa Yesus adlh Tuhn, tp klian mlahn men tuhankannya. Nauzubillah. Mf trlalu jauh pmbhsnku, it jg krn dia yg mlai memprtxkn Al Quran.
jatnika 3:43 pm pada 3 November 2011 Permalink
pendeta pun mengharamkan. buka dech: http://www.youtube.com/watch?v=aU5kek3D-4I&feature=feedrec_grec_index
aryo preasetyo 11:27 am pada 7 Maret 2012 Permalink
mfg,gng,
George 12:51 pm pada 11 Maret 2012 Permalink
Sebaiknya jangan pernah coba mengutip atau menulis sesuatu yang kalian ga pernah ngerti…. Kaloe kalian bilang di agama islam itu babi diharamkan boleh… Tapi kaloe kalian bilang di kristen itu diharamkan itu salah. Apalagi kaloe kalian bilang paulus itu mengubah ayat ayat yang telah tertulis. Kaloe gak percaya baca aja kitab laut merah, itu ditulis lebih tua dan jauh dari umur kalian bahkan sebelum nabi yang kalian anggap muhamad ataupun yesus yang kami anggap tuhan. Kaloe masih ada yang nanya bacanya dimana anda sangat BODOH dan TOLOL kaloe gak tw tempat membacanya!!!
allifkecil 7:24 am pada 13 Maret 2012 Permalink
Maaf di sini saya tidak memihak siapapun…
Saya beragama Islam…
Jika kalian belum mengerti tentang agama masing2 sebaiknya kalian jangan berkomentar dan merendahkan satu sama lain…
bahkan merasa bahwa kalian lah yang paling benar….
semua yang di sampai kan diatas memang benar dan tidak ada yang salah…
yang kita cari yang paling benar…..
karena setiap agama g’ mungkin menyuruh umatnya berbuat dosa….
Pelajari agama yang kalian anut masing2 dari dasar…
jangan jangan saling menyalahkan….
Aku punya juga teman beragama Kristiani mereka juga bilang kalau di agama mereka di haramkan juga memakan babi….
tapi jika kalian ingin tahu agama kalian masing2 pelajari dulu dari dasar….
dari sejarahnya…
kenapa di turunkan alqitab dan sebagainya sampai sekarang…
baru kalian semua bisa berkomentar….
Tina- 3:59 pm pada 14 Desember 2012 Permalink
Agama Kristiani berpegang pada Alkitab Perjanjian Baru, yakni setelah Yesus Kristus lahir. Kitab-kitab yang disebutkan pada poin 2 (Imamat, Ulangan & Yesaya) terletak di Perjanjian Lama. Yang berpegang pada Perjanjian Lama adalah kaum Yahudi. Itulah mengapa kaum Yahudi juga tidak memakan daging babi. Jika dalam agama Islam dikenal dengan istilah Halal, dalam Yahudi ada istilah Kosher. Pada agama Kristiani, Perjanjian Lama dipelajari sebagai sejarah saja. Mudah-mudahan penjelasan saya membantu.
Berbagai Jenis cacing yang ada di dalam daging babi 12:55 pm pada 22 Maret 2013 Permalink
[...] Ayat seperti yang dikutip pada pada sumber [...]